NovelToon NovelToon
Cinta Di Ujung Gitar

Cinta Di Ujung Gitar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Pernikahan Kilat / Menjadi Pengusaha / CEO / Cintamanis
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Awan Tulis

Dua keluarga dan satu janji masa lalu. Ach. Valen Adiwangsa dan Milana Stefani Hardianto adalah potret anak muda sempurna; mengelola perusahaan, membangun usaha mandiri, sambil berjuang di semester akhir kuliah mereka. Namun, harmoni yang mereka bangun lewat denting unik Gitar Piano terancam pecah saat sebuah perjodohan direncanakan secara sepihak oleh orang tua mereka.

Segalanya menjadi rumit ketika Oma Soimah, pemegang kekuasaan tertinggi keluarga Hardianto, pulang dengan sejuta prinsip dan penolakan. Baginya, cinta tidak bisa didikte oleh janji dua sahabat lama. Di tengah tekanan skripsi dan ambisi keluarga, Valen harus membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar "pilihan orang tua".

Mampukah nada-nada yang ia petik meluluhkan hati sang Oma yang tak mengenal kata kompromi?
Ataukah perjodohan ini justru menjadi akhir dari melodi yang baru saja dimulai?

Yuk kisah cinta Mila dan Valen🥰❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Awan Tulis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 33 - Jeweran Oma Soimah

Malam harinya, saat suasana rumah Hardianto mulai sedikit tenang dari hilir mudik pekerja dekorasi, sebuah mobil putih mutiara berhenti di depan teras. Suara tawa yang melengking segera memecah keheningan ruang tengah.

"Halo Halo, Assalamu'alaikum! Mana calon peng—eh, maksudnya calon tunangan kita?!" teriak seorang gadis modis yang baru saja turun dari mobil.

Itu adalah Zahra Hardianto, anak Tante Dewi yang baru saja mendarat dari luar kota. Ia masuk dengan gaya centilnya, membawa beberapa tas belanjaan bermerek dan sebuah kotak kado berukuran cukup besar dengan pita emas yang mencolok.

Mila, yang baru saja turun dari kamar April untuk mengambil minum, langsung disergap pelukan erat oleh sepupunya itu. "Zahra! Pelan-pelan, aku bisa sesak napas!"

"Kamu ih datang-datang teriak gitu, nanti Oma bangun, Ra," protes Mila.

"Aaaa ya ampun, Mila! Selamat ya sudah lulus sidang dengan nilai terbaik! Dan selamat juga mau jadi milik orang secara resmi! Gacor hokinya ya." Zahra melepas pelukannya, lalu matanya langsung berbinar menatap dekorasi di ruang tamu. "Wah... Oma benar-benar niat ya. Ini dekorasi tunangan atau mau simulasi resepsi? Mewah banget!"

Mila menghela napas, "Kan? Kamu juga merasa aneh kan, Ra? Bundaku sama Mama kamu bilangnya ini standar Oma, tapi menurutku ini sudah kelewat standar."

"Ah... ya namanya juga Oma, Mil. Kamu kan cucu emasnya. Udah, mending liat kado dari aku nih. Apalah dayaku cucu peraknya," kekeh Zahra.

Zahra menyerahkan kotak besar berpita emas itu. "Lupakan dekorasi yang membuat kamu pusing. Ini kado spesial. Tapi awas ya, jangan dibuka sekarang. Bukanya nanti... kalau acaranya sudah selesai dan kamu sudah berdua saja di kamar."

"Heh, berdua sama siapa, Zahra?" tanya Tante Dewi sembari melotot pada anaknya itu.

Mila mengernyit curiga. "Isinya apa sih? Kok rahasia banget?"

Zahra membisikkan sesuatu di telinga Mila yang membuat wajah Mila seketika semerah tomat. "Perlengkapan biar Kak Valen makin betah jagain kamu. Bahannya sutra, tipis, dan limited edition!"

"Zahra! Kamu apa-apaan sih!" seru Mila malu sambil memukul lengan Zahra. "Ini cuma tunangan, nggak usah aneh-aneh!"

"Hehehe, siapa tahu kan butuh cepat," goda Zahra sambil mengedipkan sebelah mata.

Oma yang tadinya di kamar pun kini tampak menuruni anak tangga, mendekat pada Zahra dan menjewernya, "Kamu ini punya mulut kok gak bisa dijaga, Ra, Oma yang di kamar pun sampai dengar."

"I-ih, Oma, sakit. Ya maaf, Oma!" seru Zahra yang langsung berlari sembunyi di belakang Bunda Selfi.

"Selfi," panggil Oma dengan nada dalam. "Sudah kamu hubungi kakakmu, Wika?"

Bunda Selfi menghentikan gerakannya. "Sudah, Bu. Tapi tadi kak Wika bilang dia agak sungkan karena sudah lama tidak ikut acara besar keluarga kita sejak suaminya meninggal."

Oma menghela napas panjang, tatapannya melembut. "Katakan padanya, ini perintahku. Wika dan Dewi itu nasibnya sama, sama-sama ditinggal suami. Bedanya, Dewi punya Zahra yang bisa meramaikan suasana, sedangkan Wika hanya punya Arbil. Aku mau Arbil ada di sini juga besok. Anak laki-laki itu harus mulai belajar bagaimana pria Hardianto menjaga keluarganya, seperti Valen menjaga Mila."

Bunda Selfi mengangguk patuh. Ia segera mengambil ponselnya untuk menghubungi kakaknya itu.

30 menit kemudian.

Tak butuh waktu lama bagi Tante Wika untuk luluh dengan permintaan Oma Soimah. Tak lama setelah telepon ditutup, sebuah mobil masuk ke halaman rumah. Tante Wika turun dengan wajah yang teduh namun menyiratkan ketegaran, didampingi oleh putra tunggalnya, Arbil.

Arbil adalah sosok pemuda yang tenang, sedikit lebih muda dari Valen, namun memiliki pembawaan yang tengil.

"Ibu..." Tante Wika langsung memeluk Oma Soimah dengan haru.

"Akhirnya kamu kembali berkunjung ke sini, Wika. Jangan merasa sendiri, rumah ini selalu terbuka untukmu," ucap Oma sambil mengelus bahu Wika.

Oma kemudian beralih ke Arbil. "Arbil, kamu sudah besar sekali. Lusa, bantu Robi dan Valen. Kamu harus jadi saksi bagaimana keluarga kita bersatu kembali."

Arbil tersenyum sopan dan menyalami Oma serta Bunda Selfi. "Siap, Oma. Arbil akan bantu apa pun yang diperlukan."

_______

Ditunggu part selanjutnya ya Guys

Love you All ❤️

1
Alyarahmat Alya
Masyallah skerang udah di part 100 🥹🫶🏻🫶🏻
Awan Tulis: halo kak, iya udah part 100, makasi ya kak dukunganya😍❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
besok tgl bagus up lebih dari 5 ya ka🤭
Awan Tulis: siap kakak sayang❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
lanjut gk ka 😫😫😫
Awan Tulis: sudah Kaka sayang❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
lanjut gk 😫
Fara :@parahpleger💤
up jam berapa aja ka
Fara :@parahpleger💤
jam berapa up nya ka udah nunguin😫😫
Fara :@parahpleger💤
kirain tadi kak gk up ternyata up nya malam 🤭
Awan Tulis: hehehe maaf ya kak, baru sembuh nih🤭
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
jam berapa up ka 😫
Awan Tulis: malam ini ya kak, maaf telat❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
ka jangan sad ending ya😫 . sedih tauk
Awan Tulis: hehe iya ka, terima kasih dukungan nya yaa❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
semangat👍
Fara :@parahpleger💤
semangat min 💪
Awan Tulis: makasii kaa❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
love sekebon 😍👍
Awan Tulis: love jg kaa❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
best love min 😫
Fara :@parahpleger💤
best min👍
Fara :@parahpleger💤
lanjut ka😫
Awan Tulis: siap kak❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
lanjut trs ka dan tetap semangat ya 👍
Fara :@parahpleger💤
semangat ka💪
Fara :@parahpleger💤
lanjut ka semangat 💪🤭
Awan Tulis: hehehe siapp❤️
total 1 replies
Fara :@parahpleger💤
lanjut ka😫
Langit Biru
sejauh ini sukak....bisa ngerasa aku ikut nyemplung ke dalam cerita....best best best🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!