NovelToon NovelToon
Pernikahan Sma: SEANAGATHA

Pernikahan Sma: SEANAGATHA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:242.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: DnieY_ls

Sean Aldev arlots. cowok yang di cap nakal Di sekolah. terpaksa menerima perjodohan dengan Agatha Evelyn. sang ketos di sekolahnya. Agatha sering menghukum Sean karena kenakalannya.

namun ia tak pernah menyangka bahwa ia akan di jodohkan dengan cowok yang sering dihukum olehnya.

pernikahan siswa sma pun dilakukan secara rahasia. banyak cobaan Dan badai yang menghadang pernikahan Dini kedua orang tersebut.

apakah mereka mampu bertahan tanpa bercerai?


novel by IZANANTEROS

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 33

"Ih lihat cowok gue ganteng banget gak si?"

Claudia dengan heboh menunjukkan postingan terbaru pacar halu nya pada kedua teman nya. Sudah dua bulan pacar halu nya tak membuat postingan apapun atau pun membuat story. Sekalinya bikin malah buat Claudia terpekik.

"Gantengan juga cowok gue". Sahut cellin sewot.

"Eh iya ege, baru inget gue. Cowok yang ada di story lo siapa sih lin? Bikin gue penasaran aja".

Seketika Claudia ingat jika kemarin teman nya itu baru mengunggah story lagi gandengan sama cowok. Padahal statusnya tuh jomblo. Cellin merutuki mulutnya, niat nya dia ingin menyembunyikan pacar baru nya malah lupa.

"Iya siapa lin?" Agatha ikut bertanya. Dia juga turut penasaran dengan cowok yang di post temannya itu, apalagi tak memperlihatkan wajahnya.

Celin menggaruk tengkuk nya yang tak gatal. "Bukan siapa siapa kok, temen doang". Elak nya.

"Alah! Masa cuma teman caption nya mine?" sindir Claudia tak percaya. Agatha mengangguk setuju.

"Em- yaudah iya. Itu pacar gue". Ucap celin mengakui. Tak ada gunanya nya juga dia menutupi, toh kedua temannya sudah melihat.

"Sumpah? Demi apa? Dia cowok baru lo?" pekik Claudia tak menyangka. Dia kaget sampai membulatkan mata nya.

"Bukan baru sih udah lumayan lama. Tiga bulanan yang lalu". Sahut celin.

"Wah jahat bener lu gak ngasih tahu kita kita? Minimal status lo aja kali". Ucap Claudia menyindir.

"Gak ah! Nanti lo pada ambil." sahut cellin bercanda.

"Enak aja! Gak ya. Kita juga punya kali masing masing". Sewot Agatha dan Claudia berbarengan.

Brak!

"Bi omah! Teh manis tiga sama somay tiga ya bi".

Atensi ketiga gadis itu teralihkan saat mendengar gebrakan di meja. Mereka menoleh pada sumber suara yang dimana tiga cowok pembuat ulah itu duduk.

"Siap!"

Agatha menajamkan tatapannya. Intens menatap Sean yang sedang menyugar rambutnya yang agak basah karena keringat. Sean menoleh sekilas, cowok itu mengedipkan matanya saat Agatha menatap nya tajam. Membuat Agatha sontak berdecak kesal sembari memalingkan wajahnya.

Sean yang melihat itu terkekeh pelan. Merasa lucu dengan reaksi istrinya yang tanpa dia tahu Agatha sedang kesal.

Penampilan rapi yang tadi di elu elukan oleh para cewek sudah hilang sekarang. Dasi yang tadi terkait rapi di sela kerah kini di tali kan di lengan atas cowok itu. Kemeja yang sudah dikeluarkan dengan dua kancing atas di buka. Terlihat begitu urak urakan.

"Ini pesanannya".

Sean merubah teh pesanannya. Lalu meneguk nya hingga habis setengah gelas. Kemudian beralih pada siomay nya yang terlihat menggoda.

"Kesel gue sama pak Diki sumpah! Lagi tegang tegang nya malah di bubarin". Sahut rian menyuap satu siomay.

Jonat mengangguk setuju. "Iya bener banget jir. Bentaran lagi juga tuh film selesai eh pak Diki malah masuk. Di ajakin nonton juga malah gak mau".

"Hm. Emang munafik dia. Hukum murid yang nonton video bok*p taunya tuh guru demen juga". Ujar Sean ikut menimpali.

Mereka kesal bukan main, lagi asik asik nya nobar eh malah di ganggu. Mana lagi tegang tegang nya lagi hampir dapat puncak!

....

Sebelum pulang ke apartemen pasutri muda itu memutuskan untuk berbelanja kebutuhan terlebih dahulu. Banyak stok yang habis membuat mereka langsung pergi ke supermarket.

Troli sudah setengah penuh setelah berkeliling satu jam. "Tha!" panggil Sean.

Agatha yang berada di belakang menoleh pada cowok yang memanggilnya. "Apa?" tanya nya ketus.

"Lo butuh ini kan?" Sean bertanya. Mengangkat satu merk pembalut yang selalu Agatha pakai.

Agatha sontak mengangguk. "Hm. Ambilin". Titah Agatha.

Sean sudah sangat hafal. Cowok itu mengambil satu pack yang berukuran besar dan satu yang berukuran kecil. Setiap bulan Agatha selalu membeli yang itu.

"Selesai, ayok". Mereka membawa troli dan barang nya ke kasir untuk di bayar.

Total belanjaan cukup menguras ATM suaminya. Tetapi tak apa lah, namanya juga menikah. Harus siap menanggung jawab hidup.

Sampai di apartemen Agatha langsung membereskan barang barang belanjaan nya. Lalu berganti mandi dan berganti pakaian.

"Pinjem ponsel lo". Pintar Agatha. Menyodorkan tangannya di depan Sean yang asik memainkan ponselnya di atas ranjang.

Sean mendongak, bingung dengan permintaan istrinya. Tetapi dia tetap memberikan nya. Agatha mengecek ponsel suaminya. Semua aplikasi dia buka dan cek dengan teliti.

Tetapi dia terkejut saat tak mendapati apa yang di cari nya. Padahal biasanya cowok sudah biasa memiliki nya.

" kok gak ada?" tanya Agatha bingung.

Sean mengerutkan alisnya. "Gak ada? Apa nya yang gak ada?" tanya nya ikut bingung.

****

"Video! Video yang kalian tonton sampe di hukum". Tegas Agatha.

Seketika sean mengerti, cowok itu kemudian meraih ponsel nya dari sang istri.

"Nggak ada. Gue gak nyimpen video gituan". Ujar Sean jujur. Karena nyata nya memang begitu, dia tak memiliki satu pun video seperti itu.

"Bohong! Terus tadi yang di kelas? Pasti lo punya kan?"

"Enggak. Gak punya gue, itu mah punya nya si rian". Bantah Sean.

Agatha menatap tajam Sean, lalu memudarkan tatapan nya menjadi sayu. "Kenapa nonton video kayak gitu? Lo ngebet banget pengen gituan?" tanya nya lirih.

Sebenarnya Agatha sangat marah pada suaminya setelah tahu penyebab cowok itu di hukum. Tetapi dia juga ingat dengan status mereka kini. Mereka sudah menikah dan pasti Sean ingin merasakan hal yang wajar suami istri lakukan.

Sean mengangkat satu alisnya, menatap Agatha intens. Mencoba memahami tatapan gadis itu.

Agatha menarik napasnya panjang, matanya sudah berkaca kaca. Lalu dia hembuskan pelan sambil menatap Sean.

"Yaudah lakuin." ujar agatha membuat Sean memelotot tak percaya.

Cowok itu sampai bangkit, matanya membola seolah belum percaya dengan apa yang di dengarnya.

"Tha-" Sean berusaha memanggil.

"Apa? Lo mau gituan kan? Yaudah ayo lakuin". Ujar Agatha serak. Menahan tangisnya yang ingin pecah.

"Lo udah nikah, pasti wajar lo pengen kayak gituan kan? Apalagi status lo udah sah. Yaudah lakuin! Lakuin yang lo mau terhadap gue. Gue gak papa kalau lo emang pengen banget. Lo bisa lakuin apapun sama gue, ayo! Lakuin yang lo mau". Tantang Agatha.

Gadis itu hampir menangis, dia beranikan diri mendekat pada cowok di depannya. Meski pun gemetar ketakutan, dia mencoba memberanikan dirinya.

"Ayo lakuin".

Agatha mengangkat tangan sean lalu meletakkan nya pada dada nya. Satu tangan cowok itu dia ambil lalu dia letakan di pinggang nya.

"Lakuin yang lo mau". Ucapnya lirih.

Sean tak menjawab, netranya menatap Agatha dengan intens. Tubuhnya meremang, saat Agatha meletakan tangannya di dada gadis itu.

Jakun nya naik turun, dia bernafsu. Tetapi wajah gadis di depannya yang hampir menangis membuatnya sadar.

Di luar dugaan Sean justru menarik tangannya. Berbalik dan segera masuk ke kamar mandi, meninggalkan Agatha yang mematung.

Detik itu juga tangisan Agatha runtuh. Gadis itu luruh dengan tubuh yang lemas ke lantai. Dia mendekap dirinya sendiri, menangis karena merasa bodoh. Merasa gagal menjadi seorang istri yang pengertian pada suaminya. Air mata terus bercucuran di mata gadis itu, dia menunduk dan menutup wajahnya. Dadanya sesak karena tangisan hingga sulit menarik napas.

Di kamar mandi Sean mengguyur dirinya di bawah sower. Dia sadar, perbuatannya tadi membuat istrinya terluka. Agatha pasti merasa tak berguna dan berharga.

Sean mengusap wajahnya kasar, lalu membuangnya napas dengan gusar. Dia merutuki kebodohannya sendiri.

Selesai mandi Sean keluar menuju lemari untuk berpakaian. Atensi nya teralihkan saat pintu kamar terbuka. Matanya membulat saat melihat wajah Agatha yang memerah dan sembab habis menangis.

"Eh, lo pasti laparkan? Gue masak dulu". Agatha yang berniat mengambil ponsel urung saat melihat suaminya.

Gadis itu lupa memaksakan untuk makan siang. Padahal ini sudah telat dari jam biasanya. Agatha pun memutuskan untuk ke dapur membuat masakan.

Selesai berpakaian Sean menyusul istri nya ke dapur. Agatha yang baru memasang wajan di atas kompor terkejut saat Sean memeluknya.

"Udah jangan masak. Lo pasti capek, gue udah pesen makanan". Ujar Sean.

Cowok itu membawa Agatha keluar dari dapur menuju sofa. saat bermain ponsel tadi Sean memang sengaja memesan makanan untuk mereka makan siang.

Melihat Agatha yang capek habis belanja, dan membereskannya seorang diri belum lagi mengurusi keperluan mereka membuat Sean iba. Cowok itu pun berinisiatif meringankan beban Agatha dengan memesan makanan supaya Agatha tak perlu memasak.

Sean membawa kedua nya berbaring di atas sofa sembari saling memeluk satu sama lain. Agatha menenggelamkan wajahnya di dada Sean, tak menangis tetapi ada rasa sesak yang coba cewek itu salurkan.

"Maafin gue". Celetuk Sean tiba tiba.

"Maaf karena tingkah gue lo terluka, lo pasti ngerasa gak berguna kan? Gue janji gak bakal ulangin lagi kecuali lo izinin". Lanjut Sean.

Dalam pelukannya Agatha mengangguk. "Jangan ulangi". Peringat Agatha di iya kan oleh Sean.

"Kalau lo pengen bilang ya sama gue? Jangan kayak tadi". Pinta Agatha pelan.

"Iya. Kalau gue udah pengen". Balas Sean.

"Jangan marah lagi ya?"

Agatha mengangguk. Karena gemas Sean mendongakkan kepala gadis nya lalu mengecup bibirnya pelan.

Agatha mengalungkan lengannya di rasa ciuman Sean semakin menuntut. Gadis itu sudah pandai dalam ciuman terbukti kini Agatha selalu membalas ciuman Sean tak kalah menggebu.

Ting nong!

Sayang sekali ciuman mereka harus kandas karena suara bel apartemen yang berbunyi. Agatha mengira pasti pesanan suaminya datang.

Sean bangkit lalu berjalan menuju pintu. Benar saja itu adalah kurir yang mengantar makanan nya.

"Terima kasih".

Agatha memburu makanan yang Sean pesan. Ternyata cowok itu memesan ayam re***** dengan porsi banyak. Keduanya makan dengan lahap.

1
CATHANNARANNERAA
guys, maaf aku baru ngeh soal ini. sebenarnya ini tuh yang part 52 sama 53 tuh, harusnya ku bagi dua. tapi lupa dan malah ku publish utuh, itu aku gak sadar.

jadi kalau kalian tanya kenapa di ulang, itu murni keteledoranku ya, mianhe guysss. love you all
antha mom
bintang 5 pokok nya untuk author 👍👍👍
antha mom
kok tamat thor,,lagi dong 😄😄
antha mom
bab 52 dan 53 kenapa sama isinya thor
antha mom
"berkaca pinggang"? mungkin maksudnya "berkacak pinggang"
Evi
bukan kah diam jauh lebih baik 🤐🤐🤐
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
mimi_esterina
aku suka karya mu ini,
Jessica
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Hadeuuhh,Masih aja nanya..
Qaisaa Nazarudin
Untung Sean udah punya Bini,Nisa di lampiasin ke bini nya..Sial tuh Jalang,Dia pikir dia bisa ngejebak Sean,Jangan bilang dia kerjasama dgn Yoga..
Qaisaa Nazarudin
Lha plot twist nya gitu ya..🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Bab 52 & 53 kok sama ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
KENAPA BAB YG INI KAYAK DI ULANG YA,APA AKU YG SALAH BACA YA..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang itu Sean..Kalo Jonat atau Rian mah gak papa.
Qaisaa Nazarudin
KEBAKARAN JENGGOT kan loe?? Sekarang lie baru tau gimana rasanya jadi Aghata saat liat loe sama cewek lain,Malah ciuman lagi..
Qaisaa Nazarudin
Lagi pdkt sama istri kamu,Rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang Jonat suka sama Agha..Mampos kau Sean,Kalo ia Jonat juga gak salah,Dia kan gak tau hubungan Agha dgn Sean,Salah Sean sendiri yg gak mau jujur sama sahabat sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak jujur aja ke sahabat kamu Sean?? Kalo ada apa-apa yg terjadi maka sahabat lah yg jadi garda terdepan nolongin kamu Aelah...
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir saat Kenzi nanya Sean udah nikah ada Rian dan Jonat di sana dan dengarnya,Aku udah deg degan nunggu reaksi mereka,Eh ternyata gak ada ya .
Qaisaa Nazarudin
Aku dari tadi bacanya BERKACA PINGGANG... BERKACA itu apaan sih thor? BERKACAK/BERCEKAK PINGGANG kali ya maksudnya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!