“Lanjutan dari The World Emperor System....”
Baca dulu cerita TWES kalau ingin, hehehe...
°°°
Menceritakan perjalanan Reinar dan para istrinya di Dunia Surgawi, dan menjadikan Dunia Surgawi menjadi pijakan untuk menjadikan Reinar sebagai Penguasa Galaksi.
Kisah dan petualangan baru akan Reinar lalui di Dunia SurgawiSurgawi. Banyak rintangan akan menjadi penghambat tujuannya. Kisah cinta dan pengkhianatan akan menjadi bumbu dalam perjalanannya.
Sanggupkah Reinar mencapai tujuannya menjadi seorang Penguasa Galaksi?.... Ikuti terus jalannya cerita Novel Galaxy Sovereign System yang akan update setiap hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penculikan Putri Tuan Kota Baishan
Swushh... Swushh...
“Tak terlalu banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari kota ini....” Kata Reinar sambil terus bergerak dengan Sun Mo yang berada di dekatnya.
Saat Reinar dan Sun Mo bergerak menuju gerbang untuk keluar dari kota Baishan, dua orang prajurit penjaga kota tiba-tiba muncul dan menghentikan mereka.
“Tuan-tuan, tolong berhenti terlebih dahulu!....” Kata prajurit penjaga yang berada tak jauh di depan mereka. Reinar dan Sun Mo yang tidak tau ada permasalahan apa, dengan sigap mereka menghentikan langkahnya.
Sedangkan kedua penjaga kota, mereka berjalan mendekat kearah Reinar dan Sun Mo. Kedua penjaga kota terlihat mengerutkan kening saat mereka tak dapat merasakan kekuatan yang dimiliki oleh Reinar dan Sun Mo.
“Tuan-tuan, apa kalian bukan seorang kultivator?....” Tanya penjaga kota.
Swushh....
Sun Mo sedikit membocorkan aura kultivasi nya yang seketika membuat bergetar tubuh kedua penjaga kota. Keduanya mencoba mengukur tingkat kekuatan Sun Mo, namun tak ada yang dapat melihat seberapa tinggi tingkat kekuatan yang dimiliki Sun Mo.
Dengan tak bisanya mereka mengukur tingkat kekuatan Sun Mo, kini keduanya tahu kalau dua orang yang mereka hentikan bukanlah seseorang yang dapat mereka singgung.
“Maaf karena kami telah mengganggu perjalanan tuan-tuan!....” Ujar salah satu prajurit penjaga kota Baishan.
“Kami tidak mempermasalahkan kalian yang menghentikan perjalanan kami, tapi tolong jelaskan apa yang membuat kalian tiba-tiba menghentikan perjalanan kami?....” Kata Reinar.
Kedua prajurit penjaga kota Baishan saling menatap, lalu salah satu dari mereka membalas apa yang dikatakan Reinar. “Akhir-akhir ini banyak wanita yang masih suci tiba-tiba menghilang begitu saja, dan kejadian itu terus berulang setiap harinya....” Katanya.
“Tuan kota Baishan selaku orang yang bertanggung jawab pada keamanan Rakyat kotanya, dengan tegas tuan kota memerintahkan seluruh prajurit penjaga kota untuk melakukan pemeriksaan pada orang-orang yang terlihat mencurigakan, dan karena alasan itu kami barusan menghentikan perjalanan tuan-tuan....” Lanjutnya.
“Sepertinya kita memiliki musuh yang sama....” Kata Reinar lalu dia mengatakan pada si prajurit penjaga kota kalau dirinya sedang melakukan penyelidikan terhadap sekelompok kultivator yang mengincar keberadaan para wanita yang masih suci.
Reinar juga mengatakan tentang keberadaan sekelompok orang itu yang bahkan sudah menyebar sampai ke Benua Langit.
“Ternyata bukan cuma kota Baishan, bahkan Benua seberang juga menghadapi permasalahan yang sama....” Kata prajurit penjaga kota Baishan.
Saat Reinar ingin melanjutkan pembicaraan dengan dua prajurit penjaga kota Baishan, terdengar suara ledakan yang bersumber dari tempat yang tak terlalu jauh dari mereka.
“Ada sekelompok orang yang menyusup ke kediaman tuan kota dan menculik tuan putri....” Kata salah satu prajurit penjaga kota yang baru mendapatkan pesan dari kristal telekomunikasi miliknya.
Reinar mendengar apa yang dikatakan si prajurit penjaga kota. “Kalau kalian butuh bantuan, kami dengan senang hati akan membantu kalian....” Katanya.
“Kami tidak ingin merepotkan tuan berdua, dan lagi ini sudah menjadi tugas kami sebagai prajurit penjaga kota Baishan....” Katanya, lalu kedua prajurit itu segera pergi meninggalkan Reinar dan Sun Mo yang masih berdiam diri di tempat mereka berhenti.
“Saudara Rei, apa kita akan memberi bantuan pada mereka?....” Kata Sun Mo sambil melihat dua sosok prajurit yang sudah pergi menjauh.
Belum juga Reinar membalas, dia mendengar suara pertarungan dari arah yang ditujukan oleh dua prajurit yang sesaat yang lalu berada di hadapan mereka.
Tak ingin hanya berdiam diri di tempat, Reinar segera mengajak Sun Mo pergi ke arah sumber suara pertarungan yang di dengarnya. Saat mereka sampai di sumber suara, mereka dapat melihat keberadaan dua prajurit penjaga kota yang Tengah bertarung dengan beberapa sosok yang salah satu dari mereka sedang menggendong seorang wanita.
“Jangan kalian berpikir dapat membawa pergi putri pemimpin kota!....” Teriak salah satu prajurit penjaga kota Baishan.
Reinar yang melihat pertarungan mereka sangatlah berat sebelah, walau kekuatan mereka di tingkat yang sama dengan lawanya, tapi mereka berdua kalah dalam jumlah.
Dia yakin cepat atau lambat kedua prajurit itu akan dapat dikalahkan oleh sekelompok orang yang menjadi lawan mereka.
Melihat kedua prajurit yang semakin terpojok, Reinar menunjukkan dirinya dan dengan satu mudah dia memukul mundur sekelompok orang yang menjadi lawan dari kedua prajurit penjaga kota Baishan.
Sedangkan di sisi lainnya, Sun Mo berhasil membebaskan sang putri, dan membuat pingsan orang yang semula menggendong sang putri.
“Hanya sekumpulan orang lemah, bagaimana bisa mereka meloloskan diri dari penjagaan prajurit penjaga kota?....” Kata Reinar setelah dia berhasil membuat pingsan sekelompok orang yang menjadi lawannya.
Setelah memulihkan kekuatan mereka, kedua prajurit penjaga kota Baishan segera mendekat ke arah Reinar.
“Tuan, sebenarnya orang-orang itu adalah para kultivator yang beberapa waktu ini direkrut oleh tuan kota untuk menjadi kekuatan tambahan prajurit penjaga kota Baishan....” Ujar salah satu prajurit yang tak sengaja mendengar apa yang baru dikatakan oleh Reinar.
“Tuan kota kalian sangatlah ceroboh, bagaimana bisa dia melakukan perekrutan di tengah-tengah kekacauan yang sedang melanda kota nya?....” Reinar benar-benar tak percaya kalau ada sosok pemimpin se ceroboh tuan kota Baishan.
Kedua prajurit itu hanya bisa tertunduk malu dengan kecerobohan tuan mereka.
“Suruh tuan kalian itu untuk memeriksa para kultivator yang baru dia rekrut menjadi prajurit penjaga kota!...dan segera singkirkan prajurit yang memiliki gelagat mencurigakan!....” Ujar Reinar.
Kedua prajurit yang telah dibantu Reinar segera menganggukkan kepalanya setelah mendengar apa yang dikatakan Reinar. Awalnya mereka mengira kalau pertarungan sebelumnya akan menjadi akhir dari hidup mereka, tapi mereka salah. Dua sosok yang sebelumnya telah mereka ganggu perjalanannya, tiba-tiba saja datang membantu mereka.
“Kami pasti akan menyampaikan apa yang tuan katakan pada tuan kota....” Kata prajurit kota, lalu mereka melihat kearah Sun Mo yang sedang menggendong sang putri tuan kota.
Sun Mo memberikan wanita di gendongannya kepada salah satu prajurit kota, dan selanjutnya dia begitu saja menghilang menyusul Reinar yang sudah lebih dulu pergi meninggalkan tempat pertarungan.
Swushh.... Swushh....
Sosok tuan kota Baishan yang didampingi belasan prajurit kepercayaannya tiba di tempat pertarungan tak lama setelah kepergian Reinar dan Sun Mo.
“Tuan, putri sudah aman walau masih dalam keadaan pingsan....” Kata prajurit yang sedang menggendong sang putri.
“Aku ucapkan banyak terimakasih untuk kalian berdua, karena kalian berhasil menyelamatkan putri ku....” Kata tuan kota sambil mengambil alih tubuh putrinya dan kemudian dia menggendongnya.
“Tuan, sebenarnya bukan kami yang menyelamatkan tuan putri, tapi ada dua orang kultivator kuat yang berhasil mengalahkan mereka dan menyelamatkan tuan putri....” Prajurit penjaga menunjuk ke arah sekelompok orang yang telah dibuat tak berdaya oleh Reinar.
“Me...mereka?... Bukannya mereka para penjaga yang aku tugaskan untuk menjaga kediaman putri ku?....” Kata tuan kota terkejut.
Prajurit yang ada di depannya menganggukkan kepalanya, lalu dia mulai menceritakan seluruh kejadian yang baru dia alami, dan di akhir ceritanya tak lupa dia mengatakan pesan Reinar untuk tuan kota yang di titipkan kepadanya.
“Orang itu benar, aku benar-benar ceroboh. Karena terlalu terburu-buru ingin meningkatkan pertahanan kota Baishan, aku justru melakukan kesalahan fatal yang justru dapat menghancurkan kota Baishan....” Kata tuan kota, lalu dia segera menyuruh para prajurit kepercayaannya untuk mengumpulkan para kultivator yang baru-baru ini dia rekrut menjadi prajurit penjaga kota Baishan.
“Beruntung kita mendapatkan saran dari orang yang telah menyelamatkan putriku....” Tuan kota kembali bisa berpikir jernih setelah kejadian yang menimpa putrinya.
Tapi di sisi lain, dia tak sadar akan keberadaan kekuatan besar yang mulai menggerogoti kekuasaannya sebagai pemimpin tertinggi kota Baishan.
“Kita tidak bisa begitu saja meninggalkan kota ini. Setidaknya kita harus membantu menyelamatkan kota ini dari kehancuran....” Kata Reinar yang baru mendapatkan informasi penting dari sistem miliknya.
°°°
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih....
"Alam Semesta Agung" kan kek gitu enak baca nya