NovelToon NovelToon
Aku Bukan Wanita Lemah

Aku Bukan Wanita Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dunia Masa Depan / Anak Genius
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yantiri

Tia adalah Seorang perempuan Desa yang merantau ke kota untuk memperbaiki perekonomian keluarga.Dia perempuan cerdas, tangguh,dan menyayangi ibunya.Singkat cerita Dia menemukan jodohnya dan membawa ibunya tinggal di kota bersamanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yantiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Alex

Pintu ruangan operasi terbuka

Tap...tap

Alex segera menghampirinya

"Dad, mamah Bela ?",katanya.

Dokter Jimi hanya menggelengkan kepalanya lalu pergi.

Alex diam di tempat.Dia tak mengerti apa yang terjadi di dalam sana.Tiba- tiba para suster keluar membawa bela ke ruang perawatan.

Jimi kembali dengan pakaian baru.Dia memeluk Alex.

Jimi:"Mamah Bela operasinya lancar, kita tunggu sampai sadar baru kita menemuinya."

Alex:"Terimakasih Dady aku menyayangimu."

Tia dan Jason ikut bahagia. Sejak saat itu mereka mengikhlaskan Alex untuk tinggal bersama Bela dan Jimi.

Tiga jam kemudian Bela sudah sadar.Alex menghampiri mamahnya.Dia senang mamah sudah sembuh dari kankernya.

Tia mendekati Bela .Dia membisikkan sesuatu padanya.Bela tersenyum bahagia.

Bela:"Tia terimakasih sudah menerima Alex ... Terimakasih sudah menyayangi anakku."

Tia:"Itu sudah kewajibanku.Alex juga anakku Bela.Suamiku adalah papah kandungnya."

Mereka berpelukan.

Setelah sekian lama berpisah, akhirnya Mereka bertemu kembali.

Hari ini adalah hari terakhir mereka di Jerman.Jason sudah mengurus kepindahan Alex.Dia sudah mengikhlaskan Alex tinggal bersama mamahnya.

Jason:"Nak, ma'af kan papah belum bisa membahagiakanmu.Jagalah mamah mu,papah percaya kamu bisa."

Alex: "Tentu,Alex titip mamah Tia.Jangan sakiti mamah ya..."

Jason:"hey, I'm very love my wife. papah tidak mungkin menyakitinya."

Jason memeluk Alex.Tiga belas tahun Alex tinggal bersamanya.Walaupun Alex hadir dari sebuah kecelakaan.Tapi Jason sangat menyayanginya.Alex adalah anak pertamanya.Dalam tubuh Alex mengalir darah Jason.

Ini bukan akhir dari perpisahan.Kapan pun mereka akan bertemu dan saling mengunjungi.Hanya saja sudah waktunya Alex tinggal bersama mamahnya.

Alex masih tanggung jawab Jason.Sepenuhnya Jason membiayai hidup Alex.Sebelum kembali ke Indonesia,Alex sudah mendapatkan Sekolah baru.

Jason berharap Alex betah di tempat baru.Alex tetap menjadi anak baik dan berprestasi.Jason berharap suatu saat nanti Alex bisa menjadi penerus bisnisnya.

Jason menitipkan Alex pada Jimi, papah sambungnya.Tak lupa ia berpamitan pada Bela.

Tia memeluk Alex dengan erat.Tia merasa berat untuk melepaskan Alex.Walaupun Alex bukan darah dagingnya tapi Tia sangat menyayanginya.Dia mengelus rambut Alex .Air matanya tak berhenti menangis.

Tia:"mamah pulang dulu sayang, jaga diri Alex jangan pernah mengecewakan mamah.Jadilah anak baik dan selalu menjadi kebanggaan mamah."

Alex:"Of course mamah.Alex sayang mamah."

Kakek dan nenek pun memeluk Alex.Tak ada yang tidak mengeluarkan air mata.Semua keluarga menangis.Begitupun dengan si kembar.Semua merasakan kesedihan harus berpisah dengan Alex .

Pukul 16.00 ,Mereka di antar ke Bandara.

Mereka kembali pulang ke Indonesia.

10 tahun Kemudian

Alex:"Mom, Alex pamit.Jaga diri mamah baik-baik."

Bela:"Kabari mamah kalau sudah di Indonesia."

Seorang Pria berkacamata hitam,hidung mancung, tinggi dan berkulit putih berjalan menuju keluar bandara internasional Soekarno-Hatta.

Alex kembali ke Indonesia untuk membantu papah Jason mengurus bisnisnya.Dia berjalan dengan gagah dan berwibawa.Semua orang terpesona melihatnya.

Alex tak memberitahu papah Jason bahwa ia akan datang hari ini.Dia ingin memberikan kejutan.Sebelum ke rumah utama, ia mampir ke toko bunga dan membeli coklat kesukaan adiknya.

Alex membelikan bunga mawar untuk mamah Tia.Tak lupa dia juga membawa oleh-oleh dari Jerman untuk papah Jason dan si kembar.

Ting...tong . ..

Lusi membukakan pintu.

Alex terpesona pada Lusi.Di kepalanya bertanya -tanya siapa gadis cantik yang membukakan pintu itu ....

Lusi adalah cucu bi Minah.Sebelum meninggal,bi Minah menitipkan cucunya pada Tia.Ibu Lusi meninggal sejak dia melahirkan Lusi.sedangkan ayahnya pergi entah kemana.

Lusi anak yang baik dan pintar.Tia sangat menyayanginya.Lusi hampir seumuran dengan si kembar.Dia menyekolahkan Lusi bareng si kembar.Walaupun Lusi hanya cucu bi Minah,Tia tak pernah membeda-bedakannya.

Tia:"Alex...."

Tia berteriak kencang memanggil Alex.Jason dan si kembar ikut turun ke ruang tamu.Mereka memeluk Alex.Tak terasa kini Anak sulungnya sudah tumbuh dewasa.

Nayla memeluk Alex.Dia tumbuh menjadi gadis manja.Nayla berambut panjang, tinggi,putih,dan berhidung mancung.Nayla lebih mirip Alex dibandingkan Narendra.

Alex mencium tangan mamah Tia dan papah Jason lalu memeluk Narendra.

Alex:"hai brother..."

Narendra: " hai ka Alex, aku merindukanmu."

Narendra seorang pria yang dingin.Namun jika dekat keluarganya,dia sangat care dan penyayang.

Nayla, Narendra dan Lusi duduk dikelas XII. Nayla kelas IPS sedangkan Narendra dan Lusi anak IPA. Narendra dan Lusi selalu jadi juara kelas.Mereka satu sekolah yang sama yaitu sekolah Bhakti Kencana.

Lusi menyiapkan makan siang untuk mereka.Dia sudah sangat ahli dalam hal memasak.Masakannya pun sudah disukai oleh nyonya rumah.Lusi bersyukur memiliki bos yang baik.Nyonya dan tuannya sangat menyayangi Lusi.

Lusi hanya sebatang kara.Dia mengabdi kepada keluarga Jason.Keluarga Jason yang membiayai sekolahnya tanpa membeda-bedakan dengan Nayla dan Narendra.

Masakan sudah siap,semua anggota keluarga berkumpul di meja makan.Mereka duduk bersama dengan tenang.Lusi pun segera pergi ke dapur.Namun tiba-tiba mamah Tia memanggilnya.

Tia:"Lusi,ayo makan bersama kami!."

Lusi:"Saya dibelakang saja nyonya, masih ada kerjaan."

Tia:"Lusi, sudah bilang panggil mamah saja.Kamu disini juga keluarga kami bukan orang lain.Ayo duduk!."

Lusi:"Baik mah."

Lusi duduk disamping Alex.Kebetulan hanya kursi itu yang kosong.Lusi sangat tidak nyaman duduk disamping Alex.

Wangi parfumnya yang kental, membuat Lusi tak tenang.Alex dari tadi memperhatikannya.

Nayla:"Kak Alex jangan dilihatin terus Lusi nya nanti jatuh cinta loh...."

Uhuk....uhuk...

Lusi tersedak mendengar Nayla bicara seperti itu.Alex refleks memberikan minum kepada Lusi.

Lusi:"Terimakasih tuan muda."

Semua orang di meja makan terkejut melihat Alex memberikan gelasnya untuk Lusi.Narendra pergi begitu saja tanpa menghabiskan makanannya.

Narendra:"Aku selesai."

Lusi mengangkat kepalanya memandang Narendra dengan rasa bersalah.

Jason:"Selesaikan makannya,Alex papah tunggu di ruang kerja."

Setelah selesai makan ,Lusi merapikan kembali makanannya lalu membereskan kembali pekerjaannya di dapur.

Di rumah Jason,Lusi bekerja hanya memasak, mencuci piring dan merapikan dapur. Sedangkan pekerjaan yang lain ada mang Cecep dan bi Siti.

Alex mengetuk pintu ruangan kerja papah Jason.

Tok ...tok

Masuk....

Alex duduk berhadapan dengan papahnya.Jason sibuk mempelajari berkas di tangannya.

Jason:" Mulai besok, kamu papah angkat menjadi Direktur di perusahaan papah.Setelah kamu berhasil menggarap proyek ini, papah berjanji kamu akan menggantikan papah sebagai CEO."

Alex mempelajari proyek yang akan di garapnya.

Tak sengaja Narendra mendengar percakapan Papah dan kakaknya.Dia mengepalkan tangannya, dia merasa Alex akan menguasai warisan papahnya.

Prang....

1
yantiri
semangat juga
💪 terimakasih
yantiri
alur cerita bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!