NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN SANDERA: MEMPELAI PENGGANTI SANG MILIARDER

PERNIKAHAN SANDERA: MEMPELAI PENGGANTI SANG MILIARDER

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Balas Dendam
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Satisuci Ituaku

Naya terpaksa menggantikan kakak tirinya yang kabur beberapa jam sebelum pernikahan dengan Adrian, seorang CEO dingin yang lumpuh akibat kecelakaan misterius.

Bagi Adrian, Naya hanyalah pengganti yang harus menanggung dosa keluarganya. Di rumah mewah yang terasa seperti penjara, Naya dipaksa menjalani kehidupan penuh penghinaan dan penderitaan.

Namun Adrian tidak mengetahui satu kebenaran besar.

Wanita yang selama ini ia benci adalah orang yang pernah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan dirinya dari maut tiga tahun lalu.

Saat perlahan rahasia itu mulai terungkap dan hati Adrian mulai luluh, Naya justru memilih pergi.

Kini Adrian harus menghadapi satu pertanyaan yang terus menghantuinya:

Masih adakah kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahannya sebelum wanita yang dicintainya menghilang untuk selamanya? ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Satisuci Ituaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 : Pria yang Datang Membawa Rahasia

Malam di kediaman keluarga Amarta berakhir dengan suasana hangat yang jarang dirasakan oleh para penghuni rumah besar itu.

Namun ketenangan tersebut tidak berlangsung lama.

Keesokan paginya, Adrian sudah berada di ruang kerja sejak pukul tujuh. Beberapa laporan perusahaan menumpuk di atas mejanya, sementara Dimas berdiri di hadapan sang direktur utama dengan ekspresi serius.

"Tuan Adrian."

"Ada perkembangan?"

Dimas mengangguk.

"Tim kita menemukan sesuatu mengenai pria yang beberapa waktu lalu mengawasi Nyonya Naya."

Sorot mata Adrian langsung berubah tajam.

"Bicaralah."

Dimas menyerahkan sebuah map tipis.

"Pria itu bernama Fajar."

"Siapa yang mengirimnya?"

"Itu yang aneh, Tuan."

Adrian mengangkat alis.

"Dia menerima perintah dari seseorang bernama Reza Wijaya."

Nama itu terdengar asing.

Namun entah mengapa, Adrian merasa pernah mendengarnya di suatu tempat.

"Teruskan penyelidikannya."

"Baik, Tuan."

---

Sementara itu, Naya sedang berada di taman bersama ibunya.

Pagi yang cerah membuat suasana terasa nyaman.

Ibu Rahayu tampak jauh lebih sehat dibandingkan beberapa minggu lalu.

"Nak."

"Iya, Bu?"

"Kamu terlihat bahagia."

Wajah Naya langsung memerah.

Ibu Rahayu tersenyum penuh arti.

"Setiap kali nama Adrian disebut, wajahmu langsung berubah."

"Bu..."

Naya menunduk malu.

Melihat reaksi putrinya, wanita tua itu tertawa pelan.

Dalam hati, ia bersyukur.

Setelah begitu banyak kesulitan yang mereka hadapi, akhirnya putrinya menemukan seseorang yang benar-benar menjaganya.

Namun senyum di wajah Ibu Rahayu perlahan memudar ketika sebuah mobil hitam berhenti di depan gerbang utama.

Mobil itu bukan kendaraan keluarga Amarta.

Bukan pula tamu yang biasa datang.

Seorang pria muda keluar dari dalam mobil.

Tinggi.

Berpenampilan rapi.

Dan memiliki wajah yang sulit dilupakan.

Tatapan pria itu langsung tertuju pada Naya.

Seolah telah lama mencarinya.

---

Di ruang tamu utama.

Adrian menerima laporan kedatangan tamu tersebut.

"Siapa dia?"

"Dia mengaku bernama Reza Wijaya."

Dimas tampak waspada.

"Katanya ada urusan penting dengan Nyonya Naya."

Rahang Adrian mengeras.

"Masukkan."

Beberapa menit kemudian.

Pria itu memasuki ruangan dengan langkah tenang.

Begitu melihat Naya yang baru saja masuk bersama Ibu Rahayu, sorot matanya berubah.

Ada keterkejutan.

Ada kelegaan.

Dan ada sesuatu yang sulit dijelaskan.

"Naya..."

Wanita itu mengernyit.

"Maaf, apakah kita pernah bertemu?"

Pria tersebut tersenyum tipis.

"Belum."

Keheningan sesaat memenuhi ruangan.

Lalu kalimat berikutnya membuat seluruh penghuni rumah membeku.

"Tapi aku mengenal ayah kandungmu."

Wajah Naya langsung pucat.

"Apa?"

Bahkan Ibu Rahayu terlihat terkejut.

Sementara Adrian perlahan menyipitkan mata.

"Apa maksudmu?"

Reza mengeluarkan sebuah amplop tua dari dalam tas kerjanya.

Dokumen yang terlihat sangat lama.

Sudut-sudutnya bahkan mulai menguning dimakan usia.

"Aku datang karena seseorang menitipkan ini bertahun-tahun lalu."

Tangannya menyerahkan amplop tersebut kepada Naya.

Dengan jemari gemetar, Naya membuka isinya.

Detik berikutnya napasnya tertahan.

Di dalam amplop terdapat sebuah foto lama.

Foto seorang pria yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Namun yang membuat tubuhnya membeku adalah tulisan di bagian belakang foto itu.

"Untuk putriku, Naya."

Air mata langsung memenuhi mata Naya.

Sementara Adrian yang berdiri di sampingnya dapat merasakan tubuh istrinya mulai bergetar.

Reza menarik napas panjang.

"Ada banyak hal yang belum kamu ketahui tentang keluargamu."

Tatapan Adrian berubah tajam.

"Kalau begitu mulai bicara."

Reza menatap mereka satu per satu.

Lalu mengucapkan kalimat yang membuat suasana ruangan berubah dingin.

"Ayah kandung Naya tidak meninggal karena sakit."

Keheningan langsung menyelimuti ruangan.

"Dia dibunuh."

Wajah Naya seketika kehilangan warna.

Sementara di sudut ruangan, tanpa disadari siapa pun, cangkir teh yang dipegang Ibu Rahayu terlepas dari tangannya dan jatuh ke lantai.

Prang!

Karena wanita tua itu tahu...

Apa yang baru saja dikatakan Reza adalah rahasia yang selama puluhan tahun berusaha ia kubur.

Bersambung...

1
falea sezi
😒 telat lu bangke
Dinatha: saya follow ya🙏
total 4 replies
Satisuci Ituaku
mksih kk
Rani Saraswaty
knp cpt bgt tau sih??? 🤭
Satisuci Ituaku: mksih udah mampir kk
total 1 replies
Rani Saraswaty
kan kaya...mudah tuh cari yg bw lari uangnya...knp repot2...seluruh kluarga bs msk sel
Satisuci Ituaku
siap kk mksih udh mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!