NovelToon NovelToon
Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Tamat
Popularitas:107.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia permata

Kehilangan seseorang yang sangat disayangi untuk selamanya itu, bukan hal yang mudah. Apalagi orang itu merupakan seorang anak yang sangat di sayangi.

Anaya Aninditia merupakan seorang gadis yang berumur 12 tahun, Anaya memiliki sebuah keluarga yang harmonis. Suatu ketika keharmonisan itu hilang, akibat ulah ibunya yang selalu mementingkan arisan, semenjak suaminya naik jabatan dan memiliki Gaji yang besar.

Anaya yang periang berubah menjadi pendiam karna perceraian orang tuanya. Satu ketika sang ayah mengenalkan sosok wanita yang memiliki 2 orang anak. Wanita itu mampu mengambil hati seorang Anaya.

Anaya yang dulu pendiam berubah menjadi periang kembali. Setelah kebahagiaan datang, Anaya mengalami kesedihan yang teramat dalam. Anaya harus kehilangan seorang ibu kandungnya untuk selamanya.

Dan kini Anaya sedang berjuang melawan penyakit meningitis yang bersarang di otaknya. Sakit itu berawal dari anaya sering sakit kepala.

apakah Anaya mampu bertahan dan melewati semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia permata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Keesokan harinya sikap Aris sama Anaya masih dingin, bunda dan ayah pun bingung ada apa sama anaknya, mungkin Aris stress akan menghadapi ujian. Jadi ayah dan bunda tidak mempermasalahkan itu.

"Ka Fauzi maaf, tolong ambilkan Anaya Minum," ucap Anaya, padahal di sebelah ada Aris.

"Bentar ya non, saya ambilkan dulu," ucap Fauzi.

"Kenapa sih sekarang serba minta tolong Fauzi, udah gak butuh gue gitu? Okaylah kalo ada apa-apa jangan harap gue mau bantu lo," gumam Aris dalam hati.

"Ka Aris," ucap Anaya.

"Hmmm," jawab Aris.

"Kak bantuin PR adek," ucap Anaya.

"Maaf lagi sibuk," ucap Aris

Bunda yang melihat itu langsung segera menyusul ke kamar Aris.

"Nak kamu kenapa gitu sama Anaya?," tanya Bunda.

"Gitu gimana bun," ucap Aris.

"Sikap kamu yang dingin sama Anaya," ucap bunda.

"Ah biasa aja bun, gak ada apa-apa. Y a udah bun aku mau belajar lagi," ucap Aris.

"Ya udah met belajar, jangan terlalu diforsir belajarnya," ucap bunda.

"Iya bun," ucap Aris

Bunda pun keluar kamar Aris dan berjalan ke bawah, melihat Anaya yang sedang menonton tv ditemani Fauzi.

"Kak kalau soal ini gimana caranya?," tanya Anaya.

Fauzi pun menerangkan cara-cara yang mudah agar Anaya mampu mengerjakan soal UN nanti.

Bunda pun merasa sangat bahagia, karna Anaya semangat untuk belajar.

Aris yang melihat itu semua menjadi semakin kesal, dan sudah tidak dibutuhkannya lagi. Aris pun turun ke bawah untuk mengambil minum dan cemilan untuk menemani belajar.

"Ris... Bunda sama mba Nita belanja dulu ya, kamu mau nitip apa?," tanya bunda.

"Apa aja deh bun, oh iya bun minta keripik pedas ya," ucap Aris.

"Anaya mau titip apa, bunda sama mba Nita belanja dulu," ucap bunda.

"Apa aja deh bun," ucap Anaya.

"Ya udah kami pamit dulu ya, Fauzi titip Anaya ya," ucap bunda.

"Siap bunda," ucap Fauzi.

Setelah bunda dan mba Nita pergi, Fauzi pun masuk kembali.

"Non saya pamit ke kamar mandi dulu ya," ucap Fauzi.

"Iya kak," ucap Anaya.

Fauzi pun pergi ke kamar mandi untuk mandi lanjut wudhu untuk solat duha.

"Kak... Tolong ambilin minum dong," ucap Anaya.

"Minta tolong sama gue? kenapa gak minta tolong sama kaka lu itu, yang selalu ada di sisi lu itu," ucap Aris dengan ketus.

Anaya yang mendengar itu rasanya sakit hati dan tanpa terasa Anaya sudah meneteskan air mata itu.

"Gak usah pake nangis, cengeng banget sih jadi cewe," ucap Aris dengan ketus.

Anaya semakin sakit hati mendengar semua ucapan Aris itu.

"Kemana ka Aris yang dulu, yang selalu sayang dan selalu perhatian," ucap Anaya dengan tersedu-sedu.

"Aris yang dulu udah mati, ini Aris yang sekarang. Gak usah caper deh lo, pake sakit segala," ucap Aris yang emosi.

"kaka kenapa sih? Kalau adek salah, adek minta maaf," ucap Anaya yang sambil menangis.

Sebenernya Aris paling gak bisa melihat Anaya menangis, hatinya terasa di sayat-sayat.

"Gak usah minta maaf, gue gak akan maafin lo," ucap Aris dengan ketus.

Fauzi yang melihat itu semua, rasanya sakit hati banget liat Anaya kaya gitu. Aris pun pergi ninggalin Anaya sendiri dan Fauzi mengejar Aris.

"Maksud lo apa bilang kaya gitu sama Anaya," ucap Fauzi.

"Gak usah ikut campur deh lo," ucap Aris.

"Kalo lo gak suka dengan kehadiran gue disini, lo bilang sama bokap lo. Paling lo yang akan di marahin bokap lo," ucap Fauzi.

"Asal lo tau, gue gak pernah maksud mau mengambil posisi lo sebagai kaka, tapi gue disini tugasnya menjaga Anaya. karna gue yang lebih tau kondisi adek lo. Kalo lo bisa ya udah lo jaga adek lo sendiri, dan gue akan pamit," ucap Fauzi.

"Dan satu lagi yang harus lo tau, Anaya sayang sama lo, Anaya gak mau kehilangan lo, Anaya malu udah merebut kasih sayang bunda yang harusnya buat lo, tapi sekarang semuanya jadi sayang sama Anaya," ucap Fauzi.

Aris yang mendengar itu semua langsung merasa bersalah dan tak enak sudah mengucapkan kalimat-kalimat kasar untuk Anaya.

Aris pun terdiam dan menangis menyesal telah salah sama Anaya, Fauzi yang melihatnya.

"Lo minta maaf sama Anaya sebelum semuanya terlambat. Yang gue tau orang yang terkena meningitis umurnya gak lama, tapi itu semua kembali lagi sama pencipta yang memegang umur kita," ucap Fauzi.

"Maafin Aris ka, Aris cemburu karna Anaya lebih peduli sama kaka, ketimbang gue yang biasanya selalu sama gue," ucap Aris.

"Minta maaf sama Anaya bukan sama gue, sekarang kita belajar memberi energi positif dan support untuk Anaya bisa sembuh. Minimal mau rajin minun obat dan mau vaksin setiap bulan," ucap Fauzi.

"Apa separah itu pengobatan yang Anaya jalani?," tanya Aris.

"Ya seperti itu, ya udah kita turun ke bawah, dan lo minta maaf sama Anaya," ucap Fauzi.

Tanpa disadari mereka berdua, Anaya udah di depan pintu kamar Aris, Aris dan Fauzi yang mau keluar kamar, Kaget melihat Anaya yang sudah di depan pintu.

"Kak maafin Anaya, udah bikin kaka cemburu. Bukan gitu, Anaya gak mau ganggu kaka belajar, apa lagi kaka mau UN. Anaya takut ganggu kaka," ucap Anaya sambil menangis.

"Kaka yang harusnya minta maaf, kaka udah ngomong kasar sama adek, kaka gak bermaksud begitu, kaka hanya cemburu sama kedekatan adek sama kak Fauzi," ucap Aris yang tertunduk malu.

"Iya kak, udah adek maafin, ya udah sekarang di shift aja ya. Kaka urusin adek di siang hari dan kak Fauzi kapan aja boleh," ucap Anaya.

Mereka bertiga pun berpelukkan, Anaya di gendong Aris untuk turun ke bawah. Karna takut ada apa-apa.

Bunda dan mba Nita pun pulang.

"Assalamu'alaikum," ucap bunda.

"Walaikumsalam," ucap bertiga.

"Wah kompak sekali," ucap bunda.

Mereka bertiga pun tertawa tanpa menceritakan apa yang terjadi tadi.

"Bunda beli apa?," tanya Anaya.

"Bunda beli Dankin Donat, beli LFC, beli Pizza Hat," ucap bunda.

"Wah banyak sekali ini bun," ucap Aris

"Iya ini buat anak sulung bunda yang masih terus belajar buat UN, buat anak cikal bunda yang udah mulai mau belajar, buat anak ketemu gedenya bunda yang udah mau jagain adek-adeknya, dan buat si bungsu yang belum pulang sekolah," ucap bunda.

"Terima kasih bunda," ucap ketiganya dan lalu tertawa.

Tak lama kemudian Adam pulang sekolah dan langsung ganti baju dan solat. Setelah selesai solat langsung berkumpul di meja makan dan

akhirnya makan pun telah selesai.

"Kak Fauzi, adek ada tugas matematika dan bahasa Inggris, bantuin dong ka," ucap Adam

"Okay ganteng, mana tugasnya?," tanya Fauzi.

Adam pun naik ke atas membawa tugasnya dan Fauzi pun mengajari Adam belajar. Akhirnya tugas Adam pun selesai, lalu Adam tidur siang sebentar sebelum pergi mengaji.

1
1933 rak
ini adalah kisah nyata sang Penulis . cuman ada beberapa yg di kurangi dan di lebihkan dalam tulisan tersebut . dan tokoh utama nya dia sendiri . smoga tenang disana nay .
Jelo🍊
Rest in peace, semoga dengan adanya karyamu beserta kunjungan pembaca barumu dapat membuatmu tersenyum di sana. Tidurlah yang nyenyak, semoga tenang disana, dan semoga kita bisa bertemu walaupun tak saling kenal. amin... 🤲
mama Al
Innalilahi wainnailaihi rojiun. Semoga husnul khotimah ya ka Nadia. Rest in peace. ❤️❤️ Kakak orang baik. Fast respon banget kalau balas chat. 🥺

#RIPNadiaPermata
~🌹eveliniq🌹~
pagii mampir lg support selalu
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg nih bawa support
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu dari find the Perfect Love dan cinta online
Sri Ningsih
yeeey semangaat kakak
Sri Ningsih
semangat kak nadiaa... 😍😍😍
Nadia Permata: makasih kaka
total 1 replies
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu ya
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nyicil baca ya
~🌹eveliniq🌹~
bintang 5 buat kk yang cantik
~🌹eveliniq🌹~
yang pertama nih ninggalin jejak lagi
Nadia Permata: terimakasih kaka
total 1 replies
B Na S Par
3 hari lagi song ka
ga sabar nya🤗😆😆
B Na S Par: 🤗🤗 ok ka ditunggu yah 😁
total 2 replies
Fediza Syahira
sabar Anaya 😐
Fediza Syahira
Anaya kpn bahagianya thor 😭
Fediza Syahira
👍👍👎
Nadia Permata: okay kaka
total 2 replies
Fediza Syahira
mengsedih 😭
Fediza Syahira
👍👍
Fediza Syahira
turut berduka cita 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!