NovelToon NovelToon
Cewek Gendutku 2

Cewek Gendutku 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Ketos / Tamat
Popularitas:351k
Nilai: 4.8
Nama Author: Budy alifah

Kehidupan Gita semakin berubah dengan kelahiran sang buah hatinya, banyak hal baru yang terjadi di hari-hari yang dia lewati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Budy alifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengadilan Agama

Gita dan Anita sudah berada di kantor pengadilan. Mereka berdua saling berpandangan.

"Lo sudah yakin?" tanya Gita.

Anita menarik napas dalam, dia melihat ke kantor pengadilan. Lalu menoleh kearah Gita.

"Git, selama ini tidak ada terpikir gue bakalan kesini lagi. Dengan tujuan perceraian." Katanya tiba-tiba menangis. Air matanya tak terbendung.

"Kalau lo belum yakin, kita pulang saja dulu. Lo pikir lagi, keputusan yang lo ambil ini adalah masa depan lo. Jadi lo jangan sembarangan kalau memang lo belum siap tunda saja dulu." kata Gita. Meskipun Gita menginginkan perpisahan diantara Bayu dan Anita namun dia tidak bisa memaksanya.

"Kalau gue pikir lagi apa akan merubah segalanya? Nggak kan Git, Kak Bayu tetap akan menikah. Lalu bagaimana dengan gue?" Anita merasa sesak di dada.

"Gue masih tidak percaya semua ini bakalan terjadi." Anita menyeka air matanya.

"Lo yang sabar ya, gue juga nggak bisa bantu apa-apa. Semua ini hanya lo yang bisa menyelesaikannya." Gita memegang pundak Anita.

"Lo sudah cukup banyak membantu gue, kita turun yuk." Ajak Anita.

"Lo nggak mau pikir lagi?" Gita meyakinkan lagi sebelum dia benar-benar masuk ke pengadilan.

"Kak Bayu saja yakin mau menikah lagi kenapa gue tidak yakin untuk menceraikannya. Gue juga mau bahagia."Kata Anita dengan senyum masam.

Gita memegang tangan Anita, kembali menguatkan dia. Anita yakin dengan keputusannya untuk bercerai dengan Bayu.

Tak lama Gita dan Anita sudah selesai mendaftar, hanya menunggu proses perceraiannya.

"Sekarang lo mau kemana?" tanya Gita.

"Gue nggak tahu, bingung." Anita menjadi bingung, wajahnya sedih dan terlihat tidak fokus.

"Gimana kalau kita cari makan aja, kita ajak Fara." Ide Gita.

"Gue ikut lo aja, terserah lo mau ajak gue kemana aja." kata Anita.

"Nit, lo jangan putus asa gini dong. Atau kita cabut aja gugatan cerai lo." Gita tidak bisa melihat Anita yang menjadi tak punya semangat hidup.

"Jangan, gue udah yakin. Gue semangat kok. Lebih baik kita buru-buru pergi dari sini daripada nanti gue galau lagi." Katanya.

"Kalau gitu gendong Aiden, biar gue yang bawa mobilnya." Gita memberikan Aiden kepada Anita.

"Lo yakin mau bawa mobil, udah gue aja."

"Nggak, lo aja nggak fokus. Ntar malah di tabrakin mobilnya kasian gue sama Aiden." kata Gita.

"Ish.. Lo ya."

"Udah buruan masuk."

Gita akan membawa Anita jalan-jalan tapi menjemput Fara dan Vian dulu. Dia akan meminta ijin kepada Gilang untuk membawa mereka pergi.

"Eh.. Lo mau kemana ini?"

"Ke kantor."

"Ngapain?" Anita mengerutkan keningnya.

"Ya jemput Fara sama Vian. Memangnya mau ngapain?"

"Mereka lagi kerja kali, udah kita berdua aja. Gue aja udah ijin masa dua orang lagi lo mau paksa ijin sih." Anita tidak setuju dengan ide Gita.

"Udah nggak apa-apa, Kak Gilang pasti ngerti." Gita kekeh.

Setelah satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di kantor. Gita meminta Aiden dan menggendongnya.

"Lo mau ikut turun nggak?" tanya Gita.

"Nggak deh gue mau lihat orang-orang."

"Ok, jangan kabur ya lo." Kata Gita sembari turun dari mobil.

"Iya-iya."

Gita berjalan menuju ruangan Gilang, kantor hari ini tampak sepi.

"Mbak Lila." Panggil Gita.

"Gita, cari Pak Gilang?" tanya Lila.

"Iya, dimana ya?"

"Di dalam sedang bertemu klien, ada apa biar gue sampaiin."

"Em.. Gue masuk sebentar nggak bisa ya?" tanya Gita.

"Gue takut tapi sama Pak Gilang, kalau sedang sama klien suka nggak bisa di ganggu."

"Ini kok tumben sepi kantor?"

"Iya, sedang sibuk ada proyek baru. Jadi mereka ada yang keluar ketemu klien, ada yang sedang cek lokasi."

"Ya udah Mba, makasih ya."

Gita tidak jadi pergi ke ruangan Gilang, dia memilih ke ruangannya.

"Selamat siang.." sapa Gita.

"Selamat siang..." jawab serentak.

"Eh buset gue kira siapa." kata Vian.

"He... Far, Vian cabut yuk." Ajak Gita.

"Main cabut aja, bisa di bantai sama Gilang kita." kata Vian.

"Ntar gue ijinin, lagian kan ini udah jam makan siang." Bujuk Gita.

"Lo dari rumah kesini bawa Aiden juga, cuma mau ajak kita cabut. Gabut banget lo ya?" Fara geleng kepala.

"Gue habis anterin Anita ke pengadilan agam, jadi gue langsung kesini."

"Anita udah ke pengadilan?" kata Fara sama Vian bersamaan.

Mereka kaget, tak menyangka Anita secepat itu mengambil keputusan.

"Iya, sekarang dia ada di mobil. Gue ajak kalian itu karena Anita sedang down. Mana tiba-tiba nggak punya semangat untuk hidup lagi." Gita menyakin kan kedua temannya.

"Dia udah benar-benar yakin?" Vian menarik kursinya hingga mendekat dengan Gita.

"Ya awalnya sih kayak kurang yakin, tapi menjadi yakin ketika ingat kalau Kak Bayu yakin sama pilihannya." jelas Gita.

"Pingin banget gue hajar itu si Bayu, sayang ada Gilang sama Raka." Kata Vian.

"Iya, kemarin gue juga mau cakar-cakar itu wajahnya yang tanpa dosa." Ujar Fara.

"Harusnya kemarin kita gundulin aja dulu, baru deh bolehin pulang. Kesel juga sayang ada Kak Gilang. Nanti yang ada gue pasti di omelin." Gita juga tak kalah keaal dari kedua sahabatnya ini.

"Ehm.."

Gita, Fara, dan Vian langsung menoleh mendengar orang berdehem.

"Sayang..." Gita meringis.

"Kamu ngapain kesini?" tanya Gilang dengan wajah curiga.

"Cuma mampir."

"Pasti mau ngrecokin mereka ya." Tuduh Gilang.

"Nggak, tadi mau lihat kamu terus katanya masih rapat. Ya udah aku kesini ya kan sayang." Gita menatap Aiden yang ada di gemdonganya.

Gilang berjalan mendekati Aiden lalu mengecup keningnya.

"Sayang.. Gini jadi tujuan aku sebenarnya kesini boleh nggak kalau mau minta ijin buat mereka berdua keluar." Kata Gita hati-hati.

Gilang menatap Gita sembari melipat kedua tangannya, dia sudah menduga kalau Gita tak hanya datang begitu saja.

"Gini sayang, kan Anita sedang sedih jadi butuh banget kita-kita. Jadi bisa ya ijinin mereka berdua." Gita merenges sampai kelihatan gigi putihnya.

"Iya Lang, kasian dia kan baru aja mau cerai. Lo kasih ijin kek sama kita." Vian membantu Gita ngomong sama Gilang.

"Ok, gue kasih ijin kalian. Tapi ingat jangan malam-malam. Ingat kamu bawa Aiden." Gilang mengingatkan Gita.

"Pasti sayang, makasih ya." Gita mencium Gilang.

"Udah..udah ayo cabut, jangan mesra-mesraan disini." Vian menarik tangan Gita.

"Da...da... Sayang sampai ketemu di rumah ya." Gita melambaikan tangan.

"Terima kasih ya adik ipar yang baik." Fara mengambil tasnya.

"Hah... Mau diijinin atau tidak kalian juga bakalan cabut kan." Gumam Gilang sambil geleng kepala.

1
Novia
lahiran ya
Nasriska Yuli anisa Anisa 2807
ayo lanjut kk udh lama nunggu up nya
Aida Kamil
konlm aga up LG Thor hmpir 7 bpn
Sunarmi Narmi
Semoga nnt Anita Nikah sama Vian Authornya Maha Penasih..Anita di bikin hamil Vian..biar Bayu mewek sama ortunya dn vivi hamil tpi cacat..disini Author nya kuasa Guest...😄😄😄😄
Sunarmi Narmi
Aku jg nyesel dulu coment setuju Bayu jodohin Anita...tau endingnya THE END aku pilih Vian /Sob//Sob//Sob/
Sunarmi Narmi
/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/
Sunarmi Narmi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Riska Halija
next
Wiliam Zero
ceritanya selalu bagus 👍
Novia Ayu Apriani
bubar kah ngegantung
Sulaiman Efendy
UDHLH CRITANYA MNJEGKELKN, TAMATMYA GK JELAS LGI..
Sulaiman Efendy
TRNYATA LO PNY SIFAT NGANJING SAMA DGN MMA LO, TRLALU MLEMPEM...
Sulaiman Efendy
GOBLOK, KNP HRS LO YG ANTAR SILA KE UKS
Sulaiman Efendy
LO AZA CEMEN & MLEMPEM.. KLO LO SYANG KYRA, LO TUNJUKIN SIAPA LO SBENARNYA, ATAU LO HRS TEGAS..
Sulaiman Efendy
MALAH BLM WAKTUNYA TRUS.. GREGETAN NIH DGN CERITA, SDHLH BNYK TYPO, TOKOHNYA DIBUAT TRLALU BAIK DM MLEMPEM
Sulaiman Efendy
DISESI 2 JDI KURANG SUKA BACA KISAH AIDEN ,, HRSNYA AIDEN TEGAS.. KLO MAU KYRA,, SDH SAATNYA TUNJUKIN SIAPA DIRI LOO
Sulaiman Efendy
BAGUS LO KABUR, ATAU MOGOK MAKAN... USH KLUAR2 KAMAR..
Sulaiman Efendy
SETIAP ORG DIBERI KECERDASAN YG BRBEDA BEDA..
Sulaiman Efendy
KYRA JUGA, BUAT LO SIMPAN NO KRIS, LO BLOK KNP...
Sulaiman Efendy
YG NGRUSAK BACA NI KOVEL TRLALU BNYK TYPO, TIAP BAB SLALU ADA TYPO
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!