Kisah antara Deven dengan keluarganya yang telah membuang dirinya membuat dirinya berada di tengah tengah keluarga George dan Xeyla yang dipenuhi dengan musuh musuh
Selain kisah Deven disini juga ada kisah Clarine dan kedua saudara kembarnya yang terpisah dengan kedua orang tuanya karena salah satu musuh terbesar kedua orang tua nya yang iri akan usaha kedua orang tua nya yang sangat maju
Banyak pengorbanan dan air mata yang harus di lalui oleh Clarine untuk menyingkirkan satu persatu musuh musuh nya untuk mencapai kebahagiaan nya
Sedangkan Deven harus berjuang untuk menyingkirkan amarah dan kecewa di dalam hatinya untuk memaafkan keluarga nya yang telah membuang dirinya
Bukan hanya hal itu saja Deven harus menghadapi saudara kembarnya yang membencinya karena kehadirannya membuat perhatian keluarganya teralih
Bagaimana kah perjuangan satu keluarga untuk menggapai kebahagiaan?
Pastinya akan membutuhkan banyak pengorbanan untuk hal itu
Apakah mereka bisa menghadapi hal ini sampai selesai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali terluka
Di dalam perjalanan Clarine tiba tiba memberhentikan mobilnya menepikan di sebuah taman untuk berhenti sejenak
Clarine mencari tempat duduk untuk beristirahat kini tubuh dan hatinya sedang kacau tanpa ia tahu apa sebabnya
Suara bising dari sebuah arah membuat Clarine ingin menghampiri asal suara tersebut
"Aku merindukanmu.. " ucap seorang pria sambil memeluk seorang wanita yang tak lain adalah Arley
"Aku juga"
"Bagaimana kabarmu" tanya Arley pada wanita tersebut yang bernama Bella
Ya,, penyebab hancurnya hubungan Arley dan Clarine
"Baik,,, mmm sangat baik apalagi beberapa minggu lagi hari pernikahan kita akan segera terlaksana" ucap Bella
"Iya.. "
Deg..
Mereka menikah? ok sabar Clarine dia bukan yang terbaik untukmu batin Clarine menguatkan dirinya
Apakah harapanku akan musnah begitu saja
Apakah semudah itu kau melupakan segala kenangan kita ley,, tanyanya dalam hati
Ini hari ulang tahun terburuk,,, seharusnya tadi aku tidak perlu ke taman ini batin Clarine kemudian beranjak pergi
Mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi meluapkan segala emosinya
Kepingan memori dan kenangannya bersama Arley seolah berputar dalam otaknya
"Aaaarrrrkkkkkhhhhh" teriak Clarine
Ciitttt...
Suara decitan berasal dari mobil Clarine
Dengan langkah gontai dia melangkah keluar dan masuk ke dalam sebuah gedung dan naik menggunakan lift menuju rooftop
"Aaaaaarrrrrrrkkkkkkhhhhhh kenapa dunia begitu kejam" teriak Clarine
Tiba tiba ponselnya berdering panggilan dari seseorang yang sangat ia benci saat ini
Dia mematikan ponselnya dan membuangnya ke sembarang arah
Namun dering dari ponsel lain miliknya kini berbunyi juga
"Ma.. ma" lirihnya
Clarine mengusap air matanya dengan kasar namun ternyata tak membuat air mata itu berhenti
"Iya ma ada apa" tanyanya dengan nada sumbang membuat Aurora mengernyit
"Kau kenapa" tanya Aurora dari seberang sana
"Ekhemm gak papa kok ma" ucap Clarine mencoba menetralkan suaranya
"Kau yakin?" tanya Aurora
"Iya,,, oh ya ada apa ma" tanya Clarine sambil menahan sesak di dadanya
"Tadi Kk Xeyla mengantarkan undangan katanya untuk kamu" ucap Aurora
"Undangan siapa ma" tanyanya dengan penasaran
"Undangan pernikahan Arley dan Bella" ucap Aurora membaca surat undangan yang di terimanya
Deg
Kini rasa sesak di dadanya bertambah seakan dia tidak bisa bernafas
"Temen kamu,, " tanya Aurora
"I.. iya ma simpan aja di kamarku,, nanti aku pulang ke mansionku sendiri gak apa apa kan ma" ucap Clarine
Ya, dia memiliki mansion sendiri sedangkan mansionnya dulu digunakan untuk keluarganya
Sedangkan Aurora dan Rendra tinggal di mansion milik Rendra bersama Clara Claudia Cassendra dan Chavill terkadang dia juga ikut tinggal disana tetapi saat ini dia butuh waktu sendiri
"Kenapa?"
"Gak apa apa aku hanya kelelahan aja terus besok ada meeting di daerah dekat mansionku jadi biar gak telat" ucap Clarine berbohong
"Yaudah gak apa apa jangan lupa makan ya jangan begadang"
"Iya mama bawel"
"Kamu tuh"
Panggilan terputus
Kini dia menerima undangan pernikahan dari mantan yang masih ada di hatinya
Haruskah dia datang?
Clarine kemudian turun dan pergi ke mansionnya
Menenangkan diri disana
Suasana yang indah asri yang sengaja dia buat untuk menghilangkan rasa jenuh
Nuansa eropa dan asia terukir lekat di setiap inchi rumah ini
Dia pergi ke arah taman belakang,,, dimana disana banyak sekali beragam tumbuhan dan bunga bunga yang sangat indah menghantarkan rasa tenang untuk sesaat
Atau otak ku yg cetek ya
Tp semangat buat author dah nulis
sekedar komen ya Thor
Thor, Sd apaan ya ☝️☝️☝️
dan Ray....hendaknya menepi, kalau memang ingin mengambil hp itu