cuma karna melawan orang tua.. aku di jodohkan sama ceo perusahaan terkenal.. tapi umurnya bertaut jauh dengan aku.
membuat ku frustasi, dan kesal.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
ini karya ku yang ke 2 di aplikasi ini, jangan lupa vote, like, komennya ya guys..
salam anatul💕💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anatul💕💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 32
Setelah pertemuan nya dengan Arin, Siska segera menyetop taksi untuk mengantarnya pulang.
Sesampai nya di rumah, Siska segera masuk ke kamar nya tanpa memperdulikan sekitar nya, tidak seperti biasa nya yang ramah kepada siapa pun.
Siska meletak kan tas nya di kasur, lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk kembali membersihkan diri nya.
Setelah beberapa menit, Siska keluar dari kamar mandi berjalan ke arah meja belajar nya dengan handuk yang menggulung di kepala nya.
Menarik beberapa buku untuk belajar nya hari ini, tapi kegiatan nya terhenti seketika, ia berfikir sesuatu.
(( kalo gue nerap di sini, ujung ujung nya juga tetap ketemu dia, mending gue ke tempat mama aja biar fokus.. ))
Ucap Siska dalam hati lalu mengangguk angguk kan kepala nya, kemudian beralih menarik koper nya dan memasuk kan pakayan nya sebagian, lalu buku buku nya.
Siska tersenyum, semua nya sudah rapih, kini waktu nya ia yang siap siap untuk pergi.
Siska mengganti baju nya, lalu mengambil tas kecil menaruh dompet, dan hp nya, kemudian turun ke bawah menyeret koper di tangan nya.
Para maid, sopir, dan Satpam langsung terkejut melihat Siska yang turun dari tangga menyeret koper, perasaan mereka mulai tak enak melihat ajikan nya yang seperti ingin pergi.
" bi, nnti kalau Alex pulang, bilang sama dia untuk jangan ganggu aku 2 minggu ini, aku ingin fokus ke ujian "
" tapi Siska mau ke mana? "
" bi.. kemana saya itu tidak penting, yang penting bilang pesan saya tadi kepada Alex, saya tidak ingin masalah saya makin rumit, dan fokus ujian saya buyar.. permisi! "
Setelah mengatakan itu, Siska langsung keluar dari rumah, semua orang langsung panik, mereka tidak sanggup berkata kata lagi.
Siska masuk ke taksi onlien yang baru di pesan nya, lalu pergi meninggal kan pekarangan rumah Alex, menuju rumah kedua orang tua nya.
Sesampai nya di rumah kedua orang tua nya.
Siska keluar dari taksi online itu, memberi beberapa uang lalu menyeret koper nya masuk ke dalam.
Membuka pintu rumah kedua orang tua nya.
" Assalamualaikum! mah.. pah.. "
" wa- alaikum salam Siska! "
Mama Siska langsung berlari ke arah Siska, ia khawatir melihat anak nya yang datang tiba tiba membawa koper.
" Yauloh nahh.. kamu kenapa? "
" gk ada apa apa kok mah, Siska baik baik aja, mama apa kabar? "
Ucap Siska santai, terlihat tidak mempunyai masalah sama sekali, mata Mama Siska meneliti anak nya itu dari atas sampai bawah.
" hmm.. mama ngerti, masuk lah ke kamar kamu, nnti mama bilang sama papa kalau kamu pulang "
" iya, tapi jangan kasih tau Alex kalau Siska ada di sini "
" mama ngerti, apa yang kamu alami saat ini sudah mama alami sebelum nya, jadi mama bisa atasi permasalahan kamu, ke hadiran orang ketiga sudah makanan mama sehari hari, kamu tinggal fokus belajar, masalah Alex, mama yang atasi "
Siska terdiam sejenak, lalu memeluk mama nya erat, lalu berjalan ke lantai atas untuk masuk ke dalam kamar nya.
Orang tua yang lebih tau segala nya, Siska tersenyum sesaat, hati nya mulai lega mengingat kata kata mama nya.
(( mulai sekarang, gue harus fokus hanya ke ujian aja, selebih nya, serah kan sama mama tercinta, kan mama yang paksa gue nikah sama Alex ))
Ucap Siska dalam hati, kemudian terkekeh geli mengambil buku pelajaran nya dan mulai belajar.
To be Cauntinyue..
Salam Anatul 💕💕
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas