NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

"Habis sudah kita Andi! Kenapa hidup ku sial begini!" teriak Ranti sambil mencengkeram erat rambutnya dengan kuat.

Air matanya menetes makin deras mengaliri pipinya yang pucat.

Andi hanya terdiam membisu, tanpa mengucap sepatah kata pun. Pandangannya menatap kosong pada atap plafon rumah sakit yang putih dan dingin.

"Ini semua gara-gara kau Andi, sejak kenal dengan mu hidup ku sial terus!" teriak Ranti geram, matanya memerah menatap suaminya dengan penuh amarah.

"Ranti... Ranti sayang, kamu jangan bilang begitu, setiap usaha pasti ada jatuh bangunnya, mungkin ini ujian kita," kata Andi membujuk Ranti dengan suara parau.

"Percayalah padaku Sayang, aku pasti akan membangun perusahaan kita kembali, tolong beri aku kesempatan sekali lagi, plis Sayang," kata Andi lagi, matanya memohon pasrah seraya mencoba meraih jemari Ranti dengan tangannya yang masih sehat.

"Bangun perusahaan?! Pakai apa, Andi?!" bentak Ranti seraya menepis kasar tangan suaminya. "Harta kita habis disita! Rumah disita! Kamu sekarang cacat dan kita punya utang di mana-mana! Mau makan apa kita besok, hah?!"

Brak!

Pintu ruang steril mendadak terdorong kencang hingga membentur dinding.

"Andi! Ya Ampun Andi! Kamu beneran masuk rumah sakit, Andi?!" pekik Lindai saat melangkah masuk dan melihat anaknya terbaring lemas dengan tangan yang diperban tebal.

Linda berlari histeris menghampiri ranjang, menyambar bahu Andi dengan derai air mata.

"Ya Ampun... Anakku! Siapa yang tega bikin kamu sampai begini, Andi?!" jerit Linda histeris.

Ia lalu menoleh tajam ke arah Ranti dengan pandangan menusuk. "Ranti! Kamu ini gimana sih jadi calon istri?! Kenapa calon suami kamu bisa remuk begini, hah?! Bukannya diurusin malah kamu bentak-bentak!"

Ranti tertawa sumbang, tatapannya mendadak berapi-api menghadapi ibu mertuanya itu. "Ooh... datang-datang malah nyalahin aku, Ibu?!"

"Ya kamu yang salah, kamu harusnya jaga Andi dengan baik," kata Linda lagi.

"Udah, nggak usah akting sedih!" sergah Ranti dingin seraya menyambar tas tangannya. "Bagus kalau Ibu udah datang. Sekarang Ibu yang jaga anak Ibu ini! Aku mau pulang buat beresin barang-barang sebelum rumah disita besok pagi!"

Ranti berbalik, hendak melangkah menuju pintu. Namun, sebelum tangannya menyentuh gagang pintu, Linda dengan cepat bangkit dari kursinya dan menyambar lengan Ranti.

Anehnya, tidak ada amarah di wajah tua Linda. Raut wajah yang biasanya angkuh itu kini dipenuhi kepanikan dan permohonan yang teramat sangat.

"Ranti! Ranti, tunggu dulu, Nak! Jangan pergi!" panggil Linda dengan suara bergetar membujuk.

Ranti menepis tangan mertuanya dengan kasar. "Mau apa lagi sih, Bu?! Aku mau membereskan sisa barangku!"

"Ranti, tolong... dengarkan Ibu dulu," ujar Linda setengah berbisik, matanya berkaca-kaca menatap menantunya itu.

Ia memegang kembali kedua tangan Ranti dengan erat, menahannya agar tidak melangkah keluar. "Kamu nggak boleh pergi meninggalkan Andi. Kamu kan akan jadi istrinya, Ranti!"

"Istri?" Ranti tertawa sumbang, penuh nada sindiran. "Buat apa jadi istri dari pria cacat seperti dia, Bu?! Dulu aku mau menikah sama Andi karena dia dapat di percaya dan punya kecerdasan! Sekarang? Semuanya habis! Kita cuma punya utang!"

"Ibu tahu, Ranti, Ibu tahu!" potong Linda cepat, mencoba menenangkan emosi Ranti. "Tapi kamu harus ingat, Andi ini otak bisnis! Dia cuma lagi jatuh tertimpa musibah. kalau dia sembuh, dia berhasil membangun usahanya, siapa nanti yang menikmati hidup enak? Kamu kan, Ranti?"

Ranti mendengus, memalingkan wajahnya ke samping.

"Tolong, Ranti..." bujuk Linda lagi, kini suaranya terdengar sangat memelas. "Keluarga kita cuma bisa bangkit lagi kalau ada kamu di samping Andi. Kamu kan punya banyak teman-teman pengusaha, punya koneksi orang-orang kaya dari kalangan atas. Cuma lewat kamu dan relasimu Andi bisa dapat modal usaha baru! Kalau kamu pergi sekarang, kita benar-benar habis, Nak... Kita mau hidup pakai apa?"

Di dalam benak Linda yang licik, ia tahu betul jika Ranti pergi, maka pupus sudah harapannya untuk bisa kembali hidup mewah.

Hanya dengan menahan Ranti, wanita yang masih memiliki jaringan pergaulan kalangan atas, ia dan anaknya bisa punya celah untuk merangkak naik kembali.

Andi yang terbaring lemah di ranjang menatap calon istrinya dengan mata berbinar pasrah, berharap bujukan ibunya bisa meluluhkan hati Ranti.

"Benar kata Ibu, Sayang..." bisik Andi parau dari atas ranjang. "Relasimu masih banyak... Tolong jangan tinggalkan aku. Bantu aku berdiri lagi..."

Ranti berdiri mematung. Kata-kata Linda bahwasanya ia adalah satu-satunya harapan untuk kembali hidup enak mulai menggoyahkan niatnya untuk kabur.

Ia terbiasa hidup mewah, dan membayangkan dirinya harus menjadi orang miskin sendirian membuat bulu kuduknya merinding.

Ranti menarik tangannya pelan dari genggaman Linda, menatap ibu calon mertuanya dan Andi bergantian dengan pandangan rumit.

"Asal kamu tetap sama Andi, kita pasti bisa cari jalan keluar pelan-pelan. Tolong, Nak... demi masa depan kita, demi kamu juga supaya bisa hidup enak lagi..." bujuk Linda dengan segenap jiwanya.

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!