NovelToon NovelToon
Jodoh Untuk Gus Ilham

Jodoh Untuk Gus Ilham

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:942.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Ilham Abdulrahman, seorang pemuda sholeh dan baik hati yang diidolakan oleh para santriwati mampu menarik hati seorang gadis bernama Myesha Safeera kusuma Wijaya.

Hingga membuat gadis itu rela masuk ke dalam pondok pesantren agar bisa dekat dan menarik perhatian pemuda tampan itu.

Sayang, Myesha atau Shasa harus menelan kekecewaan saat pemuda yang biasa di sapa Gus Ilham itu di jodohkan dengan wanita lain.

Wanita cantik, sholehah, bertutur kata lembut yang berbanding terbalik dengan nya yang merupakan seorang gadis yang cukup dikenal sebagai wanita yang bar bar.

Akan kah Shasa berhenti mengejar cinta Gus Ilham saat tahu jika sang pria sudah memiliki calon pendamping yang di pilih oleh kedua orang tuanya??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.30

...🌸🌸🌸...

...*Happy Reading*...

*

"Sini sayang, duduk di sini,"

Deg

Jantung Myesha seakan loncat dari tempatnya saat Ilham melambaikan tangan sebagai tanda jika Ilham menyuruh Meysha mendekat lalu duduk di samping nya.

Setelah makan malam dan kembali sholat Isya berjamaah. Ilham dan Myesha pun akhirnya kembali ke dalam kamar untuk beristirahat.

Setelah tiba di kamar, Myesha lebih dulu membersihkan diri di kamar mandi, sementara Ilham menunggu sang istri dengan duduk berselonjoran di atas kasur yang ada di kamar Myesha.

Sementara menunggu sang istri yang tengah membersihkan diri. Ilham pun mulai mengecek pekerjaan nya lewat ponsel di tangan nya.

Dan setelah beberapa saat, Myesha pun keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan piyama panjang.

Namun ada yang berbeda dari tampilan wanita yang kini sudah berstatus seorang istri itu.

Dibagian kepalanya, Myesha tampak sudah tidak memakai penutup lagi. Hingga memperlihatkan rambut hitam legam nya yang dibiarkan terurai begitu saja.

Sejenak, Ilham dibuat terpana dengan penampilan Myesha saat ini. Meski ini bukan pertama kalinya Ilham melihat Myesha tanpa kerudung.

Pasalnya, dulu saat masih magang Myesha juga belum mengenakan hijab. Namun, setelah Myesha tinggal di pondok hingga saat ini.

Ilham sudah tidak pernah lagi melihat rambut Myesha karena wanita itu sudah tidak memperlihatkan nya lagi ke khalayak umum.

"Sini, duduk di sini. Dekat Mas," seru Ilham lagi saat melihat Myesha hanya diam saja di tempatnya berdiri.

Dengan langkah pelan dan sedikit ragu. Myesha pun mulai mendekati ranjang dan naik ke atasnya.

Dengan jantung yang berdetak begitu kencang. Myesha memberanikan diri duduk di tempat yang ditunjuk oleh Ilham.

"Masya Allah, cantik nya bidadari duniaku," puji Ilham saat Myesha sudah ada di samping nya.

"Jangan bilang seperti itu," jawab Myesha menunduk malu.

Menyembunyikan rona merah di wajah cantiknya. Sungguh, rasanya luar biasa sekali.

Kuasa Tuhan memang tidak ada yang bisa menduga nya. Dulu Myesha begitu terobsesi pada pria di sampingnya ini.

Namun Tuhan menghempaskan pengharapan nya hingga ke dasar jurang yang terdalam hingga menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat sakit.

Namun, disaat Myesha berpasrah dan berserah diri. Menyerahkan segala sesuatu tentang kehidupannya kepada sang pemilik kehidupan.

Tuhan malah memberikan keinginan yang sudah dia kubur dalam dalam. Dan tidak pernah mengharapkan nya lagi.

"Hey, lihat sini dong. Kenapa menunduk terus? Dulu aja berani banget natap aku padahal belum halal. Kenapa setelah halal malah terus menghindar dan tidak lagi menatapku seperti dulu."

Gemas melihat istrinya yang terus saja menunduk. Membuat Ilham akhirnya menarik dagu Myesha agar gadis itu menatapnya.

Deg

Jantung Myesha kembali berdebar kencang manakala netra nya bertemu dengan netra teduh sang suami.

Hatinya bagai melayang di angkasa saat, pada akhirnya. Myesha bisa menatap Ilham dengan sepuasnya tanpa menimbulkan dosa.

Namun, kenapa setelah halal nyali Myesha malah menciut hanya untuk sekedar menatap wajah sang suami dari jarak sedekat ini.

"Kenapa? Apa kamu menyesal dengan keputusan ini?" Tanya Ilham yang merasakan perubahan yang sangat drastis pada Myesha setelah mereka resmi menikah agama.

"Tidak, sama sekali tidak Mas. Kamu tahu kan, bagaimana inginnya aku untuk hidup bersama denganmu."

"Lalu, kenapa setelah kita menikah kamu lebih banyak diam. Seakan akan kamu menyesali keputusan ini,"

"Aku diam karena aku terlalu kaget dengan tindakanmu, Mas. Setelah mendapatkan penolakan terang terangan darimu dengan menghadirkan wanita lain. Sungguh membuat hati aku hancur sehancur hancurnya. Hingga aku pun memutuskan untuk pergi agar lebih mudah untuk melupakanmu yang mungkin sudah resmi menjadi suami orang. Tapi, setelah setengah mati berusaha melupakan dan mengubur namamu. Kamu malah kembali hadir dan begitu gencar melakukan pendekatan hingga aku tidak bisa menghindar sedikit pun. Bahkan untuk sekedar berpikir dan mempertimbangkan pun tidak kamu berikan celah sedikitpun." Jelas Myesha yang akhirnya mengutarakan unek unek yang ada di dalam hatinya.

"Itu karena aku takut kehilangan kamu untuk kedua kalinya. Aku pernah meminta pada Allah di setiap sujud malam ku. Jika Allah memberi aku kesempatan untuk kembali bertemu denganmu. Maka, aku tidak akan pernah membiarkan kamu mengejarku lagi. Melainkan aku yang akan mengejarmu dengan seluruh tenaga yang aku punya. Dan Allah telah mewujudkan doaku itu, dan aku hanya berusaha menepati janji yang aku buat padanya."

"Terima kasih ya, karena kamu masih mau menerima pria yang pernah menorehkan luka di hatimu. Setelah ini, aku akan berusaha untuk memberikan kebahagiaan di setiap kebersamaan kita nanti," lanjut Ilham membawa tubuh istrinya masuk ke dalam dekapannya.

"Kita tidur ya? Ini sudah larut malam," bisik Ilham yang di angguki oleh Myesha.

Keduanya pun akhirnya membaringkan tubuh lelah mereka di ranjang yang sama dan dengan satu selimut yang sama.

Keduanya mulai menutup kedua mata yang memang sudah mulai terasa berat karena kantuk.

Hingga malam kian larut, kedua pasangan suami istri baru itupun akhirnya terlelap masuk ke dalam alam mimpi dengan saling berpelukan.

*

*

Keesokan pagi nya.

Ilham yang terbangun lebih dulu karena mendengar suara adzan berkumandang, tersenyum bahagia saat netranya mulai terbuka dan pemandangan pertama yang dia lihat untuk pertama kalinya saat membuka mata adalah wajah cantik Myesha yang masih terlelap.

Ilham membelai lembut surai Myesha yang menutupi wajah cantik nya. Lalu membenamkan satu kecupan sayang di kening wanita halalnya itu.

"Mas, sudah bangun?" Tanya Myesha masih dalam keadaan mengantuk dan berusaha membuka matanya.

"Tidurlah lagi, bukankah sedang tidak sholat. Lebih baik gunakan untuk istirahat, Mas ijin ke masjid komplek ya. Semalam sudah janjian sama Ayah mau sholat subuh di masjid." Ucap Ilham izin pada sang untuk sholat berjamaah di masjid komplek rumah nya.

"Baiklah, sekarang lebih baik Mas siap siap. Biar aku siapkan baju koko sama kain sarung nya,"

"Jika kamu lelah dan masih mengantuk. Tidurlah lagi, Mas bisa sendiri kok."

"Tidak apa apa, biar aku siapkan saja dulu. Aku bisa tidur lagi saat Mas ke masjid."

"Baiklah kalau begitu. Mas ke kamar mandi dulu ya."

Ilham pun langsung melesat masuk ke kamar mandi. Sementara Myesha tampak bangun untuk membantu menyiapkan kebutuhan suaminya yang akan melakukan sholat berjamaah di masjid.

Tidak memakan banyak waktu, setelah 10 menit. Ilham pun terlihat sudah menyelesaikan urusan nya di kamar mandi.

"Ini Mas pakaian nya," ucap Myesha menyodorkan baju koko serta kain sarung pada suaminya. Saat melihat Ilham keluar dari kamar mandi.

"Iya sayang, terima kasih." jawab Ilham yang langsung mengambil satu set pakaian muslim khusus untuk beribadah itu. Lalu memakainya, dan setelah itu keluar untuk menemui ayah mertuanya yang ternyata sudah menunggu di ruang keluarga.

"Loh Ham, ga mandi junub dulu kah? Kok cepat amat siap siapnya?" seloroh sang ayah mertua hingga membuat Ilham sedikit kaget.

1
pretty girl's
luar biasa
nailafnaa~~
ini mah mondoknya niatan pengen dijodohin😄
Lyana
tp bunting duluan gimana atuh
Eti Alifa
jawab aja ham, bocor yah...😁
Eti Alifa
sprti dpt durian ya mey😁
Eti Alifa
kenapa satu jam sblm ijab qobul bs gagal
Eti Alifa
maaf tpi bukannya dulu Siti khatijah jg meminang dulu an ke pamannya nabi utk meminta Nabi menjadi suaminya. trus di luar pulau jawapun ada yg perempuan meminang lakinya.
bunda syifa
lah ini ceritanya santri putri dan putra campur dalam semua kegiatan, masak perpus juga nyampur
Rita susilawati
bgus cerita nya suka thor🤗
Rumaisa Afiani
oooooy laaah gw kek orang bego. malah senyum2 😫
Dyah Oktina
ya ampun thor... pakai tahu bulat d bawa2... 🤭😁😁
Siti Zubaedah
Luar biasa
Mamah Kekey
oohh iya baru paham aku ..Fathia hamil duluan ..padahal anak kiayi besar ..sebutan Ning lagi ..
Mamah Kekey
Aamiin aamiin ya Allah..m🤲
Mamah Kekey
love sekebon juga Thor...
Mamah Kekey
Alhamdulillah Ilham grecep...aku yg baca udah deg-degan...aku klau nyuruh orang kerjanya pagi sampai ,siang ...
Mamah Kekey
takutnya anak art itu suka sama Ilham...semoga di jauhkan dari ulet keket
Mamah Kekey
syafakillah buat author nya... semangat...🙏
Mamah Kekey
Alhamdulillah akhirnya mereka menjadi suami istri yang seutuhnya...
Mamah Kekey
Alhamdulillah akhirnya mereka sah menjadi suami istri.. selamat yah buat pasutri yang berbahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!