Seorang wanita malang yang terusir dari rumahnya sendiri tiba-tiba saja terikat dengan sistem sang pengubah takdir setelah ditabrak mobil oleh saudari tirinya sendiri.
Mendapati dirinya tak mati dan malah terhubung dengan sistem sang pengubah takdir, akhirnya dia pun memilih untuk membuat kesepakatan dengan sistem tersebut. "Jika kau tak setuju dengan syaratku maka pergilah aku juga sudah tidak ingin hidup lagi" mendengar itu sistem yang baru pertama kali aktif pun langsung menyetujui semua syaratnya karena dia tak mau lenyap sebelum sempat menyelesaikan tugas apapun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae Linge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kamar Anakku
"Akhirnya tubuhku bersih juga bahkan sekarang terasa sangat nyaman" ucap Elisa Su yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya dan berjalan ke arah meja rias, sesampainya di meja rias dia pun terpukau ketika melihat wajahnya sendiri "Waw penampilan ini benar-benar sangat luar biasa" ucapnya di dalam hati sembari menyentuh wajahnya sendiri dan kemudian tersenyum smirk "Aku jadi menantikan misi apa yang akan sistem berikan besok" ucap Elisa Su di dalam hatinya lalu dia pun segera menggunakan pakaian tidurnya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur yang sangat empuk itu hingga tak perlu waktu lama dia pun tertidur dengan sangat lelap setelah mengalami banyak hal yang menyakitkan hari ini.
Di tempat lain tepatnya di mansion keluarga Su kini Lili Su ibu tiri dari Elisa Su sedang merasa gelisah karena tak menyangka jika Dani Su suaminya juga papa kandung dari Elisa Su akan tiba di mansion mereka sebentar lagi, dia baru saha mengetahui hal ini ketika sampai di mansion tadi setelah mendapatkan kabar dari salah satu orang kepercayaannya yang sengaja dia perintahkan untuk mengawasi Dani Su dan mengabarinya jika Dani Su tiba-tiba kembali ke mansion mereka karena dia harus selalu membuat sandiwara bersama anaknya Lia Su untuk membuat Elisa Su semakin membenci ayah kandungnya sendiri dengan berbagai cara misalnya saja seperti mengatakan kepada Elisa Su jika papa kandungnya lebih menyayangi dirinya dari pada anak kandungnya sendiri sehingga membelikannya mobil sport keluaran terbaru untuknya padahal kenyataannya mobil itu diberikan Dani Su untuk Elisa Su namun Lia Su dan ibunya Lili Su sengaja menyembunyikan kebenaran tersebut bahkan mereka berdua mengatakan kepada Dani Su jika anak kandungnya Elisa Su tidak menyukai mobil pemberiannya tersebut bahkan Elisa Su menghina papa kandungnya sendiri karena memberikan mobil yang jelek seperti itu, mendengar itu Dani Su pun sangat marah dan langsung meninggalkan rumahnya sendiri karena tak ingin anak kandungnya melihat keadaannya yang sedang dilanda amarah, melihat Dani Su yang marah dan pergi dari mansion membuat ibu dan anak itu pun tertawa senang karena telah berhasil menipu Dani Su dan anak kandungnya tersebut lalu mereka berdua pun tanpa sungkan mengambil semua yang telah diberikan Dani Su kepada Elisa Su.
"Mama kenapa sih, dari tadi kelihatan gelisah terus padahal kan seharusnya mama itu sekarang senang karena wanita yang tak berguna itu telah berhasil kita singkirkan" ucap Lia Su yang sedari tadi pusing karena melihat mamanya berjalan mondar mandir dihadapannya. "Kamu tidak paham Lia, mama gelisah karena sebentar lagi papa mu akan sampai di mansion ini dan seperti biasanya dia pasti akan menanyakan keberadaan anaknya yang tak berguna itu dan sialnya kita sama sekali belum menyiapkan bukti apapun untuk menutupi perbuatan kita" ucap Lili Su yang kemudian duduk disamping anaknya itu sembari menceritakan apa yang menjadi ke khawatirannya sedari tadi.
Mendengar itu Lia Su pun menganggukkan kepalanya paham dengan apa yang dikhawatirkan mamanya "Ma, mama gak perlu khawatir kita bilang saja jika wanita sialan itu pergi setelah memukul ku karena aku melarangnya pergi bersama laki-laki liar, selain itu kita tunjukkan juga video dimana Elisa Su menarik rambutku ke papa maka aku yakin papa akan kecewa dengan anaknya yang tak berguna itu" ucap Lia Su sembari tersenyum licik membayangkan ekspresi papa tirinya nanti, mendengar itu Lili Su pun segera menganggukkan kepalanya "Kamu benar sayang, karena panik mama sempat buntu tadi, kalau begitu mama suruh orang dulu untuk mengedit video kejadian tadi lalu nanti seperti biasa kita hanya perlu berakting dengan sangat baik saja" ucap Lili Su sembari tersenyum senang membayangkan akan segera menguasai semua harta keluarga Su itu.
"Ma bagaimana ini kenapa kakak pergi dari rumah, kemana kita harus mencarinya" ucap Lia Su sembari menangis pilu ketika mengetahui jika papa tirinya Dani Su telah tiba di mansion dan sekarang berdiri tak jauh dari mereka, mendengar ucapan putrinya Lili Su pun ikut menangis pilu "Ini semua salah mama, andai saja mama bisa menahan kakak mu pasti hal seperti ini tidak akan terjadi" ucap Lili Su dengan air matanya yang terus berjatuhan, mendengar itu Dani Su pun terkejut hingga tanpa sadar menjatuhkan tas kerjanya "Apa yang kalian katakan, dimana putriku" ucap Dani Su dengan wajah marah dan suara yang tinggi hingga membuat keduanya pun merasa takut untuk sesaat.
"Pa, ini semua salah ku, andai saja aku tak melarang kakak untuk pergi bersama laki-laki liar yang dia sukai kakak itu pasti kakak tidak akan pernah menarik rambutku dan memilih pergi meninggalkan rumah ini bersama laki-laki liar itu, bahkan kakak juga mengatakan jika dia tak membutuhkan papa lagi selain itu kakak juga mengatakan jika dia sangat membenci papa dan selamanya tak ingin lagi bertemu dengan papa" ucap Lia Su dengan wajah pilu dan air mata yang terus membasahi pipinya, mendengar itu Dani Su pun terdiam cukup lama karena terkejut dengan apa yang dikatakan anak tirinya itu "Tidak, tidak, ini tidak mungkin pasti kalian mau menipu ku kan" ucap Dani Su yang langsung berlari ke arah kamar anak kandungnya dan melihat jika kamar milik anaknya itu sekarang telah dipenuhi barang-barang milik anak tirinya, mengetahui hal itu Dani Su pun semakin murka "Siapa yang memberi kalian keberanian untuk menggunakan kamar anakku" ucap Dani Su menunjuk ke arah keduanya melihat itu Lili Su dan Lia Su pun merasa sangat takut karena tak pernah menyangka jika Dani Su akan mendatangi kamar Elisa Su secara langsung seperti saat ini, karena selama mereka berada di rumah itu Dani Su sama sekali tak pernah mengecek atau pun sekedar melihat kamar anak kandungnya sendiri sehingga mereka berdua pun berani berbuat hal seperti itu karena yakin jika Dani Su tidak akan pernah mengetahui apa yang mereka lakukan nantinya.
"Bi, bibi cepat semua kemari" ucap Dani Su dengan suara yang menggelagar hingga membuat semua pembantu rumah itu pun berlarian ke arahnya "Cepat kembalikan kamar putriku seperti semula dan bakar semua barang-barang yang ada dikamar ini sekarang juga, ingat baik-baik jangan sampai ada yang terlewat" ucap Dani Su sembari menatap ke arah semua pembantu di rumah itu dengan tatapan sangarnya hingga membuat mereka pun menundukkan kepalanya karena merasa takut "Baik tuan besar" ucap mereka bersamaan dengan suara yang bergetar setelah itu mereka semua pun segera mengeluarkan semua barang-barang milik nona kedua mereka yaitu Lia Su dari kamar itu dan menumpuknya di tempat pembakaran yang ada di mansion tersebut. Melihat itu Lia Su pun menjadi menangis karena tak menyangka semua barang-barangnya akan berakhir di perapian "Papa jangan bakar semua barang-barang ku, aku tau aku salah aku tidak akan berani lagi memakai kamar kakak, mama tolong katakan pada papa kalau aku tidak sengaja melakukannya" ucap Lia Su sembari memegang tangan Dani Su yang langsung ditepis olehnya melihat itu dia pun langsung memegang tangan mamanya untuk meminta bantuan. Setelah itu Dani Su pun segera pergi dari tempat itu dan menuju kamarnya sendiri. Selama ini walaupun dia sudah menikah sirih dengan Lili Su mereka sama sekali tak pernah tidur bersama bahkan dia pun tak pernah memasukkan nama keduanya dalam kartu keluarga semua itu dia lakukan karena masih sangat menyayangi istrinya yang telah mati dalam sebuah kecelakaan dan tujuannya menikahi Lili Su hanya untuk menjaga dan merawat anaknya saja karena dia tak ingin anak semata wayangnya tidak memiliki figur seorang ibu alasan lainnya dia memilih Lili Su karena Lili Su merupakan salah satu orang yang pernah dekat dengan almarhum istrinya selain itu dia juga punya anak yang umurnya tak berbeda jauh dari Elisa Su, sehingga dia berharap jika keduanya menjadi saudara yang penuh kasih agar anak kandungnya Elisa Su tak pernah merasa sendirian lagi. "Kamu dimana nak, kemana papa harus mencari mu" ucap Dani Su sembari mengusap wajahnya yang lelah dengan apa yang telah terjadi tanpa sadar air matanya pun ikut menetes "Sayang maafkan aku karena tidak menjaga dengan baik anak kita" ucapnya kembali sembari mengambil foto yang berisi dirinya bersama dengan anak istrinya lalu dia pun memeluk foto itu dengan erat.