NovelToon NovelToon
Suamiku, Suami Sahabatku (Istri Pengganti)

Suamiku, Suami Sahabatku (Istri Pengganti)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:810.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Indry saputri

Viona Adisti wanita berumur 25 tahun adalah seorang janda yang ditinggal mati suaminya, akibat kecelakaan pesawat ketika itu Azlan selaku suami dari Viona yang menjadi pilotnya.

Viona menikah kembali dengan Zico Wijaya Kusuma 29 tahun, pemilik perusahaan terbesar WK Group selaku suami dari sahabatnya yaitu Alea Anggita Winarti, Alea telah meninggal dunia dan meninggalkan seorang putri cantik bernama Alika Queenara Kusuma.

Alea meminta Zico suaminya agar menjadikan Vio sebagai ibu sambung Alika yang masih berusia enam bulan, bisakah Vio menjadi ibu yang baik buat Alika dan bahagiakah Zico dengan Vio...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indry saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter SSS 33

Warning ada adegan 🔞

Zico, Vio dan juga Alika tiba dirumah ibu Rahmi, ibu Rahmi yang sudah diberi tahu pun telah menunggu mereka di depan pintu rumahnya dan menyambut kedatangan mereka.

"Ibu..." ucap Vio yang baru turun dari mobil sambil menggendong Alika dan berjalan mendekati buk Rahmi.

"Vio... Alika... ibu rindu dengan kalian" ucap buk Rahmi dan memeluk Vio serta Alika.

Zico pun menghampiri mereka sambil menarik dua koper kecil milik mereka, lalu Zico bersalaman dengan buk Rahmi.

"Ibu... bagaimana kabar ibu" tanya Zico sembari mencium punggung tangan buk Rahmi.

"Kabar baik nak, ibu sangat rindu dengan kalian" ucap buk Rahmi.

"Kami juga sangat rindu dengan ibu..." ucap Zico dan Vio.

"Apalagi Vio buk, semenjak menikah Vio belum pernah mampir kesini, maafkan Vio buk" ucap Vio.

"Tidak apa apa nak, mari masuk.. kasian cucu ibuk udah ngantuk kayaknya, sini biar ibuk yang gendong" ajak buk Rahmi seraya mengambil Alika dari gendongan Vio.

Mereka pun masuk kedalam rumah.

"Vio.. ajak suamimu istirahat dulu di Kamarmu ya, kalian pasti capek habis perjalanan jauh, Alika biar tidur dikamar ibu aja dulu, kalian berdua istirahat lah" ujar buk Rahmi.

"Apa gak merepotkan ibu..?" tanya Vio.

"Sama sekali enggak sayang, Alika kan cucu ibu, pokoknya selama kalian disini Alika jadi tanggung jawab ibu" ucap buk Rahmi dan tersenyum.

"Baiklah bu Terimakasih, kita istirahat dulu" ucap Zico dan Vio.

"Iya nak, nanti sebelum makan malam akan ibu bangunin kalian" ucap buk Rahmi dan dianggukin oleh Zico dan Vio, lalu berjalan meninggalkan buk Rahmi dan menuju kamar Vio.

Rumah mini malis milik buk Rahmi masih sama seperti yang dulu bahkan kamar Alea dan juga Vio yang sudah jarang ditempati pun masih bersih dan terawat.

Buk Rahmi membawa Alika ke kamarnya yang berada hampir dekat dengan dapur, sementara kamar Vio di dekat ruang tamu dan bersebelahan dengan kamar almarhum Alea.

Buk Rahmi sangat senang cucu, anak dan menantunya nginap dirumah, walaupun ada rasa sedih dihatinya karna untuk selamanya dia tidak bisa bertemu dengan Alea, putri kandung nya yang telah meninggal, tetapi dia masih bisa bertemu dengan cucu kesayangan nya itu, karna Vio putri angkat nya mau menikah dengan suami dari almarhum anaknya.

🌠🌠🌠

Zico dan Vio pun sudah sampai di dalam kamar, Vio masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuh serta mengganti pakaiannya, setelah Vio selesai bergantian dengan Zico yang membersihkan dan mengganti pakaiannya juga.

Zico dan Vio sama-sama membaringkan tubuhnya diranjang siang itu, Zico memeluk Vio dari belakang sementara Vio sudah terlelap karna kecapean, Zico mengangkat kepalanya dan memandangi wajah Vio yang telah terlelap, lalu Zico membalikkan tubuh Vio untuk menghadap kepadanya.

Zico mendekap tubuh Vio dan berusaha untuk memejamkan matanya juga, tapi entah kenapa Zico tak bisa terlelap, lelah yang dirasakannya tadi seakan hilang saat sudah memeluk dan memandangi wajah Vio.

Tangan Zico yang menjadi penopang kepala Vio mulai mengelus rambut lembut Vio, dan tangannya yang satu lagi entah sejak kapan menelusup kedalam baju Vio dan mulai meremas benda sintal dan kenyal milik Vio, bak seperti mimpi yang Vio rasakan, remasan remasan yang dilakukan Zico bahkan membuat dirinya terbuai dan sangat menikmatinya.

Zico tersenyum smirk melihat Vio yang menikmati permainan didalam tidurnya hingga Zico tak tahan lagi dan mencium bibir Vio, Vio merasa dialam mimpi sedang melakukan adegan panas dengan Zico, hingga Vio sangat menikmati dan membalas ciuman Zico dengan mata yang masih terpejam, Zico semakin lama semakin liar dan mencumbu di leher jenjang Vio.

Vio mulai membuka matanya tetapi tak membuatnya terkejut saat melihat Zico, sudah berada diatasnya dan sedang asik mencumbu dua gunung kembar miliknya, Vio yang terlalu lelah dan hanya separuh sadar, tetap merasa kalau dia sedang bermimpi dengan Zico, Vio mendesah dan sontak saja membuat Zico semakin bergairah, Zico mulai melucuti pakaian yang dikenakan Vio dan juga pakaian yang dikenakannya.

Hingga mereka sekarang tak memakai sehelai benang pun ditubuh mereka, Zico memulai kembali mencumbu tubuh Vio mulai dari bibir, leher, dan sekarang Zico mencumbu kembali gunung kembar Vio dan tangannya mulai menelusup kearea sensitif Vio, sampai pada akhirnya mereka melakukan kembali adegan ranjang siang itu dengan kondisi Vio sadar dan tidak sadar karna capek perjalanan.

Setelah puas menyalurkan hasratnya, Zico pun baru bisa terlelap dan mendekap erat tubuh Vio yang benar-benar terkulai tak berdaya akibat ulah Zico.

Waktu makan malam pun hampir tiba, buk Rahmi beserta pembantu rumah tangganya telah selesai menata makanan untuk makan malam diatas meja, setelah itu buk Rahmi memandangi jam dinding rumahnya lalu beralih memandangi pintu kamar Vio masih saja belum ada tanda-tanda Vio dan Zico keluar dari kamar tersebut.

Karna waktu hampir tiba, buk Rahmi segera membangunkan dua insan yang tengah beristirahat akibat kelelahan perjalanan dan juga ditambah dengan olahraga ranjang yang baru selesai mereka lakukan tadi.

Tok tok tok

"Vio... Zico... bangun nak, waktunya makan malam sayang" panggil ibuk dari balik pintu kamar.

Vio yang mendengar ketukan pintu dan suara ibu memanggilnya, dengan cepat turun dari ranjang dan bermaksud untuk membuka pintu lalu menemui ibu nya, Zico yang juga terbangun secepat kilat menyambar tangan Vio.

"Mau kemana?" tanya Zico saat mencegat Vio yang hendak turun dari ranjang dengan kondisi tak memakai pakaian sehelai benang pun.

"Mau bukain pintu mas, sekalian aku mau bantuin ibu masak" ucap Vio yang belum sadar kalau dirinya tak memakai apa apa karena ulah Zico.

"Dengan penampilan seperti ini" ucap Zico dan menunjukkan tubuh Vio yang polos dengan pandangan matanya.

Vio mengikuti arah pandangan mata Zico, setelah dia sadar dirinya tak memakai apa apa, sontak Vio ingin teriak tapi untung Zico cepat menutup mulut Vio dengan telapak tangannya.

"Jangan teriak nanti kedengeran sama ibu" ucap Zico yang tengah membekap mulut Vio.

"Ta-tapi ke-kenapa kita bisa kayak gini gak pake baju, kita habis ngapain mas..?" tanya Vio terbata bata, akibat kaget melihat kondisi tubuhnya dan Zico yang tak memakai apa apa.

"Jadi kamu enggak ingat tadi kita habis ngapain? bahkan kamu menikmatinya loh sayang, kamu mendesah dan menyebut namaku dalam setiap kenikmatan yang aku berikan kekamu" goda Zico dan tersenyum tampan kearah Vio.

"Ja-jadi itu bukan mimpi...?" tanya Vio yang ternyata mengira adegan yang barusan hanya mimpi, bahkan karna terlalu capek Vio sampai tak menyadarinya.

"Tidak sayang... kita beneran melakukannya bukan mimpi" ucap Zico sambil mengelus lembut kepala Vio.

.

.

.

.

.

Hai Hai readers, maaf ya bikin adegan begituan lagi😊😊🙏

Reader: author lu bener bener nguji kesabaran kita ya, bikin beginian lagi😥 kita lagi puasa Thor😰😥😥

Author: maafkan diriku readers🙏🙏 aku akan up malam kok biar gak gangguin puasa kalian😥😅 tapi kalo yang bacanya siangan aku gak tanggung ya Zeyeng 🙊😅

Reader: yaudah malam aja upnya, tpi tolong kasih tanda 🔞 diatas ya Thor, kasian bagi yang bacanya siang lagi puasa, sama yang jomblo juga😅🤣🤣

Author: udah itu... gak liat apa kalian🤔😅 yaudah kalo gitu abis baca jangan lupa like, komen, rate 5, favorit dan juga votenya ya buat dukung terus novel author ini😂😂 Terimakasih 🙏💕

Reader: tumben lu gak salah Thor😅

Author: otak gua lagi bener ini 😅😂

Garing lagi 😅😅

See you next chapter 😘😘😘

1
leahlaurance
Luar biasa
leahlaurance
semangat vio ,enga usah mikir bapanya bayi
leahlaurance
laki laki nya pelik amat.
Rubiyanti
Lumayan
Mailizerita Keffli
berenti terus lah ,bikin kecewa aja..nga ada gunanya juga jd penulis klu jln ceritanya cuma separuh2.👎👎.
umi yuliyansari
asik,mudah dipahami ,,
Julieta Tata
next dong
Sri Wahyuni
gooool
Sri Wahyuni
klau di dunia novel ribet bngt pasutri.mau tdur jg pdhl dah halal apapun awal nya cara menikah y
Hernawanti
lanjutkan 🙏🙏🙏
Aty Sihombing
sedih aq Thor baca bab ini😥
Erna Yunita
sabar Vio......si zico belum kejedot pintu....otaknya masih eror....
Erna Yunita
perasaan yg mungkin akan terlukai......
aku siapa...
klo drama nya dipercantik lagi maybe tambah keren thor 😍🤗 klo ini feel nya kayak terlalu cepet baca nya ditambah sad nya tuh sad gmn gtu 😁 menurut ku sihh..

#CemangattThor😍
Afifa Afifauzma
aseekk..dapat janda tapi perawan dong mas Zico....
Wati Mega
ternyata bagus dan seru jg cerita ya semangat untuk terus menulis 💪💪💪
Wati Mega
semangat 💪💪 untuk karya selanjutnya 💪💪
Wati Mega
bagus juga ko tetap semangat 💪💪💪
Nura_lee
thourr kok kaya nikah siri thor hanya bilang di mata agama, kalau nikah yg sah di mata agama dan negara baru cocok
Ida Blado
langsung lompat baca part terakhir ternyata gk ada lanjutanya,jadi,,,ya gk jadi baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!