NovelToon NovelToon
Saat Mantan Gendutku Berubah Tampan

Saat Mantan Gendutku Berubah Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:165.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Setelah 8 tahun, Dara bertemu lagi dengan Luth, mantan pacarnya saat SMA yang dulu koma karenanya. Bukan hanya fisik sang mantan yang berubah jadi tampan, tapi ternyata, Luth juga tak mengenalinya.
"Kamu benar-benar tidak mengenaliku?" Dara menatap tak percaya.
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" Luth terlihat bingung.
Dara semakin merasa bersalah, karena kemungkinan Luth hilang ingatan karena benturan keras yang sampai membuat dia koma 8 tahun lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Dara dan Luth janjian bertemu di depan pintu masuk jam 7.30 malam. Tapi sejak sore, Dara sudah sibuk siap-siap. Berjam-jam ia habiskan di depan cermin make up dan hair do. Izin dari kedua orang tua sudah ia kantongi, dan rencananya, ia akan berangkat bersama Elang dan Tania yang juga menonton.

Lokasi konser tak terlalu jauh, tapi untuk jaga-jaga jika jalanan macet, pukul 6.30 Elang dan Dara sudah berangkat. Sebelum ke tempat konser, mereka lebih dulu menjemput Tania di rumahnya.

"Aku harus pindah ke belakang gak nih?" tanya Dara saat Tania hendak masuk ke dalam mobil.

"Udah, gak usah." Tania membuka pintu mobil bagian belakang, lalu masuk.

Mereka lalu lanjut menuju lokasi konser.

Disana sudah sangat ramai saat mereka tiba. Bahkan di pintu masuk sudah terlihat antri. Luth belum datang, mau tak mau, Dara harus menunggu karena tiket dibawa Luth.

"Lo yakin, gak mau gue temenin dulu?" tanya Elang.

"Udah gak usah, kalian masuk dulu aja." Dara gak enak pada Tania jika harus menemaninya menunggu Luth.

"Ya udah, kami masuk dulu." Elang menepuk bahu Dara. "Kalau ada apa-apa, telepon gue."

"Emang mau ada apa, disini ramai, tenang aja."

"Kami masuk dulu ya, Ra." Tania menggandeng lengan Elang, lalu keduanya masuk.

Dara melihat jam diponselnya, sudah pukul 19.30, sesuai waktu janjian, semoga saja Luth segera datang.

Waktu berjalan begitu lambat untuk seseorang yang sedang menunggu. Dara berkali-kali menatap ke arah pintu masuk, ingin segera masuk juga, tapi Luth tak kunjung datang.

15 menit sebelum konser dimulai, Dara menelepon Luth, tapi ponsel laki-laki itu tidak aktif. Meski begitu, Dara tetap menunggu, bahkan saat di dalam, sudah terdengar suara musik pembuka, dan pintu masuk terlihat sepi, ia tetap disana.

Beberapa saat kemudian, konser resmi dibuka, suaranya terdengar jelas dari tempat Dara menunggu Luth. Ia mulai gelisah.

"Kamu kok belum datang juga sih Luth."

Dara rasanya pengen nangis. Ia sendirian disana, menunggu Luth yang tidak bisa dihubungi. Orang yang menjaga pintu masuk beberapa kali menatap ke arahnya, entah apa yang mereka fikirkan.

Setelah mencoba menelepon sekali lagi dan masih tidak aktif, Dara akhirnya menyerah. Ia memesan taksi online, lalu berjalan ke menuju jalan raya. Namun tiba-tiba.

"Dara!"

Suara itu membuat Dara sontak menoleh. Luth berlari ke arahnya. Laki-laki itu berhenti sekitar 1 meter di depannnya dengan nafas terengah.

"Maaf telat. Ada masalah dikit tadi. Udah dimulai ya?" Luth melihat ke arah pintu masuk yang sepi.

"Udah." Dara mengangguk.

"Ya udah, ayo masuk!" Tanpa menunggu persetujuan Dara, Luth langsung menarik pergelangan tangan gadis itu menuju pintu masuk.

Kaki Dara melangkah mengikuti kemana Luth menariknya, sementara matanya menatap pergelangan tangannya yang berada dalam genggaman Luth. Ada sesuatu yang tak bisa ia kendalian, detak jantungnya. Meski ia berusaha mengingatkan diri sendiri jika Luth adalah milik Valerie, jantungnya tetap berdebar kencang karena sentuhan kecil itu.

Setelah melewati pengecekan tiket, mereka memasuki area konser yang gegap gempita.

Di dalam venue, ternyata lebih ramai dari yang Dara bayangkan. Musik terdengar lebih keras, dan lampu sorot dari atas panggung menyinari para penonton yang memenuhi area konser.

Saat penyanyi utama keluar, Dara tampak sangat antusias, begitu pula dengan Luth. Mereka berbaur dengan ratusan penonton lainnya. Namun tiba-tiba, penonton dari belakang meringsek maju, membuat tubuh Dara terdorong dan hampir jatuh, untung Luth yang berdiri di sampingnya, bisa menahan bahunya hingga tak sampai jatuh.

"Kamu gak papa?" Luth terlihat khawatir.

"Enggak." Dara menganggap hal itu biasa saat menonton konser. Ia tak mau terlalu mempermasalahkan.

Tak berselang lama, Dara kembali tersenggol penonton lain, lagi dan lagi, sampai ia merasa tak nyaman.

Melihat itu, Luth menarik lengan Dara, memposisikan gadis itu tepat di depannya.

"Biar gak kesenggol orang lagi." Luth bicara di dekat telinga Dara. Ia ingin menjadikan tubuhnya sebagai pelindung Dara.

Keduanya kembali menikmati konser sambil ikut bernyanyi seperti yang lainnya.

"Nyaman gak?" ujar Luth di dekat telinga Dara.

Yang ada bukan nyaman, melainkan berdebar. Dara bisa merasakan nafas Luth yang menyapu lehernya, bahkan bibir laki-laki itu sedikit menyentuh daun telinganya yang seketika membuat bulu kudu meremang.

"Nyaman gak begini?" Ulang Luth.

"Iya." Dara menoleh, bibirnya nyaris bersentuhan dengan bibir Luth karena laki-laki itu juga kebetulan menelengkan kepala karena ingin menatap wajah Dara.

Buru-buru Dara kembali menatap ke arah depan, sebelah telapak tangannya memegangi dada yang berdebar. Disaat detak jantungnya belum normal kembali, sesuatu kembali terjadi, Luth tiba-tiba memeluknya dari belakang.

Tubuh Dara membeku. Seluruh suara dan orang di sekitar mendadak terasa hilang, satu-satunya yang bisa Dara rasakan, hanya pelukan Luth.

"Sorry. Ada yang dorong dari belakang."

Luth melepas pelukannya, lalu sedikit mundur untuk menjaga jarak.

Konser terus berjalan, namun Dara tak bisa larut dalam suasana. Setiap ada pergerakan kecil dari belakang, tubuhnya langsung menegang.

1
SasSya
Alkhamdulilah🤲
Abinaya Albab
setelah mommy Daddy nya kakak²nya skg giliran Luth ,pasti mengurus jiwa raga & air mata ini karena Luth 11 12 dg Daddy nya 🙈
Abinaya Albab
nahhhhh kn bener Luth jadi kejam kaya' Daddy Yusuf sama Sani dlu 🙈
Sugiharti Rusli
nah kan akhirnya setelah kejadian kemaren si Dara baru notice kalo si Luth tahu kejadian dulu saat dia dihajar si Diego hingga koma, berarti si Luth sudah ga amnesia dia yah,,,
Sastri Dalila
/Joyful//Joyful//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sugiharti Rusli
dan sayangnya si Dara ga berpikir saat kemaren membersihkan seharusnya dia visum dulu yah,,,
Sugiharti Rusli
apalagi saat Luth mau komplain ke manajemen hotel ternyata cctv depan kamar Dara rusak, entah betulan atau alasan mereka saja
Sastri Dalila
😅🤭🤭
Sugiharti Rusli
apalagi sejatinya si Diego mantan napi, jadi kalo dia dengan mudah memiliki akses di hotel yang milik kerabatnya itu sih
Sugiharti Rusli
kalo dari hasil penelusuran hotel itu masih milik kerabat dekat si Diego, bisa jadi memang ada yang melindunginya yah
Sastri Dalila
🤣🤣🥺🥺
Abinaya Albab
bener ih kata kak otor yg bakal 11 12 dg Daddy Yusuf Luth
Sugiharti Rusli
apalagi Dara merasa jijik karena Diego sudah berhasil melucuti pakaian dan sempat menjamahnya,,,
Sugiharti Rusli
apalagi setelah melihat sendiri betapa Dara trauma berat saat hampir direnggut kehormatannya oleh si Diego,,,
Sugiharti Rusli
karena ternyata cintanya lebih besar ke Dara daripada rasa dendamnya sih
Sugiharti Rusli
sepertinya dengan kejadian ini si Luth pasti berpikir ulang tentang misinya buat bikin Dara merana nanti,,,
*Septi*
saking cemasnya Luth lupa sedang l pura pura amnesia
*Septi*
ampun lah anak nya pak Yusuf🤣
Patrick Khan
diego q tandai kau🔨🔨🔨😏nti yg kena pasti luth karna yg ngajak luth..siap2 perang
Kar Genjreng
tuh kan Luth sudah ingat sejatinya Dara
tapi ya gitu memastikan apa Dara cinta sama Luth saat ini ketika penampilan nya berbeda di banding ketika SMA ternya Anya gayung bersambut,,,maka. dari itu
Luth mengejar Mu. dan ya sedikit bikin ulah 🤣peran pembantu nya Valeri Bia,,makanya Luth percaya kalau ada Diego karena Luth sudah melihat sebelumnya,,,kayanya satpam dan pegawai hotel yang. membantu. Diego keluar sedangkan Luth sibuk meredakan ketakutan Dara,,,,ya sudah Luth ngaku saja
kalau Luth sudah ingat. sudah. keceplosan
🤭🤭 up lupa Luth bilang Diego 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!