NovelToon NovelToon
Tuhan, Beri Aku Kekuatan

Tuhan, Beri Aku Kekuatan

Status: tamat
Genre:Contest / Patahhati / Nikahkontrak / Poligami / Selingkuh / Nikah Kontrak / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:118.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ajeng Rizqita Bukowski

Kaira Luna adalah seorang wanita yang hampir memasuki usia seperempat abad itu pun selalu disuruh menikah oleh ibu tirinya karena dia ingin memanfaatkan Kaira agar memiliki kehidupan yang mewah.

Tak disangka dia bertemu dengan seorang pria dengan cara yang tidak mengenakkan bahkan membuatnya kesal. Namun, siapa sangka dia akan terlibat dengan pria itu seumur hidupnya?

Dia adalah Eren William, Seorang tuan muda sekaligus CEO dari perusahaan William yang terkenal dingin dan kejam, serta memiliki kekuasaan tiada tara bahkan tak seorang pun bisa melawannya. Namun, siapa sangka dia adalah pria playboy kelas kakap?

Akankah pernikahan Kaira dan Eren bertahan hingga akhir hayat mereka? Atau pernikahan kontrak ini berakhir ditengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajeng Rizqita Bukowski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Mertua

Kedua orang tua Eren memutuskan untuk mencari Kaira hingga bertemu dengannya. Kebetulan sekali saat itu Kaira membantu ibu-ibu itu berjualan.

"Pa, berhenti aja disini dulu. Mama mau beli minum dulu. Tadi saat dirumah Eren mama sama sekali belum minum dan memarahinya membuat tenaga mama terkuras" Ucap Mama Eren sambil memegangi kerongkongannya yang sangat kering itu.

Mama Eren turun dari mobil sambil membawa dompetnya menuju ke waeung terdekat.

"Permisi mbak. Saya mau beli Aqua" Kaira yang awalnya menunduk dan sedang menata barang disana pun terkejut bukan kepalang saat mendengarkan suara dari seseorang yang dia kenal. Kaira berdiri.

Betapa terkejutnya wanita paruh baya yang ada di hadapannya saat ini. Mereka saling bertatapan dalam waktu yang lama. Tanpa kata dan tanpa ucapan

"KAIRA!!" Teriak wanita paruh baya dihadapan Kaira.

"Mama" Timbalnya balik.

"Lho, jeng William. Ngapain Jeng disini?" Ucap pemilik toko yang ternyata masih tetangganya sendiri itu.

"Ohh Jeng Riska buka tokonya disini. Saya lagi mencari menantu kesayangan saya yang hilang"

Kaira nampak bingung disana. Dia tak tahu harus berbuat apa. Jadi, dia hanya terdiam dan mendengarkan percakapan diantara mereka. Sedangkan itu, si pemilik toko ini saat itu tidak datang dalam acara pernikahan Eren dan dia tidak mendengarkan percakapan mereka diawal lah yang menyebabkan dirinya tidak tahu sama sekali tentang istri Eren yang satu ini. Tapi, memang istri Eren cuma satu sih.

"Gimana? Udah ketemu belum? Duhh maaf ya jeng kapan hari ga bisa datang ke nikahannya tuan muda"

Huufttt membosankan. Akankah aku menjadi seperti itu kelak? Ahh sudahlah. Apa saja sih yang aku pikirkan? Lagipula, aku pun tidak mengerti kedepannya aku akan seperti apa dan dengan siapa. Fokusku saat ini adalah kamu, my baby.

"Ahh gapapa jeng. Sudah ketemu kok Jeng." Ucap Mama Eren yang sedikit melirik kearah Kaira. Kaira tersenyum elegant.

"Tuh, disebelahnya jeng" Mama Eren menunjuk kearah gadis disebelah sang pemilik toko. Wanita itu terkejut bukan kepalang. Bagaimana bisa orang sebaik orang tua Eren menelantarkan menantunya sendiri dimalam hari apalagi dalam kondisi hamil saat ini.

"Jadi.. Jadi, kamu istri Eren? Kenapa kamu ga bilang sih? Kalau bilang kan ibu bisa mengantarkanmu"

"Maaf ya Jeng. Tapi, saya sarankan untuk lebih berhati-hati menjaga menantunya. Kaira adalah gadis yang sangat baik. Dia bercerita kepada saya bila dia diusir oelh suaminya sejak semalam dan tidur di emperan toko saya dalam dinginnya malam." Mama Eren membelalakkan mata. Dia menutup mulutnya. Dia benar-benar terkejut dengan apa yang di ceritakan oleh tetangganya itu. Tetangganya itu menceritakan segala sesuatu yang diceritakan oleh Kaira tadi pagi. Kaira hanya bisa terdiam dan menunduk

"Astaga, Sayang. Kenapa ga bilang ke mama? Kamu kenapa ga pulang ke rumah mama aja sih?" Mama Eren menghampirinya. Pipinya yang baru saja mengering pun basah lagi akibat air matanya yang menetes tanpa dia sadari. Kaira hanya menunduk. Dia benar-benar malu dan merasa gagal menjadi seorang istri yang diinginkan oleh Eren.

"Baiklah jika kamu tidak menginginkan untuk bercerita disini. Kita pulang ke rumah mama ya?" Kaira hanya mengangguk pasrah. Mungkin itu pilihan terbaik saat ini dan untuk sementara waktu. Setidaknya, dia dan bayi dalam kandungannya mendapatkan tempat untuk singgah yang lebih layak.

.................

Sesampainya di rumah...

"Kai, coba ceritakan sama papa dan mama. Apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah hubungan akhir-akhir ini sangat baik?" Tanya Papa Eren yang nampak menahan emosi itu. Bagaimana tidak, dia sudah sangat menganggap Kaira sebagai anaknya sendiri bahkan menyayanginya melebihi dia menyayangi Eren. Apalagi, sifat baik hati Kaira yang sempat membuat Eren berubah menjadi sosok yang lebih baik.

"Aku diusir oleh orang tuaku dari rumahku sendiri. Saat itu, mas Eren keluar untuk perjalanan. Lalu, sejak bertemu dengan Clara waktu itu. Waktu di pesta Natero Group. Mas Eren berubah hingga beberapa hari yang lalu, wanita itu datang dan meminta izin untuk tinggal dirumah."

Kaira menarik nafas. Jujur saja, setiap kali menceritakan tentang keadaannya pada orang lain, rekaman demi rekaman menjijikkan dan menyakitkan itu kembali terputar dalam otaknya

"Aku telah mengusirnya dan tidak mengizinkannya..Namun, dia tahu kelemahan mas Eren adalah dirinya. Lalu, dia berpura-pura jika aku yang telah membunuh anak dalam rahimnya dan mas Eren percaya dan mengusirku" Kaira curhat panjang lebar.

Brakkkk

Meja dipukul oleh papa mertuanya dengan kerasnya. Beliau sudah tidak mampu lagi menahan emosinya.

"Kurang ajar sekali wanita itu. Berani-beraninya dia menyakiti menantu kesayangan ku. Lihat saja nanti"

Mereka berdua sangat amat kasihan dengan nasib buruk Kaira. Mereka mengharapkan kaira akan bahagia bersama dengan anaknya malah justru sebaliknya. Dimata Eren, kaira adalah istri pengganti dan itu tak akan berubah sampai kapanpun itu.

Mama Kaira memeluknya erat. Kaira menangis sejadi-jadinya. Dia tak pernah merasakan setenang ini. Dia merindukan sosok ibundanya yang telah meninggalkannya sejak dia kecil.

Terima kasih, Tuhan. Walau kau memberiku seorang suami yang sama sekali tak menghargai ku, namun kau memberiku sebuah keluarga seperti mereka yang menyayangiku melebihi anak mereka sendiri.

Kaira terlelap dalam pelukan mama mertuanya.

..............

Sedangkan dirumah Eren...

Hari semakin larut dan dirumahnya sekarang tinggal menyisakan Eren dan Clara disana. Bibi sudah pulang sejak sore tadi dalam keadaan hati yang tidak baik. Bibi merasa kesal kepada wanita penggoda yang satu itu, karena bagaimanapun dia pernah merasakan ditinggalkan suaminya karena wanita lain. Dia mengerti persis bagaimana perasaan Kaira saat ini terlebih dia sedang hamil sekarang.

Non, bagaimana keadaan non? Dimana non berada? Non gapapa kan? Batin Bibi dirumahnya.

Eren dan Clara makan berdua. Rasa sunyi dan canggung menyelimuti suasana di rumahnya saat ini. Hingga Clara mulai membuka pembicaraan

"Eren, bagaimana kabarmu akhir-akhir ini? Aku lihat kamu makin segar dan bahagia saja"

Erne hanya terdiam. Entah mengapa pikirannya sekarang justru tertuju pada Kaira. Dia merindukan istrinya yang jahil dan selalu bersemangat itu.

Hufft, Ara. Apa kamu baik-baik saja? Dimana kamu? Aku sangat merindukanmu. Seharian penuh tak menatap wajahmu dan cara bicaramu yang membuat orang selalu ingin tersenyum walau kau menyimpan duka yang cukup dalam karena keluargamu dan aku.

Eren benar-benar tidak memedulikan wanita didepannya. Entah mengapa, rasa yang selama ini ia rindukan, seseorang yang selama ini dia nanti-nanti, kini ada didepannya, namun dia benar-benar tidak berselera untuk membahas apapun dengannya. Eren nampak tak ceria selama seharian ini.

BRAKKK.

Clara menggebrak meja.

"Eren, kamu dengerin aku ga sih?" Tanya Clara sedikit membentaknya. Dia terkejut. Eren tak tahu bila Clara lebih kasar dari dia yang dulu. Mood Eren memburuk.

"Clara, apa yang kamu lakukan? Ini rumahku. Mengapa kamu jadi sekasar ini sih hanya karena aku melamun dan tidak mendengarkanmu? Aku banyak pikiran tolong pahami aku" Bentak Eren balik. Eren paling benci jika seseorang membentaknya. Karena sedari dulu tak ada seorang pun yang berani memperlakukannya seperti itu.

"Ohh, jadi karena kamu memiliki banyak pikiran kamu bisa seenakmu dan tidak menghargai ku?" Clara mulai melakukan drama yang biasa dilakukannya sehari-hari dulu. Eren tak pernah mengetahui sisi Clara yang seperti ini. Dia benar-benar terkejut dibuat olehnya. Claranya yang lembut dulu kini berubah menjadi sedikit kasar dan munafik.

"Kamu itu ya. Beda sekali sama Ara. Dia udah baik, lembut, pinter masak, pinter beberes rumah,rajin. Walau ada pembantu dan masakannya g seenak kamu, tapi dia setidaknya menghargai aku, ga pernah meninggalkan aku bersama yang lain tidak seperti kamu. Kamu bahkan berani-beraninya meninggalkan aku demi menikahi seorang pria tua bau tanah? Cihh, aku terlalu memandang tinggi dirimu hingga aku buta membuang sebuah berlian demi sebuah sampah sepertimu" Ini baru pertama kalinya Eren berkata begitu panjang. Namun, setiap katanya mengandung bubuk cabai dan pecahan kaca yang siap menusuk setiap saat.

"Iya iya. Istri kamu yang ga guna itu lebih segalanya dibandingkan denganku." Teriak Clara yang membuat mood Eren semakin memburuk

"Sudahlah, lebih baik aku pergi daripada melihatmu akan penuh emosi" Eren memilih untuk pergi dibandingkan menyakiti Clara. Entah apa yang membuat Eren benar-benar tidak tega dengan Clara,namun dia bahkan bisa sangat tega dengan wanita yang sudah sungguh-sungguh mencintainya.

1
budak jambi
lebh baik sm pria yg lain aja yg tuls sayg sm dia.trus buat tu eren fapt karm sdh buang kairan dan ank ny...papa eren kluar kn eren dr kk buat dia miskin dan sengsara ..jgn lupa thor buat anjing clara kn penyk kelamin yg bussuk penuh belatun
Neneng Zakiyah
ending g enak...
Novi Yanti
okkkkk
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
cerai aja buat apa mempertahankan Eren yang plin plan kek gitu😝🙄
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
visual bayi mungil Eren dan Kaira kok g ada sih🤔🙄😝
Prince Elriz: Wkwk. Ga kepikiran sih🤣🤣
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha『⃟𝐉
Mas Eren niatmu jelek banget ya... semoga jadi bucin sebuncin-bucinnya....
El_Tien
kayak tradisi kampung itu bawa makanan di rantang
IG: Saya_Muchu
mantap
El_Tien
baca baru lima bab gak taunya udah tamat
El_Tien
Kiara kamu keren bisa jaga diri
El_Tien
uhuk uhuk thor
💫KING HALU
Semangat kak
DONE YA
As Cempreng tikttok @adeas50
bagus ka . up dong
Prince Elriz: Aamiin. Thank u. Kalau masih dalam mode tunggu, boleh baca karya Reditus Magni dei. tpi itu ttg fanbar jdi menurut beberapa org terlalu berat
total 3 replies
PEROA
haii kak aku mampir yaa.. ❤
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
RIP kaira..🥺 akhirnya kisah cinta kaira dan Eren berujung sad ending..😭😭 semangat terus k Ajeng..💪🏼💪🏼
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾: shiiiuup...👌🏼😉
total 2 replies
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
akhirnya eren kena batunya.. karma itu pasti berlaku Eren.. hukum tabur tuai selalu berlaku didunia ini..😌
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
pasti nanti sumsum wisnu yg cocok dg Sasa.. karena mereka memanglah ayah dan anak kandung.. dan semuanya akan terbongkar sudah..😃
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
ikatan batin seorang ayah terhadap anaknya sama kuat dengan ikatan batin ibu terhadap anak²nya
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
pasti bentar lagi akan terbukti, siapa ayah biologis dr Clarissa..
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
nah.. bener kan tebakanku kalau Sasa kena leukimia..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!