NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:73.1k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Ruangan yang beberapa detik lalu dipenuhi sorak sorai kemenangan finansial mendadak senyap. Tatapan semua orang beralih dari layar monitor ke arah Devan, yang kini berdiri tegak dengan sorot mata sedingin es abadi.

​Clarissa bisa merasakan perubahan aura suaminya secara instan. Ini bukan lagi Devan yang santai, bukan pula Devan yang penuh intimidasi elegan saat menghadapi koruptor. Ini adalah aura seorang penguasa medan perang yang seolah-olah siap mengubur siapa pun yang berani mengusik kedamaiannya.

​"Badan Intelijen Militer Pusat?" bisik Clarissa, suaranya sedikit bergetar saat ia memegang lengan jas Devan. "Devan... apa maksudnya ini? Kenapa mereka mencarimu?"

​Devan menoleh, tatapan matanya melunak sesaat ketika melihat raut cemas di wajah istrinya. Ia menepuk tangan Clarissa lembut.

​"Tenanglah, Nyonya Bos. Hanya seorang teman lama yang keras kepala," jawab Devan, suaranya kembali terdengar santai walau ada nada berat yang tak bisa disembunyikan. "Tunggu di sini. Aku akan menemuinya di ruang tamu VIP."

​"Aku ikut," tegas Clarissa, ego CEO-nya menolak untuk ditinggalkan dalam ketidaktahuan.

​Devan menatapnya cukup lama, lalu mengangguk pelan. "Baiklah. Tapi apa pun yang kamu dengar di dalam nanti, tetaplah berada di belakangku."

​Ruang Tamu VIP, Lantai Atas Grup Rajawali

​Pintu kayu jati berukir itu terbuka. Di dalam ruangan, berdiri seorang pria tegap berambut cepak dengan setelan jas abu-abu formal. Postur tubuhnya yang lurus seperti tiang pancang memancarkan disiplin militer yang sangat ketat. Di dadanya, tersemat samar sebuah lencana perak berlambang Garuda Cengkeram—simbol divisi intelijen tertinggi negara.

​Pria itu adalah Kapten Arya.

​Begitu Devan melangkah masuk, Arya langsung membalikkan badannya. Matanya yang tajam mengunci sosok Devan. Detik berikutnya, Arya secara refleks menegakkan tubuh dan memberikan hormat militer yang sangat sempurna.

​"Hormat saya, Jenderal!" ucap Arya dengan suara lantang yang menggetarkan ruangan.

​Clarissa yang berjalan di belakang Devan langsung terkesiap. Jenderal? Langkah kakinya terhenti, matanya membelalak menatap punggung suaminya dengan seribu pertanyaan yang berputar di kepalanya. Pria yang selama ini membersihkan koridor kantornya dengan sapu, baru saja dipanggil Jenderal oleh perwira intelijen tertinggi negara?

​Devan tidak membalas hormat itu. Ia hanya berjalan santai menuju kursi kulit tunggal dan mendudukinya dengan menyilangkan kaki.

​"Aku sudah pensiun, Arya. Pangkat itu sudah terkubur di lumpur perbatasan tiga tahun lalu," ucap Devan datar, mengambil sebatang rokok kretek dan menyalakannya. "Panggil aku Devan. Dan turunkan tanganmu, kamu membuat istriku bingung."

​Arya perlahan menurunkan tangannya, pandangannya beralih ke Clarissa sejenak sebelum kembali menatap Devan dengan tatapan memohon.

"Jenderal... maaf, Tuan Devan. Keberadaan Anda terendus setelah sistem kami mendeteksi adanya penghapusan data logistik militer dan pembersihan massal jaringan Gagak Hitam secara tidak wajar semalam di kota ini. Hanya ada satu orang di negeri ini yang bisa membantai delapan pembunuh elit itu tanpa meninggalkan jejak sidik jari," jelas Arya panjang lebar.

"Lalu? Apa urusannya denganmu?" tanya Devan acuh tak acuh, menghembuskan asap rokoknya ke udara.

Arya maju selangkah, wajahnya tampak sangat serius. "Ibukota sedang bergejolak. Mantan musuh-musuh Anda dari aliansi tentara bayaran internasional Black Cobra mengetahui bahwa Anda masih hidup. Mereka telah mengirim pembunuh kelas tertinggi untuk memburu Anda. Kami di sini untuk menawarkan perlindungan—"

"Perlindungan?" Devan tertawa kecil, sebuah tawa yang terdengar sangat meremehkan. "Arya, sejak kapan seekor naga butuh perlindungan dari sekumpulan cacing?"

1
awesome moment
pengkhianat sll dri org terdekat bahkan mgk...(nampak) berjasa
awesome moment
sistem bekerja mutlak
awesome moment
wir2 menuai hasil tanaman kejahatannya
awesome moment
kekuatan fisik dan kekuatan finansial mmg senjata ampuh
awesome moment
pasukan wir2 tu saking meremehkan ato mmg kere c? masa senjatanya ketengan bgono
awesome moment
clarissa bukan perempuan menye2
kiyoe: bukan dong kak
total 1 replies
awesome moment
sll pulau cayman. d p c y?
awesome moment
clariss bisa tenang skrg. dia g sendiriian
awesome moment
/Drool//Drool//Drool/clarissa g salah pilih. dia dtg disaat yg tpt.
kiyoe: hehehe
total 1 replies
awesome moment
devan mmg jodoh clarissa kek nya. hebat lho clariss. punya energi yin murni. langka tuch
awesome moment
devan, tdtgn c
awesome moment
😄👍😄siska sm riko kena tonjokan beruntun
kiyoe: heheheh
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahaha koplak....merapal mantra kok di depan warung soto tauco🤣
kiyoe: hehe biar tambah enak soto nya kak
total 1 replies
Cui Lan Seng
kospin jasa ga sekalian diakusisi Thor. biar sekalian jadi koperasi multiverse hahahaha
kiyoe: hahah kospin jasa apa itu kak 😄🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha baru benar ini novel khas Indonesia bukan terjemahan novel Daxia yg ga ada sentuhan khas lokal Indonesia 👍👍👍
kiyoe: heheh makasih kak cui Lan Seng🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha authornya pelit ...kenapa ga dikasih kitab kultivasi pedang awan putih sama pil kultivasi dewa saja plus sekantong bafubroh kelas atas wkwkwk sebungkus mendoan mah cuman 10rb rupiah
kiyoe: hahah tapi kan mending enak mendoan kak 🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahahaha author Pekalongannya damana? Kajen kah?
kiyoe: hahah no no yaa 😄
total 1 replies
Cui Lan Seng
ngeri kapitalis itu kayak Rothschild yg jadi dalang kapitalisme sedunia
Cui Lan Seng
wkwkw para pesilat itu kenal drone juga aneh.. aneh
kiyoe: wkwk iyaa dong kak kan zaman modern 🤭🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
Lah kultivasi ganda kok diskip sih...🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!