seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..
penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Pagi harinya rumah Daniel sudah ramai anggota keluarga yang datang
Kelurga dari pihak Daniel maupun Sera
Sudah mulai berdatangan
Oma Kania dan eyang juga sudah datang sejak kemarin sore
Sera sudah menyiapkan baju kebaya untuk keluarga besarnya dan untuk keluarga besan nya juga
Dia ingin di momen bahagia besok semua keluarga kompak menggunakan kebaya yang sama
Kebaya itu berwarna coklat susu
Sama dengan salah satu gaun resepsi yang akan Aluna kenakan nanti.
rani sudah ada di ruang tamu sejak 15 menit yang lalu
Dia datang bersama 5 karyawan wanita
Yang juga ikut membantu Sera
Membagikan baju2 untuk keluarganya
Satu bulan sebelum membuat baju seragam
Sera meminta ukuran baju semua orang
agar nanti saat di pakai kebaya nya pas ,
Dia di bantu karyawannya membuat semua baju2 itu.
Setelah semua menerima baju seragam
Mereka mencoba baju itu di kamar masing2,
Baju untuk keluarga besar Alfian juga sudah di antar supir tadi.
Sera memberi tahu keluarga besar nya agar bersiap2 karna sore nanti mereka akan menginap di hotel tempat acara besok
karna pagi2 sekali mereka nanti akan di rias oleh MUA yang sudah Sera sewa untuk mendandani keluarganya.
Kalu untuk Aluna, Sera sudah menyewa MUA artis ternama khusus untuk putrinya.
Setelah selesai Sera beranjak menuju kamar untuk membereskan barang2 yang mau di bawa ke hotel nanti.
......................
Dirumah Alfian juga sama
keluarga sudah berkumpul,
Baik kelurga Hera maupun Ammar ,
Supir kelurga Xander yang mengantar baju juga sudah sampai sejak 10 menit yang lalu
Hera langsung membagikan baju kebaya kepada keluarganya
Hanya para perempuan yang Sera buatkan baju
Para lelaki hanya menggunakan kemeja coksu jas hitam dan celana hitam .
Sesuai kesepakatan saat musyawarah keluarga .
......................
Sore harinya semua orang sudah bersiap dan berkumpul di depan Mansion
Para pengawal satu persatu mengeluarkan mobil yang ada di garasi
sekita 10 mobil keluar dari garasi untuk membawa kelurga Daniel menuju hotel,
Satu persatu mobil meninggalkan kediaman Daniel
Tersisa 2 mobil Alphard khusus untuk keluarga inti,
Daniel menghampiri security,dia berpesan supaya jangan memasukan orang sembarangan ke dalam rumah nya..
Dia juga menempatkan 5 orang pengawal untuk menjaga keamanan di sekitaran mansion
Di dalam sudah ada para pelayan yang akan menjaga rumah.
Setelah semua orang masuk
Mobil bergerak keluar gerbang.
......................
Setelah sampai di hotel
para pelayan hotel mengantar mereka menuju
kamar yang sudah di persiapkan Sera di lantai 10
Tetapi untuk keluarga inti Sera menempatkan nya di lantai 20
dekat dengan ballroom yang akan di gunakan acara besok
Sera memang sengaja menempatkan kamar berbeda
Setelah mendengar cerita Aluna
Bahwa maisha tidak menyukai Aluna,
Dia mengantisipasi segala kemungkinan buruk .
sekarang dia sedang berada di kamar putrinya
"sayang sini mommy bantu rapihkan baju2 kamu"
"iya mom, terimakasih"
Selesai merapihkan baju
Sera menempelkan sesuatu ke vas bunga
Kamera kecil yang Hera berikan, untuk berjaga jaga katanya
Itupun harus tanpa sepengetahuan Aluna ,
"sayang mommy ke kamar dulu yah. Kalau ada apa-apa panggil saja kamar mommy ada di depan kamar kamu, "ucapnya
"iya mom" jawabnya
Sera melangkah keluar menuju kamarnya dengan Daniel.
Di lantai 20 ini hanya ada 5 kamar
kamar Aluna ,Sera,Oma Kania, eyang Dewi dan satu lagi kamar Darren
Memang sengaja lantai 20 ini khusus untuk pemilik hotel
Sengaja karna Daniel ingin punya privasi
......................
Menjelang makan malam semua keluarga sudah turun untuk makan bersama
Kali ini mereka makan di restoran hotel
Sera mengetuk kamar putrinya
"sayang, ayo turun kita makan malam dulu" ucapnya
pintu kamar dibuka Aluna lalu keluar menghampiri ibunya
"ayo mom" ajaknya
"Daddy dengan yang lain sudah turun mom" tanyanya
"sudah sayang, barusan tadinya mau menunggu kamu, tapi mommy menyuruh mereka turun lebih dulu, tidak enak dengan yang lain sudah menunggu" jelas Sera
lalu mereka melangkah menuju lif dan masuk untuk turun ke bawah
Di meja makan semua orang sudah berkumpul
Sera dan Aluna ikut duduk
"wah Luna, kamu tampak bersinar sekali" ucap sepupunya
"iya kamu benar, pengantin memang selalu bersinar " goda Resty yang di sambung kekehan kecil dari yang lain
Aluna tersenyum malu " kamu juga nanti jika menikah akan bersinar seperti ku" timpal Aluna menanggapi godaan sepupunya.
pelayan datang mengantar makanan
Setelah nya mereka makan dengan tenang sesekali menggoda calon pengantin ,
Tanpa di sadari yang lain Sera tersenyum misterius di tempatnya
"lon Resty, maisha Kemana, kenapa tidak ikut makan malam" ucap Oma Kania
Resty yang di sebut namanya oleh Oma Kania pun menoleh" katanya tidak enak badan Oma" jawabnya sopan
Oma kania mengangguk heran' bukan nya tadi dia baik2 saja' batin Oma
Setelah selesai makan mereka semua kembali ke kamar masing2 untuk beristirahat karna besok mereka akan melalui hari yang panjang .
Aluna masuk kedalam kamar setelah berpamitan dengan Oma dan eyang nya
pandangan nya tertuju ke arah ranjang
matanya menyipit bingung
Lalu melangkah menuju kasur mengambil kebaya itu
Matanya melebar melihat kebaya putih yang akan dia kenakan besok pagi sudah robek
"siapa yang melakukan ini" ucap Aluna lirih matanya berkaca-kaca,
Bagaiman ini besok dia akan menikah tapi baju akadnya rusak
Aluna memejamkan mata menahan emosi dan kesedihan
Lalu melangkah keluar kamar menuju kamar ibunya
"mommy" ucapnya sambil mengetuk pintu agak sedikit terburu-buru
Daniel membuka pintu dengan gerakan cepat
Karna khawatir
"ada apa sayang kenapa kamu menangis" tanyanya sambil memegang pundak putrinya
Sera datang dari belakang saat mendengar suara Daniel yang terkejut
Dia bertanya apa yang terjadi
Lalu menatap putrinya
" sayang ,kamu kenapa?" tanyanya khawatir
Aluna tidak menjawab lalu menyerahkan kebaya kepada ibunya
Sera langsung mengambil kebaya itu
Dia menutup mulut tidak percaya
Kebaya yang akan digunakan putrinya sudah rusak
" bagaimana bisa " ucapnya padahal dia sudah menduga ini akan terjadi,
"tidak tau mom, saat kembali ke kamar baju itu sudah ada di ranjang, padahal sudah Aluna simpan di lemari saat datang tadi" ucap Aluna sedih airmata nya tidak berhenti turun
Daniel yang melihat itu langsung memeluk putrinya
" kurang ajar, siapa yang berani melakukan ini" geram nya
Sera lalu mengajak putri dan suaminya masuk kedalam kamar mereka
Dia menenangkan putrinya yang masih menangis,
"sudah sayang, " ucapnya lembut lalu memeluk Aluna
Daniel membawa air untuk putrinya minum
Aluna menerimanya dengan mengucap terimakasih kepada ayahnya
Setelah tenang
Daniel mulai bicara
"mom, apa kamu masih ada baju kebaya putih untuk akad di butikmu" tanyanya serius
Tanpa banyak bicara Sera melangkah menuju lemarinya
Lalu mengambil baju kebaya putih
lalu gaun2 untuk resepsi
Aluna menatap heran mommy
"apa maksudnya mom, kenapa baju2 ini ada di lemari mommy" tanyanya heran
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤