NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Muda

Istri Kesayangan Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 5
Nama Author: Nafasal

Sequel Terpaksa Menikahi Tuan Posesif

IG : @nafasal8

Season 1

Damian harus merasakan kekecewaan yang mendalam, karena sang tunangan diam-diam berselingkuh darinya. Ia terpaksa harus memutuskan pertunangannya secara sepihak.

Jebakan yang direncanakan oleh Arra, ternyata menjadi pertemuan pertama untuk Damian dan Sarah. Lantas bagaimana cara Damian untuk menaklukkan hati Sarah.

Bagaimana perjuangan Damian untuk mendapatkan hati sang pujaan hati, berhasilkah atau Sarah malah berbalik arah dari Damian?

Season 2

Rencana konyol Davian untuk menjadikan Linanda sebagai kekasih settingan ternyata berujung pada keputusan Oma yang ingin menikahkan mereka dalam waktu dekat.

Bagaimana kisah Davian dan Lin dalam menghadapi rencana Oma? Apakah mereka akan bersatu dalam ikatan suci? Atau mengungkap semua dan mengaku pada keluarga besar mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafasal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Bukan Mas-Mas

"Maaf ... biarkan aku memelukmu sebentar saja. Aku sangat merindukanmu," ucap Damian.

Tubuh Sarah seketika membeku, darahnya berdesir hebat. Jantung nya seolah mau loncat dari tempatnya mendapat pelukan dari calon suaminya itu. Ini adalah pelukan pertama mereka, dan tentu saja pengalaman pertama bagi Sarah. Damian semakin mengeratkan pelukannya, ia sangat menyukai aroma tubuh Sarah. Damian seolah menginginkan lebih dari sekedar pelukan, tapi ia segera menggeleng pelan kepalanya agar tersadar dari pikiran liarnya.

Setelah puas melepas rindu dan berperang melawan pikiran nyleneh nya, Damian segera melepaskan pelukannya. Suasana menjadi canggung, Sarah memilih memunggungi Damian. Sejenak mereka terdiam dalam pikiran mereka masing-masing.

"Cepatlah ganti baju, kita akan pergi setelah ini," ucap Damian memecah keheningan di antara mereka berdua.

"Ki-kita akan kemana?" tanya Sarah tanpa menoleh ke arah Damian.

"Nanti kamu akan tahu! Aku akan tunggu di depan, aku takut akan terjadi sesuatu yang sangat aku inginkan jika aku masih terus disini." Damian segera melangkah keluar, meninggalkan Sarah yang masih bergeming dan mencoba mencerna kalimat pria yang akan menjadi suaminya itu.

"Apa maksudnya coba? Biasanya kan orang bilang, tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Lah, dia malah kebalikannya. Dasar!" gerutu Sarah sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

🍁🍁🍁

Sepuluh menit kemudian, Sarah sudah berganti baju. Ia tampak semakin cantik dengan hoodie pink dengan rambut yang ia biarkan terurai indah.

Damian seolah enggan berkedip melihat sosok gadis yang sudah memikat hatinya itu, ia berjalan mendekat. Lalu tangannya menangkup wajah gadis tersebut, pria itu menatap lekat manik coklat milik gadis itu. Mata mereka terkunci selama beberapa detik, Sarah segera mengalihkan pandangan nya. Namun, entah apa yang ada di pikiran Damian. Pria itu kini semakin mendekatkan wajahnya, seolah ada bisikan yang memprovokasi pikirannya untuk berbuat yang aneh-aneh kepada Sarah.

"Tu-tuan, kita berangkat sekarang," ucap Sarah. Gadis itu merasa semakin salah tingkah, pasalnya hampir tak ada jarak diantara mereka.

Tangan Damian kini turun pada kedua pundak gadis cantik itu, ia seolah tak bisa menahan dirinya. Perlahan namun pasti, Damian mengarahkan bibirnya pada bibir mungil Sarah. Gadis itu membulatkan matanya, ia segera menoleh cepat ke samping kanan dengan memejamkan matanya. Menghindar dari serangan ciuman yang akan di lakukan oleh Damian. Pria itu tampak mendengus kesal pasalnya ia hanya berhasil mendaratkan ciumannya di pipi mulus gadis itu.

Tubuh Sarah mematung, ia menggigit bibirnya untuk mengurangi rasa gugupnya.

"Jangan panggil aku Tuan lagi, atau aku tak akan bisa mengontrol diriku untuk melakukan lebih dari ini. Kamu adalah gadisku bukan bawahan ku, jangan pernah memanggilku Tuan lagi atau aku akan segera menerkammu kapan pun aku mau," ucapnya tepat di telinga Sarah. Ia sengaja memberikan sensasi yang tak biasa pada gadis itu.

Dan ternyata benar, ancamannya sepertinya berhasil membuat Sarah bergidik ngeri. Gadis itu bahkan sekarang tampak begitu panik. Tentu saja ia takut, ia telah berhadapan dengan Tuan Muda yang bisa melakukan apapun terhadap dirinya. Meskipun bisa saja ia melakukan serangan saat pria ini berencana macam-macam terhadap nya, tapi nyalinya seketika menciut saat ia mengingat pernikahan yang akan dipercepat jika ia tak menurut dengan Tuan Muda menyebalkan ini.

"La-lalu aku harus panggil apa?" ucapnya terbata.

Damian tersenyum smirk, ia begitu menikmati melihat Sarah gugup di hadapannya. Bayangan tentang malam pertama yang akan di lewatinya dengan gadis polos ini pun sempat terlintas di kepalanya, ia tak sabar menantikan hal itu. Menjadi yang pertama dan menjadikan gadis itu miliknya seutuhnya.

"Apa saja, asal tidak Tuan," ucapnya santai.

"Baiklah Mas ... Damian," sahut Sarah dengan ragu-ragu.

Damian menatap Sarah dengan kedua alis yang bertaut. "Mas?"

"Katanya tadi terserah!" seru Sarah dengan mendengus kesal. Rasa gugup yang sedari tadi menyergap nya perlahan menghilang.

"Emang aku seperti mas-mas apa?" seloroh Damian yang membuat Sarah terkekeh.

"La kan emang mas-mas, masa mbak-mbak?" timpalnya dengan masih di iringi tawa renyahnya.

Hal itu rupanya membuat Damian bahagia, ia tak pernah melihat Sarah tertawa lepas seperti saat ini. Gadis itu terlihat semakin cantik ketika tertawa, Damian pun seperti tersihir kecantikan alami oleh sosok Sarah yang begitu memikat hatinya. Hingga ia tak sadar, ia pun ikut tertawa bersamanya.

🍁🍁🍁

Di Rumah Sakit Hutama

Daisy yang baru saja datang menjenguk Rino tampak kembali murung, pasalnya pria yang terkena luka tembak di dadanya itu tak juga sadarkan diri. Gadis itu duduk di kursi tepat di sebelah ranjang Rino.

Kedua mata gadis yang berprofesi sebagai designer muda itu kembali terisak, sebuah tangisan rasa bersalah karena sudah melibatkan pria itu dalam situasi berbahaya. Sebuah rasa penyesalan yang akan terus menghantui jika sampai terjadi sesuatu yang tak pernah ia inginkan.

"Tuan, aku mohon. Bangunlah ... kedua orang tuamu menantimu. Ku mohon, bangunlah Tuan. Aku tak akan pernah memaafkan diriku, jika sampai terjadi sesuatu denganmu," ucap Daisy dengan suara yang terdengar pilu.

Entah sudah yang ke berapa kali Daisy berucap kalimat itu, ia terus dirundung rasa bersalah. Ia bahkan memberanikan diri untuk menggenggam tangan pria tersebut, berharap akan ada reaksi dan kembali memaki Daisy dengan pandangan tajam dan suara ketus seperti yang ia lakukan waktu pertama kali bertemu dengannya.

Namun, hasilnya nihil. Bahkan monitor yang berada di sebelah kiri gadis itu tak menampakkan perubahan sama sekali. Daisy semakin larut dalam kesedihan, ia menundukkan kepalanya dan menempelkan keningnya pada lengan pria tersebut.

"Tuan ... aku mohon, bangunlah. Bangun dan marahi aku, seperti saat kamu memaki aku waktu itu." Suara Daisy semakin lemah.

Gadis itu kembali menegakkan badannya dan menatap pilu wajah pria yang sedang berbaring dengan alat bantu pernapasan yang menempel di mulut dan hidungnya.

🍁🍁🍁

Suara pintu terbuka membuat pandangan Daisy teralihkan, pasangan suami istri yang tak lain adalah orang tua Rino dengan di dampingi Davian tampak melangkah masuk ke dalam ruangan Rino dirawat.

Rino saat ini mendapatkan perawatan terbaik di Rumah Sakit Hutama, Dokter terbaik di Rumah Sakit terbesar dan terlengkap fasilitasnya itu pun sudah di kerahkan untuk menangani pria yang sudah berkorban nyawa untuk Klan Hutama tersebut.

"Isy ...." seru Davian. Pria itu merasakan kesedihan yang tengah dirasakan saudara kembarnya itu.

Daisy beranjak dari tempat duduknya, ia berjalan menghampiri pasangan suami istri tersebut.

"Om ... tante," sapa Daisy dengan memberi salam sebuah ciuman di punggung tangan mereka secara bergantian.

Orang tua Rino sudah mengetahui kejadian yang sebenarnya, mereka bahkan dengan lapang dada menerima musibah yang tengah menimpa putra sulung nya itu. Daisy juga tak berhenti meminta maaf kepada Ibu Rino, wanita yang umurnya tak beda jauh dengan Mama Erina itu pun dengan besar hati memaafkan Daisy. Mereka bahkan meyakinkan gadis itu, bahwa Rino akan baik-baik saja. Meskipun ada rasa sedih dan cemas yang menyelimuti benak mereka, namun tak menyurutkan ketegaran hati mereka.

"Semua bukan salah Nona Daisy, ini adalah takdir yang harus di lewati Rino. Tugas kita adalah terus berdoa, semoga Rino akan segera sadar dari komanya," nasihat Ayah Rino.

Sedangkan Ibu Rino memilih memeluk Daisy, merengkuh nya dan berbagi kesedihan yang mendera batin mereka.

Bersambung ....

💖💖💖

.

.

.

Mampir juga ke novel teman online othor ya😍👍🏻

1
Sozila Azi
Lumayan
Sozila Azi
/Angry//Angry/
inayah machmud
semoga davian berjodoh sama lin.
Ayo Harnayo
cara liat visual tokohnya dimana sih
murniati cls
ayahnya bknnya tak setuju Krn dokter umum,tp beliau kira dia org miskin,
murniati cls
pdhl yg ajak davian mkn dt4 apartemen,yah dia sendiri,BKN tak bermodal
murniati cls
Tya bknnya tmn sarah,kan emang dia punya prinsip
murniati cls
jgan jgan syala ini org yg disukai ma Radit,tp dia ska sm Damian,mknya ingin bls dendam
murniati cls
biarkan Depe sm Ben aja
murniati cls
dosen yg myukai Sarah,tp Sarah tak tertarik,beda dgn suaminya,udah tertarik dr awal,cmn Krn beda kasta tak mgkn,BKN tak mencintai spnuhnya,cmn mlbhi cinta suaminya drpd dia
murniati cls
itu kan ide ayahnya,Krn dia srkah
murniati cls
kan baru putus,Napa tak beri waktu tuk berbenah diri dulu
ww
uda tinggalin aja dam, uda diksih tau kebenarannya jg mash ngeyel, buat apa melihara wanita goblokk
ww
arga erina orang tua goblokk langsg aja percaya
ww
SEMAKIN TUA SEMAKIN TOLOL
ww
wanita GOBLOKKK
Aisyah Hasan
lanjut
Author_Ay: Subscribe + Ulasan

like, vote dan komen

NONA galak & tuan posesif
total 1 replies
Aisyah Hasan
aku harap sampai tamat ni certanya
Author_Ay: Baca novel ku judulnya Istri Amnesia Tuan Kaisar

Subscribe dan beri ulasan bintang kemudian like vote dan komen
total 1 replies
Beloved vindra
isy kahhhh😁
alfi julian
seru banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!