NovelToon NovelToon
Kutukan Cinta Sang Casanova

Kutukan Cinta Sang Casanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Badboy / Cintapertama / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Chanda Kirani

Sekarang bukan lagi zaman Siti Nurbaya yang harus menerima perjodohan untuk memiliki seorang pasangan.

Bagi Dewa, jangankan menikah apalagi di jodohkan, bahkan ia tak pernah mengenal yang namanya cinta. lebih tepatnya tak mau mengakui apa yang di sebut cinta.

Namun Dewa justru terperangkap dalam perjodohan yang dengan seorang gadis yang mengatas namakan cinta dalam syarat utamanya. Sedangkan dirinya pun tak mampu menolak karena itu adalah perintah mutlak yang menentukan masa depannya.

Menolak, bukan perkara yang mudah. Menerima, juga tak bisa di katakan mudah.
Pasrah, tetap harus berjuang.



Apa yang akan dilakukan oleh seorang gadis sehingga mampu membuat Dewa bertekuk lutut dan membuka mata tentang arti sebuah hubungan???

Bukan tentang CEO kejam sombong dan dingin tapi hanya kisah cinta manis yang di bumbui sedikit komedi.

Revisi bertahap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chanda Kirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukanhanya sulit tapi juga gak mungkin

Happy Reading..

"Cil' sini deh bentar, duduk samping gue." Pinta Dewa pada gadis yang tengah asik mengagumi lukisan tuhan di atas cakrawala.

"Ogah! pasti om mau ngapa-ngapain Cintya." begitu narsisnya gadis itu menjawab. seolah dirinya adalah satu-satunya yang di ciptakan sempurna oleh tuhan. meski kenyataannya dirinya adalah manusia di atas kata cantik dengan segala tingkah polah yang melekat pada dirinya.

"Astghfirullah cil, elu negatif thinking mulu sama gue, sini deh!" meski dengan menghentakkan kaki dan langkah malas, tak urung gadis beraccesories emas putih 18 karat berbentuk bunga yang ia sematkan di rambut bergaya curly itu mendekat.

"Gimana gak negatif, orang..."

"iya entar gue rubah lu jadi positif deh, yang penting lu sini bentar gue mau ngomong sama elu, penting. sepenting kuota saat kita menjelajah media sosial."

Sungguh kata-kata yang tak berfaedah yang keluar dari mulut seorang pebisnis handal seperti Dewa. dengan menekankan kata penting seolah itu memang hal yang sangat penting.

Cintya terkekeh, gerutuan di bibir mengerucut beberapa saat lalu hilang entah kemana mendengar alasan Dewa yang jauh dari kata penting. padahal mulut pedasnya sudah bersiap-siap untuk menyemburkan cercaan gara-gara sebuah kosa kata negatif dan positif yang terdengar dari pria berbibir tipis tersebut.

"Tau gak sih Om, kadang-kadang Cintya heran sama mulut Om yang selalu bisa memproduksi kata-kata yang gak guna seperti tadi. padahal om ini orang yang cukup, ya... begitulah."

"Cukup tampan kan? yah siapa pun akan mengakui jika calon laki elu ini adalah pria yang sangat tampan.jadi elu jangan sia-sia in kesempatan buat jadi istri pria tampan ini." Ucap Pria berambut coklat itu penuh kenarsisan. membuat Cintya seolah muak dan ingin muntah padahal hatinya tak membantah jika Dewa memang sangat tampan.

"Duh gusti, segini banget nasib anak ibu Diana. kok bisa-bisanya dapat jodoh pria kaya tapi gak mampu beli kaca." ucap Cintya dengan ekspresi seolah dirinya sedang mendapatkan kemalangan jika menikah dengan pria bermata coklat terang itu.

"Gue gak perlu kaca cil, karena semesta sudah membuktikan ketampanan gue. bahkan angin pun membisikkannya pada telinga-telinga para gadis." ucap Dewa sombong.

Kenapa kalimat sastra yang tak tepat itu justru keluar dari mulut pria yang tidak tepat bahkan di saat yang tidak tepat pula.

"Ya ampun Om, kenapa jadi aneh bin menakutkan gini sih om? Cintya ngeri tau."

"Udah..udah..gak usah di lanjutin gombal murahannya. Cintya tak tertarik untuk membeli." Cintya membalas ucapan Dewa tak kalah absurd membuat keduanya tergelak bersama. melebur keengganan di hati masing-masing tentang perjodohan mereka.

"Setelah gue pikir-pikir, gue mau cabut janji gue sama elu"

Cintya ketar-ketir namun otaknya juga masih berusaha mengingat janji apa yang di ucapkan Dewa padanya.

"Janji apa sih Om? atau janji yang mana? Cintya lupa." Gadis yang sedang bersandar pada lengan kursi itu tampak berfikir.

"Janji tentang kebebasan elu." Cintya terperangah hendak protes.

"Jika kebebasan yang elu maksud itu adalah dunia liar. gue gak mau elu celaka." ucap Dewa selanjutnya yang membuat keinginan gadis berlipgloss pink itu semakin kuat untuk protes.

"Yah jangan gitu dong Om. Om udah janji bakal turutin kemauan Cintya kalau Cintya bersedia nikah sama Om." Protes gadis itu berusaha untuk mempengaruhi niat Dewa.

"Lu gak lagi salah ngomong kan? siapa bilang pernikahan ini cuma menguntungkan buat gue?" Tanpa sadar Dewa menaikkan volume suaranya.

"Bukannya elu juga gak bisa nolak permintaan kakek." ucapan Dewa yang meninggi tiba-tiba melemah. tentu saja ia ingat jika dirinya lah yang paling pusing jika Cintya tiba-tiba membatalkan perjodohan ini.

"Tapi Cintya masih bisa kok buat cegah semua ini terjadi. kakek gak akan maksa sesuatu yang bisa bikin Cintya tak bahagia." ucap gadis itu keukeuh tak mau kalah.

"Itu artinya elu udah siap buat kecewain kakek?" Kali ini Cintya tak bisa bersuara lagi. memang benar adanya jika Cintya tak ingin kecewa terhadap dirinya jika menolak keinginannya.

"Ya udah! sekarang apa mau Om?" ucap gadis itu mengalah.

"Kita tetap pada kesepakatan awal. gue turutin semua mau elu kecuali ngijinin elu maen di sirkuit. gue gak mau di salahin sama abang elu jika sesuatu yang buruk terjadi sama elu." alasan Dewa yang memang sedikit khawatir. tapi ia tak mau jika Cintya tahu tentang hal itu. bisa-bisa gadis itu akan memiliki cara untuk menyudutkannya nanti.

"Oke kalau begitu, Cintya juga punya persyaratan." Cintya dengan percaya diri berucap. seperti seorang negosiator yang profesional.

"Apa syarat elu?" Menoleh sebentar ke arah gadis yang sedang menegakkan tubuhnya.

"Karena pernikahan ini gak bisa memenuhi kebebasan seperti yang Cintya mau, jadi Cintya kembali ke keinginan Cintya semula."

"Apa keinginan elu?"

"Nikah sama orang yang Cintya Cinta dan yang mencintai Cintya."

"Maksud elu?"

"Ya kita nikah tapi om harus bisa membuat Cintya jatuh cinta sama Om dan Om juga harus berusaha untuk mencintai Cintya." Sungguh permintaan yang sangat sulit untuk Dewa kabulkan. bukankah selama ini Dewa tak percaya pada Cinta, lalu bagaimana ia dapat memenuhi persyaratan gadis di sampingnya itu.

"Kok sepertinya cuma gue yang harus berusaha, elu kagak?" Dewa tak tahan untuk tidak protes.

"Cintya juga akan berusaha, tapi om harus lebih keras karena Cintya ini cukup sulit buat di bikin terkesan."

Dewa menelan ludah. ia seperti di paksa untuk meminum jus pare.

Pahit!!!

Dan sesuatu yang di minta Cintya seperti tender yang ingin ia menangkan tanpa modal.

Gak mungkin!!!

***

Terima kasih yang sudah mampir.

1
Chand
makasih udah mampir kak
Mei Wulandari
ak jg nangiss cintaa😭
Mei Wulandari
kelamaan luu waa...keburuu lair to twins dbawa kaburrr emaknyaaa waaa😂
Mei Wulandari
co cweett abang dewaa
Mei Wulandari
tinggalin aja cill...maless dewa ribet
Mei Wulandari
LEO
Ceisya Mahiyah
kalo nikah pake surat2
kalo kawin pake aurat
🤣🤣🤣
Chand: betul sekali /Facepalm/
total 1 replies
teti kurniawati
saya mampir kak. mampir juga yuk ke karya aku
perjodohan Arini
Marlin Joel
😂😂😂
Alidcantik Nurmaulidiah
kok gitu tok
Katibah Angel
pinisirin lah ini
Chand: silahkan mampir kak,
total 1 replies
Imas Maslahah
jalanin aja WA,, inget kata si nycim lama lama juga terbiasa.. ea ea ea 😁😁🤣🤣
Imas Maslahah
aku juga pengen jadi chintya nggak kerja tapi dapet gaji 😁😁
Chand: hayuk kak, ngelamar ke perusahaan om sableng
total 1 replies
Imas Maslahah
kalau dari awal namanya pendaftaran 😆😆😆
Ari Sulistyowati
kocak deh.. 😂
Jue Juliza Johnson
mmg ada ia spesis buaya cap cicak🤣🤣🤣🤣
Chand: ada kak, ya itu si dewa 🤣🤣 selamat datang selamat membaca semoga terhibur 😍😍
total 1 replies
Maizaton Othman
Sampai setakat ini,masih belum dapat menyelami alur cerita dan konflik sebenar.
Nani Nurhayani
amyuun aah di bikin gekeh aq.ampe keluar Ar mata.ngebayangin nya
Nurahmi Mammi
best
nurul nazmi
knp ada episode dewa dan elvira.. merusak keseluruhan cerita..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!