NovelToon NovelToon
Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Iqbal Pertha

black hole yang menjadi legenda pembunuhan di masanya kini sedang berbaring lemah menahan rasa sakit karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

" dalam hidup ini aku sudah banyak melakukan dosa, dan sudah tidak terhitung berapa nyawa yang aku hilangkan."

" jika sakit ini menjadi menjadi penebus atas dosaku, maka aku bersumpah di kehidupan keduaku aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan tidak akan menghilangkan nya orang lagi kecuali itu terpaksa. "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iqbal Pertha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

hadiah ulang tahun

" memanggilmu untuk melawan mereka itu hanya membuang waktumu...." ujar Wira.

" haha lain kali kita harus bersama kak......" ujar firman yang tidak tau kalau Diana sudah siap untuk menjewer nya.

" kamu mau bikin aku jadi janda....." ucap Diana.

" aduh... Aduh...sakit sayang sakit.... ampun ampun...." ucap firman.

" kak Wira jangan bawa firman jika urusan gelut, aku masih tidak mau jadi janda." ujar Diana.

" suami jangan berkelahi lagi lebih baik menghindar saja atau telepon polisi..." ayu ikut menimpali.

" aku setuju dengan apa yang kakak ipar bilang...." ucap Diana.

...****************...

...****************...

" selamat ulang tahun......" ujar Wira dan Sasa ketika mereka baru saja tiba di rumah.

ayu terkejut karena nya dia tidak mengira dua orang terpenting dalam hidupnya mempersiapkan pesta untuk merayakan hari ulang tahun nya.

" siapa yang menyiapkan semua ini....." tanya ayu.

" itu tidak penting ayo rayakan ulang tahun istri ku lebih dulu....." ucap Wira.

" mama selamat ulang tahun." ucap Sasa

" iya terimakasih sayang." ucap ayu.

" ay semalam ulang tahun ya....." ucap Wira.

" iya terimakasih suami...." ujar ayu memeluk Wira tidak ketinggalan juga Sasa.

" mama ayo tiup lilin dan potong kue dulu....." ujar Sasa

" ok ok....." jawab ayu.

Ayu terharu karena bisa merayakan ulangtahunnya bersama anak dan istrinya tidak mewah, tapi begitu berkesan, momen ini begitu membekas di benak ayu, ketika dia berdoa sebelum tiup lilin, kemudian tiup lilin bersama.

" mama ini hadiah dari Sasa untuk mama...." ujar Sasa.

" anak mama baik sekali makasih sayang apa mama boleh lihat isinya." ucap ayu.

" boleh....." ujar Sasa.

Ayu membuka hadiah pemberian dari Sasa, ketika di buka itu adalah selembar kertas bergambarkan sebuah keluarga ayah,Sasa,mama.

" wah.... Bagus sekali, mama suka, terimakasih ya sayang....." ujar Ayu.

" eh tunggu ada yang terlewat." ujar ayu melihat tulisan kecil di sudut gambar.

" ini Sasa yang menulisnya sayang." ujar ayu bertanya.

" um...." jawab Sasa.

" selamat ulangtahun mama, mama adalah mama terbaik di dunia Sasa sayang mama,"

Isi tulisan dari Sasa membuat pesta kecil itu semakin menghangat hingga mereka pun tidak beranjak dari ruang keluarga.

Sasa juga sudah tertidur tepat di tengah tengah Wira dan ayu, mereka memutuskan untuk tetap di ruang keluarga tidak pindah ke kamar hingga pagi tiba.

" ay...." ucap Wira.

" iya....." ujar ayu menjawab.

" kamu nggk bertanya hadiah ulang tahun dari ku." ucap Wira.

" apakah suami memiliki kado untuk ku." tanya ayu, tapi Wira tidak menjawab mereka hanya bertatapan cukup lama sampai ayu mengakhirinya dengan mengatakan.

" bagiku suamiku yang saat ini adalah kado terbaik di hari ulangtahun ku." ucap ayu menyentuh lembut pipi Wira.

" aku tau istriku begitu pengertian, tapi aku sudah menyiapkan satu kado untuk istriku." ucap Wira menunjukkan kotak hitam berukuran sedang.

" sebenarnya suami tidak perlu melakukan hal yang merepotkan seperti ini untukku." ucap ayu hatinya menghangat, ada juga perasaan yang tidak bisa di ungkapkan kan tapi yang jelas dia begitu bahagia.

" ini tidak merepotkan, apa saja tentang istriku, akan menjadi prioritas utama untukku." ucap Wira.

" terimakasih...." ucap ayu.

" um.... Jawab Wira.

" apa isi di dalamnya." tanya ayu.

" bukalah..... Semoga istri ku suka." jawab Wira.

" aku buka nih ya...." ujar ayu.

Wira mengangguk tersenyum sebagai tangggapan, ayu kemudian membuka kota itu, ternyata isinya adalah sebuah gelang rantai tipe serut yang bisa menyesuaikan ukuran.

Tidak mewah tapi elegan, ayu yang seorang desainer perhiasan pun bisa menilai betapa teliti dan berhati hati nya dalam pembuatan gelang itu.

" ini kamu membelinya....." tanya ayu.

" tidak aku meminta paman Harun dan timnya untuk membuatnya...." jawab Wira.

" ini bagus sekali, aku sangat suka, terimakasih ya suamiku ku...." ucap ayu, yang tidak bosan bosan melihat gelang itu.

" boleh aku memakaikannya...." ucap Wira.

" um... Tentu...." ujar ayu.

Wira memakaikan gelang itu Dengan gaya yang elegan dan manis, setelah gelang itu terpasang Wira kemudian mengecup punggung tangan ayu membuat ayu melayang ingin segera bersembunyi betapa meleleh hatinya di perlakukan romantis oleh Wira.

" cantik....." ucap ayu.

" itu karena istriku sudah cantik jadi apa saja yang di pakai akan sangat cantik." jawab Wira.

" suamiku memang tidak pernah bosan bosan memuji ku...." ucap ayu.

" jika ada hal yang lebih dari pada pujian percayalah aku akan melakukannya." jawab Wira.

...****************...

...****************...

" Santi sekarang kamu katakan di mana ayu tinggal......" ujar Bisma.

" ayah berhenti mengganggu kehidupan ayu, sekarang ayu dan suaminya sudah bahagia lebih baik ayah tidak perlu datang temui mereka....." ucap Santi dia masih memegang teguh janjinya pada ayu untuk tidak mengatakan pada ayahnya tentang keberadaannya.

" ayah yakin si bajingan itu menemukan orang lain untuk di pinjami uang....." ucap Bisma.

" ayah ayu sudah bantu, menutupi uang perusahaan jadi tidak perlu mencari keributan dalam rumah tangga ayu....." ucap Santi.

" kamu itu ya semakin hari semakin berani menentang ayah, apa kamu mau jadi anak pembangkang seperti adik iparmu itu." ucap Bisma

" Santi tidak peduli ayah mau bilang apa, jika ayah butuh biar Santi hubungi ayu untuk datang." ucap Santi lalu pergi tidak ingin berdebat terlalu panjang dengan Bisma.

" Santi... Santi.... Santi.....," Bisma pun hanya bisa pasrah, Bisma sendiri ingin melihat sendiri bagai mana kehidupan ayu, dan bagaimana mungkin bisa dalam waktu singkat menjadi orang dengan banyak uang.

Hari ini toko milik ayu sudah mulai tahap renovasi karena dokumen pemindahan kepemilikan sudah di selesaikan dan sudah ayu pegang.

Saat ini ayu sedang melihat tim Renovasi itu mulai bekerja, terlihat cara mereka bekerja begitu cakap dan kompeten.

" aldi ini milikmu dan semua tim mu, aku minta kerjakan semua dengan baik dan sesuai dengan permintaan istriku." ujar Wira yang sedang pegang dan berdua saja dengan Aldi.

" wah terimakasih tuan Wira, tuan tenang saja kami akan melakukan yang terbaik dan memaksimalkan semuanya." ujar Aldi yang melihat notif di ponselnya uang masuk sebesar 25 juta.

" um....." jawab Wira.

" kalian sedang apa....." ucap ayu yang datang.

" eh... istriku, bagai mana apa ada yang perlu diubah lagi." ucap Wira.

" tidak ada aku sudah merasa pas, Aldi ini untuk mu dan timmu, tak nyaman rasanya tanpa memberi kalian apa apa." ujar ayu menyerahkan uang 10 juta.

" nona ini....." Aldi .

" terima saja...." sambung Wira, agar Aldi tidak mengatakan jika sudah di beri uang oleh nya.

" terimakasih, terimakasih...." jawab Aldi, yang merasa konsumen nya yang saat ini begitu royal dan tidak perhitungan sama sekali.

" ya sudah kamu lanjutkan bekerja, kami harus pergi ke tempat lain untuk urusan lain." ujar ayu.

" oh... iya baik, silahkan nona, silahkan...." ujar Aldi sopan dan hormat.

1
Ghifari Fardhana
boleh
tapi tambah dikit
dan buatlah rumah mu sebagai tempat berteduh paling nyaman bagi suamimu yang balik dari rasa lelah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!