NovelToon NovelToon
Menyingkirkan Gundik Suamiku

Menyingkirkan Gundik Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Obsesi / Pelakor jahat
Popularitas:177.3k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Di balik senyumnya yang lembut dan rumah tangga yang terlihat harmonis, Kiandra menyimpan luka yang tak kasat mata. Lima tahun menikah, pengorbanan dan cintanya pada Adam Mahendra, suaminya, seakan tak berarti.

Nadira, wanita manipulatif yang datang dengan sejuta topeng manis dan ambisi untuk merebut apa yang bukan miliknya.

Awalnya Kiandra memilih diam, berharap badai akan berlalu. Namun ketika suaminya mulai berubah, ketika rumah yang dibangunnya dengan cinta hampir runtuh oleh kebohongan, Kiandra sadar diam bukan lagi pilihan.

Dengan hati yang patah namun tekad yang utuh, Kiandra memulai perjuangannya. Bukan hanya melawan Gundik yang licik, tapi juga melawan rasa sakit yang suaminya berikan.

Di tengah air mata dan pengkhianatan, ia menemukan kekuatan baru dalam dirinya. Harga diri, dan cinta yang layak di perjuangkan.

Kiandra kembali membangun karirnya, membuat gundik suaminya semakin tidak setara dalam segala hal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

Di ruang studio itu, udara rasanya berat. Adam entah sudah ke berapa kali menghela napas panjang sambil menyandarkan punggungnya ke dinding kaca. Matanya terus mengikuti gerak tubuh Kiandra yang berdiri di depan kamera, berganti pose sesuai arahan fotografer. Lampu-lampu sorot menyorot tubuh istrinya tanpa ampun, membuat lekuk yang selama ini hanya dia nikmati jadi santapan banyak pasang mata.

Jujur saja, dada Adam panas. Ada rasa bangga, tapi jauh lebih besar rasa tidak relanya. Kiandra itu istrinya, miliknya. Bukan untuk dinikmati tatapan pria-pria asing yang senyumnya kadang terlalu lebar, matanya terlalu lama singgah.

Adam tahu betul tipe laki-laki seperti itu, hidung belang berkedok profesional. Dan yang bikin dia makin kesal, dia sadar betul betapa munafiknya kaum pria termasuk dirinya sendiri. Istri sendiri tak boleh dilirik orang, tapi mata ini dulu juga sering iseng menikmati tubuh perempuan lain.

Adam mengusap wajahnya kasar. Hatinya berantakan. Setiap kali kamera berbunyi klik, rahangnya mengeras. Saat Kiandra sedikit memiringkan tubuh, rambutnya tergerai, Adam refleks mengepalkan tangan. Ada cemburu yang tak bisa disangkal, ada takut kehilangan, ada juga ego laki-laki yang terinjak.

“Pose berikutnya, nyonya Kiandra. Bahunya sedikit turun, dagunya naik dikit,” ujar fotografer dengan nada antusias.

Adam tak tahan lagi. Kakinya melangkah maju, langkahnya cepat dan tegas. Semua orang belum sempat bereaksi saat suaranya memecah ruangan.

“Cukup!” serunya lantang.

Klik kamera terhenti. Musik latar dimatikan.

Semua kepala menoleh ke arahnya. Kiandra yang tadi fokus ke kamera langsung menurunkan tangannya, alisnya berkerut bingung. Beberapa kru saling pandang, jelas tak paham apa yang baru saja terjadi.

“Tapi, Tuan, pemotretannya belum selesai. Masih ada beberapa season lagi,” kata fotografer itu, mencoba tetap profesional walau raut wajahnya jelas kaget.

Adam mendekat, tatapannya dingin. “Hari ini sudah cukup. Kalian bisa lanjut besok.”

Nada suaranya tak membuka ruang bantahan. Ruangan kembali sunyi, hanya terdengar dengusan napas orang-orang yang tertahan. Beberapa kru mulai membereskan alat, meski dengan ekspresi ragu.

Kiandra melangkah turun dari set, mendekati Adam. “kamu kenapa sih?” suaranya ditahan, tapi Adam bisa dengar nada kesal di sana.

Adam menoleh, menatap istrinya lama. Ada banyak hal ingin dia katakan, tapi semuanya terasa kusut. “Aku nggak suka,” jawabnya akhirnya, singkat tapi berat.

“Nggak suka apa? Ini pekerjaanku, Kita sudah sepakat dari awal.” balas Kiandra, menahan emosi

Adam menghela napas lagi, kali ini lebih dalam. “Aku tahu. Tapi melihat mereka menatap kamu seperti itu… aku nggak bisa.”

Kiandra terdiam sejenak. Tatapannya melunak, tapi gengsi masih bertahan. “Kamu kira aku nggak sadar ditatap kayak apa? Aku sudah biasa. Ini dunia aku. Sudah dari dulu aku menjadi model”

Adam menunduk, mengusap tengkuknya. “Mungkin aku egois. Tapi kamu istriku.”

Kiandra menatapnya lama, lalu berbalik mengambil jubah tipis dan menyampirkannya ke tubuhnya. “Kita lanjutkan pembicaraan ini di ruangan mu” katanya pelan.

Adam mengangguk. Di dalam dadanya, cemburu dan rasa bersalah masih saling bertabrakan. Dia tahu, mencintai Kiandra berarti menerima dunianya. Tapi hari itu, dia belum siap sepenuhnya. Itu mengapa saat menikah dengannya, Adam meminta sang istri untuk berhenti menjadi model, dia tidak rela semua pria melihat lekuk tubuh istrinya itu.

Adam tetap menggenggam tangan Kiandra, membawanya masuk ke ruangannya yang biasanya terasa dingin dan penuh perhitungan. Begitu pintu tertutup, suasana menjadi berbeda. Sunyi, hanya ada mereka berdua dan udara yang terasa berat oleh perasaan yang belum selesai.

Adam merangkul tubuh istrinya, seolah takut Kiandra akan menjauh kalau dia melepasnya. Dengan kedua tangannya, dia menangkup wajah Kiandra, memaksa istrinya menatap lurus ke arah matanya. Tatapan Adam serius, nyaris memohon.

“Kita cari model lain aja buat gantiin Nayla, Aku nggak suka kalau ada pria lain yang lihat tubuhmu.” ucapnya pelan tapi tegas.

Kiandra mendengus kecil. Bola matanya berputar malas, jelas menunjukkan rasa kesalnya yang belum reda. “Lucu ya kamu,” balasnya sinis. “Kamu nggak suka tubuhku dilihat pria lain, tapi kamu sendiri suka melihat tubuh wanita lain. Bahkan sampai disentuh.”

Ucapan itu seperti tamparan buat Adam. Tangannya yang tadi menangkup wajah Kiandra perlahan turun. Dia menghela napas panjang, napas yang terdengar berat dan penuh penyesalan. Adam memalingkan wajahnya sebentar, seolah mencari kata-kata yang tepat, lalu kembali menatap istrinya.

“Sayang… maafin aku. Aku salah, aku bener-bener janji, aku nggak akan selingkuh lagi. Aku nggak mau kehilangan kamu.” katanya dengan suara lebih lirih.

Kiandra tidak langsung menjawab. Dia membuang wajahnya ke arah lain, menatap dinding kosong di hadapannya. Dadanya terasa sesak, bukan karena dia nggak mau memaafkan, tapi karena hatinya masih sakit. Dia sudah berusaha keras membuka pintu maaf untuk suaminya, tapi bayangan Adam bersama Nayla terus muncul tanpa diundang. Sentuhan itu, tatapan itu, semua berputar-putar di kepalanya seperti luka yang belum sempat mengering.

“Kamu pikir semudah itu?” ucap Kiandra akhirnya, suaranya bergetar tipis. “Aku capek pura-pura kuat, Adam. Aku capek bilang ke diri sendiri kalau semuanya bakal baik-baik aja.”

Adam melangkah lebih dekat, ragu-ragu, lalu memeluk Kiandra dari belakang. Pelukannya tidak seerat biasanya, seolah dia takut istrinya akan menolak. “Aku tahu aku sudah menyakiti kamu banget,” katanya pelan di dekat telinga Kiandra. “Aku nggak minta kamu lupa sekarang. Aku cuma minta satu kesempatan buat buktikan kalau aku masih layak jadi suamimu.”

Kiandra memejamkan mata. Hatinya berperang antara rasa cinta yang belum mati dan luka yang masih perih. Dia tidak mendorong Adam, tapi juga tidak membalas pelukan itu. Diamnya Kiandra bukan tanda setuju, tapi juga bukan penolakan.

Di ruangan itu, mereka berdiri tanpa banyak suara. Udara terasa berat, seolah ikut menekan dada keduanya. Adam sibuk dengan pikirannya sendiri, penyesalan yang tak henti-hentinya berputar di kepala.

Kiandra berdiri di hadapannya, wajahnya tenang tapi matanya menyimpan luka yang belum benar-benar kering. Tidak ada lagi kata-kata manis, tidak ada janji untuk masa depan. Hanya waktu yang akan menjawab, apakah perasaan yang tersisa masih cukup kuat untuk dipertahankan, atau justru akan runtuh perlahan oleh bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui.

Keheningan itu akhirnya pecah ketika Kiandra membuka suara. Nada bicaranya datar, tapi ada tekad kuat di sana.

“Kalau begitu biarkan aku menjadi model lagi,” ucapnya tanpa ragu.

Adam menoleh, menatap istrinya dengan wajah terkejut. Kiandra mengangkat dagunya sedikit, seolah ingin menunjukkan kalau keputusan itu sudah bulat. Dulu dia rela berhenti dari dunia yang dia cintai demi rumah tangga, demi Adam. Tawaran demi tawaran dia tolak, karier yang susah payah dia bangun dilepas begitu saja. Tapi balasannya justru pengkhianatan. Suaminya memilih berselingkuh diam-diam, merusak kepercayaan yang sudah dia jaga mati-matian.

Sekarang, Kiandra lelah terus mengalah. Dia ingin berdiri di kakinya sendiri lagi, menata ulang hidup dan kariernya. Semua kesempatan yang dulu dia abaikan, akan dia ambil kembali. Bukan sekadar untuk membuktikan pada Adam, tapi juga pada dirinya sendiri. Dia ingin berada di posisi yang jauh lebih tinggi, membuat dirinya tak lagi bisa disejajarkan dengan wanita yang telah merusak rumah tangganya.

Adam terdiam cukup lama. Dadanya naik turun, lalu dia menghela napas dalam-dalam, seolah sedang menimbang sesuatu yang berat. Ada rasa bersalah bercampur takut kehilangan yang jelas terlihat di wajahnya.

“Baiklah, tapi aku tidak akan mengijinkan mu pakai pakaian seksi untuk pemotretan nanti.” akhirnya dia bicara, suaranya pelan tapi tegas.

Kiandra menatap Adam. Bibirnya melengkung tipis, entah itu senyum sinis atau hanya ekspresi lelah. Dia tidak langsung menjawab, hanya mengangguk kecil sebagai jawaban.

Tak lama Pandu masuk kedalam ruangan Adam.

"Maaf tuan, nyonya, saya mengganggu kalian berdua. Saya kesini hanya ingin memberitahu, bahwa nyonya Ina sedang berada di rumah nona Nayla. Dia membawa excavator" ucap Pandu.

"APA?" Adam terkejut, dia menatap istrinya yang terlihat santai.

"Jangan berani-berani menghentikannya" ucap Kiandra penuh peringatan.

1
Linda Liddia
Kalo adam masih mau sama nayla alangkah bodohnhmya..udah tau nayla deket sama mertuanya..udah cerein aja si adam itu kiandra toh masih banyak yg mau sama kamu biarin aja dia balik sama nayla biar kena HIV biar mampus sekalian bareng gundiknya
Agus Tina
Akhirnya .... jika Adam tahu apa yg dialami olwh Nayla sekarang masihkah ada setitik raßa disanq?
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mampus lah kau ...semoga si Adam itu tau Nayla kena HIV ..biar dia ikut takut 🤭....padahal kan kena HIV nya sesudah gak di pake sama dia sih 🤣
Lee Mba Young
Dah mau mati tp gk tobat bner bner semoga mati nya tdk husnul khotimah, mati dng cara pling mnjijikkan dan AIB yg menyebar luas.
Brown choco
Udah ga mutu ceritanya, jalan cerita muter di tempat ga ada perkembangan karakter sama jalan cerita. Bungkus aja
Dini Anggraini
Yang aku heran zayyan saja melihat wajah nayla tante galak kayak monster tapi kok bisa2nya adam lihat nayla cantik darimananya anak kecil kan bicara jujur gak bohong. 🙏🙏😍😍😍
Dini Anggraini
Yang aku heran zayyan saja melihat wajah nayla tante galak kayak monster tapi kok bisa2nya adam lihat nayla cantik darimananya anak kecil kan bicara jujur gak bohong. 🙏🙏😍😍😍
Yantie Narnoe
jadi penasaran...pa kiandra ma adam pisah ya...semangat outhor up nya...💪💪
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
Adam tuh dah menikmati perselingkuhan..pasti akan berulah lagi ... kecuali dia mati baru sadar 🤣
Ambo Nai
Adam akan hancur kalau kembali berulah
Lee Mba Young
Bener kan Adam itu udah gk 100% Cinta ma kiandra. hatinya dah terbagi.
ibarat kata Nayla sisa banyak lelaki pun masih mau 🤣.
pasti nnti kl Nayla menghub dan merengek minta di temani krn sisa umur akn Adam temani yakin lah 🤣🤣.
laki sempat di puaskan dan berbagi peluh smp puas pasti gk akn lupa 🤣. Adam selingkuh nya bukan Nafsu saja tp Cinta juga. Kiandra saja yg masih mau ma bekas an nayla.
Ovha Selvia: setuju 1000%, adam selingkuh sama nayla itu pake hati.. bukan sekedar berbagi ranjang, dia milih kiandra hanya pakai logika.. Bukan karna memiliki perasaan cinta yg besar, lihat adam masih berdebar ketemu nayla aja udah tau klo adam masih punya rasa utk nayla. Kiandra ini bodoh apa gimana ya, bisa2nya masih mau sama adam yg bekas nayla. Malahan skrg hamil lagi, dirayu dikit sama adam langsung luluh wkwkwwk.. Pdhl dia orkay, gak kekurangan duit. Tapi bisa2nya milih bertahan sama suami yg sudah bekas org 🤔
total 2 replies
Dini Anggraini
Nayla hanya butuh uangnya adam saja untuk membiayai penyakitnya nanti bila sakitnya sembuh dia menguasai adam dasar licik ya nayla kak author
mama
lepasin aj adam ki,drpd pikiran ny adam masih ke nayla trs.. biar di urus sm adam tu nayla yg penyakit n..karna percm adam bertahan sm km toh pikirany masih sm nayla..klu udh gk ad hubungan apa2 sm nayla dan mutusin semuanya harus ny gk udh peduli sm keadaan nayla,.mai muka pecat kek,badan ny kurus kek itu sudah bukan urusan km dam🤣
Daulat Pasaribu
tobat nayla tobat
uda di kasih penyakit bukannya tobat malah menjadi
Yana Phung
entah kpn drama si kuman akan berakhir 🤣🤣🤣
Yana Phung
ini ya yg dinamakan kesalahan yg efeknya seumur hidup
yg si cewek bukannya tobat tapi seperti merasa ada kesempatan kedua utk menarik simpati laki org
Yana Phung
udah di part 101
kalo adam masih ingat2 nayla,, udah bagusnya pisah aja
Yana Phung
si nayla ini sakit tapi sifatnya nggak mau berubah
Yana Phung
ish.. gemesnya kamu zayyan
Yuli Yulianti
nay nay emang kamu nya nggak ad harga diri mu deh meminta suatu hal bikin diri mu murahan ...Adam mungkin masih ad rasa tapi rasa kasian saja ke nay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!