Perceraian orang tua membuat Nayla menjadi sosok yang dingin,kasar dan sedikit liar.
Nayla tergabung dalam sebuah geng motor yang mayoritasnya adalah pria.
Mereka sering melakukan balapan liar hingga saat Polisi berpatroli di kawasan mereka dan membuat seluruh anggota kabur berhamburan,tak terkecuali dengan Nayla.
Sialnya saat Nayla melarikan diri dari kejaran Polisi,dia menabrak sebuah mobil milik seorang CEO terkenal.
"Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu dengan cara yang baik , maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku yang sedikit licik" gumam Rafa dalam hati dengan smirk di wajahnya
Dan apa yang terjadi selanjutnya...???
Pantau terus kelanjutan cerita yang buat jantung deg-degan ini...
Follow My Ig please_puterirezky69
Merupakan Karya Pertama dari saya,,,
Jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan saya minta maaf,karena pada dasarnya saya masih baru belajar😅😅😅
Harap di maklumi ya semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Rezeki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32. Nayla & Rafa
Sebelumnya Author ingin mengingatkan sekiranya para readers tersayang agar memberi like,komen,vote,dan jika ingin bersedekah boleh banget ya biar Author lebih semangat Up nya
Jangan lupa untuk menambahkan Karya receh Author ini ke list favorit kalian💕
Dan maaf kalau Auhtor jarang Up,,,
Boleh di tabung dulu episodenya biar readers lebih nyaman membacanya🙏🙏
..._Happy Reading_...
Di Caffe Royal...
Kali ini Rafa lebih dulu sampai di banding dengan Nayla.Rafa dan Jake terlihat sedang duduk di ruang VVIP yang di sediakan oleh Caffe elit tersebut sambil Rafa sesekali melihat kearah pintu masuk untuk menunggu Nayla,sedangkan yang ditunggu saat ini sedang berada di jalanan kota yang sangat macat dengan bibir yang terus menggerutu sambil sesekali mengumpat kesal.
Di tempat lain,,,Nayla dengan gagahnya menyalip beberapa pengendara motor yang berada di depannya dengan kecepatan penuh bak pembalap internasional.Siapapun yang melihatnya pasti akan merasa takjub dan siapa yang bisa mengira bahwa pengendara motor ini adalah wanita sebelum Nayla membuka helm nya.
Setelah sampai di area parkir khusus motor,Nayla langsung membuka helmnya dan membawanya masuk kedalam Caffe tersebut.Nayla menfokuskan pandangannya guna mencari keberadaan Rafa dan asistennya.Namun Nayla tidak dapat menemukannya .Padahal saat ini waktu menunjukan jam 4:10 menit yang artinya Nayla terlambat datang,dan seharusnya Rafa sudah berada di Cafee ini sejak 20 menit yang lalu.
Nayla yang tidak sabar menunggu itu akhirnya memutuskan untuk menghubungi Jake ,Nayla sengaja tidak menanyakan posisi Rafa pada Pelayan Caffe karena saat ini para pelayan terlihat sangat sibuk membuat pesanan.Dan Nayla tidak ingin mengganggu waktu kerja mereka walaupun Nayla juga adalah tamu.
Drrttt,,,drrrtt,,,drrrttt
Nayla menghubungi Jake yang saat ini berada di ruang VVIP bersama Rafa.Pada deringan ke 3 sepertinya Jake telah menjawab panggilan telepon.
"Haloo,Kalian dimana?" tanya Nayla
"Kamu terlambat,,,!!!" Jawab Rafa dengan merampas ponsel Jake karena kesal telah menunggu Nayla cukup lama.Nayla yang mendengar suara keras Rafa pun menjadi kaget dan seketika langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya.
"Hee , lo gila ya..!!! Bisa budek kuping gue denger suara lo yang kayak petir itu,,tau gak loo" sahut Nayla yang menjadi kesal saat berbicara dengan Rafa tanpa perduli saat pengunjung lainnya mulai memperhatikannya.
Belum nikah aja uda ribut terus,,,apalagi kalau uda nikah🤔🤔🤔
"Sekarang lo dimana?" tanya Nayla yang sudah mulai tenang
"Kita di ruang VVIP bagian belakang,aku kasih kamu waktu 5 menit untuk sampek kesini,kalau dalam 5 menit ini kamu belum juga sampai,,,lihat saja akibatnya" sahut Rafa dengan memberikan ancaman
"Terserah,,," singkat Nayla dengan santai yang malah membuat Rafa semakin kesal.Setelah menutup telepon Nayla langsung berjalan ke tempat yang telah di beritahukan Rafa tadi.
Ssrrtt,,,Nayla membuka pintu ruangan tertutup yang ia yakini sebagai Ruang VVIP yang di maksut Rafa.
"Sebelum di sapa dan di persilahkan duduk,Nayla telah terlebih dahulu duduk di samping Jake tanpa meminta izin darinya yang malah membuar Rafa menatap Jake dengan kesal.Menyadari situasi yang agak panas seperti ini,Jake segera berpindah tempat duduk untuk menghindari pandangan tidak suka Jaka yang saat ini merasa kesal.
"Anda ingin saya pesankan sesuatu Nona?" tanya Jake dengan ramah
"Tidak perlu,terimakasih" singkat Nayla
"Bisa kita mulai pembicaraan?" sahut Rafa yang sudah mulai bosan
"Terserah,lebih cepat lebih bagus" jawab Nayla dengan cuek
"Baik,kalau begitu mari kita segera menikah.Bukankah lebih cepat lebih baik?" ujar Rafa dengan menyunggingkan senyum jahatnya.
"Sialan,,,lo gila ya.Main nikah-nikah aja lo.Nikah lo sana sama wanita penggoda itu" sahut Nayla yang terkejut dan tak terima dengan ucapan Rafa.
Seperti biasa Jake hanya menjadi tim nyimak di kala Rafa dan Nayla bertengkar.Jake hanya menunggu waktu dan saat yang tepat untuk memulai pembicaraan.
(Mereka berdua terlihat seperti anak kecil yang sedang bertengkar dan tidak ingin saling mengalah.Ahh aku merindukan putra kecilku) gumam Jake dalam hati.
Dengan mengumpulkan keberanian ,Jake menghentikan pertengkaran antara Rafa dan Nayla yang saling cekcok karena melihat seorang pelayan yang hendak mengantarkan pesanan mereka merasa terkejut saat baru saja membuka pintu dan hampir menjatuhkan nampan yang di bawanya.
"Tuan dan Nona,,,sudah cukup.Bisa kita mulai sekarang?" sela Jake di antara keributan
"Diam lo"
"Diam kau" ujar Rafa dan Nayla bersamaan hingga membuat Jake terdiam terpaku seketika dan pelayan yang sedang menghidangkan pesanan mereka menjadi semakin tertekan(?).
Begitu sadar dengan keadaan,Rafa pun mengalah untuk diam terlebih dahulu dan diikuti oleh Nayla yang segera meraih minuman segar yang berada di hadapannya karena merasa sangat haus tanpa meminta izin pada pemiliknya yang tak lain adalah Rafa.Namun Rafa sama sekali tidak marah dan membiarkan Nayla meminum minumannya.
"Baiklah,Nona Nayla katakan apa yang ingin anda katakan" ujar Rafa mode serius on.
"Gak banyak yang mau gue omongin,gue cuman mau minta sama lo untuk merahasiakan pernikahan kita nanti dari semua orang,terutama temen gue.Gue gak mau ada acara resepsi dan gue gak mau ada acara lamaran." jelas Nayla santai
"Kenapa?" tanya Rafa penuh selidik
"Ya gue gak mau aja,emang kenapa menurut lo" sahut santai Nayla.
"Gak bisa,alasan kamu tidak masuk akal.Setelah ini aku akan menemui orang tuamu dan kita akan mengadakan lamaran kemudian akad lalu resepsi,titik..!!" bantah Rafa yang kembali kesal.
"Jake,catat jadwal yang kusebutkan tadi" pinta Rafa pada Jake
"Baik tuan" sahut Jake tanpa membanta seperti biasa
"Karna gue gadis yang baik,gue akan kasih lo waktu buat omongin masalah ini sama nyokap gue" tantang Nayla tanpa mengetahui kalau mamanya,Lestari telah memutuskan untuk berpihak pada Rafa.
"Tentu" singkat Rafa dengan memberikan senyum licik nya
"Oke,,segini dulu pembicaraan kita kali ini.Gue permisi,,,mari Tuan Jake" ujar Nayla yang memanas-manasi Rafa dengan bersikap lembut dengan Jake.
Nayla keluar ruangan lebih dulu dan mengangkat telepon yang berasal dari teman-temannya di area parkir.Namun Ada 2 pasang mata yang terus mengintainya dari dalam Caffe,tentu saja mereka adalah sepasang bos dan asisten pribadinya ( Rafa & Jake ).
"Halo" jawab Nayla yang menjawab telepon dari teman-temannya
"Lo dimana Nay" tanya seseorang dari ujung telepon
"Rahasia,Lo semua uda pada ngumpul belom?" tanya Nayla
"Yaelah Nay,gitu banget sih lo sama kita"
"Uda ah,gausah lebay.Mending jawab pertanyaan gue yang tadi,lo uda pada ngumpul?" tanya Nayla sambil memakaikan helm nya dan memasukkan kunci motor sportnya.
"Iya Nay,uda"
"Oke lo tungguin gue aja disana,nih gue uda jalan" ujar Nayla yang langsung menutup panggilan teleponnya dan menyimpannya di saku jaket hitamnya.
Penasaran kan dengan kelanjutan ceritanya...???
Pantau terus kelanjutan ceritanya yang akan sangat menarik ini,,,
Maaf Author gak bisa up banyak-banyak,di karenakan author sedang sibuk bekerja di dunia nyata...
..._I Love U_...
Jangan lupa,,,
.
Tinggalkan jejak kehadiran kalian,,
.
Dengan memberikan author hadiah terindah dari kalian yang membuat author semakin semangat menulisnya
btw bu Dita sm Nayra baik dh keknya
gk spt cerita2 ibu tiri & sdr tiri yg jht & licik
ish.. tp Rafa udah kepala 3 weh