Putih abu-abu alias SMA disebut-sebut sebagai masa yang paling indah. Wajar saja, SMA adalah tiga tahun terakhir merasakan duduk di bangku sekolah.
Masa-masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Adapula yang mengatakan masa-masa pencarian jati diri.
Bahkan mungkin di sinilah tempat kita pertama kali mengenal cinta. Masa SMA memang penuh lika-liku remaja, dari cerita cinta, persahabatan, kekonyolan, hingga kenakalan.
Waktu terus berjalan, setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Banyak cerita-cerita yang akan terus terkenang.
Banyak momen-momen keindahan yang telah tercipta di sekolah kesayangan, tentang kebersamaan, persahabatan bahkan tentang percintaan.
Semua tertuang menjadi satu cerita yang begitu indah. Inilah kisah CINTA SMA seorang siswi SMA bernama Sinta Cahaya bersama sahabatnya dan kisah cintanya.
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febti Sela Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di hotel
" Dit, pelayan tadi menawarkan jasa keliling Yogyakarta menggunakan tour guide.." ucap Sinta yang antusias.
" Sin, aku sudah panggil supir untuk mengajak kita jalan-jalan. Jadi kamu nanti tinggal bilang ke pak Parman, mau ke tempat wisata yang mana." jelas Dito
Sinta pun hanya terdiam mendengar penuturan Dito , Dito begitu perhatian kepadanya. Dito begitu detil mempersiapkan semuanya.
" Sin apa kamu lupa yang kemarin aku ceritakan, Dito asli Yogyakarta. Orang tuanya tinggal disini, jadi kamu hanya tinggal duduk manis menikmati semuanya. " tutur Malik
" Oh iya, ya.." gumam Sinta.
Mereka pun melanjutkan makan siang di hotel.
" Sin, kita main ke kostan kak Sulis. Sore nanti dia pasti sudah pulang kerja. Jadi kita bisa mampir, bikin kejutan." ucap Puput yang memang sudah kenal kak Sulis saat masih duduk di bangku SMP.
" Oh iya, aku ngomong dulu sama Dito ya..." ujar Sinta.
Selesai makan siang mereka bergegas ke kamar masing-masing. Sinta pun melaksanakan solat Zuhur sebelum pergi jalan-jalan.
" Wah, adem ya Put. Kasurnya empuk, aku mau lihat kamar mandinya " ucap Sinta yang takjub dengan suasana hotel.
" Ini pasti mahal ya Put, kamarnya luas banget dan cuma diisi sama kita berdua. Coba Terry dan Wahyuningsih diajak, pasti rame deh.. ckckck.." tutur Sinta yang terlihat begitu bahagia.
" Terry lagi ke rumah neneknya di Bandung, dan Wahyuningsih pergi jalan-jalan ke Palembang tempat pamannya. Jadi mereka gak bisa ikut Sin, " jelas Puput sambil menata bajunya ke lemari.
" Kok kamu gak kasih tau aku Put, soal jalan ke Yogyakarta? " tanya Sinta.
" Malik yang menyuruhku Sin" ungkap Puput menceritakan bahwa jalan-jalan ke Yogyakarta adalah kejutan dari Dito untuk Sinta
" Dito ingin sekali membuat kejutan untukmu. Malik bercerita kepada Dito , katanya kamu ingin sekali berkeliling ke Yogyakarta. Sepertinya Dito sangat perhatian sekali sama kamu Sin.." jelas Puput
Sinta pun hanya terdiam membisu mendengarkan cerita Puput . Sebenarnya Sinta pun juga sudah jatuh hati kepada Dito. Tetapi Sinta merasa dia tidak ingin terikat sebelum lulus SMA.
Sinta tidak ingin bermain dengan perasaan, terlebih dahulu dia hanya ingin menggapai cita-cita membahagiakan kedua orang tua.
" Dit, bisakah kamu mengantarkan aku ke kostan kak Sulis . Aku ingin membuat kejutan untuk nya." ketik Sinta mengirim pesan ke Dito
Sinta penasaran dengan Dito yang belum menjawab pesan darinya. Untuk menghilangkan rasa penasaran dia pun menghampiri Dito di kamar nya. Saat Sinta bergegas hendak ke kamar Dito , tak sengaja dia melihat Mira yang baru saja keluar dari kamar Dito .
" Ops,, "kaget Sinta lalu dia pun langsung masuk ke kamarnya.
" Ada Mira dikamar Dito !" kesal Sinta
" Put, kamu dimana?" panggil Sinta
Sinta pun mencari Puput disekitar kamarnya. Tidak nampak keberadaan Puput . Lalu Sinta pun segera menelepon Puput.
" Berdering..."
" Kring..kring.." terdengar ponsel Puput tergeletak di meja .
" Puput kamu kemana sih, hape gak dibawa. " bingung Sinta.
Lalu Sinta menerima pesan dari Dito.
" Untuk hari ini sepertinya tidak bisa Sin, Nanti akan ku hubungi."
Sinta pun bingung harus bagaimana. Puput tidak ada dikamarnya sedangkan ponselnya ditinggal. Dan Dito pun tidak bisa dihubungi.
" Sebaiknya aku telpon Malik ." gumam Sinta
Berdering...
Tut..Tut..Tut
" Telpon yang anda tuju tidak menjawab, cobalah beberapa saat lagi." terdengar suara operator berbicara.
" Hey guys, kalian lagi ngapain sih.. Kok dihubungi pada gak bisa. Aduh aku harus mencari kalian dimana?" kesal Sinta yang merasa sendirian.
-
-
Dukung terus karya author dengan cara like, vote dan berikan komentar.
mari saling mendukung,
singgah di karya ku juga ya kak
"Transfer Student"
Di sini ramai bgt ya❤️❤️