Perkenalkan, nama ku Aero Wijaksono. Aku adalah putra tunggal di keluarga Wijaksono sehingga beban keluarga semua berada di kedua pundak ku. Termasuk beban untuk meneruskan keturunan keluarga Wijaksono.
Untuk memenuhi keinginan keluarga ku,akhirnya aku setuju untuk menikahi seorang gadis pilihan kakek ku.Wanita muda yang cantik dan ayu itu bernama Reandra Anastasia. Dia berasal dari panti asuhan yang selalu di danai oleh kakek ku.
Walaupun aku tidak mencintai nya tapi aku selalu nafkahi nya lahir dan batin.
Aku tahu Rea sangat mencintai ku. Itu sangat terlihat dari bagaimana dia melayani ku baik urusan ranjang mau pun urusan perut. Sehingga tidak ada celah bagi ku untuk mengeluh pada nya. Tapi Ibu ku selalu mencari cara agar aku dan Rea bisa bercerai.
Suatu hari harapan ibu 80 % dapat di katakan terkabul. Karena pada hari itu Rea meninggalkan ku tanpa jejak setelah melihat diri ku yang bercin ta dengan sahabat karib nya di kamar tidur kami.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#33
Di Kediaman Wijaksono
"Ma! apa mama tahu kalau Rea telah kembali ke kota ini!" Teriak Risa heboh masuk ke ruang taman belakang, tempat dimana Lidia bisa bersantai sambil mengurusi bunga-bunga milik nya.
"Risa! Apa kau sudah kehilangan semua sopan santun mu!" Ujar Lidia kesal karena Risa berlarian di dalam rumah sambil berteriak heboh seperti orang gila.
Sebagai wanita kelas atas, pantang bagi Lidia hal -hal yang melanggar tata krama seperti itu.
"Astaga ma! Kalau melihat mama masih bisa duduk dengan tenang sambil mengerjakan semua bunga-bunga ini, aku bisa menyimpulkan bahwa mama memang belum mengetahui apapun!" Seru Risa, pada Lidia.
"Memangnya ada apa sih Risa???Apa yang membuat mu seperti orang gila begitu?"
“Apa Aero tidak ada menelpon mama?”
“Aero? Ck! Kau ini hilang ingatan atau apa? Sudah sepuluh tahun ini Aero tidak pernah menelpon ku duluan! Mana mungkin hari ini dia menelpon ku! Sejak dia tahu kalau aku yang telah menjebak nya malam itu dan membuat Rea pergi dari rumah, hubungan ku dengan Aero benar-benar jadi rusak!’lidia menjadi bertambah kesala saat ini karena teringat kembali peristiwa sepuluh tahun lalu.
Sebuah perbuatan hina yang Lidia lakukan karena termakan hasutan tidak langsung dari Risa. Yang mengakibatkan kemarahan Aero yang berbuntut pergi nya Aero dari rumah itu.
"Ma! Marah nya mama dan kesal nya mama, mama kesampingkan saja dulu. Sebab apa yang akan aku katakan ini benar-benar berita yang luar biasa. Apakah mama tahu siapa yang sudah kembali ke kota kita?" Tanya Risa dengan penuh penekanan.
"Memang nya siapa?"
" Istri kesayangan Aero yang kabur sepuluh tahun yang lalu! Rea!" ucap Risa histeris.
"Apa!!! Rea!! Dimana dia sekarang! Kapan kau bertemu dengan nya!" Lidia langsung berdiri dan mendekati Risa dan mencekram bahu Risa lalu menggoyang-goyangkannya.
"Aaaauuu! Ma! Sakit ma!" Seru Risa, kesakitan karena cengkraman kuat Lidia.
"Maaf kan aku, Rissa!!" Lidia melepaskan tangannya. "Dimana Rea!" Tanya Lidia, menatap intens wajah Risa.
"Aku tidak tahu dimana dia tinggal saat ini. Tapi satu hal yang pasti, dia dan Aero seperti nya ada urusan bisnis di HD company. Aku bertemu dengan mereka di sana. " Ujar Risa, kesal karena mama nya Aero malah terlihat antusias mendengar kabar kembali nya Rea.
"Aku akan menelpon Aero saat ini juga!" Lidia berlari ke ruang tengah untuk menelpon Aero.
Setelah beberapa lama menunggu sambungan telpon itu terhubungan, akhirnya Lidia menyerah.
"CK! kenapa dia tidak mengangkat telepon ku!" Seru Lidia, marah.
“Apa mama senang Rea kembali???”
“Apa kata mu? aku senang wanita mandul itu kembali?! Yang benar saja! Aku menelpon Aero karena aku ingin Aero dan wanita itu bercerai sekarang juga! Sudah cukup 10 tahun ini wanita itu membuat Aero merasa bersalah pada nya.” Cetus Lidia.
“Bagus!! Aku kira dia senang Rea kembali! Ternyataa dia masih Lidia yang sama! Lidia yang mudah aku kompori.” Ujar Risa dalam hati.
Risa mendekat ke Lidia dan berdiri di depan Lidia, "sebaiknya mama langsung saja ke HD Design Comp besok pagi! Bawa sekalian beberapa pengacara dan todong Rea untuk menceraikan Aero sekalian. Kalau dia tidak mau! Mama bisa seret Rea pulang. Setelah sampai rumah baru mama paksa Rea menceraikan Aero. Bagaimana pun dia harus bertanggung jawab atas keretakan hubungan mama dan Aero." Risa berusaha memprovokasi ibu nya Aero.
"Kau benar! Dia harus membayar perbuatannya. Kalau perlu aku menceraikan mereka hari itu juga!!."Seru Lidia, dengan tatapan tajam ke arah luar jendela. " Aku tidak akan kau wanita mandul itu merusak hati nya Aero lagi." Lanjutnya.
Risa melihat bensin yang disiramnya pada ibu nya Aero telah berhasil membakar seluruh amarah sang calon ibu mertua. Dengan tersenyum Risa meninggalkan Lidia di ruangan itu. "Aku tidak sabar ingin ke kantor besok pagi. Aku sungguh ingin melihat bagaimana reaksi Rea ketika melihat mama nya Aero. Dia pikir siapa dirinya. Sudah bagus dia kabur, kenapa dia mesti kembali lagi!"
😵💫😵💫😵💫
Ternyata emak nya Aero belum tobaaat. apa perlu kak Upe kenalin ke Aether dulu baru tobat ya😂