NovelToon NovelToon
Diikat Utang

Diikat Utang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Penyesalan Suami / Pembantu / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Ibu Mertua Kejam / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:73.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Icha Adeela, anak angkat dari keluarga Raffi Hamzah. Dia diperlakukan tidak adil, dijadikan sebagai penebus utang. Ayah angkatnya mempunyai banyak utang dan keluarga mereka terancam kehilangan rumah dan aset lainnya.

Dalam upaya menyelamatkan keluarga dan ibu angkatnya yang sekarat di rumah sakit, Icha dipaksa menikah dengan orang tua dan cacat.

Ternyata, Icha juga diperlakukan kasar oleh suaminya. Icha berusaha membayar utang agar terbebas dari belenggu suaminya.

Apakah Icha berhasil membebaskan dirinya dari situasi tersebut?

Ikuti jalan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Bunda Carmen

"BUNDAAAAAAA!" Teriak Icha dan Putra.

Putra dibantu Zaki membawa Carmen masuk ke dalam kamarnya. Dokter dan perawat segera mencek kondisi Carmen.

Sementara itu Putra mencari Fairel dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa Carmen bisa ada di villa Fairel. Bukannya Carmen sudah dinyatakan meninggal. Putra dan Icha melihatnya sewaktu di rumah sakit.

Yang sebenarnya terjadi di rumah sakit pada waktu itu, Carmen keracunan obat. Perawat yang sudah disiapkan Fairel dengan cepat mengetahuinya. Carmen langsung ditangani oleh dokter terbaik yang ada di rumah sakit.

Dokter menyuntikkan sesuatu kepada Carmen. Tujuannya agar Carmen terlihat seperti orang meninggal. Dokter berani mengambil resiko karena saat itu ada yang ingin membunuh Carmen.

Beruntungnya dokter dan petugas medis yang lain berhasil membawa Carmen keluar dari rumah sakit. Tubuh Carmen ditukar dengan batang pisang dan dipakaikan kain kafan.

Carmen dibawa ke villa Fairel. Fairel mencari dokter dan perawat terbaik untuk kesembuhan Carmen. Setiap kali, Fairel mencek kesehatan Carmen bahkan di saat Fairel berada di negara H.

"Terima kasih Fairel. Berkat lu, gue bisa ketemu Bunda," Putra memeluk Fairel.

"Tunggu! Gue mau nanya! Kenapa lu punya kalung sama persis seperti punya Icha? Apa kalian sejak kecil dijodohin?" Fairel menarik Icha tidak mau melepaskannya.

"Kak, sakit," Icha menepuk tangan Fairel.

"Gak, aku gak mau kehilanganmu lagi," Fairel semakin erat memeluk Icha.

"Kalo iya lu mau apa?"

"Gue gak akan pernah lepasin Icha!"

"Seberapa cinta lu sama Icha? Gue gak mau lu siksa Icha! Icha sangat berarti bagi gue!"

"Gue mencari Icha 4 tahun di negara H. Selama itu pula, gue memberikan pengobatan yang terbaik untuk Bunda mertua. Semua demi kebahagiaan Icha!"

"Lu tanya Icha, mau gak Icha nerima lu!"

"Sayang, aku tulus. Tapi, seandainya kamu masih belum bisa terima aku, aku mengerti," Fairel melepaskan tangan Icha.

Putra masih belum jujur siapa dirinya kepada Fairel. Putra ingin melihat seberapa besar cinta Fairel kepada Icha. Icha memandangi Fairel yang duduk di kursi tamu. Fairel terlihat pasrah.

"Apa kamu memaafkan Fairel?" bisik Putra.

"Gak tau Kak," Icha menjawab lesu.

Dokter yang merawat Carmen keluar dari kamar dan memanggil Icha dan Putra. Icha dan Putra masuk ke dalam kamar Carmen. Carmen duduk bersandar di atas tempat tidur. Carmen membuka lebar kedua tangannya.

Icha dan Putra histeris menangis sambil memeluk Carmen. Mereka juga menciumi Carmen. Carmen juga menciumi Icha. Carmen histeris ketika memandangi Putra. Carmen memeluk Putra, Carmen beberapa kali menanyakan apakah Putra anaknya.

Putra kemudian menceritakan semuanya kepada Carmen. Putra selama ini dibesarkan oleh Oma Vira dan opa Adam. Mereka juga selama ini mencari Carmen. Dan akhirnya Putra menemukan Carmen di negara I, tapi Carmen dengan cepat pergi meninggalkannya.

Carmen selama ini dirawat oleh dokter dan perawat yang benar-benar berpengalaman. Dari dokter lah 'Carmen mendapatkan informasi bahwa Fairel lah orang yang menyelamatkan Carmen dari percobaan pembunuhan di rumah sakit. Fairel ingin melindungi dan mengobati Carmen karena Carmen adalah ibu mertuanya.

Carmen juga berjumpa dengan Zaki. Dari Zaki, Carmen juga mendapatkan informasi bagaimana pertemuan Fairel dan Icha. Awalnya Carmen sedih, marah karena Fairel begitu kejam terhadap Icha. Tapi setelah mendengar penjelasan dari Zaki, Carmen sedikit demi sedikit mulai memaafkan Fairel.

"Icha, Putra, Bunda punya utang nyawa pada Fairel. Sampai kapanpun Bunda tidak bisa membalasnya. Untuk Icha, masalah pernikahan, Bunda serahkan semuanya kepada Icha. Apapun keputusannya, Bunda harap itu yang terbaik untuk kalian," Carmen memegang jemari Icha.

Putra melangkahkan kaki menuju ruang tamu. Fairel masih duduk sendirian, tatapan matanya kosong. Putra duduk disampingnya. Putra bilang, dia dan Icha sudah bertemu dengan Carmen. Mereka bertiga menangis sambil melepas kerinduan.

Carmen meminta Putra dan Icha jangan pernah berpisah. Mereka harus selalu rukun. Fairel hanya diam. Fairel menundukkan wajahnya. Fairel juga menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.

Putra mendengar suara isakan. Putra mendekatkan diri, lebih dekat, sampai telinga Putra menyentuh bahu Fairel.

"Lu nangis Fai," Putra menarik tangan Fairel.

Fairel benar-benar meneteskan air mata.

"Putra, gue menyerah. Gue ikhlas, gue tulus melakukan semua ini untuk Icha. Gue harap, lu jaga Icha."

Fairel bangkit dari duduknya. Fairel dengan langkah lunglai meninggalkan ruang tamu. Fairel berniat pergi sejauh-jauhnya membawa hati yang luka. Fairel sadar, dia tidak cocok berdampingan dengan Icha. Icha harus hidup bahagia bersama orang yang benar-benar dicintainya.

"Fai, lu mau ke mana?" Putra berdiri di depan Fairel.

"Gue mau kembali ke negara H."

"Rumah lu di sini, keluarga lu di sini."

"Gue gak bisa tinggal di sini. Gue gak sanggup liat Icha menikah dan bahagia bersama pria lain. Gue titip Icha, tolong bahagiakan dia."

Putra tertawa dan menarik paksa Fairel masuk kembali ke dalam rumah. Putra membawa Fairel masuk ke dalam kamar Carmen.

"Bund, Fairel menyerah dan ingin melepaskan Icha. Fairel cemburu karena Putra akan merebut Icha," kata Putra.

"Maaf Bund, terlalu banyak luka yang saya tinggal untuk Icha. Saya ingin Icha bahagia bersama orang yang dia cinta."

"Fairel, Bunda menyerahkan semua keputusan sepenuhnya kepada Icha," Carmen tersenyum.

"Kak Fairel, aku dan Kak Putra sampai kapanpun tidak akan pernah bisa dipisahkan. Bunda, Kak Putra adalah orang-orang terpenting dalam hidupku."

Fairel mengangguk. Fairel mulai mengerti Icha mempertegas hubungannya dengan Putra. Tidak ada lagi harapan. Hubungan Putra dan Icha mendapatkan restu dari Bunda.

Fairel harus bisa menerima kenyataan. Fairel harus merelakan Icha. Selama hidup bersamanya, Icha tertekan dan tidak merasakan kebahagiaan.

"Kak Fairel jangan cemburu. Kak Putra adalah ...."

"Tunanganmu, kalian berdua sejak lahir dijodohin kan," sahut Fairel.

Putra, Icha, Carmen berpandangan. Mereka kemudian memandangi Fairel yang sekarang tanpa malu-malu meneteskan air mata. Fairel juga mengucapkan salam perpisahan kepada mereka.

"Fairel, Icha dan Putra tidak akan pernah menikah," ujar Carmen.

"Tapi mereka saling mencintai."

"Iya, mereka saling mencintai karena mereka bersaudara."

"A ... apa!" Fairel memegangi telinganya.

"Fairel, gue dan Icha adalah saudara. Kami sama-sama dilahirkan dari rahim Bunda."

"Serius lu!"

"Iya Kak, aku dan Kak Putra saudara," jawab Icha.

Fairel duduk di sofa. Kali ini Fairel menangis sejadi-jadinya. Putra terbahak-bahak sembari menepuk pundak Fairel. Putra puas karena berhasil membuat Fairel sakit hati.

"Putra, terlalu kamu Nak. Gak nyangka seorang CEO bisa nangis juga karena cemburu," canda Carmen.

Icha pun tertawa melihat tingkah Fairel.

TOK!

TOK!

Semua perhatian tertuju ke arah Zaki yang berdiri di depan pintu kamar Carmen.

"Maaf Bos, saya mendapatkan info, rumah kediaman Nyonya Carmen terbakar."

"APAAAAAAAAAAA!"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Sri Supeni
sebetulnya ceritanya bagus nggak dipaksa2kan tp kekerasan lebih dominan dan yg membuat bingung knp nama negara mesti disingkat
Yenny Een: Ok, mksh masukannya 🙏🏻
total 1 replies
Aku Bore
Gassssss 🤣
Aku Bore
🤣
Nashira
knp gak dimasukin dalam kandang singa az Thor si Sofia 🤣
Mauk
Carmen terlalu baik
Fang
Usil 🤣
Na!
Gak mungkin selamat, Kania gak bisa loncat 🤪
Al!f
Bye
Mauk
Ya sdh balikan az
Mauk
😱
Mauk
Tamat sudah pelakor halu 🤣
Al!f
omg
Al!f
🤪🤪🤪🤪🤪
Alesha
😱😛
Mauk
🤣
Al!f
Tidaaaaaak 😭
Fang
Oh tidak 😱
Al!f
Baru tau /Slight/
Fang
Seru nih
Fang
Cieeeeeee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!