NovelToon NovelToon
Kembali 2.000 Tahun Ke Masa Lalu

Kembali 2.000 Tahun Ke Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Trauma masa lalu / Action / Time Travel / Romansa / Sci-Fi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adam Erlangga

Di masa depan, ketika perang telah membakar Bumi hingga tak tersisa lagi kehidupan, Rudy adalah seorang jenderal perang, pemegang kendali tertinggi kecerdasan buatan dan armada pemusnah umat manusia. Ia menang dalam perang terakhir, namun kehilangan segalanya.

Sebuah insiden ruang-waktu menyeret Rudy ribuan tahun ke masa lalu, ke era ketika dunia belum mengenal teknologi dan keadilan, ia membawa kekuatan yang cukup untuk menaklukkan segalanya, namun ia memilih jalan lain.

Tanpa merebut tahta, Rudy menantang tirani, melindungi yang lemah, dan membentuk dunia agar tak mengulangi kehancuran yang pernah ia lihat. Di tengah konflik dan kekuasaan, ia menemukan cinta, hidup sebagai manusia, lalu menghilang bersama waktu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adam Erlangga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Rudy terlihat berfikir dengan sangat serius.

"Aku tau ini sangat beresiko. Dan mungkin tidak hanya satu atau dua orang saja. Kemungkinan besar, semua pejabat terlibat."

"Apa kau sudah memikirkan sesuatu.?"

"Aku ragu, aku takut. Tapi aku ingin tau kebenaran dibalik korupsi masal ini, dan apa sangkut pautnya dengan ayahku."

"Apa kau mencurigai seseorang.?"

"Tentu si penghianat Brian. Aku sudah menaruh curiga padanya. Karena tadi aku bertemu dengan anaknya, dan dia memberi tahu ku kalau dia tau semuanya tentang masalah hutang ini."

"Anaknya.? apa dia sudah memberitahu mu.?"

"Ehm, namanya William Harrington. Dia punya masa lalu denganku, dan mencoba bernegosiasi tentang masalah ini. Sampai sekarang aku tidak bisa menerima negosiasi itu, dan harus menyelidikinya sendiri."

"Masa lalu, negosiasi.? apa maksudnya.?"

"Tolong jangan paksa aku cerita itu." katanya sambil menutup kedua telinga Rudy.

"Apa dia mantan kekasih mu.? atau memang dia kekasihmu sampai sekarang.?" tanya Rudy cemburu

"Haish, kau bertanya tentang hal yang tidak penting." kata Rachel dengan santai.

Tapi wajah Rudy sangat serius. "Rachel."

"Oke, aku akan cerita, aku tidak akan menyembunyikan sesuatu padamu lagi."

Rudy masih terdiam takut, ia benar-benar merasa cemburu, jantungnya berdebar bukan karena cinta, tapi sakit hati.

"Aku tumbuh sejak kecil di istana yang megah, tentu aku mengenal banyak bangsawan kelas atas. Dan yang paling mulia di antara para bangsawan adalah seorang Duke, Keluarga Harrington mempunyai jasa yang tidak bisa di bayar dengan uang di masa lalu. Dan jasa itu di turunkan dari generasi ke generasi, sampai posisi itu turun kepada Brian Harrington."

"Saat ayahku masih muda, ia di tugaskan ke sebuah kota yang sangat jauh dari istana, dan tanpa ia sadari, waktu itu sedang terjadi pemberontakan para jenderal perang yang membunuh kakekku di istana. Ayahku kembali membawa pasukan yang sangat besar, dan pasukan itu milik keluarga Harrington yang di pimpin oleh Brian. Pada akhirnya, ayahku berhasil membunuh seluruh pemberontak dan di angkat menjadi kaisar selanjutnya. Sekali lagi, keluarga Harrington memiliki jasa tak terbayarkan."

"Dari ceritamu ini, apa hubunganmu dengan William.?"

"Aku belum selesai cerita, dengarkan dulu. Jadi, karena jasa Brian itu, ayahku tidak bisa memberikan hadiah yang pantas, karena Brian juga sudah memiliki posisi tertinggi di antara para bangsawan, jadi akhirnya ia memberikan hadiah pernikahan antara aku dan William."

Deg deg. Rudy benar-benar sakit hati mendengarnya. Ia menarik nafas panjang dan mencoba tenang.

Rachel pun menyadarinya lalu memgang tangan Rudy.

"Tenanglah, aku belum selesai cerita."

"Aku benar-benar penasaran dengan ending ceritanya antara kau dan William, apa kau benar-benar akan menikah dengannya.?"

"Hahaha. Tentu saja tidak. Aku berani bersumpah. Mangkanya dengarkan dulu ceritaku ini. Dan tenanglah, rasa cemburu mu itu terlihat jelas."

Rudy menarik nafas panjang. "Baiklah, lanjutkan cerita nya."

"Oke, jadi perjodohan itu di lakukan waktu usia ku masih 3 tahun. Karena jarak pernikahan sangat jauh, ibundaku tidak menyetujui untuk melakukan pertunangan di usia dini. Akhirnya, dua keluarga ini sepakat untuk membahasnya lagi saat usiaku sudah mencapai 16 tahun."

"Jadi, apakah kalian sudah bertunangan.?"

"Cukup, jangan bertanya lagi, aku belum selesai cerita."

"Aku hanya penasaran."

"Nanti kau pasti tau, aku akan cerita semuanya. Ini juga menyangkut kehidupan ku dulu, dan kau juga harus tau."

"Ehm, Oke."

"Aku lanjutkan. Agar perjanjian pertunangan ini tetap terjaga, akhirnya aku tumbuh bersama dengan William, kedua orang tua kami menganggap bahawa perasaan harus di bangun sedini mungkin. Kerena watak kami berdua berbeda, perasaan ini malah tumbuh seperti keluarga kandung. Aku punya sifat tegas dan berani, sedangkan William punya sifat manja dan kekanak-kanakan. Bahkan aku sering melindunginya saat anak-anak lain mencoba membully nya. Apalagi ibundaku, ibuku benar-benar sangat memanjakannya."

"Lalu.?"

"Lalu saat usia ku 12 tahun, dia bertemu dengan Eva Lyod. saat itu kami satu akademi di Kekaisaran Andorra. Karena wajah Eva sangat cantik meskipun masih muda, tentu banyak laki-laki yang mendekatinya, termasuk William. Alasan dia tidak tertarik denganku adalah, karena hubungan kami di bangun bersama keluarga, jadi dia merasa aku adalah saudaranya, begitu juga denganku. William mulai mengejar Eva, bahkan dia sampai memohon padaku untuk mengajak Eva bertemu di suatu tempat bersama William. Hal itu terus dia lakukan berulang-ulang."

"Hmm, menarik." sahut Rudy

"Apanya yang menarik.?"

"Tidak, lanjutkan saja ceritamu."

"Kau sangat mencurigakan sekarang. Apa kau penasaran dengan Eva.?"

"Belum sampai kesimpulan, lanjutkan sampai selesai."

"Hmm baiklah. Jadi, William mengejar Eva selama bertahun-tahun, dia benar-benar sudah jatuh cinta pada Eva, sampai akhirnya usiaku menginjak 16 tahun, dimana perjanjian pertunangan ini akan di bahas lagi. Saat itu, aku tidak memiliki perasaan apapun pada William, karena aku juga tau dia sudah jatuh cinta pada Eva, dan William pun menolak pertunangan ini secara sepihak. Ayahnya sangat marah, bahkan ia tidak berani melihatkan muka pada kaisar. Akhirnya, aku di hadapkan dengan dua pilihan. Membatalkan pertunangan, atau pertunangan tetap di lakukan."

"Keputusan itu ada di tanganku, bahkan keluarga Harrington tidak bisa melakukan apa-apa. Apapun keputusan yang aku ambil, William harus menerimanya."

"Jadi, apa kau menolak nya?"

"Tentu aku menolak nya, aku sudah menganggap William sebagai saudaraku sendiri, jadi aku tidak ingin menyakiti perasaan nya. Namun setelah itu, kaisar benar-benar lupa dengan jasa keluarga Harrington sebelumnya, kaisar tidak memberikan apapun sebagai gantinya. Dari sinilah mulai terjadi perpecahan, antara keluarga Kekaisaran dengan keluarga Harrington."

"Menarik, sungguh menarik."

"Apanya yang menarik.?"

"Ceritamu menarik, lanjutkan."

"Sekarang kau bilang manarik, tadi rasanya kau ingin memukul meja. Aku melihat rasa cemburu mu sudah membakar di atas kepala."

"Itu kan tadi, sekarang beda."

"Mangkanya dengarkan ceritaku sampai selesai, biar tidak ada salah paham di antara kita."

"Oke, lanjutkan."

"Jadi, keluarga Harrington merasa sudah di lupakan. Berbagai kasus politik mulai bermunculan, terutama percobaan pembunuhan pada keluarga Kekaisaran. Aku dan ibuku, menjadi sasaran utama, berbagai macam racun di berikan secara diam-diam, bahkan sampai ibuku tak sadarkan diri selama berminggu-minggu."

"Apa ayahmu tau dalang dibalik ini semua.?"

"Tidak, karena banyak masalah yang terjadi, ayahku tidak mencurigai siapapun, dan murni memang ada masalah dari pihak luar."

"Lalu, darimana kau tau kalau semua itu ulah keluarga Harrington.?"

"Saat usiaku 19 tahun. Saat itu kami pergi ke kota Ardus, tempat tinggal pamanku. Kami pergi bertiga, aku, ibuku, dan William. Tujuan kami ke kota Ardus hanya untuk liburan sementara. dan yang merencanakan ini semua adalah William. Karena ibuku sudah menganggap William sebagai anaknya sendiri, permintaannya pun di turuti."

"Apa itu tragedi yang menimpa ibumu.?"

"Benar."

....

1
anggita
antara 220 sama 2220...gak jauh selisih 2 tok😉
anggita
mampir like👍, iklan👆saja. moga novelnya lancar.
Adam Erlangga: 🙏terimakasih dukungan nya kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!