NovelToon NovelToon
DOSEN DUDA DINGIN

DOSEN DUDA DINGIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Dosen
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: BJP

Oliver Robert dosen tampan bersatatus duda dan dia mempunyai anak kembar, suatu hari anak kembarnya Oliver bertemu dengan salah satu mahasisa Piskolognya yang bernama Zafana
Oliver dan kedua anaknya yang sellu menutup diri dari orang lain.

Pertemuan yang tidak sengaja itu membuat Oliver sadar jika Zafana berbeda dari wanita yang lain yang pernah ia temui dari wanita lain termasuk mendiang istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BJP, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Sampainya di lobi bandara mereka segera turun dan menunggu Alaska didekat pintu keluar bandara tersebut.

“Mami ini tempat apa?”tanya Aileen.

“Ini namanya bandara, sayang..kalau Ai mau naik pesawat naiknya dari sini”jawab Zafana

.

Aileen membuka mulutnya, “woaahhh keren! Ai mau naik pesawat papa!”

“Ai harus punya paspor dulu baru bisa”ucap Oliver

.

“Paspor tu apa?”tanya Aileen dan Oliver langsung memalingkan wajahnya membuat Rheyna menghela panjang, Lagi-lagi ia yang harus menjelaskan.

“Paspor itu kartu untuk Ai bisa naik pesawat”ucap Zafana.

“Kalau Ai gak punya boleh gak naik pesawat?”tanya Aileen yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Zafana.

Aileen merengut lalu menoleh kearah sekitarnya yang terlihat begitu banyak orang yang berlalu lalang. Dalam hati Aileen merasa sangat bangga karena ia sudah bisa datang ke tempat itu lebih dulu dari Enzi. Matanya pun tak henti terus menatap orang-orang itu.

“Mami..itu om Alaska!”Aileen manunjuk kearah seorang laki-laki yang baru saja keluar sambil membawa sebuah koper ditangan kirinya.

Zafana hendak melangkah menghampiri Alaska namun urung saat seorang perempuan berambut panjang tiba-tiba saja berhambur memeluknya membuat Zafana terdiam mematung.

“Mas itu siapa?”Zafana.

“Gak tau, coba kamu samperin”jawab Oliver.

Zafana menghela lalu berjalan menghampiri Alaska dan langsung menarik bahu wanita itu hingga melepas pelukannya dengan Alaska.

“Siapa lo---Roos?”

“Na lo kenapa sih main tarik gitu aja?!”tanya Alaska dengan nada tinggi membuat beberapa orang menatap kearah mereka.

“Roos, lo ngapain disini?”tanya Zafana.

“G-gue....gue”

“Kalian pacaran?”pertanyaan Oliver itu sontak membuat Alaska dan Roos bungkam.

"Roos...bener yang dibilang mas Oliver? Kalian pacaran?”Zafana mengulang pertanyaan Oliver.

Alaska menghela, “Gini Na gue bisa jelasin”

Zafana tergelak lalu segera merangkul Roos, “tenang aja bestie, gue gak marah kok”

Roos tersenyum lalu mengangkat kepalanya.

Oliver merangkul bahu Zafana, “yaudah kita jalan sekarang yuk, kamu kan juga katanya mau jengukin mama”

Zafana mengangguk lalu segera menuntun Aileen agar berjalan bersamanya dan juga Oliver. Sedangkan Alea dan Alaska berjalan dibelakang mereka.

Didalam perjalanan menuju rumah Zafana, Aileen yang sebelumnya ceria dan banyak bertanya mendadak menjadi pendiam dan terlihat murung membuat Zafana sedikit heran.

“Ai kenapa?”tanya Zafana membuat Aileen mendongak.

“Ai lapar, mami”jawab Aileen

“Mas, kita cari makan dulu kali ya buat Ai”ucap Zafana.

“Yaudah, kalian juga belum makan kan? Kita makan bareng ya”tanya Alvano pada Alaska dan Roos.

“Iya Oliver”jawab Alaska tanpa ragu.

Mendengar jawaban itu Oliver mengangguk lalu kembali fokus menyetir dan Zafana berusaha sebisa mungkin menghibur Aileen.

Sesampainya mereka disebuah restoran terdekat Oliver segera menggendong tubuh Aileen dan berjalan bersama memasuki restoran tersebut.

“Roos jadi lo gak ada kabar dari pagi Cuma buat jemput Alaska di bandara?”tanya Zafana berbisik.

Alea terkekeh lalu mengangguk, “abang lo yang minta”

Zafsna berdecak, “gue gak ada temen di kampus asal lo tau"

“Ya lagian lo ngapain ke kampus, kan udah gak ada urusan lagi”jawab Roos.

“Itu si pak Kevin katanya masih mau ngurusin nilai, dan untung nya nilai gue gak ada yang harus diperbaiki”ucap Zafana.

“Dia doang emang dosen yang rese”timpal Roos.

“Mami sini duduk disamping Ai”ucap Aileen saat dirinya sudah terduduk diatas kursi tepat disamping Oliver.

Zafana berjalan lebih dulu lalu duduk disamping Aileen sesuai permintaan anak itu.

“Oh iya habis ini saya sama Zafana dan Aileen mau ke rumah sakit dulu, kalian kalau mau langsung pulang bisa bawa mobil saya”ucap Oliver.

“Boleh deh Oliver, nanti gua anterin lo berdua dulu ke rumah sakit kalau gitu ya?”jawab Ala

ska lagi-lagi tanpa ragu dan tanpa rasa sungkan.

“Iya”jawab Oliver singkat lalu memainkan ponselnya.

Beberapa menit kemudian seorang pelayan menghampiri meja mereka dengan membawa buku menu dan mencatat pesanan mereka.

1
Desifa Juni Raya
bagus
Desifa Juni Raya
ini udh selesai apa blom
Desifa Juni Raya
krater oliver ini pemarah emosian
Syahrini Rin
Karya nya bagus dan cukup seru
Reni Anjarwani
lanjut2
Reni Anjarwani
bagus ceritanya up doubel thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!