NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Sambung Sahabatku

Menjadi Ibu Sambung Sahabatku

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda / Duda / Ibu Pengganti / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:36.2k
Nilai: 5
Nama Author: AgviRa

Seorang gadis yang terpaksa menikah dengan ayah dari sahabatnya sendiri karena sebuah kesalahpahaman. Apakah dirinya dapat menjalani kehidupannya seperti biasanya atau malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AgviRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan untuk Dina

Di ruang musik Kampus, Trio borokokok sedang bersantai.

Alex sedang merangkai kata sedih. Entah kenapa sesuatu yang sedih lebih mudah diungkapkan dibanding dengan hati yang tengah berbunga.

"Aku merasa hatiku bahagia saat aku bersama dirimu. Aku selalu memanjatkan doa agar dirimu tercipta untukku."

"Asik, lanjut, bro."

"Namun ternyata harap untuk bersama kini telah hilang semuanya, semua telah sirna. Aku mengira cinta kita akan selalu abadi selamanya."

"Ah dalem banget gak sih?"

"Oh tuhan tolong bantu aku untuk menghapuskan rasa dihatiku. Rasa yang tak mungkin terulang. Aku ikhlas melepaskan dia yang ku sayang."

"Behh, lembek amat."

"Diem lu berisik."

"Dan bila ku trus memaksakan luka hati ini teramat dalam walau berat ku tuk meninggalkan. Namun takdir cinta yang menentukan."

Prok prok prok.

Kedua sahabatnya pun bertepuk tangan.

"Ah, lu emang gak pernah gagal dalam merangkai kata-kata bro, andai gua cewek gua pasti udah klepek-klepek dengernya." Ucap Aldo.

"Mana ada klepek-klepek? Yang ada lu ditimpuk."

"Oh iya ya. Sedih gitu sih. Tapi, keren loh."

"Yo'i, coba lu bawain lagu buat pacar lu, pasti dia suka." Ucap Gery memberikan ide.

"Ah iya, gua gak kepikiran sampai sana, tapi dia suka gak ya kalo gua nyanyi, dia kan tipe cewek cuek!!" Ucap Alex sedikit ragu.

"Ya kali dicoba dulu bro," Ucap Gery.

Alex pun manggut-manggut tanda setuju.

"Lu semalam kemana? Gua telpon gak diangkat sama sekali." Ucap Aldo.

"Iya, sampai berakar semalam kita nungguin respon elu." Sambung Gery.

"Gua semalam ngedate dong." Ucap Alex nyengir tanpa rasa bersalah.

"Pantesan aja, lu lupa kita udah janjian buat ngerjain skripsi, lu malah pacaran, payah." Ucap Gery sedikit kesal.

"Hehe, maaf broo, gua bener-bener lupa. Nanti malam aja deh, ya." Ucap Alex membujuk.

"Mentang-mentang yang punya kampus nih, belagu begini, kalo bukan sohib udah gua bejet-bejet jadi cemplon, ya gak Ger?" Sungut Aldo.

"Ho'oh. Sekate-kate emang." Imbuh Gery.

Alex pun hanya terkekeh, kedua sahabatnya memang seperti itu tapi mereka setia kawan.

Sementara Azalea dan Dina berada di kelas. Dosen sedang menerangkan perihal badan usaha.

"Seperti yang sudah saya jelaskan, semua sama dengan yang ada dilayar depan kalian ya. Mungkin dulu kalia-." Terang Dosen yang terpotong karena jam tangan yang dipakai si Dosen telah berbunyi.

Akhirnya si Dosen pun mengakhiri kelasnya.

"Ah, kalau begitu sekian dari saya, oh ya, saya minta kalian membuat kelompok dengan tema yang sudah saya jelaskan tadi sebelumnya terdiri dari 4 orang dan lusa kalian persentasikan didepan." Ucap dosen tersebut lalu pergi meninggalkan kelas.

Sebelum mereka membubarkan diri, mereka membagi masing-masing 4 orang dalam satu kelompok seperti perintah dosen tadi. Azalea dan Dina kebagian masuk kelompok 3 bergabung dengan Fajar dan Asih. Azalea dan Dina sepakat mengerjakan tugas itu mulai besok pagi dan saat ini mereka hanya mencari materi dan bahan untuk besok digabungkan disaat bertemu dengan kelompoknya. Setelah semua beres kelas pun bubar. Azalea dan Dina pun keluar dari ruangan. Mereka mau langsung pulang tapi, Dina mendapat pesan dari Alex yang berisi akan mengajaknya ke Cafe bersama Aldo dan Gery. Alhasil mereka berdua ngikut aja, sekali-kali main tak masalah bukan?

Mereka bertemu di parkiran. Karena tadi Alex tak membawa mobil jadinya Alex ikut mobil Azalea. Sedang dua sahabatnya sudah berangkat duluan sejam yang lalu. Sebenarnya Alex ingin membuat acara untuk Dina, dan itu semua atas rekomendasi kedua sahabatnya. Karena kemarin dia menembak Dina dengan sederhana, kini dia akan membuat kejutan untuk pacarnya itu.

Setelah sampai di Cafe, mereka bertiga pun turun. Tapi, Azalea dan Dina yang tak mengetahui apa-apa merasa heran, kenapa kondisi Cafe sangat sepi, bahkan seperti tak ada pelanggan? Pertanyaan itu hanya mereka lontarkan didalam pikiran mereka.

Alex menuntun Dina untuk masuk. Setelah masuk kondisi didalam begitu gelap.

"Alex, kamu gak salah membawa kita kesini?" Ucap Azalea.

"Emb, tidak. Benar kok." Ucap Alex santai.

Alex pun menjentikkan jari. Dan lampu menyala secara bertubi. Terlihat seperti sedang ada acara. Bagaimana tidak, semua sudah Aldo dan Gery siapkan untuk sahabatnya. Mereka sudah mem boking Cafe tersebut dan menyulapnya dengan hiasan indah, namun semua itu juga dibantu oleh pelayan Cafe tersebut.

Dina pun terkejut dengan mulut sedikit menganga. Dia begitu takjub.

"Kak, ini." Ucap Dina tak percaya.

Sedang Azalea mulai paham. Dia memilih untuk diam mengikuti alur dan bergabung dengan dua sahabat Alex.

Aldo pun tak lupa menyalakan kamera untuk mengabadikan momen.

"Semua ini untukmu, Dina sayang." Ucap Alex.

Lalu Alex menuntun Dina ke sebuah meja yang sekelilingnya sudah dihiasi lilin. Alex menarik kursi untuk Dina. Lalu mereka duduk dengan saling berhadapan.

"Dina, terima kasih sudah mau menerima aku dan menjadikan aku penghuni hatimu. Aku tak bisa berjanji untuk selalu membuatmu tersenyum namun, akan aku buktikan bagaimana aku berusaha membuatmu bahagia."

"Kak Alex," Ucap Dina dengan mata berkaca-kaca.

"Aku akan membawakan mu sebuah lagu. Semoga kamu suka." Ucap Alex.

Lalu Gery datang membawakan Alex sebuah gitar.  Alex pun memainkan gitarnya.

Alex memainkan gitarnya dan menyanyikan sebuah lagu untuk Dina. Lagu Sempurna dari Andra.

Jreng!

"Terimakasih."

Seketika Dina pun menangis haru, dengan diiringi tepukan dari Azalea dan dua sahabat Alex.

"Kak, ini begitu indah, terima kasih." Ucap Dina haru.

"Untukmu, hanya untukmu. Seperti lagu yang ku bawakan untukmu, sempurna. Dina, sekali lagi terima kasih sudah menyempurnakan hariku. Tetaplah singgah dihatiku." Ucap Alex.

"Ehem, jadi bucin nih," Azalea pun berdehem.

"Eh, mama mertua, restuin kita ya, hehe." Ucap Alex nyengir.

"Hmmmm." Azalea menjawabnya dengan deheman saja.

"nah kan gays, kita malah kaya nyamuk yang lagi nyari mangsa. Ada tapi gak dianggap dan diabaikan." Ucap Aldo.

"Nasib kita yang jomblo, ngenes amat yak, aduh Neng Zaazaa, sama abang yuk, biar gak ngenes nih." Ucap Gery bergurau.

"No, gak boleh Kak Gery, Mama Zaazaa gak boleh sama laki-laki manapun kecuali papa Damian. Ingat. Awas sampai berani nyenggol mama." Ucap Dina memberi peringatan pada Gery.

Azalea menahan tawanya dengan menutup mulutnya dengan satu tangan.

"Ah, nelangsa bener kan. Do, yuk pelukan." Ucap Gery.

"Ih, ogah, gua masih waras keles, masih doyan awewe, gak mau sama pedang, iyuh jijay gua." Jawab Aldo.

"Ah, tega lu mah. Sesama jomblo aja belagu."

Seketika mereka semua tertawa bersama, mereka terlihat bahagia.

Sebelumnya Aldo dan Gery sudah diberitahu soal status Azalea, makanya mereka sudah tak kaget jika Azalea ini mama sambung Dina.

"Eh gays, gua lupa sama kamera belum gua matikan." Ucap Aldo buru-buru mematikan rekaman video yang dia nyalakan tadi.

Setelah acara bucin selesai. Mereka melanjutkan acara dengan makan siang bersama.

1
nana supriyatna
Luar biasa
Ani
tidak Zahra.. karena Itu adalah sudah bagian mu..

kecuali kamu meminta yang bukan menjadi hak mu
Ani: bener itu kak

karena saudara saudaranya yang lain juga udah ada bagiannya masing masing
AgviRa: Jadi, bener ya, Kak.
total 2 replies
Ani
tunggu kehancuranmu Dewi dan Arkan 😠😠😠😠
AgviRa: Iya, ditunggu ya, Kak.
total 1 replies
Ani
aku baru ngeh ternyata Riko ini adiknya Azalea 😣😣😣😣.. bener bener faktor U ini
Ani: heemmm
AgviRa: sebentar lagi tamat, Kak.😅
total 4 replies
Ani
cih sombong amat kita lihat dan saksikan siapa yang bakal ngemis ngemis nantinya...
Ani: harus itu udah geregetan pengen nimpuk kepala mereka berdua
AgviRa: Iya, kita lihat nanti ya, Kak.😅🙏
total 2 replies
Ani
loh babnya kok diulang kak??
Ani: pantesan
AgviRa: kemarin gagal, ternyata dobel..🙏
total 4 replies
Ani
ceritanya menarik
peran pria dan wanitanya juga tegas
AgviRa: Terima kasih, Kak.😊🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!