seorang gadis gadis cantik bernama Zea ananda harus mengalami nasib buruk,iya itu kehilangan bundanya untuk selamanya akibat perselingkuhan yang dilakukan ayahnya.Zea sangat membenci ayahnya beserta keluarga besar sang ayah karena mereka mendukung sang ayah berselingkuh.Zea pun bangkit dari keterpurukannya dan membalaskan semua rasa sakit bundanya,disela-sela balas dendam nya Zea harus menerima pernikahan yang telah ditentukan oleh kakeknya.Zea memiliki seorang kakak laki-laki yang selalu mendukungnya meskipun sang kakak tinggal bersama ayahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
serangan kepada anak buah zea
Keesokan harinya
zea terbangun dari tidurnya dan mendapati sang suami tidur disampingnya.zea mengelus kepala Aiden dengan lembut.
Kasihan kamu sayang, semalaman jaga aku Sampek kelelahan gini.ucap Zea
Aiden terbangun dari tidurnya,ia mendapati sang istri tersenyum padanya.
Selamat pagi,sayang.ucap Aiden
selamat pagi juga,sayangku.ucap zea tersenyum manis
kamu kenapa sayang kok senyum-senyum gitu.ucap Aiden
gak papa sayang,kamu lucu kalau habis bangun tidur hehe.ucap Zea
hmmm.ucap Aiden
tidak lama kemudian ada suster masuk kekamar inap Zea.
Permisi.ucap suster masuk
iya sus,silahkan.ucap Aiden
saya mau melepas infus nya iya mbak,soalnya mbak sudah pulih dan boleh pulang hari ini.ucap suster melepaskan infus dari tangan Zea
"suster,saya benar-benar sudah boleh pulang.?"ucap zea
iya mbak,mbak sudah boleh pulang karena kondisi ibu sudah stabil.satu hal lagi ibu jangan terlalu setres karena itu bisa berpengaruh pada janin.ucap suster
baik suster, terimakasih.ucap Zea
iya sama-sama,oh iya mbak tapi tolong piyamanya dikembalikan iya,jangan dibawa pulang lagi.ucap suster menahan tawa
zea menyengir kuda, sementara suaminya dibelakang menepuk jidat,menahan malu.
Kamu ini sayang,setiap kerumah sakit pasti lupa ganti baju.ucap Aiden tertawa
hehe maaf sayang kebiasaan.ucap Zea tertawa
zea mengganti bajunya setelah selesai mereka berdua langsung menyelesaikan administrasi dan langsung pulang kerumah.sesampainya dirumah Zea beristirahat dikamar dan Aiden sedang diruang kerja.telepon Zea berdering dreet...dreett.
Hallo,kenapa?.ucap zea
Lo bisa datang kesini gak.ucap Kanaya
ada apa Kanaya, sepertinya ada sesuatu yang mendesak.ucap Zea bertanya
iya Zee,anak buah kita ada yang menyerang saat mau pergi kemarkas.ucap Kanaya
berapa orang yang terluka.?ucap Zea
Tiga orang Zee mereka sudah dilarikan kerumah sakit, tapi Zaki mengalami luka yang serius sehingga dia harus dioperasi.ucap Kanaya
***hufh,Zea menghela nafas panjang***
Apa kamu tau siapa dalang nya?.ucap zea
aku belum bisa memastikannya Zee karena aku harus mengurus mereka bertiga.ucap Kanaya
baiklah,aku akan menyelidiki nya.apa aku perlu kerumah sakit.ucap Zea
Iya kamu harus kerumah sakit Zee karena aku tidak sanggup membayar biaya rumah sakit.ucap Kanaya tertawa
zea menepuk jidat mendengar perkataan Kanaya.
Kanaya, Kanaya kenapa gak bilang dari tadi sih kalau butuh dana.ucap Zea
hehe maaf Zee sebenarnya aku tidak ingin merepotkan mu tapi uangku sedang menipis.ucap Kanaya
baiklah aku akan kerumah sakit sekarang.ucap Zea mematikan teleponnya
***zea berganti baju dan langsung turun,Aiden melihat Zea keluar lalu Aiden bertanya***.
Mau kemana sayang?.ucap Aiden
aku keluar sebentar ya mas,ada urusan mendesak.ucap Zea dengan wajah serius
apa ada masalah sayang.ucap Aiden
hufh,Zea menghela nafas panjang.
izinkan aku pergi dulu,nanti akan aku jelaskan semuanya sama kamu.tapi ini sudah mendesak jadi aku harus pergi.ucap Zea melenggang pergi
zea tunggu.ucap Aiden mengejar namun Zea sudah melaju kencang menggunakan motornya.
Untung saja aku sudah menyadap telepon Zea,jadi aku tau dia mau pergi kemana.ucap Aiden
aiden membuka handphone nya dan melihat titik Zea berada.ia terkejut karena Zea menuju rumah sakit.
mau ngapain Zea kerumah sakit,kalau ingin tau aku harus memastikannya.ucap Aiden mengambil kunci mobil dan melenggang pergi
***sesampainya Zea dirumah sakit ia mendapati Kanaya yang sedang duduk***.
kanaya.ucap Zea menghampiri Kanaya dan duduk disebelah nya
zea,kamu sudah datang.apa kamu datang sendiri.ucap Kanaya celingak-celinguk
iya tentu saja aku datang sendiri.ucap Zea
Kukira kau datang dengan suami mu.ucap Kanaya tertawa
hufh,gimana kondisi mereka bertiga.ucap Zea
Zaki masih kritis sedangkan Evan dan Yudha sudah siuman.ucap Kanaya
apa Zaki terluka cukup serius.ucap Zea
iya Zea,dia mengalami banyak luka tusukan terutama diperut nya sehingga harus ditindak lanjuti dengan operasi.namun setelah operasi kondisi Zaki masih kritis.ucap Kanaya
siapa sebenarnya yang menyerang mereka.ucap Zea mengepalkan tangan nya
anak-anak yang lain sedang mencari tentang informasi siapa yang menyerang mereka bertiga.ucap Kanaya
baiklah,nanti aku akan membantu mencari informasi nya.aku ke administrasi dulu untuk membayar perawatan mereka.ucap Zea melenggang pergi
***aiden pun sampai dirumah sakit ia melihat Zea sedang membayar administrasi.aiden mendekati Zea namun ia berpura-pura menjadi pasien dan duduk di nomer antrian.zea tidak menyadari kehadiran Aiden karena Aiden memakai topi dan masker***.
Berapa suster biaya yang saya harus bayar.?ucap zea
sebentar iya mbak saya periksa dulu.ucap suster
***zea menunggu konfirmasi dari suster tanpa sengaja ia melihat ketempat duduk nomer antrian***.
Siapa dia?,kenapa sepertinya orang itu sedang mengawasi ku.ucap Zea
(duh gawat sepertinya Zea melihat kesini dan sudah mulai curiga padaku.)ucap Aiden
***zea hendak menghampiri orang tersebut namun suster memanggil nya***.
Mbak.ucap suster memanggil
iya suster, sebentar.ucap Zea kembali ke tempat administrasi
hufh, untung saja Zea tidak jadi kesini.ucap Aiden merasa lega
jadi berapa suster.ucap Zea
tiga orang pasien nya iya mbak.ucap suster
Iya suster tiga orang.ucap Zea
jadi totalnya 150 juta mbak,itu baru perawatan hari ini.ucap suster
baiklah suster ini kartunya.ucap Zea menyodorkan kartu black card nya
sebenarnya siapa yang sakit?, sehingga Zea harus mengeluarkan banyak uang.ucap Aiden
***zea masih merasa curiga namun dia tidak bisa langsung mengintrogasi orang itu karena Zea buru-buru kembali keruang rawat inap anak buahnya.zea masuk kedalam kamar anak buah nya,mereka bertiga berada dalam satu ruangan yang sama diruangan VVIP***.
Apa kalian sudah cukup membaik.ucap Zea kepada Yudha dan Evan yang sudah sadar terlebih dahulu
kami sudah cukup membaik Queen.ucap yudha
Baguslah,tapi Zaki belum juga sadar.semoga saja dia cepat siuman.ucap Zea
hmm,aku ingin bertanya kepada kalian.apa kalian tau siapa orang yang menyerang kalian bertiga.ucap Zea
aku tidak tau pasti Queen mereka memakai masker namun ditangan mereka ada tato gambar tangan berwarna hitam.ucap Evan
apa mungkin itu the black hand.ucap Zea
Aku juga berpikir seperti itu Zea,karena the black hand kan dendam sama kita.ucap Kanaya
hufh,kenapa mereka gak menyerang ku saja sih malah menyerang kalian.ucap Zea
mereka tidak mengetahui identitas aslimu Queen.kami juga tidak ingin membongkar identitas mu kami semua takut kehilangan mu Queen.ucap Kanaya
aku bersyukur punya kalian yang sangat perduli padaku.ucap Zea tersenyum
***mereka semua sedang berbincang-bincang, akhirnya Zaki pun sadar.zea menyandar disofa karena perutnya merasa sangat sakit***.
Queen,kau kenapa.?ucap Evan
Tidak papa(kenapa perut ku sangat sakit sekali?).ucap zea
sepertinya kau menahan sakit zea.ucap Kanaya
perut ku sakit sekali Kanaya,tolong antar aku untuk periksa.ucap Zea
***kanaya kaget melihat ada darah dipaha Zea,ia langsung buru-buru membuka pintu.saat Kanaya membukakan pintu ia terkejut karena ada seseorang yang mencegah nya dan langsung menggendong Zea dipangkuan nya***.
Hey,kamu siapa kembalikan Zea kepadaku.ucap Kanaya mengejar
zea menahan rasa sakit.
Siapa kamu.ucap Zea
aiden membuka topi dan maskernya.
Aiden...ucap zea terkejut
dasar gadis nakal sudah berapa kali aku memberitahumu jika ada masalah bicaralah padaku.atas keteledoran mu ini kau akan mendapatkan hukuman nya.ucap Aiden dingin
aww...sakit...ucap zea
***aiden panik dan langsung membawa Zea ke IGD.sesampainya di IGD Zea langsung diperiksa.kanaya sudah mengetahui kalau Aiden suami dari Zea jadi dia membiarkan Aiden membawa Zea.dokter pun keluar dari ruang IGD***.
Dokter gimana kondisi istri saya.ucap Aiden
"hufh,saya kan sudah bilang jangan sampai buk Zea sampai setres itu bisa mengganggu perkembangan janin dan membuat setres pada janin nya.jika buk Zea terus saja stres bisa mengakibatkan keguguran pada janinnya.untung saja bapak cepat-cepat membawanya jika tidak kami tidak bisa menyelamatkan janin nya."ucap dokter
terimakasih dokter.ucap Aiden
kalau begitu saya permisi dulu.ucap dokter melenggang pergi
***aiden masuk kekamar inap Zea,Aiden melihat Zea sedang terbaring tidur di brankar nya.aiden duduk disebelah brankar Zea***.
Dasar gadis nakal baru saja pulang dari rumah sakit malah masuk rumah sakit lagi.ucap Aiden mengelus tangan Zea
***aiden tertidur disamping brankar zea***