NovelToon NovelToon
NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Ribuan tahun setelah Kaisar Primordial Wang Tian menghilang ke dalam keheningan dimensi untuk menjaga keseimbangan alam, silsilah darahnya telah bercabang menjadi klan-klan besar yang menguasai berbagai penjuru dunia.

​Istri pertama, Lin Xuelan, melahirkan garis keturunan Penjaga Samudra. Istri ketiga, Mora, melahirkan klan Bayangan Langit. Istri keempat, Lin Xia (setelah menjadi manusia sepenuhnya), melahirkan garis Pedang Dewa. Namun, cerita kita kali ini bermula dari garis keturunan istri kedua, Sui Ren, Sang Permaisuri Angin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29: Ritual Kelahiran Kembali dan Bangkitnya Para Pewaris Badai

Gema ledakan dimensi masih terngiang di telinga saat tubuh mereka terhempas ke atas pasir merah yang kasar. Gerbang Transendensi di pusat Kota Kekaisaran Pasir bergetar hebat sebelum akhirnya meredup dan terkunci sepenuhnya. Langit Benua Pasir Merah yang biasanya oranye kusam kini tampak terbelah oleh sisa-sisa energi ungu dari Benua Mistis.

**Wang Jian** terbaring tak bergerak. Nafasnya hanya berupa kerongkongan yang sesak. Di sampingnya, **Lin Meiling** bersimpuh, mencoba menahan tangis sambil memegang sisa-sisa liontin yang kini pecah. **Wang Lei**, **Wang Han**, dan **Wang Chen** berdiri mengelilingi mereka, tubuh mereka penuh luka bakar dimensi, namun mata mereka memancarkan tekad yang belum pernah ada sebelumnya.

"Dia kehilangan segalanya," bisik Wang Chen sambil memeriksa meridian Jian. "Inti Kristalnya retak, esensi naganya terkuras habis. Dia bukan lagi seorang kultivator. Dia hanya... manusia kosong."

"Tidak," Wang Lei menyela, suaranya berat dan penuh otoritas. "Dia memberikan kekuatannya untuk menyelamatkan Nona Meiling. Sekarang, giliran kita memberikan milik kita untuk membawanya kembali. Kita akan melakukan **Ritual Rebirth: Penyatuan Empat Pilar Naga**."

### **Wang Jian: Kegelapan di Dalam Kepompong Cahaya**

Di dalam kesadarannya, Wang Jian merasa sedang tenggelam di samudra hitam yang tak berujung. Tidak ada angin, tidak ada petir, tidak ada rasa sakit. Hanya kesunyian.

*Apakah ini akhirnya?* pikirnya. *Aku menyelamatkannya, tapi aku kehilangan diriku sendiri.*

Tiba-tiba, sebuah suara lembut memanggilnya dari kejauhan. Bukan suara Meiling, melainkan suara auman naga yang terdengar sedih namun agung. Di hadapannya, sosok naga hitam yang ia lihat di Lembah Tulang Dewa muncul kembali. Namun kali ini, naga itu tampak transparan.

"Kau membuang kekuatanmu demi cinta," naga itu berkata. "Itu adalah kelemahan manusia, namun itu adalah kekuatan naga yang sejati. Naga tidak hanya menghancurkan; naga juga melindungi."

Jian merasakan empat aliran energi mulai masuk ke dalam kegelapannya. Satu berwarna merah panas, satu hijau angin, satu biru tenang, dan satu lagi ungu bintang yang sangat familiar. Energi-energi ini mulai membungkus kesadarannya, membentuk sebuah kepompong energi yang berdenyut di tengah pasir merah.

Di dalam kepompong itu, tulang-tulang Jian yang hancur mulai disusun kembali. Kali ini, mereka tidak lagi hanya berwarna putih atau emas, melainkan memiliki guratan hitam legam seperti obsidian. Meridiannya yang terbakar tidak hanya pulih, tetapi melebar, menciptakan jalur-jalur baru yang mampu menampung energi dari berbagai elemen sekaligus.

Ini adalah proses **Rebirth**. Jian tidak hanya memulihkan kekuatannya; ia sedang menghapus fondasi lamanya yang cacat dan membangun fondasi baru yang abadi.

### **Wang Lei: Sang Pilar Api yang Melampaui Batas**

Sebagai saudara tertua di antara ketiganya, Wang Lei mengambil posisi di arah Selatan ritual. Tugasnya adalah yang paling berat: menjadi tungku pembakaran untuk memurnikan energi yang masuk ke tubuh Jian.

"Aku selalu merasa menjadi yang terkuat di antara kita," batin Lei sambil mengalirkan *Qi* api murninya. "Tapi melihat Jian bertarung melawan para dewa di Benua Mistis... aku menyadari betapa sempitnya duniaku."

Selama ritual berlangsung, energi sisa dari Benua Mistis yang menempel pada tubuh Jian mulai mengalir balik ke tubuh Lei. Panasnya luar biasa, seolah-olah ia sedang menelan matahari. Kulit Lei mulai mengelupas, namun di bawahnya muncul lapisan kulit baru yang berkilau seperti perunggu.

**[TEROBOSAN WANG LEI]:**

Dalam kobaran api ritual, Wang Lei merasakan hambatan di Dantiannya hancur. Energinya yang tadinya berwarna oranye berubah menjadi putih panas. Ia berhasil menerobos dari **Kristalisasi Inti Bintang 4** langsung ke **Bintang 7**. Ia kini memiliki kemampuan **Api Putih Pemurni**, mampu membakar bahkan kutukan dimensi sekalipun.

### **Wang Han: Sang Penjaga Angin yang Menemukan Kedamaian**

Wang Han berada di posisi Timur. Tugasnya adalah menyeimbangkan aliran energi agar tubuh Jian tidak meledak akibat tekanan. Sebagai praktisi angin yang paling halus, Han harus merasakan setiap denyut nadi Jian.

"Darah kita sama, namun nasib kita berbeda," Han berbisik. Ia teringat masa kecilnya yang penuh penghinaan sebagai anak dari istri ketiga. Melihat Jian, ia melihat harapan bahwa garis keturunan mereka bisa bangkit kembali.

Saat ia menyeimbangkan energi plasma Jian, Han merasakan pemahaman baru tentang **Hukum Ruang**. Angin bukan hanya tentang gerakan udara, tapi tentang celah di antara molekul.

**[TEROBOSAN WANG HAN]:**

Ketenangan Han di tengah ritual yang kacau membuatnya mencapai pencerahan. Tubuhnya tiba-tiba menjadi transparan sesaat. Ia menerobos ke **Kristalisasi Inti Bintang 6** dan mendapatkan teknik **Langkah Tanpa Jejak**, memungkinkannya berpindah tempat dalam jarak pendek seolah-olah ia menembus ruang.

### **Wang Chen: Sang Penempa Air yang Menjadi Lautan**

Wang Chen, yang termuda dan paling emosional, berada di posisi Utara. Ia menangis saat melihat penderitaan saudaranya, namun air matanya berubah menjadi energi penyembuh yang sangat kuat.

"Aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi, Kakak Jian," isaknya.

Chen mengalirkan energi airnya untuk mendinginkan suhu tubuh Jian yang ekstrem. Di tengah proses itu, ia menyerap sisa-sisa Sumsum Dewa yang terpancar dari tubuh Jian. Energinya yang tadinya hanya seperti sungai kecil, kini meluap menjadi samudra yang dalam.

**[TEROBOSAN WANG CHEN]:**

Wang Chen mengalami transformasi fisik. Rambutnya berubah menjadi biru gelap dan auranya menjadi sangat berat. Ia menerobos ke **Kristalisasi Inti Bintang 5** dan menguasai **Vakum Samudra**, sebuah teknik pertahanan yang mampu menyerap serangan lawan dan mengubahnya menjadi energi penyembuh bagi sekutunya.

### **Lin Meiling: Sang Ratu Alkemis yang Menemukan Takhta**

Meiling berdiri di pusat ritual, tepat di atas kepala Jian. Tugasnya adalah yang paling krusial: mengunci semua energi tersebut ke dalam Dantian Jian menggunakan **Inti Bintang**-nya.

"Kau menyelamatkanku dari Permaisuri itu," Meiling menatap wajah Jian yang tenang di dalam kepompong cahaya. "Sekarang, aku akan memberikan sebagian dari otoritas surgawi yang tersisa di tubuhku kepadamu."

Meiling melepaskan sisa-sisa cahaya emas Permaisuri dari jiwanya. Ia tidak menginginkan kekuatan dewa jika itu berarti kehilangan kemanusiaannya. Ia memindahkan benih cahaya itu ke jantung Jian.

**[TEROBOSAN LIN MEILING]:**

Dengan melepaskan beban energi Permaisuri, meridian Meiling justru menjadi lebih murni. Ia tidak lagi hanya seorang alkemis; ia menjadi **Alkemis Surgawi**. Ia menerobos ke **Ranah Kristalisasi Inti Bintang 1**, menjadi wanita pertama di generasi mereka yang mencapai ranah tersebut. Pengetahuannya tentang ramuan kini melampaui batas logika manusia.

### **Kebangkitan Sang Naga Sejati**

Tujuh hari tujuh malam ritual berlangsung. Pada fajar hari kedelapan, seluruh Kota Kekaisaran Pasir dikejutkan oleh ledakan energi yang membersihkan langit dari debu merah.

Kepompong cahaya itu retak.

*KRAK!*

Sesosok pria berdiri dari reruntuhan ritual. Wang Jian tidak lagi memiliki rambut putih perak; rambutnya kini hitam legam dengan kilatan biru gelap di ujungnya. Matanya bukan lagi merah iblis, melainkan emas murni dengan pupil naga yang tajam namun tenang.

Ia menarik napas panjang, dan seluruh *Qi* di radius sepuluh mil tersedot masuk ke dalam tubuhnya dalam satu tarikan napas.

"Aku... kembali," suaranya berat, bergema dengan kekuatan naga purba.

**[STATUS REBIRTH WANG JIAN]:**

 * **Ranah:** **Kristalisasi Inti Bintang 9 (Puncak)**. Tinggal satu langkah kecil menuju Ranah Nascent Soul.

 * **Fisik:** **Tubuh Abadi Naga Surgawi**. Tidak ada lagi luka, tidak ada lagi cacat.

 * **Kekuatan:** Penyatuan elemen Angin, Petir, Api Pasir, dan Cahaya Surgawi menjadi satu energi baru: **Qi Kehampaan**.

Wang Jian menatap keempat orang di sekelilingnya yang tampak kelelahan namun bahagia. Ia berjalan mendekati Meiling dan memeluknya erat. "Terima kasih, Meiling. Terima kasih, saudara-saudaraku."

Wang Lei berdiri, menyeka keringat di dahinya. "Jangan berterima kasih sekarang. Leluhur Wang Sui-Ren masih berkeliaran di luar sana, dan dia pasti merasakan bangkitnya kekuatanmu. Dia tidak akan membiarkan kita tenang."

Jian melepaskan pelukannya, menatap langit utara dengan tatapan yang mampu membekukan api. "Biarkan dia datang. Kali ini, aku tidak akan hanya menghancurkan tubuhnya. Aku akan menghapus keberadaannya dari sejarah."

### **Status Kultivasi Akhir - Bab 29:**

1
evelyn Syaquita
new saga
adalah bacaan wajib bagi penggemar genre kultivasi yang mencari cerita dengan kedalaman emosional dan aksi yang memukau. Meskipun memiliki beberapa kiasan (tropes) klasik genre Xianxia, eksekusinya tetap terasa segar dan membuat ketagihan.
evelyn Syaquita
Tahapan dari Qi Condensation hingga [Tahap Tertinggi] dijelaskan dengan detail yang memuaskan, membuat pembaca ikut merasakan jerih payah sang protagonis dalam bermeditasi dan menerjang kesengsaraan langit (Heavenly Tribulation).😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!