Diva Anastasya, gadis yg berumur 19 tahun. Diva menyembunyikan identitasnya dikarenakan kejadian yg menimpanya saat Diva berumur 15 tahun.
Diva adalah gadis yg hebat. Diva ingin mencari tahu mengapa keluarganya dan keluarga sahabatnya bisa meninggal di tahun, bulan, dan hari yg sama. Dan kejadian yg menurutnya tidak masuk akal. Oleh sebab itulah, Diva menyembunyikan identitasnya yg asli.
Bisakah Diva mencari tahu semua itu dengan kemampuannya? Yuk ikuti kisah Diva.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Janessa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DIVA | 34 : PESTA (2)
~Happy Reading~
“Oke! Akan ku coba!“ ucap Clara.
Deshita mengangguk dan tersenyum misterius.
⚘⚘⚘
Sementara di Sya.
Sya heran melihat seseorang yang berdiri jauhnya. Wajah orang tersebut terlihat begitu tidak asing di benak Sya. Sya berniat untuk menghampiri orang tersebut yang berada di kejauhan.
“Aku heran dengan orang itu! Apa yang tengah dilakukannya tadi?” ucap Sya heran.
“Aku hampiri saja dia!” gumam Sya.
Namun, belum lagi Sya beranjak, orang di kejauhan tersebut sudah pergi duluan membuat Sya mengurungkan niatnya untuk menghampiri orang tersebut.
“Nona! Apa yang Anda lakukan di sini?“ tanya Pelayan yang asalnya entah dari mana.
“Tidak ada, Mbak! Saya tadi melihat orang di jauh sana yang hampir mirip dengan seseorang! Namun, orangnya entah pergi ke mana!” jawab Sya.
“Mungkin Nona salah melihat!“ ucap Pelayan.
“Ya, Mbak! Saya juga menduganya seperti itu! Ya sudah, Mbak! Saya pergi duluan ya, Mbak!“ sahut Sya.
“Siap, Nona!“ jawab Pelayan.
Sya pergi dari tempat tersebut dan kembali ke tempat duduknya.
Pesta malam ini mulai berjalan dengan lancar. Mulai dari ucapan sambutan dari Tuan acara hingga pertunjukan-pertunjukan yang menghiburkan para tamu di malam ini. Dengan ditemani oleh hidangan makanan yang lezat di malam ini yang telah disiapkan.
Makanan yang terpampang lezat pun tidak di sia-sia kan oleh para tamu. Kapan lagi mereka bisa makan makanan mewah seperti ini? Mungkin beberapa tahun lagi baru bisa menikmatinya.
Tidak masalah bukan apabila ingin mencicipi nya sedikit saja? Para tamu begitu penasaran dengan rasa makanan mewah ini. Apakah rasanya sangat lezat seperti dari luarnya?
Rasanya pasti akan sangat lezat! ucap salah satu para tamu.
Tiba-tiba di saat seseorang tengah menyanyi dengan suara merdunya dihentikan oleh seseorang.
“Heyy! Siapa orang itu? Mengapa dia menghentikan penyanyi ini!” seru para tamu.
“Iya! Menganggu orang saja!”
“Cepat lanjutkan kembali!”
Itulah seruan dari para tamu. Calvin sebagai tuan acara pun berniat naik ke panggung untuk memberitahukan kepada semua tamu. Namun, hal tersebut dihentikan oleh Clara.
“Tuan! Sebaiknya, Tuan Calvin tidak perlu naik ke panggung!” tahan Clara sembari memegang tangan pria yang dicintainya itu.
“Mengapa kamu menahanku?” tanya Calvin heran dengan wanita ini muncul tiba-tiba sembari memegang tangannya. Ia menepis tangan wanita ini yang memegang tangannya.
“Penyanyi itu sedang sakit! Temanku juga termasuk seorang penyanyi, aku akan memintanya untuk menggantikan penyanyi tadi!“ sahut Clara.
“Jangan! Kau pasti berbohong! Tidak mungkin penyanyi tadi sedang sakit sedangkan saat diperiksa tadi pagi dia oke oke saja dan tidak ada sama sekali masalah!“ ucap Calvin yang tidak memercayai ucapan Clara barusan.
“Dia tiba-tiba sakit, Tuan! Penyanyi tadi termasuk temanku! Aku akan memanggil teman satu ku lagi untuk menggantikannya!“ sahut Clara berusaha membuat Calvin memercayainya agar rencana ini berhasil.
“Terserah kamu saja, Nona! Kalau sampai pesta ini hancur akibat dirimu, maka siap-siap kamu akan kena akibatnya!“ jawab Calvin pasrah dengan apa yang akan dilakukan wanita ini.
“Baiklah, Tuan! Terima kasih sudah memercayai ku! Aku akan segera memanggil teman satu ku untuk menggantikan temanku tadi!” ucap Clara tersenyum manis agar Calvin terkesima dengan senyuman nya, namun Calvin sama sekali tidak melirik nya membuat Clara mengumpat dalam hati.
“Sia lan! Dia sama sekali tidak melirik ku! Aku harus berusaha keras!” umpat nya dalam hati.
Calvin tidak menjawab ucapan Clara, ia pergi begitu saja dari sana. Clara tersenyum sinis melihat Sya.
To be continued...
Note :
Maaf, kemarin tidak update. Apakah rencana Clara akan berhasil? Apakah yang direncanakan oleh Clara? Yuk ikuti terus kisah Diva alias Sya! 🥰🙏🏻
aq baru baca novel ini, 💪💪tuk trs berkarya.