NovelToon NovelToon
Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara

Status: tamat
Genre:Fantasi / Kultivasi / Pendekar / Xianxia / Wuxia / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Fantasi Timur / Spiritual / Iblis / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Pusaka Ajaib / Tamat
Popularitas:21.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Jimmy Chuu

(IG : jimmychuu2022)
Seribu tahun yang lalu, lima praktisi ternama di masing-masing Belahan Benua Silver bertemu untuk mendapatkan Gelar yang tiada tara, Dewa Pedang. Ke lima praktisi itu adalah Raja Pedang mewakili Utara, Selatan, Barat, Timur dan Belahan Dataran Tengah.

Kelima Raja Pedang itu menghilang setelah pertemuan tersebut. Terdengar kabar bahwa mereka terluka karena pertempuran di pertemuan itu. Bahkan kelima klan pendukung mereka juga turut menghilang.

Kini setelah seribu tahun berlalu, terdengar kabar seseorang telah memahami niat pedang, Niat pedang itu adalah tanda seorang praktisi akan memenuhi jalan menuju keabadian.

Catatan :
Novel ini ttg Fantasy Timur, Wuxia, Xianxia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jimmy Chuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arena Turnamen Jenius Sekte Pedang awan

Hari Puncak Turnamen antar jenius lima puncak di Sekte Pedang Awan telah tiba. Semua pihak benar-benar sangatlah antusias. Masing-masing siswa puncak yang ada di Sekte Pedang Awan datang mengusung bendera-bendera warna-warni sesuai puncak dimana  mereka berkultivasi. Yel-yel untuk mendukung jagoannya di seru-serukan untuk menambah meriah suasana di Sekte Pedang Awan.

Sementara di arena tempat di selenggarakan kompetisi itu, sudah mulai padat dipenuhi siswa-siswa Sekte Pedang Awan. Murid pekerja, murid pelataran luar maupun murid pelataran dalam mulai tumpah ruah memenuhi area sekitar arena kompetisi sejak pagi. Para Tetua masing-masing puncak telah duduk di kursi vip di arena. Sementara itu Master masing-masing Puncak mulai berdatangan Bersama dengan murid pelataran dalam.

Sebagai salah satu sekte besar di Kekaisaran Great Ying, Sekte pedang Awan memiliki arena untuk kompetisi yang sangat, beluas hingga mampu menampung hingga sepuluh ribu pengunjung. Arena tersebut berbentuk melingkar yang membentuk bulatan dengan bangku-bangku disekeliling lingkaran guna tempat duduk. Jika di padankan maka itu mirip dengan stadion sepak bola untuk kondisi Sekarang ini. Sementara itu cuaca sangatlah mendukung acara dimana angin musim semi bertiup semilir sehingga sekitar arena sangatlah sejuk.

Setelah beberapa saat menunggu, seorang Tetua Bernama Penatua Du Weiheng terbang menggunakan pedang, melayang diudara memamerkan kemampuan terbangnya sambil menunggu Ketua Sekte tiba di arena. Di setiap sudut di empat arah mata angin terlihat masing-masing kelompok yang terdiri dari 4 tetua mengawasi arena turnamen. Mereka bertugas untuk menjaga keamanan selama turnamen berlangsung.

Ketika Master Sekte Dugu Taoran tiba dan telah duduk di kursi vip utama maka Penatua Du weiheng segera memulai acara kompetisi.

“Seluruh Siswa, Penatua dan Master Puncak Sekte Pedang Awan. Hari ini adalah hari berbahagia Ketika Sekte Pedang Awan dengan bangga menampilkan 5 jenius masing-masing puncak di sekte. Tujuan kami mengadakan turnamen ini adalah untuk memilih 3 besar jenius yang nantinya akan mewakili Sekte Pedang Awan di Kompetisi Jenius Aliansi 7 Sekte Terbesar di Kekaisaran Great Ying”

“Syarat untuk mewakili Jenius masing-masing Puncak telah kami sesuaikan dengan syarat kompetisi Jenius Antar 7 sekte Besar nanti yaitu :

Usia maksimal 19 tahun, tingkat kultivasi minimal adalah Alam Mortal 7 dan maksimal Alam Kondensasi Roh 2., Tidak diperkenankan menggunakan alat bantu eksternal seperti jimat dan lain sebagainya. Kemampuan energy mental dapat digunakan karena pengolahan energy mental adalah dianggap setara dengan pengolahan energy Qi’"

“Maka, dengan bangga, Sekte Pedang Awan dari Puncak Merah memperkenalkan jeniusnya, Lin Hong seorang gadis 17 tahun yang mahir menggunakan pedang. Tingkat Kultivasi Alam Kondensasi Roh 1”

Seorang Gadis muncul dari angkasa terbang meliuk-liuk dan berdiri diatas pedang.  Dia terlihat bagaikan seorang dewi, dengan busana berwarna Merah seakan-akan mewakili Puncak merah. Pakaian longgar yang indah itu melambai-lambai di terpa angin sehingga makin menambah keanggunan penampilannya yang bagaikan seorang dewi yang turun dari atas awan.

Ketika dia telah dekat dengan arena, tubuh ramping itu melayang dengan indah dan hinggap ditengah arena lalu kemudian memberi salam kepada Ketua Sekte dan semua master Sekte. Suara gemuruh tepuk tangan dari semua penonton tournament serasa memecahkan gendang telinga.

Senyum diwajah Master Puncak Merah Niu Juan (Wanita ahli pedang) senyum merekah bagaikan kembang setelah melihat penampilan  Lin Hong. Masing-masing master puncak Hijau, Gelap dan Kuning mengucapkan kata-kata pujian kepada Master Niu Jiang. Sementara Ketua Sekte Master Dugu Taoran mengatakan hal yang makin menambah Niu Jiang ingin meledak karena rasa bangga.

“Aku tidak menyangka kalau Master Niu Jian memiliki murid jenius yang demikian cantik. Selamat untuk Puncak Merah” Puji Ketuq Sekte kepada Master Niu Jian.

********

“Sebagai wakil dari puncak Kuning inilah Hu Yat Sen, seorang pemuda berusia 17 Tahun dengan tingkat kultivasi Kuasi Alam Kondensasi Roh. Merupakan ahli Pedang type attacker Fisik. Dikenal sebagai Sword dancer dengan menggunakan sepasang pedang kembar”. Lalu seorang pemuda dengan menggunakan seekor Magical Beast Burung muncul diudara menuju ke Arena Turnament. Pemuda berwajah tampan ini terlihat menggunakan 2 pasang pedang yang tersampir di punggungnya.

Ketika pemuda itu mendarat ringan di arena, suara ribut dari kerumunan penonton Wanita tidak henti-hentinya histeris, melihat ketampanan Hu Yat Sen. Pemuda itu membungkuk kearah area Vip para master lalu mengarahkan pandangan dan memberi hormat kearah penonton sambil mengirimkan tanda seakan akan sebuah kecupan hangat ….

Kembali arena itu bergemuruh sangat kencang karena eritan histeris gadis-gadis penggila pria wajah tampan. Sementara itu dilain pihak, para pria bersuara dengan nada mencemooh karena Tindakan itu dianggap genit.

Master Sekte Dugu Taoran memberi ucapan selamat kepada Master Wen Yu dari Puncak Kuning,

“Jika di puncak merah kami memiliki seorang dengan kecantikan yang mengagumkan, dari puncak kuning sekte kami memiliki seorang pemuda yang berwajah tampan. Sungguh beruntung puncak Kuning dan puncak Merah memiliki siswa berpenampilan menarik namun adalah seorang ahli dalam bidang Dao Pedang”

Master Wen Yu sebagai master puncak Kuning juga tidak kalah bangganya mendengar pujian Sekte Master. Bahkan dadanya

seakan-akan hampir meledak karena rasa bangga dengan siswa bernama Hu Yat Sen dari puncak kuning itu.

Hingga saat ini area arena tournament masih berisik dengan suara gadis-gadis yang tidak henti-henti memuji ketampanan dan penampilan Hu Yat Sen dari puncak Kuning itu.

Disalah satu area kursi duduk disana Fenying Bersama Peng Fai, sementara itu Fenying sibuk mencemooh ulah Hu Yat Sen yang dinilai nya terlalu percaya diri dengan ketampanannya.

“Cih … Hu Yat Sen ini bertindak seolah-olah dialah pria yang paling tampan diseluruh Sekte Pedang Awan. Bahkan dengan berani menggunakan gelar Snow Dancer” Fenying mulai membuka babak cemooh dan hujatan didepan Peng Fai.

“aku yakin dengan Teknik pedang milik kakak Wang Yong, hanya dengan beberapa napas saja si Hu Yat Sen ini akan keok dikaki kakak Wang Yong” cerca Fenying disamping Peng Fai.

“Akan tetapi aku memang mendengar bahwa Hu Yat Sen ini adalah seorang kulrivator menggunakan pedang kembar yang sangat ahli. Kata kabar berita, Ketika dia bersama timnya ketika menjalankan misi sekte beberapa bulan yang lalu, dia bahkan mengalahkan seorang praktisi di ranah Alam Kondensasi Ro 3. Aku yakin berita itu tidak mungkin dibuat-buat. Temanku di Puncak Biru yang menceritakan hal itu langsung kepadaku” Kata Peng Fai.

“Well… aku bukannya meremehkan kemampuan Sword Dancer itu, akan tetapi kamu belum tahu Teknik pedang yang kakak Wang Yong miliki. Dia memiliki kartu truf... Bahkan teknik pedang nya itu berada di kelas yang tidak akan pernah kamu bayangkan” Fenying tidak berniat membocorkan bahwa mereka berdua telah mempelajari Teknik Pedang Hati Semurni Teratai Salju. Membocorkan hal itu sama saja dengan memberi masalah pada mereka berdua.

“Aku tidak berani mengatakan kata-kata berlebihan, akan tetapi mari kita berdua taruhan 20 poin kontribusi untuk duel antara kakak Wang Yong melawan Hu Yat Sen, dalam hal ini aku yakin pasti Kakak Wang Yong yang akan memenangkan duel melawan pria pesolek itu” Fenying benar-benar tidak meragukan kemampuan Wang Yong. Lagipula, apalah itu Sword Dancer dan segala ***** bengeknya. Apakah Sword Dancer itu akan mampu mengalahkan Teknik pedang grade Bumi milik Elf suma Chen? Fenying benar-benar tertawa sinis didalam hati.

********

Sementara itu di Kursi Vip tempat Para Master Puncak duduk, Master Tuo Li dari Puncak Kegelapan berbisik kepada Master Zuo Zhuting,

“Aku dengar kabar berita, bahwa Puncak Hijau Saudara Zhuting akan diwakili oleh seorang remaja berusia 14 tahun? Benarkah itu?” Master Tuo Li dengan Master Zuo Zhuting adalah saling bersahabat. Disebabkan kedudukan mereka selain sebagai Ahil Pedang, mereka juga menyandang gelar atas profesi yang disegani di Benua Silver.

Yang satu adalah Master Symbol dan yang satunya adalah Master Blacksmith. Karena kriteria pemilihan murid untuk puncak mereka disesuaikan dengan profesi mereka, hal itu menyebabkan murid dipuncak mereka selalu sedikit karena untuk menjadi murid di puncak mereka, harus lah seseorang yang memiliki bakat dan kemampuan bawaan untuk menjadi profesi Blacksmith ataupun Simbol.

Sebenarnya Master Tuo Li agak prihatin dengan kondisi di Puncak Hijau karena dalam beberapa tahun ini tidak ada satupun murid yang layak berguru di puncak tersebut.

NB : Dear semua

pecinta Novel Kisah Dewa Pedang Utara, mohon dukungannya dalam bentuk like dan komentar di novel ini sambil berharap agar Kisah ini bisa selalu diperbaiki dan bisa tampil lebih baik lagi, salam

*Bersambung*

1
Wachid Hasyim
alurnya muter - muter,bikin bingung.
Wachid Hasyim
lanjut ke jagoan sima Yong saja..GK usah dongeng dongeng yang lain..
Jade Meamoure
panen panen kita kaya bro Yong 👍👍🤣🤣
Jade Meamoure
daging bangau enak lho kalo d goreng 🤣🤣
Jade Meamoure
sakti banget Sima Yong 👍👍
Jade Meamoure
aduh itu pasti bosnya
Jade Meamoure
pilihan kata tertidur lebih enak d baca drpada kata pingsan 🤣🤣 masa' seorang pendekar sukanya semaput mulu
Jade Meamoure
mak'e pingsan lagi 🤣🤣🤣
Jade Meamoure
ya Tuhan baru Shima Yong pendekar yg hampir tiap brapa chapter pingsan 😏😏
Jade Meamoure
waduh cuman Sima Yong yg paling rendah kultivasinya
Jade Meamoure
hayyaah penatua cerdik dikit licik tp baguslah ada pelindung n penyokong d blakang
Jade Meamoure
wah Lin Hong nih secara tk langsung memprovokasi 😏😏😏
Ferry Wungkans
cerita nya jadi ngawur
Aura Ayu
hoe cah py cah menurut mu, pemikiran gw doang ini, MC kan cerdas kan cepet hafal kan dalam menghafal, kenapa gk di buka semua itu gulungan dan di simpen di otak ajak kenapa harus memilih 1atau 2 lalu di bawa pulang heran gw, "dasarnya kan MC cerdas kan di sini"🤣
Aura Ayu
keong🤣
GET A JOB
👍
Mulyadi Rahmat
Lari apa terbang, Thor?
Mulyadi Rahmat
Fenying kayanya 🤭🤭
gobi
ini terjemahan gk sih
Rina Nikmah
untuk bahasa sudah lumayan bisa dimengerti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!