Ikuti Instagram aku ya : @authoranakkost
Satu rumah dengan Bos? bagaimana mungkin?
Keenan, CEO arogan yang selalu mendapatkan apa yang ia mau termasuk wanita harus merasakan kesal saat ada satu wanita biasa bernama Cinta yang jelas-jelas menolak dan menghindari dirinya.
Harga diri Keenan tidak membiarkan hal itu, dia segera mengikat Cinta dengan sebuah kontrak dan memaksa tinggal dalam satu rumah, Keenan ingin menyelesaikan rasa penasaran nya dan kembali menjadi dirinya yang suka bermain wanita.
Tetapi apakah rasa penasaran sang Boss memang hanya sesaat? apakah benih Cinta akan muncul?
Jika penasaran bisa diikuti terus ya, terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anak Kost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gadis Nakal!
Episode 34 : Gadis Nakal!
***
Wajah Keenan berubah masam saat ia melipat tangannya dan menatap Cinta dengan sangat tajam, matanya yang melihat seolah sedang menghakimi membuat Cinta kebingungan.
Cinta mengedipkan matanya dan tersenyum kaku.
"Tu ... Tuan, apakah kamu marah? bisakah kita kembali sekarang? nanti takutnya ada karyawan Tuan lagi yang lewat,"
Suara Cinta sedikit pelan, dia hendak melangkah kakinya cepat ingin cepat berlalu dan pergi dari perusahaan Keenan.
Jika ada karyawan yang melihat mereka maka urusannya akan semakin panjang nanti.
Namun saat Cinta melangkah kan kakinya, tangan Keenan segera menarik lengan Cinta dan mendorong nya ke tembok sampai Cinta tidak bisa bergerak dan semakin kebingungan dengan Tuan nya ini.
"Gadis ini tetap saja sok jual mahal, sebenarnya kurang menarik apa aku?" batin Keenan sedang bergejolak, dia ingin tahu sebenarnya mengapa wanita ini terlihat seperti tidak tertarik sama sekali terhadapnya.
Saat Keenan tetap menatap Cinta dengan sangat tajam, suara para karyawan yang baru pulang terdengar, otomatis Cinta terkejut sekali.
Dia langsung menarik dasi Tuan nya dan menariknya sampai menempel pada tubuhnya, Cinta sepenuhnya berada dalam dekapan Tuan nya.
Bahkan jarak mereka terlalu dekat sampai sampai Cinta bisa merasakan nafasnya yang hangat dan detak jantung nya yang berdegup.
"Hangat sekali, wah, begini kah pelukan lelaki dewasa? ah, Ku ingin berada dekapannya terus," sisi iblis Cinta sekali lagi mulai menguasai Cinta.
"Hehe, kali ini aku setuju padamu, rasanya hangat sekali, juga detak jantung nya membuat aku geli," bahkan sisi malaikat pun nyatanya menyukai adegan ini.
Cinta yang terlena dan lupa diri sedang senyam senyum dan pipinya merah sekali.
"Heh! gila kau Cinta, sudah berapa kali kau kehilangan jati dirimu yang polos dan tidak tahu apa apa ini? dasar bahkan sisi malaikat pun berpihak pada lelaki ini, sialan! pindah saja kalian kepada tubuhnya!" Cinta berteriak memarahi sisi malaikat dan sisi iblis yang ada di pikirannya.
Lalu ia segera menggeleng kan kepalanya guna menyadarkan dirinya sendiri.
Sedangkan Keenan Yang sekarang tengah memeluk Cinta merasa aneh, dia merasa sangat suka dan nyaman, berbeda dari tubuh gadis biasanya yang ia peluk.
Tubuh Cinta yang tidaklah sebagus tubuh model ini terasa pas di pelukan Keenan, bahkan ukuran dadanya bisa langsung di bayangkan oleh Keenan saat bersentuhan dengan tubuhnya.
"Sayang, kau nakal sekali, memeluk Bos mu di belakang seperti ini, apakah kau suka hubungan gelap dan mendebarkan?" Keenan membisik dekat sekali di telinga Cinta.
Cinta yang merasa syok dan merinding di bisikan seperti itu hendak mendorong Tuan nya.
"Deg ... Deg ... Deg!" Sekarang jantung Cinta hendak meledak keluar saat bisikan nakal itu mendarat di telinga nya.
"Tu ... Tuan, karyawan mu sudah pergi, sebaiknya kita pulang," sembari tetap mencoba meronta dan melepaskan diri, Cinta menghiraukan ucapan nakal Keenan yang membuat nya pusing dan bingung.
"Gadis nakal, kau menggodaku dan lalu kau ingin pergi begitu saja? heh!" Keenan terkekeh, dia menahan tubuh Cinta yang hendak melepaskan diri.
Keenan melonggarkan pelukannya sedikit sampai ia bisa berhadapan muka dengan Cinta.
"Cinta, kau yang seperti ini seolah meminta aku untuk melakukan sesuatu, haruskah kita melakukan nya? bukankah barusan kau melempar dirimu kepadaku? bagaimana menurut mu?" Keenan menggoda Cinta, ucapannya datar dan lembut sekali.
Matanya menyelidik dan senyuman nya yang menyeringai membuat suasana semakin memanas.
"Wanita ini benar benar berbeda, dia sebenarnya sangat cantik tetapi dia tidak tahu jika dia cantik, membuat nya semakin menarik, aku jadi semakin penasaran, bagaimana jika aku bisa mendapatkan nya," pikiran Keenan dan tujuan nya mulai berubah.
Dia melihat Cinta yang sedang menunduk malu dan pipi nya yang merah itu, juga bibirnya yang merah alami, bahasa tubuhnya yang tidak terbiasa disentuh membuat Keenan melihat pesona berbeda dari wanita ini.
Membuat adrenalin Keenan terpacu untuk menaklukkan nya.
***
Terima kasih utk karyanya & sehat2 semangat slalu utk karya terbarunya 🙏🏼💐💪🏼