NovelToon NovelToon
SISTEM DUNIA INI AKAN KURETAS

SISTEM DUNIA INI AKAN KURETAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Reinkarnasi / Epik Petualangan
Popularitas:285
Nilai: 5
Nama Author: YANDRI HS

Di dunia di mana para penyihir saling pamer ledakan dan mantra panjang, Kaelen Vance mantan pakar cybersecurity yang bereinkarnasi menjadi putra bangsawan miskin memilih menjadi anomali yang tak terlihat. Melihat sihir kuno tak lebih dari sistem jaringan yang penuh celah keamanan, Kael dengan sengaja memasukkan "kode rusak" pada ujian masuk Akademi Sihir. Tujuannya satu: dibuang ke Kelas F, sebuah gedung tua dengan sistem keamanan magis kedaluwarsa yang menjadi titik buta sempurna untuk meretas arsip kerajaan.
Publik mencapnya sebagai "Sampah Akademi". Mereka tidak tahu bahwa Kael tidak butuh merapal mantra; ia menyimpan struktur sihir di otaknya secara permanen layaknya NVRAM, dan menggunakan cincinnya sebagai router untuk meretas dan membelokkan serangan musuh di udara. Kael tidak butuh validasi atau menjadi pahlawan—ia menghancurkan musuhnya secara diam-diam dari balik layar.
Namun,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YANDRI HS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 21: System Reboot

Gema dengungan frekuensi rendah dari kristal raksasa di tengah kubah server perlahan mereda, menyisakan kesunyian yang khidmat di dalam ruang pusat Kuil Utama Kerajaan Aethelgard. Pendaran cahaya biru stabil kini membasahi setiap sudut ruangan, menggantikan aura keemasan kuno yang selama ratusan tahun mendefinisikan otoritas spiritual para pendeta tinggi. Di lantai kaca transparan, High Priest Veldor terbaring lemah, napasnya memburu tidak teratur, sementara tongkat berlian kebanggaannya telah berubah menjadi tumpukan serpihan debu tak berharga.

Kaelen Vance berdiri tegak di depan konsol kristal utama. Kedua matanya menatap tajam ke arah lautan baris kode berwarna biru yang melayang di udara, menampilkan status operasional dari seluruh jaringan *Ley Lines* yang kini terhubung tanpa jeda ke seluruh penjuru negeri. Di dalam genggaman cincin peraknya, seluruh otoritas administratif, militer, dan spiritual Kerajaan Aethelgard telah terpusat secara mutlak.

Elara Vane melangkah mendekati konsol utama, napasnya masih sedikit tersengal akibat ketegangan pertarungan singkat yang baru saja terjadi. Ia menatap layar proyeksi yang menampilkan peta digital seluruh wilayah kerajaan, di mana setiap titik kota, menara pengawas, dan distrik bangsawan kini ditandai dengan ikon hijau penanda status aktif yang terkoneksi langsung ke server mereka.

"Kita... kita benar-benar telah mengambil alih seluruh kendali kerajaan," bisik Elara, suaranya terdengar luar biasa tak percaya meski matanya sendiri yang menyaksikan proses pengambilalihan tersebut. "Tidak ada lagi faksi Therion yang bisa arogan, tidak ada lagi Dewan Agung yang bisa mengeluarkan dekrit sewenang-wenang, dan tidak ada lagi kuil yang bisa memanipulasi rakyat atas nama dewa. Seluruh infrastruktur peradaban ini sekarang berjalan di atas sistem logikamu."

Kael tidak menanggapi pujian itu dengan senyuman atau ekspresi kemenangan yang berlebihan. Bagi Kael, apa yang ia lakukan bukanlah sebuah pencapaian emosional, melainkan penyelesaian sebuah tugas teknis yang dari awal memang harus diselesaikan dengan efisiensi maksimal.

"Pengambilan alih ini baru tahap awal dari stabilisasi sistem," jawab Kael datar, suaranya mengiris keheningan kubah server. "Menguasai *bandwidth* dan infrastruktur fisik adalah satu hal. Memastikan agar sistem yang baru ini berjalan tanpa mengalami *system crash* atau pemberontakan administratif dari sisa-sisa penguasa lama adalah hal lain."

Kael mengangkat tangan kanannya, menyentuh titik pusat dari proyeksi peta digital di udara. Jari-jarinya mulai menari dengan kecepatan tinggi, mengetuk udara kosong untuk mengeksekusi serangkaian perintah pembersihan massal.

*Executing global system cleanup...*

*Purging legacy administrative privileges...*

*Reallocating resource distribution to public nodes...*

"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Elara, mengamati barisan kode yang mengalir deras menghapus file-file arsip lama di konsol utama.

"Membersihkan *cache* korupsi," jawab Kael dingin tanpa mengalihkan pandangannya dari layar. "Sistem lama Kerajaan Aethelgard dibangun di atas fondasi nepotisme, pajak diskriminatif, dan monopoli sihir oleh faksi aristokrasi. Jika kita hanya mengganti administratornya tanpa merombak aturan distribusinya, sistem itu cepat atau lambat akan mengalami *deadlock* sosial yang sama."

Kael terus mengetik, mengirimkan instruksi otomatis ke seluruh menara relai di penjuru negeri. Seketika itu pula, di kota-kota terpencil dan desa-desa kumuh yang selama ini diabaikan oleh kuil dan istana, aliran energi *Ley Lines* yang sebelumnya dimonopoli oleh para bangsawan mulai dialirkan kembali untuk menghidupkan fasilitas umum, irigasi sihir pertanian, dan pusat penerangan publik. Di mata Kael, sebuah sistem yang efisien adalah sistem di mana sumber daya didistribusikan secara merata tanpa ada hambatan birokrasi yang merugikan.

Sementara itu, di lantai kaca di sebelah konsol, High Priest Veldor perlahan mencoba mendorong tubuhnya untuk bangkit. Dengan tangan yang gemetar hebat dan wajah pucat pasi, pemimpin spiritual itu menatap punggung Kael dengan sorot mata yang dipenuhi oleh perpaduan antara kemarahan, ketakutan, dan keputusasaan yang mendalam.

"Kau... kau menghancurkan tradisi suci ratusan tahun..." suara Veldor tercekat, batuk kecil keluar dari bibirnya yang kering. "Tanpa aturan kuil dan kendali para pendeta, kerajaan ini akan jatuh ke dalam kekacauan moral! Manusia tidak bisa diatur hanya dengan angka dan logika dinginmu!"

Kael menghentikan ketukan jarinya sejenak. Ia menoleh perlahan ke arah Veldor lewat sudut matanya, menatap pria tua itu dengan tatapan setajam bilah es.

"Tradisi yang kau sebut suci itu tidak lebih dari sebuah protokol usang yang dirancang untuk menjaga kekuasaan sekelompok kecil orang di atas penderitaan mayoritas," balas Kael dingin. "Itu bukan moralitas; itu adalah inefisiensi sistemik yang memicu pemborosan sumber daya manusia secara besar-besaran. Dan sistem yang tidak efisien selalu berakhir dengan penghapusan total."

Veldor tertegun mendengarkan jawaban tersebut. Ia menyadari bahwa pria muda di hadapannya ini tidak berniat menjadi raja baru yang duduk di singgasana emas untuk menikmati kemewahan. Kael memperlakukan takhta kerajaan tidak lebih dari sebuah terminal komputer usang yang butuh instalasi ulang sistem operasi secara total.

Kael kembali memalingkan wajahnya ke arah konsol utama, mengabaikan Veldor yang kembali terkulai lemah di atas lantai kaca.

"Proses *global system reboot* hampir selesai," umum Kael, jarinya mengetuk perintah terakhir pada layar proyeksi.

*Reboot sequence initiated...*

*Applying new kernel parameters...*

*System status: Stable.*

Seketika perintah itu dieksekusi, seluruh pilar kristal di dalam kubah server berdenyut dalam harmoni yang sempurna. Di luar ruang server, di seluruh penjuru ibu kota hingga batas terluar kerajaan, cahaya biru yang terpancar dari jaringan *Ley Lines* menyala terang secara serentak, memancarkan gelombang ketenangan yang menyapu seluruh tanah Aethelgard. Tidak ada ledakan, tidak ada pertumpahan darah, dan tidak ada kepanikan massa. Yang ada hanyalah sebuah transisi kekuasaan yang begitu halus, bersih, dan tanpa suara—sebuah pembaruan sistem total yang mengubah wajah peradaban dalam hitungan detik.

Elara Vane menghembuskan napas panjang, merasakan beban sejarah ratusan tahun yang selama ini mencekik pundak dunia sihir seolah terangkat begitu saja. Ia menatap Kael dengan binar kekaguman yang tak lagi bisa disembunyikan.

"Kita berhasil," bisik Elara pelan. "Dunia ini... kini berjalan di bawah kendalimu."

Kael menurunkan tangan kanannya, membiarkan cincin peraknya meredup ke pendaran birunya yang tenang. Ia berbalik sepenuhnya menghadap Elara, sementara di luar kubah server, fajar baru mulai menyingsing di ufuk timur ibu kota, menyinari dunia baru yang bersih dari *bug* masa lalu.

"Dunia ini tidak berada di bawah kendaliku," koreksi Kael tenang, berjalan melangkah melewati konsol utama menuju pintu keluar ruang server. "Dunia ini kini berjalan di atas sistem yang efisien. Dan tugas kita... adalah memastikan tidak ada lagi *error* yang merusak jalurnya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!