NovelToon NovelToon
Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami
Popularitas:19.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Velicia, seorang wanita yang sedang hamil delapan bulan, dipermalukan dan disiksa oleh suaminya sendiri. Michael adalah Bos Mafia yang lebih mempercayai wanita lain bernama Sania, dibanding istrinya sendiri.

Dituduh tanpa bukti dan dipaksa berlutut di depan wanita yang membencinya, Velicia akhirnya menyadari bahwa cinta yang ia perjuangkan selama dua tahun hanyalah ilusi.

Namun Michael tidak tahu satu hal, Velicia bukan wanita biasa. Di balik diam dan lukanya, ia menyimpan identitas tersembunyi sebagai bagian dari dunia mafia yang jauh lebih gelap dari keluarga Kensington.

Saat Michael akhirnya menyesal, akankah Velicia memaafkannya dan kembali padanya? Atau memilih pria lain yang datang di waktu yang tepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 1.

“Plak!”

Tamparan itu mendarat tepat di wajah Velicia. Tubuh wanita yang tengah mengandung delapan bulan itu tersentak, tapi ia masih berusaha berdiri tegak meski nafasnya mulai tak stabil.

“Pegang kedua tangannya! Paksa dia berlutut di depan Sania,” perintah Michael dingin, suami yang seharusnya menjadi pelindungnya.

“Michael… apa yang sebenarnya kau inginkan dariku?” suara Velicia bergetar, menahan sakit dan kecewa. “Aku tidak bersalah! Sania berbohong! Aku tidak—”

“Diam! Sejak Sania dibawa tinggal di sini, kau selalu mencari cara untuk menyiksa dan mengusirnya! Berapa kali aku sudah bilang, jangan sentuh dia! Sania itu istri mendiang kakakku! Dan anaknya akan jadi pewaris keluarga Kensington. Kau terlalu iri karena anakmu tidak akan jadi pewaris!” kata Michael.

Kalimat itu menghantam lebih dalam daripada tamparan mana pun.

Velicia menatap suaminya tak percaya. “Michael, aku ini ibu dari anakmu. Dan anak ini juga anakmu. Kenapa kamu bicara seolah-olah dia bukan anakmu?”

“Berlutut! Bahkan kalau dia anakku sekalipun, anak Sania jauh lebih berharga daripada anakmu! Kau cuma perempuan dari kalangan bawah. Aku menikahimu karena kau sudah terlanjur mengandung anakku! Kau yang menjebakku sampai aku tidur denganmu, sampai akhirnya Sania harus menikah dengan kakakku! Sania seharusnya jadi istriku sejak awal, kalau saja kau tidak masuk ke dalam hidupku dan merusaknya!”

Sania berdiri di samping pria itu, menggenggam lengan Michael dengan lembut. Wajahnya terlihat rapuh dan tak berdaya. “Sudahlah, Michael. Kalau istrimu tidak mau aku tinggal di sini… aku pergi saja. Biarkan aku dan anakku tinggal di tempat lain, meskipun aku akan kesepian di luar sana.”

Melihat mata Sania yang berkaca-kaca, mantan kekasih yang menjadi istri dari mendiang kakak laki-lakinya, darah Michael langsung mendidih. Emosi Michael pun langsung meledak.

“Pengawal! Buat dia berlutut!” tunjuk Michael pada Velicia.

Dua pengawal langsung maju dan menahan kedua tangan Velicia ke samping.

BRUK!

Tubuh Velicia ditekan paksa hingga berlutut di lantai marmer dengan keras. Rasa sakit langsung menjalar di perutnya, wajahnya meringis menahan nyeri.

“Michael, perutku—”

“Jangan pura-pura!” potong Michael tajam. “Sekarang minta maaf pada Sania! Sujud di kakinya!”

Ia menarik rambut Velicia dengan kasar, memaksa kepala wanita itu turun hingga hampir menyentuh lantai.

BUK!

Kening Velicia membentur lantai tepat di depan kaki Sania.

“Cepat minta maaf! Atau aku kurung kau di ruang bawah tanah!” ancam Michael sambil kembali menekan kepala Velicia ke lantai dingin itu.

Mata Velicia berkilat dingin, dalam sekejap ia tersadar jika dia dan anaknya memang tidak pernah dianggap penting oleh Michael. Cintanya selama tiga tahun runtuh begitu saja, berubah menjadi kecewa dan benci. Tapi ia menahannya, demi anaknya.

“Sania… maaf. Aku tidak sengaja mendorongmu dari tangga. Maafkan aku... aku janji tidak akan mengulanginya lagi,” ucap Velicia dengan susah payah.

Sania berdiri dingin, menatap puas ke arah Velicia yang terhina. Namun saat Michael menoleh padanya, Sania langsung merubah ekspresi menjadi lembut dan polos, seolah tidak terjadi apa-apa.

“Sudahlah, aku orang yang pemaaf.” Suara Sania terdengar lembut, seperti malaikat.

Michael menatapnya penuh kekaguman. “Kau terlalu baik.”

Lalu tatapan pria itu beralih pada Velicia. “Kau dengar itu? Belajarlah dari Sania! Hatimu terlalu kotor!”

Velicia masih berlutut, tubuhnya gemetar hebat karena rasa sakit di perutnya yang mulai menguat.

“Argh…” ia memegang perutnya. “Tolong… anakku…”

Insting seorang ibu membuatnya merangkak, mencoba menyentuh kaki Michael. “Michael… tolong…”

Namun pria itu justru menarik diri, dan menghentak kakinya. “Jangan menyentuhku! Aku sudah bilang, jangan berpura-pura!”

Velicia terhempas ke lantai.

“Dia akan dihukum di sini satu jam,” lanjut Michael dingin. “Biar dia tahu tempatnya!”

“Jika terjadi sesuatu pada anak ini…” suara Velicia melemah, namun matanya menajam. “Kau akan menyesal, Michael!”

Michael hanya mendengus, ia membalikkan badan. Menggenggam tangan Sania dan mereka berjalan pergi bersama. Langkah keduanya menjauh, meninggalkan Velicia yang tergeletak dengan tubuh gemetar di lantai dingin.

“Jadi… ini akhirnya,” bisiknya, tangan Velicia mengepal kuat, buku-buku jarinya sampai memutih. “Michael… kau pikir aku wanita biasa.”

Air matanya berhenti, digantikan oleh sesuatu yang jauh lebih berbahaya... api dendam.

...*****...

Mansion salah satu milik keluarga Kensington kembali sunyi setelah Michael pergi bersama Sania. Namun di lantai dingin itu, Velicia masih duduk. Tatapan matanya tidak kosong, justru terlalu jernih. Seolah setiap hinaan yang baru saja ia terima… sedang ia susun ulang menjadi sesuatu yang lain.

“Berlutut di sini satu jam!”

Kalimat Michael masih berputar di kepalanya. Velicia menunduk pelan, tangannya menyentuh perutnya sendiri.

“Maaf sayang… Mama tidak bisa menang hari ini,” bisiknya pelan pada janin di dalam kandungannya.

Satu jam kemudian, Velicia mulai bergerak pelan dan hati-hati.

Selama menjalani pernikahan, tanpa Michael sadari, Velicia bukan hanya “istri yang ditinggalkan di rumah”. Ia adalah orang yang membantu menjaga agar seluruh sistem keluarga Kensington tetap berdiri.

Velicia menunduk, perutnya masih kesakitan tapi ia memaksakan diri. Begitu pengawal itu menjauh, langkahnya berubah. Lebih ringan dan lebih terarah. Dia berjalan ke ruang kerja Michael, pintu itu tidak pernah benar-benar terkunci untuknya. Tentu saja bukan karena Michael sangat percaya padanya, tapi pria itu memang tidak pernah menganggap Velicia ancaman. Itu adalah kesalahan pertama Michael.

Klik!

Kunci ruangan terbuka dan Velicia melangkah masuk. Ruangan itu gelap, hanya lampu meja yang menyala redup. Ia melangkah tanpa suara, tangannya membuka laci pertama lalu laci kedua. Matanya cepat menangkap apa yang penting, dokumen-dokumen dan kontrak distribusi. Catatan transaksi bawah tanah, serta kode rute pengiriman.

Dan satu file khusus bertanda segel merah: “KENSINGTON INTERNAL – LEVEL ALPHA”

Velicia mengambilnya satu per satu. Memindahkan ke dalam map tipis yang tersedia. Di sudut meja, ada foto Michael dan Sania saat masih menjadi sepasang kekasih dulu. Ia hanya menatap foto itu sekilas, lalu menutup laci tanpa mempedulikan apapun lagi.

“Michael…” Suaranya pelan, hampir seperti angin. “Kau mengajariku satu hal hari ini.”

Ia menatap pantulan dirinya sendiri di kaca di dalam ruangan, seorang wanita hamil yang terluka tapi tidak rapuh.

“Aku tidak akan bertahan di sisimu lagi, dan aku... tidak akan pergi dengan tangan kosong. Aku akan menghancurkanmu!”

Di kejauhan, mesin mobil terdengar menyala di gerbang mansion. Waktu Velicia di sini hampir selesai, tapi sesuatu yang jauh lebih penting sudah ia bawa pergi terlebih dahulu. Yaitu bagian dari kekuasaan Michael sendiri. Dan itu… baru permulaan dari pembalasan dendamnya.

*

*

*

Like, komen, favorit dan mohon jangan numpuk chapter ya. Makasih 🙏🏻😘

1
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
wow keren thor... makin seru aja, semangat terus yaaaaaa
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
(perasaan itu masih bisa tumbuh kembali pada orang lain)

apa g nyesek tuh Michael 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rere🌠: Nyesssss 🤣🤣🤣
total 1 replies
ρυтяσ kang'typo✨
Lorenzo... u. harus lebih percaya diri lagi dan jangan pernah menyerah untuk mendapatkan Velicia
ρυтяσ kang'typo✨
ok trimakasih ka....terus semangat yaaaa
Ariany Sudjana
Sania kenapa kamu harus marah sama velicia? velicia itu putri konglomerat, dan kelasnya jauh di atas kamu, yang hanya pelacur murahan 🤣🤣😂😂 dan tempat yang pantas buat kamu ya di tempat sampah 🤣🤣😂😂
Rere🌠: Udah bener di tempat sampah, skrg malah mau gaul sm kubangan darah. ampun dah ah🤣
total 1 replies
MataPanda?_
semangat trus kak lanjut terus 😅💪
gina altira
Sania ga ada kapoknya
Rere🌠: Mau jadi ratu kyk Velicia, ngimpi kali ah😬😬😬
total 1 replies
gina altira
lanjutt
gina altira
Michael bodoh
gina altira
Michael terlalu percaya diri
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Diana Dwiari
pemain catur yang sangat handal....
ρυтяσ kang'typo✨
Sania mau main" sama Velicia🤣🤣🤣salah pilih lawan oooyyy
ρυтяσ kang'typo✨
hayo loh.... siapa kah yang menyerang di balik kekacauan yang sedang terjadi saat ini🤔🤔🤔
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tuti raniati
Seru Thor... 👍🏻👍🏻👍🏻
iyas
ayo berdamai lah kalian karena musuh sebenarnya sudah mulai memperlihatkan hilalnya😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!