NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: tamat
Genre:Iblis / Misteri / Horor / Tamat
Popularitas:246.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Masih menyerupai

''Rambut dia panjang.'' Bu Ita ingat dengan jelas bahwa sosok itu memang memiliki rambut yang begitu panjang sekali.

''Kalau melihat dari perawakan itu apakah mungkin dia seorang wanita?'' tanya Purnama untuk memastikan terlebih dahulu.

''Tidak, tubuh dia itu terlalu kekar bila untuk seorang wanita.'' Bu Ita dengan cepat menggeleng karena dia sangat yakin.

Purnama menarik nafas panjang dan kali ini dia juga merasa setuju bahwa mungkin benar bahwa iblis itu adalah seorang laki-laki, namun Bu Ita dengan tegas mengatakan bahwa dalam gambar itu sama sekali tidak ada yang mirip dengan iblis yang telah dia lihat sehingga Purnama merasa sedikit lega bahwa tidak ada para member yang terlibat.

Namun ingat tadi bahwa ada iblis yang bisa menyerupai dirinya sehingga tidak mungkin juga bila iblis itu menyerupai orang lain Saat sedang membantai Pak Sapto, semua masih terasa begitu sulit sekali untuk mereka pecahkan sehingga kepala Purnama terasa berdenyut dan dia kebingungan untuk mengurus masalah ini.

Rasa bingung itu jelas membuat dirinya semakin tidak karuan, masalah juga belum selesai dan malah yang ada justru semakin melebar kemana-mana sehingga salah paham di antara semua member semakin lebar saja, tapi dengan penglihatan Bu Ita itu maka sedikit rasa curiga di dalam hati Purnama telah pudar.

Kasus ini memang bisa dikatakan sangat parah karena dia telah memecah belah seluruh para member sehingga tidak ada di antara mereka lagi yang memiliki kepercayaan, semua saling curiga satu sama lain karena mereka takut bila ternyata teman mereka yang telah dipercaya itu justru menghianati dengan cara yang begitu kejam.

''Jadi ini apa memang iblis itu masih berkeliaran ke sana kemari dan tidak tetap diam di dalam Rawa itu?'' Bu Ita bertanya kepada Arya.

''Ya namanya dia juga punya kaki pastinya berjalan pergilah meninggalkan rumah, bosan juga kalau terus diam di dalam Rawa.'' Arya menjawab dengan Ketus sekali.

''Wong tak pikir itu mereka tetap diam di dalam.'' ujar Bu Ita.

''Bu, kita mengobrol terlalu lama dan membiarkan mayat Bapak sendirian di belakang sana!'' Linda akhirnya berani menyela percakapan itu setelah lama terdiam gelisah.

''Ya allah! Aku sampai lupa mau nangis ini padahal sekarang sudah jadi janda.'' Bu Ita baru ingat bahwa sang suami ada di belakang sana.

Purnama dan Arya Saling pandang karena mereka juga lupa kalau Pak Sapto masih di belakang rumah dan pasti sekarang para member sedang meneliti keadaan tubuh pria itu, tadi ada Maharani dan juga Nilam yang sudah mengurus keadaan Pak Sapto dan sekaligus ingin menemui bila memang iblis Berduri itu masih ada di sekitar sana.

''Kasian sekali pria tua ini sudah tidak memiliki tenaga di dalam diri dan sekarang justru mati dengan cara seperti ini.'' Nilam menatap tubuh Pak Sapto.

''Ya meski dia sudah tua seperti ini tapi aku yakin otong dia masih tetap berfungsi.'' jawab Maharani.

''Walau berfungsi namun tetap saja tidak akan kuat karena paling hanya bertahan beberapa detik saja.'' Nilam tetap yakin dengan pendapat dia.

''Bapaaaaaak, ya allah Pak.'' Bu Ita menjerit dan memeluk tubuh pria yang tergeletak di atas tanah dan juga lengkap dengan darah itu.

''Awas dulu, biar dia menangisi kepergian suami dirinya itu.'' Maharani menarik tangan nilam.

''Meski sudah tua dan mulai keriput namun tetap saja Bu Ita masih merasa cinta dan sekarang menangis saat ditinggal meninggal ya.'' Nilam menatap Maharani dengan wajah konyol itu.

''Gila ya kau, memangnya kau kalau ditinggal musnah sama aksara apa tidak akan menangis juga?'' Maharani berteriak keras.

Nilam tertawa saja karena menurut dia Pak Sapto ini sudah tua dan Bu Ita mungkin saja tidak akan menangis ketika sang suami sudah meninggal seperti ini, Namun ternyata wanita itu masih tetap menangisi karena perasaan sedih yang begitu besar di dalam hati ini setelah melihat keadaan tubuh Pak Sapto yang hancur berantakan.

"'Bapaaaaaak!" Linda juga menangis karena tidak menyangka bahwa hari ini ia justru kehilangan orang tua.

''Pur, Tolong temukan iblis yang sudah membunuh suami ku seperti ini!'' Isak Bu Ita sambil menatap Purnama.

''Ya, aku pasti akan mencari tahu dan menemukan iblis itu nanti!'' Purnama mengangguk sambil mengelus punggung wanita tua itu.

''Kau lihat ini bagaimana bisa dia membelah perut Pak Sapto seperti ini, Sungguh Kejam iblis yang telah melakukan hal tercela!'' Pekik Bu Ita karena dia merasa sangat ngeri melihat perut Pak Sapto.

''Hoo kau tidak tahu saja bahwa yang ada di sebelahmu itu juga melakukan hal yang sama ketika dia masih menjadi iblis kejam dulu!'' bisik Maharani kepada nilam.

''Ih jangan membongkar aib ketua kita seperti itu!'' Nilam menepuk tangan Maharani karena sudah berbicara bablas saja.

''Kan fakta bahwa ketua kita dulu adalah Iblis jahat yang memakan seluruh jeroan manusia.'' Maharani tersenyum menyeringai.

Nilam melirik ketika dia mulai merasakan ada yang berbeda dan rasanya tadi Maharani tidak mengurai rambut seperti ini, jelas Ratu burung hantu itu tadi mengepang rambut dia menjadi dua bagian serta ada bagian berwarna hijau juga sehingga yang ada di sebelah dia kali ini sangat berbeda dan nilam tentu saja sebagai teman sangat menyadari tentang hal itu.

Wuuussssh.

Braaaaak.

Wuurrr.

''Apa, Lam?!'' Arya kaget karena mendadak saja Nilam memberikan serangan maut kepada Maharani yang ada di sebelah.

''Hahaaaaaaaaa....

Maharani yang mendapat serangan itu menjadi tertawa kencang karena dia sedikit tidak menyangka bahwa wanita berambut panjang itu dengan cepat menyadari bahwa dirinya bukan Maharani yang asli, Bahkan dia juga harus menahan rasa sakit tidak terkira setelah pukulan Nilam tepat menghantam pada bagian perut dan baju yang dirinya pakai hancur lebur karena terbakar api.

''Bajingan!'' Purnama juga berdiri menatap iblis yang telah menyerupai Maharani itu.

''Biar aku saja, dia berani mengetes kekuatan yang aku miliki sehingga harus aku yang akan menghadapi dia!'' Nilam sudah terlanjur emosi dan dia tidak mau bila Purnama yang mengambil alih.

''Bajingan edan!'' sebuah suara muncul dari dalam comberan dan itu adalah Maharani yang asli lengkap dengan kepang dua berwarna hijau.

''Ih bau nya!'' Arya segera menutup hidung karena Maharani memang sangat bau sekali.

Bu Ita dan juga Linda rasanya ingin terkencing-kencing karena mereka ketakutan melihat bentuk Maharani yang sangat seram itu, tidak ada kecantikan di dalam diri Ratu burung hantu tersebut sehingga Siapa saja yang melihat pasti akan ketakutan dan tidak sanggup untuk melihat dia saat ini.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
Mamax Naura
puas Rasa x🤣🤣🤣🤣
Leni Nuraeni
jdi yg d musnahkan jalak itu bukan arini asli tpi kw nya, syukur deh arini tdk berkhianat
Heni Mulyani
lanjut lagi donk
Nurr Tika
akhirnya arini dan jalak bersatu lgi
Nurr Tika
ngambeknya jangan lama" ya arini kasian jalak
Nurr Tika
terimakasih karya othor mg debes ,semangat trus ya thor sukses selalu
tse
makasih mak...
lanjut cerita baru yang lain lagi ya mak..
aku padamu mak😍😍😍😍😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hahahaha akhirnya selesai juga agak lega ya Pur 🤭
Betri Betmawati
Arini marah jgn lama2 marah nya rin
Ayuk Witanto
Alhamdulillah Arini bisa menerima meskipun pasti masih ada kecewa
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣🤣🤣
Yeyet Rohaeti
OK thor, aku tunggu bab bonusnya lagi.
Sabrina Qheyla Putrie
Terima kasih thorrr,,,
Ayuk Witanto
Arini pasti terluka banget
Ayuk Witanto
wah ada yang baru
Iis Rohayati
okeeeeh
lanjut terus sampe damai semuanya
Ayuk Witanto
pada kepo🤣
Apriyanti
terimakasih Thor sehat selalu buat othor tercinta biar bisa memberi cerita² yg bagus² lg🙏💪😘
al thania
mak'e kok sekarang aku ga bisa liat semua novel'a ya 🤔
al thania: ga ngerti mak'e, sayang'a nih aplikasi ga bisa kirim gambar skrinshot'a, gimana mo liat cerita yg lainnya ya. 🤔
total 2 replies
Ketut Kasna Kasna
terima kasih untuk karyamu yg luar biasa mak, candu sama karyamu mak
NoviTa jungkook: Terima kasih syg ku
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!