NovelToon NovelToon
Sang Penakluk Hati

Sang Penakluk Hati

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:208.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Memiliki watak yang berbeda dengan saudaranya yang lain, membuat Erina sulit diatur. Bahkan ia tidak mengindahkan permintaan orang tuanya untuk segera menikah. Ia lebih memilih tinggal di luar negeri dan sibuk dengan karirnya. Hingga pada suatu saat, ia tidak menyangka bisa berjumpa dengan seseorang yang dapat menaklukkan hatinya. Pertemuan mereka yang tidak disengaja mampu merubah kehidupan Erina. Meski awalnya ia tidak tertarik namun akhirnya ia yang tidak bisa menjauh darinya.

Laki-laki tersebut adalah seseorang yang juga sedang sibuk dengan dunianya sendiri. Namun setelah bertemu dengan Erina, ia mulai merubah pandangannya terhadap seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sambutan keluarga

Siang harinya

Mereka makan siang bersama di restoran hotel. Kali Rasyad dan Erina ikut makan bersama mereka. Jangan tanyakan bagaimana komentar Keluarga mereka karena baru melihat keduanya keluar kamar. Erina hanya bisa menahan malu. Sedangkan Rasyad memasang mimik cold nya. Setelah makan siang Keluarga yang dari Jakarta akan segera kembali, termasuk keluarga Rasyad. Namun Rasyad meminta kelonggaran untuk nambah dua hari di Surabaya. Papa Aldo menghubungi Ayah Fadil untuk membicarakan hal itu. Sebenarnya mau nambah berapa hari pun tidak masalah. Hanya saja aturan Opa tidak bisa dilanggar.

"Oke dua hari. Tapi pulang ke rumah." Ujar Ayah.

"Baik, mas. Nanti aku sampaikan kepada menantumu. Haha.... "

"Sepertinya kira akan segera memiliki cucu, mas."

"Haha... sepertinya begitu. Bukannya itu yang kita harapkan."

Setelah menghubungi Ayah, Papa pun menyampaikannya kepada Rasyad dan Erina.

Sore harinya kedua pengantin baru mengantar rombongan keluarga dari Jakarta sampai di depan hotel. Mereka mendapat sedikit wejangan dari tetuanya. Setelah rombongan hilangdari pandangan, kedua pengantin baru pun kembali ke kamar untuk membereskan barang-batangnya dan akan kembali ke rumah.

Erina memasukkan baju-baju suaminya ke dalam koper kecil. Ia juga memasukkan baju kotornya ke dalam paperbag.

"Sayang, di rumahmu pasti ramai orang."

"Em... nggak juga. Cuma orang tuaku, opa, oma, Mbak Erika, bersama suami dan kedua anaknya. Beberapa asisten rumah tangga. Sudah itu saja."

"Lumayan banyak."

"Memang kenapa?"

"Nggak pa-pa, takutnya aku salah tingkah atau bikin malu. hehe... "

"Kamu mana punya malu sih, by."

Rasyad terkekeh.

Akhirnya mereka cek out dari hotel. Sudah ada mobil yang dikirim Opa untuk menjemput mereka. Mereka dan pengantin baru berpisah di koridor hotel.

"Mbak, aku duluan ya." Pamit Erina kepada Faiza.

"Iya, Hati-hati. "

Mereka berpelukan.

"Bro, kenapa mukamu tak secerah pengantin baru biasanya?" Bisik Rasyad.

"Ck... gatot." Jawab Axel dengan kesal.

Rasyad terkekeh sambil menepuk pundak Axel.

"Sabar sabar, akan nikmat pada waktunya. Sabar itu indah."

Erina dan Rasyad keluar terlebih dahulu dan masuk ke dalam mobil. Selama dalam perjalanan keduanya tidak lepas bergandengan tangan. Pak sopir serasa seperti menjadi obat nyamuk bagi mereka.

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, akhirnya mereka sampai di rumahrumah Opa. Tentu saja semua orang menyambut kedatangan mereka.

Rasyad masih sempat memperhatikan rumah tua yang berdiri kokoh. Dulu Rasyad ingat pernah ke rumah itu dua kali saat dirinya masih duduk di bangku SD. Saat itu ia hanya sebagai anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Ia tidak menyangka saat ini akan kembali ke rumah itu sebagai status yang beda.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

"Ayo masuk."

"Eh iya, Opa."

Bibi mengambilkan minuman untuk mereka. Rasyad menjadi canggung saat duduk di antara mereka.

"Kenapa kok tegang gitu?"

"Eh, tidak Opa."

"Ndak usah takut. Opa nggak bakal marah karena kamu sudah merebut cucu kesayangan Opa. Tapi kalau kamu sampai menyakiti hatinya, awas saja. Jangankan nyawamu, roh mu juga tidak akan gentayangan. "

Rasyad menelan salivanya sendiri.

"Abi, serem amat. Kasihan itu menantuku nanti nggak bisa tidur dengan tenang."Sahut Ayah.

"Haha.... tapi aku yakin kamu laki-laki yang baik.Bukan begitu, Syad?"

"I-iya, Opa."

Setelah ngobrol ringan bersama keluarga istrinya. Rasyad pun di ajak masuk ke kamar oleh istrinya atas izin dari Opa.

"Hubby, ini kamarku. Eh tidak, sekarang sudah menjadi kamar kita." Tutur Erina dengan senyum manisnya.

Erina membuka pintu kamarnya.

"Ayo masuk."

"Hem." Rasyad mengangguk.

Erina memasukkan baju kotornya je dalam keranjang cucian. Ia juga memasukkan baju bersih suaminya ke dalam lemari. Karena sudah masuk waktu Maghrib, mereka pun shalat maghrib berjama'ah bersama Opa dan yang lain di mushala bawah. Kali ini Ayah yang menjadi imamnya. Sudah menjadi tradisi di rumah Opa yaitu shalat berjamaah. Bukan hanya keluarganya saja. Tapi juga asisten rumah tangganya ikut berjama'ah. Kali ini Rasyad merasakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat. Ia menemukan keluarga baru yang lebih lengkap daripada di rumahnya. Setelah selesai shalat, Opa mengajari anak-anak Erika mengaji. Sambil menunggu waktu isyak, yang lain pun ada yang mengaji ada pula yang duduk santai mendengarkan mereka mengaji.

Setelah sekesai shalat isyak, Rasyad dan Erina kembali ke kamarnya. Setelah utu, mereka bersial untuk makan malam bersama keluarga yang lain.

Bibi memasak beberapa menu untuk makan malam. Ada pelestarian ikan tongkol, jangan asem, cumi asam pedas, Sambel teri, dan rendang daging sapi. Erina menyendokkan nasi dan lauk ke piring suaminya. Ia menghindari sambal teri yang menggoda matanya karena itu sumber alergi suaminya. Namun ia menyendokkan sambal teri ke piringnya sendiri. Setelah membaca do'a, mereka menikmati hidangan makan malam.

Setelah selesai makan malam, Rasyad diajak main catur oleh Ayah. Tentu saja Rasyad tidak dapat menolaknya. Sedangkan Oma dan Oma kembali ke dalam kamar. Erika dan suaminya menemani anak-anaknya mengerjakan PR. Sementara iru, Erina nonton TV bersama Bunda sambil ngemil makanan ringan.

Sampai jam 10 malam, mereka belum kelar main catur.

Sebenarnya dalam hati Rasyad sudah menggerutu.

"Ini kapan bubarnya. Oh ayolah Ayah mertua, mengertilah sedikit." Batinnya.

"Bun, Ayah main caturnya betah banget." Tutur Erina yang sudah menguap.

"Kamu sudah mau tidur, dek?"

Erina mengangguk.

"Sana panggil suamimu, biar berhenti mainnya. "

"Nggak ah, bun. Nanti pasti digodain sama Ayah. Aku ke kamar duluan saja."

"Eh... tunggu! Biar bunda yang panggil Ayah. "

Bunda melangkah ke depan mendekati mereka.

"Ayah, udah malam ini. Besok kan harus kerja. Ayo masuk, istirahat!"

"Nanggung bun, bentar lagi."

"Ya sudah, Ayah tidur di luar."

Mendengar gertakan istrinya, Ayah langsung beranjak.

"Eh tunggu! Iya udahan ini!"

Rasyad terkekeh melihat mertuanya. Ia pun membereskan papan catur tersebut lalu masuk ke dalam. Rasyad dan Erina kembali ke dalam kamar.

Erina berganti pakaian tidur lalu pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi. sedangkan Rasyad bertelanjang dada hanya menyisakan sarung. Ia menyelinap begitu saja ke dalam kamar mandi.

"Hubby... kamu ngagetin saja."

"Kebelet pipis, sayang."

Erina pun keluar dari kamar mandi. Ia duduk dengan kaki setengah ditekuk lalu mengoleskan lotion ke seluruh kaki dan tangannya. Namun tidak disangka Rasyad yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung mengecup betis istrinya.

" Hubby... "

Kecupan itu semakin naik ke atas. Bahkan kali ini Rasyad cosplay menjadi bayi kecil yang sedang menyu*u. Sampai akhirnya membuat Erina menghentikan kegiatannya karena tak tahan dengan sentuhan suaminya. Dan terjadilah apa yang harus terjadi.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Sania
❤️
Citra Julinar
😍😍😍⭐⭐⭐⭐⭐
Bunda RH: makasih kak 🙏
total 1 replies
Atze Atze
Thor kenapa cepet tamat novelnya..bikin 300 bab Thor 😄
Bunda RH: tidak mampu kak 😄
total 1 replies
Tatiw
kata temen ku yg udh nikah gak ada nikmat" ny yang ada tuh sakit mau udh bbrapa kli pun katanya ttep gak nikmat
serius itu bneran gak nikmat ya. soalny tmn ku cerita waktu mlm pertama😭
Pucung Pucung
kalau diceritakan anak nya Erina,pasti seru thor..
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
Alhamdulillah Akhirnya...
Happy Ending...
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
The D4
Deva, Devi, Devina, Juga Devano 🤗🥰
Bunda RH: iya nih 😍
total 1 replies
꧁✿⁴ 🅰ყ🅤 ⁴✿꧂
Barokahallah Fii Umriik Kembar Deva & Devi
Smoga Jd Anak Yg Sholeh & Sholehah ..🙏🏻🤗😘🥰
Titin Maryati
assalamualaikum bunda ceritanya lanjut kehidupan anak anak nya Erina tuh seru 🙏🙏
Bunda RH: Wa'alaikum salam
generasi kelima nanti dulu ya
total 1 replies
Eka
thor jangan lupa critanya anggi sama anggita belum ada lho ya aq tunggu
Bunda RH: siap kak
itu nanti generasi ke lima
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu karya selanjutnya thor
Bunda RH: makasih juga kak 🙏
total 1 replies
Teh Euis Tea
alhamdulilah happy ending, makasih thor untuk novelnya
sehat selalu untuk othor dsn keluarga
otw baca novel selanjutnya
Bunda RH: alhamdulillah, makasih kak 😍
total 1 replies
secret
terimakasiii untuk ceritanya yg sangat menghibur thorrrr, udah subscribe cerita baruuu ntar klo udh bnykan baru bacaa yaaa😁😁 sehat, semangat, dan sukses selaluuu thorrrr🤗
Bunda RH: aamiin
buat kakak semoga juga sehat selalu biar rajin dukung othor🙏
total 1 replies
Sholicha
nama anak nya kok sama semua sih deva devi 😅😂 cuz lah aku langsung meluncur ke karya selanjut nya kira" masih ada hub dengan keluarga besar nya atau bedah cerita ya 😁
Bunda RH: haha, biar gak bingung
total 1 replies
Eliermswati
trma ksh y thor q ska bca karya2 mu bagus2 bngt👍👍👍
Bunda RH: makasih banyak ya kak 🙏😍
total 1 replies
Supryatin 123
happy ending q suka cerita2mu thor.cuzz cerita baru.lnjut thor 💪💪
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
biby
terimakasih kk ceritax, cuuuzzz cerita selanjutnya
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
dewi rofiqoh
Happy ending
betriz mom
wah terimakasih author...sudah up cerita baru 🙏

cuz lah ke yang baru😘😍🙏
Bunda RH: yuk cuz kak
makasih ya 😍iya
total 1 replies
Novita Sari
akhirnya tamat makasih thor... ending nya bagus, ditunggu cerita selanjutnya thor...
Bunda RH: makasih banyak kak 😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!