Jia Li adalah seorang dokter genius dari modern. Meski begitu, keluarganya sendiri tidak pernah menghargainya dan lebih menyayangi kakak laki-laki nya yang menjadi pengangguran.
Tepat setelah Jia Li selesai melakukan operasi. Sebuah tamparan menantinya di pintu keluar. Awal dari segalanya.
Jiwa Jia Li terseret ke zaman kuno, lebih tepat nya memasuki raga Lin Jia. Lin Jia adalah putri dari Kaisar Lin Dong dan selir kedua. Diam - diam di belakang Kaisar. Lin Jia di remehkan karena tidak memiliki Elemen apapun dalam tubuhnya.
Namun semua berubah saat jiwa Jia Li menempati raga Lin Jia. Berkat bantuan sistem dan ruang ajaib. Jia Li akan mengubah takdir Lin Jia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Ammoera(_), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Transmigrasi
Di Zaman Kuno. Kekaisaran Naga Langit. Paviliun Musim Semi.
Berkas cahaya matahari pagi menerobos masuk secara samar melalui celah tirai sutra yang bergoyang lembut ditiup angin. Di atas ranjang kayu berukir megah, Jia Li menggerakkan kelopak matanya yang terasa seberat timah, sebelum akhirnya berhasil membukanya sepenuhnya.
"Sssshhhh..." Jia Li meringis tertahan.
Tangan kanannya refleks naik mencengkeram pelipisnya yang berdenyut hebat, seolah-olah ada ribuan jarum yang menusuk kepalanya secara bersamaan. Dia berusaha keras untuk memposisikan tubuhnya terduduk, meskipun pandangannya masih berkunang-kunang dan dipenuhi bayangan kabur.
Namun, begitu siluet ruangan di sekitarnya mulai terfokus, jantungnya seakan berhenti berdetak. Pemandangan interior kamar yang sangat asing itu seketika merenggut seluruh rasa sakit dan menyentak kesadaran Jia Li sepenuhnya.
"Aku... di mana ini? Ini jelas bukan kamar peristirahatan rumah sakit tempat aku bertugas. Bukan juga kamar tidur pribadi di apartemenku. Lalu... tempat asing mana ini?" gumam Jia Li dengan suara serak yang bergetar hebat.
Kebingungannya kian memuncak saat dia menundukkan kepala untuk melihat tubuhnya sendiri. Pakaian yang melekat di kulitnya bukan lagi pakaian scrub, melainkan jubah berlapis-lapis dari kain sutra halus dengan potongan kuno yang sangat rumit—jenis pakaian sejarah yang hanya pernah ia lihat di drama-drama kolosal.
Ting!
Sebuah gaung suara mekanis yang jernih dan tak berwujud tiba-tiba menggema langsung di dalam kepalanya, memecah keheningan paviliun.
[Sistem Transmigrasi Berhasil Diaktifkan! Selamat pagi, Nona. Proses perpindahan jiwa telah berjalan dengan akurasi seratus persen. Saat ini, Anda telah resmi terintegrasi dan berada di wilayah teritorial Kekaisaran Naga Langit.] ujar suara itu dengan nada monoton namun berwibawa.
Jia Li tertegun, matanya mengerjap tidak percaya. "Kekaisaran Naga Langit?" ulang Jia Li, suaranya naik satu oktav karena rasa bingung yang luar biasa. "Apa maksudmu? Jangan bercanda! Siapa yang sedang berbicara di dalam kepalaku?!"
Suara sistem kembali berdenting tanpa memedulikan kepanikan Jia Li.
[Menjawab tuan rumah: Saat ini status sosial Anda di dunia ini adalah sebagai Putri Mahkota dari Kaisar Lin Dong dan Selir dua. Atau, jika ingin menggunakan deskripsi yang lebih akurat berdasarkan data lokal: Anda adalah seorang putri mahkota Selir Dua yang keberadaannya selalu diabaikan, diremehkan, dan dianggap sebagai sampah.]
Mendengar kalimat yang begitu blak-blakan, Jia Li menarik napas dalam-dalam, berusaha menekan kepanikannya demi logika sebagai seorang wanita modern. "Tunggu, bicaralah dengan lebih jelas! Tolong jelaskan padaku dari awal karena aku benar-benar tidak mengerti situasi gila apa yang sedang menimpaku saat ini!" tuntut Jia Li dengan tegas.
[Menerima permintaan penjelasan. Identitas baru Anda di lini masa ini adalah Putri Mahkota Lin Jia. Dunia kuno ini beroperasi penuh menggunakan hukum rimba yang berpusat pada sistem Elemen. Di mana seluruh umat manusia berlomba-lomba melatih energi spiritual demi meningkatkan kultivasi mereka sebagai seorang Elemental yang perkasa. Namun, tubuh yang Anda tempati sekarang dalam kondisi cacat. Anda tidak memiliki elemen apa pun alias tidak bisa berkultivasi.] penjelasan sistem terasa bagai hantaman telak bagi Jia Li.
Ting!
Sebelum Jia Li sempat memprotes takdir buruk itu, sistem dengan cepat melanjutkan kalimatnya.
[Namun, Tuan Rumah tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Sistem ini dirancang khusus untuk memandu dan memfasilitasi perjalanan Anda. Kami akan membantu Nona meretas batasan tubuh ini, mendaki puncak tertinggi sebagai Master Elemental legendaris, dan menjungkirbalikkan takdir masa depan yang tragis.]
[Sebagai hadiah penyambutan dan kompensasi awal, sistem akan menganugerahkan sebuah artefak tingkat tinggi yang sangat berguna untuk kelangsungan hidup Anda.]
Wushhh!
Tepat setelah kata terakhir dari sistem terucap, seberkas cahaya keemasan yang sangat menyilaukan mendadak berpendar di sekeliling leher Jia Li. Intensitas cahayanya begitu kuat hingga memaksa Jia Li menyipitkan mata. Saat cahaya itu meredup, sebuah kalung berdesain kuno dengan batu permata yang memancarkan aura murni telah melingkar manis di lehernya.
[Itu adalah Kalung Ruang Ajaib berskala tak terbatas. Di dalam ruang dimensi mandiri tersebut, Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan; mulai dari menanam tanaman herbal langka, mempercepat waktu latihan, hingga menyimpan benda tanpa batas waktu.]
[Selain itu, kami juga menyediakan fitur Sistem Pertokoan Antar-Dimensi. Melalui panel toko ini, Anda dapat membeli berbagai macam kebutuhan medis, senjata, hingga teknologi lintas zaman dari dunia modern yang akan sangat berguna untuk menghadapi intrik di kekaisaran ini,] kata sistem menutup penjelasannya yang panjang lebar, meninggalkan Jia Li yang kini menatap kalung di lehernya dengan binar mata yang mulai berubah menjadi penuh ambisi.
Brak!
Pintu kayu jati berukir megah di kamar itu terbuka lebar secara kasar. Sosok seorang gadis muda berpakaian pelayan khas kerajaan kuno melangkah masuk dengan nampan di tangan. Dia adalah Mei-Mei, pelayan pribadi sekaligus orang paling setia yang mendampingi Putri Mahkota Lin Jia sejak kecil.
Mata Mei-Mei seketika membelalak sempurna, dan nampan di tangannya hampir saja terjatuh saat melihat sang majikan kini sudah duduk bersandar di atas ranjang dengan mata terbuka. Dengan langkah lebar dan tergesa-gesa, Mei-Mei berlari mendekati ranjang, mengabaikan seluruh tata krama istana demi memastikan kondisi sang putri.
"Nona... Anda akhirnya sudah sadar? Syukurlah kepada Dewa-Dewi!" seru Mei-Mei dengan suara bergetar menahan tangis. Tubuhnya gemetar hebat saat dia berlutut di sisi ranjang. "Anda tidak tahu betapa kacaunya istana ini sejak kemarin. Yang Mulia Kaisar dan Selir Dua sangat mengkhawatirkan keadaan Anda... Bagaimana... bagaimana bisa Anda sampai tercebur ke dalam sungai yang deras itu, Nona? Tabib bilang Anda hampir kehilangan napas," kata Mei-Mei dengan wajah campuran antara lega yang luar biasa namun juga dipenuhi rasa khawatir yang mendalam.
Lin Jia hanya terdiam seribu bahasa. Dia menatap lekat-lekat wajah cemas pelayannya yang berlumuran air mata. Jiwa modernnya masih asing dengan sekelilingnya, sampai akhirnya sebuah suara mekanis kembali menginterupsi pikirannya.
Ting!
[ Sistem mendeteksi adanya kekosongan memori pada inang. Untuk sinkronisasi jiwa, sistem akan memberikan potongan ingatan yang terjadi pada Putri Mahkota Lin Jia sesaat sebelum insiden tenggelam, ]
Deg!
Kepala Lin Jia mendadak didera rasa sakit yang berdenyut tajam. Perlahan, sebuah visi visual yang asing namun terasa nyata terbentang di benaknya seperti proyeksi film. Dalam ingatan itu, Lin Jia yang asli sedang berjalan-jalan sendirian di tepi sungai belakang istana untuk mencari ketenangan.
Namun secara tiba-tiba, sebuah serangan angin kencang bermuatan energi magis menghantam punggungnya tanpa ampun, membuatnya kehilangan keseimbangan dan langsung terlempar ke dalam arus sungai yang dingin dan ganas.
Di tengah keputusasaan saat tubuhnya perlahan tenggelam, sayup-sayup terdengar suara tawa melengking yang meremehkan dari tepi sungai.
"Lihatlah jalang kecil itu! Sungguh percuma saja dia menyandang gelar tinggi sebagai Putri Mahkota anak dari Kaisar, jika pada kenyataannya dia sama sekali tidak memiliki bakat Elemen! Di dunia yang menghormati kekuatan ini, dia tidak lebih dari sekadar pecundang tak berguna yang mengotori nama baik kekaisaran," cemooh sebuah suara tajam penuh kedengkian.
Dalam kilasan memori terakhir sebelum kegelapan merenggut kesadarannya, wajah tiga orang gadis bangsawan berpakaian mewah yang berdiri di tepi pembatas batu muncul dengan sangat jelas. Mereka tersenyum puas melihat tubuh sang putri terseret arus.
Ting!
Suara sistem kembali berbunyi, memecah visi masa lalu tersebut dan mengembalikan kesadaran Lin Jia ke dunia nyata, sementara matanya kini berkilat dingin dipenuhi kilatan dendam milik pemilik tubuh asli.
[ Identitas pelaku berhasil terdeteksi berdasarkan rekaman memori, ] lapor sistem dengan nada datar yang kini terdengar berbahaya.
[ Pelaku utama: Putri Mahkota Lin Ju, kakak tiri Anda sendiri yang lahir dari Permaisuri Agung. Target pendukung: Rong Hui, putri bangsawan kelas 2, dan Zhang Hana, putri dari keluarga bangsawan kelas 1. ]