"Kalau kamu cinta sama aku, buktikan dong! Kamu wanita pertama dalam hidup aku, Luna. Apa kamu tidak mau menjadikan aku lelaki pertama yang pernah tidur denganmu?"
Saat Noah meminta pembuktian cintaku padanya, aku bisa apa selain dengan bodohnya memberikan keperawananku padanya? Semua atas nama cinta. Cinta yang bagaimana? Cinta yang penuh dengan toxic?
Diilhami dari kisah nyata pergaulan anak muda jaman sekarang. Mohon bijak menyikapinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mizzly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Obsesi Ariel
POV Author
"Kamu mau pesan makan apa, Noah? Biar aku pesan di aplikasi online," tawar Ariel yang baru saja mandi. Rambutnya basah sehabis keramas. Ariel memakai lotion ke sekujur tubuhnya. Aroma wangi bunga semerbak menusuk penciuman Noah.
"Jangan kebanyakan pakai lotionnya, pusing aku dengan baunya!" protes Noah.
"Ini wangi, Sayang, bukan bau. Aku mau, saat kita bermesraan aku selalu wangi di dekat kamu," kata Ariel dengan nada centilnya. "Jadi mau pesan apa?"
"Nasi Padang saja. Aku lapar." Noah menyesap rokok miliknya dan mengepulkan asap seenaknya.
Ariel tak mau kamarnya bau asap, ia pun berdiri dan membuka pintu kamarnya agar udara segar bisa masuk. Ariel sangat menyukai kostan ini. Bebas sekali. Bisa membawa tamu laki-laki kapanpun. Memang sih agak mahal namun tak masalah buat Ariel. Ada Om Kuncoro yang akan membayarinya.
Ya, Ariel berprofesi ganda. Selain menjadi mahasiswa baik-baik, dirinya juga merangkap menjadi sugar baby seorang pengusaha kayu bernama Om Kuncoro atau biasa dipanggil Om Kun.
Sebelum dengan Om Kun, Ariel menjadi LC di salah satu karaoke. Bekerja di malam hari dan pulang pagi. Semua Ariel lakukan demi membayar uang kuliah dan biaya hidupnya di Jakarta.
Kedua orang tua Ariel adalah petani yang hanya mengandalkan hasil panen untuk membiayai hidup. Kadang hasil panen melimpah, Ariel akan hidup tenang dengan uang jajan yang cukup. Kalau hasil panen sedang gagal, hutang orang tuanya menumpuk dan jangan mengharapkan kiriman uang, untuk makan sehari-hari saja kedua orang tuanya sampai berhutang ke tetangga.
Seperti yang terjadi dalam 6 bulan belakangan ini. Hasil panen gagal, banyak hama menyerang dan hasil panen yang berhasil dijual hanya sedikit. Belum menutup untuk biaya bibit dan pupuk sebagai modal. Orang tua Ariel tak bisa mengirimi putrinya uang untuk bayar kost dan makan sehari-hari.
Ariel hampir saja diusir dari kostan. Ariel lalu berkenalan dengan seorang mahasiswa senior dan mengajaknya bekerja menjadi LC. Uang dari LC dipakai untuk pindah ke kostan baru yang lebih bebas dan tak ada jam malam. Di kostan lama, Ariel selalu diomeli karena suka pulang larut malam.
Rupanya uang dari menjadi LC tak banyak. Untuk membayar kost di tempatnya saat ini dan uang makan hanya sisa sedikit, sedangkan Ariel juga harus mengirim uang ke kampung. Orang tua dan adiknya butuh bantuan.
Ariel pun bertemu dengan Om Kun, salah seorang pelanggan di tempat karaoke biasa Ariel bekerja. Om Kun melihat Ariel masih ranum dan suci. Om Kun pun menawarkan diri untuk menjadi Sugar Daddy Ariel.
Tawaran uang yang besar dan jaminan akan hidup tenang tanpa memikirkan hutang membuat Ariel tergoda. Ariel pun menerima tawaran yang Om Kun berikan. Sejumlah uang dalam nominal besar masuk ke rekeningnya membuat Ariel tak menyesal menjual keperawanannya.
Om Kun hanya minta ditemani pada hari-hari tertentu. Saat istrinya sedang ada acara dengan teman-temannya, maka saat itu Ariel bekerja memuaskan napsu birahi Om Kun. Ariel berubah dari gadis polos menjadi gadis dengan banyak pengalaman bercinta.
Ternyata Ariel tak puas sampai di situ saja. Ariel menginginkan hal lain, yakni Noah. Ya, kekasih sahabatnya terlalu tampan. Ariel bahkan suka memimpikan dirinya bercumbu dengan Noah.
Beberapa kali Ariel mengintip Noah yang masuk ke dalam kamar Luna. Mereka menghabiskan waktu bersama bahkan Noah sampai menginap segala. Ariel bahkan melihat Luna dan Noah masuk ke dalam ruang senat dan toilet lantai 3 untuk berbuat hal yang memalukan.
"Cih, ternyata kelihatannya saja polos, padahal suka berbuat enak-enak dengan pacarnya," cibir Ariel pada Luna. "Noah itu incaran aku sejak awal, kamu saja licik menggoda Noah dengan sikap kamu yang sok polos. Sekarang, kamu tak ubahnya denganku, Lun. Sok suci saat aku tawari jadi LC dan sugar baby kamu tolak. Kamu juga butuh uang."
Sejak Luna berpacaran dengan Noah, rasa benci Ariel terhadap Luna mulai tumbuh. Melihat Luna sering ditatap penuh cinta dengan Noah membuat Ariel iri. "Seharusnya aku yang mendapat tatapan itu, Lun," rutuk Ariel dalam hati.
Ariel masih tetap berteman dengan Luna karena ingin bisa dekat dengan Noah. Lumayan bisa cuci mata kalau dekat Noah, bosan Ariel melihat perut buncit Om Kun terus.
Ariel terua berharap hubungan Luna dan Noah retak. Ternyata tak butuh waktu lama, hubungan mereka retak saat Papa Luna datang. Ariel sengaja pura-pura keluar kamar agar Papa Luna melihat kalau dirinya tidak pergi bersama Luna. Dari balik gorden kamar kostnya, Ariel melihat Luna bertengkar dengan Papanya.
Luna akhirnya pindah kost dan hubungannya dengan Noah merenggang. Ariel tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Saat Noah yang sudah kecanduan dengan tubuh Luna tak juga mendapat obat mengatasi kecanduannya, Ariel datang sebagai pelepas dahaga Noah.
Noah semula menolak tawaran Ariel. Rasa cintanya terhadap Luna ternyata amat besar, namun semua itu tak bertahan lama. Mana ada sih kucing yang nolak jika dikasih makan ikan?
Ariel terus merayu Noah. Menunjukkan aset miliknya yang terlihat menggoda dengan bra renda yang ia beli mahal di Mall atas permintaan Om Kun. Noah pun lemah. Godaan Ariel begitu sayang untuk ditolak.
Ruang senat menjadi tempat pertama mereka berbuat mesum. Ariel ketagihan. Noah begitu perkasa. Tubuhnya kekar dengan perutnya yang six pack menjadi pemuas dahaga Ariel selama ini.
Stamina Noah yang begitu menantang saat di ranjang membuat Ariel mau lebih dan lebih lagi. Sayang, Noah menolaknya dan malah menunggu Luna. Ariel kesal dan marah pada sahabatnya. "Kenapa selalu Luna dan Luna terus?" gerutu Ariel.
Tak putus semangat, Ariel datang sebagai obat patah hati Noah yang diacuhkan Luna. Ariel mengajak Noah ke kostannya dan memberikan service terbaiknya. Ariel bahkan mengajak Noah melakukan ronde berikutnya.
"Habis makan nasi Padang, mau aku ajak bersenang-senang lagi tidak?" goda Ariel seraya tangannya menjelajah dada Noah yang polos.
"Udah ah, capek! Besok lagi saja!" tolak Noah sambil asyik mengepulkan asap rokok ke udara.
"Oke. Mau coba dimana? Mobil kamu mau?" Ariel menaruh ponsel miliknya setelah memesan makanan untuk mereka. Ia memandang wajah tampan Noah dengan puas. Noah miliknya, tak akan Ariel lepaskan untuk Luna lagi.
"Enggak usah!" tolak Noah dengan dingin. Bagi Noah, kenangan bercinta di mobil hanya untuk Luna seorang.
"Kenapa sih? Aku akan kasih gaya yang bikin kamu suka deh," rayu Ariel lagi.
"Kalau aku bilang enggak usah, ya enggak usah! Jangan maksa! Nanti mobilku jadi sial dipakai buat begituan!" tolak Noah dengan ketus.
Ariel memanyunkan bibirnya. "Kalau sama Luna, enggak sial gitu?"
Noah menatap Ariel dengan tajam. "Jangan pernah bandingin diri kamu dengan Luna. Andai Luna tahu sahabatnya sudah mengkhianatinya, entah apa yang akan terjadi!"
****
terimakasih kak author..sukses u karya2 selanjutnya🙏💐
keren sih jadi cowok 😁
kaget pas bilang mantan narapidana🙃
sirik aja kamu Zah, klu udh pikirannya negatif yaa susah deh🤦♀️
Rina jg fun2 aja sama Luna, Bahri jugaa..loe aja yg sirik Zizah
sskarang aja bilang kesepian ga ada teman..telat Pak🤪