NovelToon NovelToon
Dao Of The Fate Severer

Dao Of The Fate Severer

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anonim

Menceritakan Jiang Xuan yang kembali kemasa lalu tepatnya saat dia berusia 15 tahu, dengan mata takdir dan teknik kaligrafiya dia membantai musuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anonim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Malam melabuhkan tirai gelapnya di atas Kota Kayu Hitam. Udara dingin menyusup melalui celah jendela penginapan kayu yang reyot. Jiang Xuan berdiri dengan gerakan kaku, mengikat tali jubah bertudung usang yang menyembunyikan wajah pucatnya. Setiap kali ia menarik napas, tulang rusuknya yang patah bergesekan, mengirimkan gelombang rasa sakit yang menusuk langsung ke sumsum.

Ia menunduk sambil menatap telapak tangannya yang terbalut perban kasar. Di dalam kepalanya yang berisi kenangan tiga ratus tahun, sebuah keangkuhan intelektual meronta-ronta minta dilepaskan.

Di kehidupan masa lalu, selain menguasai Tinta Kematian, aku adalah seorang Alkemis Tingkat Kaisar, monolog Jiang Xuan dalam keheningan rasionalnya. Seringai tipis terbentuk di tikungan. Sebuah posisi yang hanya mampu ditempati oleh sepuluh orang di seluruh penjuru Benua Biru pada era itu. Aku bisa meracik pil yang mampu menumbuhkan kembali anggota tubuh yang putus hanya menggunakan gulma pembohong dan tungku retak.

Dengan harta jarahan berupa herbal langka berusia ratusan tahun yang kini teronggok di dalam cincin penyimpanannya, ia sebenarnya bisa dengan mudah memproduksi Pil Pemulihan Tingkat Tinggi sendiri. Meracik pil adalah insting alaminya. Namun, pikiran pragmatisnya dengan kejam membantai sisa-sisa keangkuhan tersebut.

Kondisi fisiknya saat ini terlalu hancur. Meridiannya robek akibat menyerap paksa energi hingga berdarah, dan tulang dada retak. Seni memurnikan tingkat tinggi menuntut kendali Qi yang sangat presisi dan manipulasi elemen api spiritual yang stabil. Jika ia memaksakan diri menyalakan api dalam kondisi meridian yang bocor, ledakan arus balik energi akan menghancurkan pembusukannya secara permanen. Ia tidak akan pernah bisa menembus ranah Inti Emas, apalagi Jiwa Baru Lahir.

Hanya orang bodoh yang membakar rumahnya sendiri demi menghangatkan tangan, batinnya dingin. Membeli pil jadi dari tangan lintah darat pasar gelap dengan harga yang membatasi lebih banyak logistik daripada mengorbankan masa depanku.

“Jalan,” perintah Jiang Xuan singkat kepada Lin Ruoxue.

Gadis itu berdiri di sudut ruangan, mengenakan jubah hitam kasar dan cadar yang menutupi sebagian wajahnya. Ia telah menekan Qi elemen esnya hingga nyaris tidak terdeteksi, membuatnya terlihat seperti kekuatan pengembara biasa. Tanpa menjawab, Ruoxue membuka pintu dan melangkah keluar kegelapan menuju kota.

Mereka melewati gang-gang sempit yang tidak menyentuh cahaya bulan, lalu turun melalui sebuah pintu jebakan berkarat di balik kedai arak yang terbengkalai. Lorong batu basah menyambut mereka, membawa bau apek dari wadah udara kotor, darah kering, dan asap tembakau murahan.

Ini adalah pasar gelap bawah tanah Kota Kayu Hitam.

Di sepanjang lorong yang diterangi oleh obor-obor berminyak, puluhan kios kayu lapuk didirikan berdesakan. Tempat ini dipenuhi oleh kultivator liar berwajah penuh bekas luka, pembunuh bayaran yang menyembunyikan wajah mereka di balik topeng besi, dan pedagang tamak yang menimbang potongan logam dengan mata memicing. Suara tawar-menawar yang kasar, ancaman berbisik, dan denting batu roh menciptakan melodi parau yang khas dari dunia bawah.

Jiang Xuan menghentikan langkahnya di balik bayangan sebuah pilar penopang lorong, tempat cahaya obor tidak bisa mencapainya. Matanya yang segelap jurang mengunci sebuah konter besar di ujung lorong yang dijaga oleh dua pria berotot.

Ia mengirimkan perintah melalui denyut Segel Kontrak Jiwa. Maju ke konter itu. Beli Pil Penyembuh Luka Dalam Tingkat Tinggi. Gunakan pedang elit sekte dan batu roh dari jarahan kita. Jangan menoleh ke belakang.

Lin Ruoxue merasakan perintah itu menggema di kepalanya. Ia menelan kekesalannya dan berjalan sendirian membelah kerumunan, bertindak sebagai perisai dan juru runding.

Gadis itu tiba di depan konter kayu mahoni yang tampak salah tempat di tengah kekumuhan tersebut. Di balik konter, duduk seorang pedagang bertubuh gemuk dengan cincin emas di setiap jarinya. Di samping pedagang itu, berdiri seorang penjaga berwajah seram dengan bekas luka tebasan melintang dari dahi hingga ke rahang, memancarkan tekanan kultivasi tahap enam Kondensasi Qi.

"Aku butuh satu botol Pil Penyembuh Luka Dalam Tingkat Tinggi. Kualitas terbaik yang kau punya," ucap Lin Ruoxue dengan suara yang disamarkan menjadi lebih berat.

Pedagang gemuk itu menyipitkan mata babi-nya, menilai penampilan Lin Ruoxue dari atas ke bawah. "Kualitas terbaik tidak murah, Nona Bercadar. Setidaknya tiga ribu batu roh tingkat menengah."

Lin Ruoxue tidak berdebat. Ia meletakkan sebuah kantong kulit berat di atas konter, menghasilkan bunyi gemerincing yang padat. Kemudian, ia menarik sebilah pedang ramping berlapis ukiran perak dari cincin penyimpanannya dan meletakkannya bersebelahan dengan kantong tersebut. Pedang itu adalah senjata milik salah satu elit sekte yang dibantai Jiang Xuan di Paviliun Pedang Patah.

"Dua ribu batu roh, ditambah pedang ini. Ini terbuat dari Logam Bintang," tawar Lin Ruoxue.

Pedagang gemuk itu mengambil pedang tersebut. Begitu matanya menangkap lambang kecil awan yang terukir di dekat gagangnya, senyum licik mengembang di wajahnya yang berminyak. Penjaga berwajah seram di sebelahnya ikut menyeringai, secara agresif melangkah maju satu tindak untuk menekan Lin Ruoxue dengan aura tahap enamnya.

"Oh, Logam Bintang," pedagang itu pura-pura kagum, lalu membuang pedang itu kembali ke meja dengan kasar. "Logam Bintang dengan stempel resmi Sekte Awan Azure! Ini barang panas, Nona! Seluruh kota tahu bahwa sekte sedang memburu siapa pun yang keluar dari reruntuhan. Membawa pedang ini sama saja mengundang anjing-anjing sekte untuk memenggal kepalaku!"

Itu adalah kebohongan negosiasi yang paling umum di pasar gelap. Barang dari sekte besar memang berbahaya, namun nilai jual kembali di pasar gelap benua lain sangatlah tinggi. Mereka murni mencoba memerasnya.

"Aku akan memberimu pil kualitas sedang," pedagang itu mencondongkan tubuhnya ke depan, menatap merendahkan. "Dan aku akan mengambil dua ribu batu roh ini beserta pedangnya sebagai biaya 'tutup mulut' karena aku tidak melaporkanmu ke penjaga kota. Terima atau pergi dari sini dengan tangan kosong."

Penjaga berwajah seram menyilangkan lengannya, ototnya mengembang mengancam. "Pilihan yang mudah, kan, Bocah?"

Lin Ruoxue mengepalkan tangannya di bawah jubah. Jika ini adalah hari-hari biasanya, ia sudah membekukan darah kedua bajingan ini. Namun ia dilarang menggunakan esensi esnya agar tidak menarik perhatian. Ia terjebak dalam negosiasi kotor.

Tiga puluh langkah dari sana, tersembunyi di balik pilar yang gelap, Jiang Xuan mendengus pelan.

Keserakahan pedagang selalu membutakan insting bertahan hidup mereka, batin Jiang Xuan dingin. Mereka mengira pionku datang tanpa pengawalan.

Jiang Xuan tidak repot-repot keluar dari bayangan untuk memamerkan kekuatannya. Ia juga tidak berniat membantai mereka di tengah keramaian pasar gelap yang bisa memicu pengepungan massal. Ia menggunakan cara yang jauh lebih elegan dan mematikan.

Ia mengangkat jari telunjuk kanannya dari balik jubah. Tanpa mengeluarkan Pena Kuas Tulang, ia memadatkan sedikit Niat Formasi ke ujung jarinya, lalu menggores udara kosong dengan gerakan yang sangat minim, setipis tarikan napas.

Void Calligraphy: Goresan Bayangan.

Sebuah garis tak kasat mata yang setipis jaring laba-laba melesat menembus keramaian pasar. Garis itu tidak memancarkan cahaya, tidak menghasilkan suara gesekan udara, dan tidak membawa fluktuasi Qi yang mencolok. Ia murni Niat Membunuh yang dipadatkan menjadi silet halus.

Di konter, penjaga berwajah seram baru saja membuka mulutnya untuk melontarkan ancaman tambahan kepada Lin Ruoxue.

Sret.

Sejumput rambut kotor dari pelipis kiri penjaga itu tiba-tiba terpotong rapi. Potongan rambut itu jatuh melayang pelan, mendarat tepat di atas bilah pedang Logam Bintang di atas konter.

Penjaga itu terdiam kaku. Mulutnya tetap terbuka tanpa suara.

Matanya perlahan melirik ke bawah, melihat potongan rambutnya sendiri. Otaknya yang terbiasa dengan kekerasan jalanan butuh sedetik penuh untuk menyadari apa yang baru saja terjadi. Ia sama sekali tidak melihat kilatan senjata. Ia tidak merasakan fluktuasi energi yang menyerangnya. Namun, sesuatu yang tidak kasat mata baru saja memotong rambutnya.

Satu milimeter pergeseran arah dari serangan senyap itu, dan pembuluh darah utama di lehernya sudah terbelah terbuka memuntahkan darah ke seluruh konter.

Keringat dingin sebesar biji jagung langsung meledak di dahi penjaga tampak seram tersebut. Wajahnya yang garang berubah sepucat mayat. Ia menelan ludah dengan susah payah, matanya melirik pembohong dengan panik ke arah bayangan gelap di sudut-sudut lorong pasar. Niat Membunuh yang mengerikan, sedingin jurang maut, kini mengunci tepat di antara kedua mahkota dari arah yang tidak bisa ia temukan.

“A...a-ada master di kegelapan,” bisik penjaga itu dengan suara bergetar parah, menyikut iga pedagang gemuk di sebelahnya. Kesombongan tahap enam Kondensasi Qi yang menguap menjadi teror murni.

Pedagang gemuk itu melihat keringat penjaganya dan potongan rambut di meja. Pengalamannya bertahun-tahun di dunia hitam langsung membunyikan alarm kematian di kepalanya. Seseorang dengan mudah bisa memenggal mereka berdua di tengah keramaian ini tanpa ketahuan. Tawar-menawar nyawa bukanlah keahliannya.

Sikap pedagang itu berputar seratus delapan puluh derajat dalam sekejap mata. Senyum liciknya digantikan oleh senyum kaku yang menginginkan kasih sayang.

"A-ah! Tentu saja, Nona! Saya hanya bercanda!" pedagang gemuk itu tergagap, tangan gemetar saat ia dengan cepat merogoh laci di bawah meja. Ia mengeluarkan sebuah botol giok putih berhiaskan segel emas dan mendorongnya dengan hati-hati ke hadapan Lin Ruoxue. "Ini... ini bermaksud Pil Penyembuh Luka Dalam Tingkat Tinggi kualitas penyempurnaan maksimal! Harganya pas dua ribu batu roh dan pedang itu! Transaksi yang sangat adil, bukan?!"

Lin Ruoxue sedikit mengernyit di balik cadarnya, namun ia segera menyadari siapa yang baru saja mengubah negosiasi ini. Tanpa membuang waktu, ia mengambil botol giok tersebut, memutar tubuhnya, dan berjalan menjauh dari konter tanpa mengucapkan kata pun.

Begitu gadis itu menghilang di balik ketinggian, penjaga memandang seram itu jatuh ke lantai konter, kakinya lemas tak terbebani karena tekanan gaib yang baru saja diangkat dari situ.

Di sudut lorong yang gelap, Lin Ruoxue kembali ke sisi Jiang Xuan. Ia menyerahkan botol giok itu.

Jiang Xuan menariknya, membuka sumbatnya dengan ibu jari, dan mencium aroma herbal yang pekat. Ia mengangguk pelan, kepuasannya murni pragmatis. Tidak ada darah yang tertumpah, energi tidak terbuang sia-sia, dan hasil tercapai dengan efisiensi maksimal.

"Kembali ke penginapan," gumam Jiang Xuan, menyembunyikan botol itu di balik jubah usangnya. "Kita memperbaiki tubuh yang rusak ini malam ini. Dan besok, kita meninggalkan kota ini sebelum bau sekte tercium."

1
Shadow
Yahhh keren juga gaya Jiang Xuan tapi jangan kejam x sam Lin ya
Shadow
MC nya sadis
Shadow
Kasat sekali kamu Jiang Xuan
Shadow
Ye Chan tingkat 8, kenapa yang di periksa murid luar yang baru tumbuh ? Harusnya murid dalam atau murid inti yang di periksa.. Para tetua sekte begitu sombong sama murid yang lemah, Padahal anggota sekte sendiri.
Shadow
Kecewa neh MC nya...
Thor, kurangi sifat jahat MC nya
Harusnya dia bersyukur, bisa memulai dari awal dan memperbaiki semuanya
Teteh Lia
Kalau kultivator gini tuh, ada film na nda ya?
@arv_65: cari di play store donghive
total 3 replies
Shadow
Terlalu banyak kalimat kiasan
Shadow
Sepertinya bagus neh ceritanya
Teteh Lia
Kebanyakan, novel genre seperti ini, pakai nama Xuan.
Sebenar na, Xuan itu arti na apa ya? 🙏
Ria desu: Yap beda hanse beda nada beda pinyin beda arti
total 6 replies
@arv_65
okee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!