NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Nona Arrogant

Takdir Cinta Nona Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Namanya Esterlita Hanggara Suparapto, putri bungsu pengusaha transportasi terkenal Anthony Hanggara Suprapto dan Hagia Selvia Suprapto.
Ester adalah gadis cantik berusia 20 tahun, karena statusnya yang merupakan putri bungsu ia mendapatkan kasih sayang berlebih dari kedua orang tuanya dan kedua kakak perempuannya.

Namun ternyata perlakuan itu menjadikan Esterlita menjadi sosok nona muda dengan segudang sifat dan sikapnya yang menyebalkan. Estelerlita menjadi sosok yang sangat arrogant dan suka merendahkan orang lain.

Pergaulannya kian liar,

Keributan demi keributan seringkali ia ciptakan, Titik kesabaran tuan Anthony mencapai batas ketika ia bertemu dengan sang putri di loby hotel bersama seorang pria yang sangat tidak ia suka.

Tuan Anthony marah bukan main,

keputusan di buat,
Jika Ester tak ingin kehilangan haknya atas semua fasilitas dari sang ayah maka ia harus mau menikah dengan Yoga Setyawan.

Supir pribadi sang ayah,

brugh....
Ester pingsan....

apa yang akan terjadi.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12 menuduh

Ester menatap Yoga dengan tatapan yang entah, diam diam ia menelisik penampilan Yoga yang menurutnya keren saat ini.

Bahkan tak kalah dengan gaya berpakaian Pietter saat ini.

Tadi ia tak sempat menelisik penampilan pemuda itu saat melihatnya di depan pintu gerbang.

Tapi Ester segera melempar pandangannya ke tempat lain.

( ngapain dia di sini ?!

kayak yang dia punya uang aja ) omel Ester di dalam hati.

Tapi tiba tiba ia keinget sesuatu dan sukses membuatnya kembali menoleh menatap kepada Yoga yang saat ini sudah menemukan tempat duduk.

Kali ini tatapan Ester begitu tajam dan sarat intimidasi.

( jangan jangan dia...

tapi apa dia tahu siapa Pietter ?!

awas saja kalau dia sampai ngadu sama papa ) Ester masih mengoceh di dalam hati.

" yang....

kenapa sih ?! Lihat apasih ?! " panggil Pietter

" bukan apa apa....

cuma lihat lalat jelek...." jawab Ester ketus dan kembali beralih menatap Pietter.

Sementara Yoga,

Setelah berpandangan sedikit lama karena sama sama terkejutnya.

Kini Yoga telah duduk di tempat yang cukup jauh dari Ester.

Tapi dari tempatnya duduk saat ini ia bisa melihat Ester dengan jelas.

Diam diam Yoga mencuri curi pandang pada putri majikannya itu.

Di dalam hati ia tertawa melihat penampilan gadis itu.

Tanpa ia sadari, ia merasa lega melihat pakaian Ester yang lumayan tertutup itu.

" kenapa senyum senyum sendiri gitu sih bang....?!

lihat apa sih emang ?! " tanya Zahra penasaran, gadis itu mencoba mencari tahu dengan mengikuti arah pandangan Yoga.

Tapi ia tak menemukan apapun selain pengunjung yang sangat ramai.

Maklum...

Ini adalah hari minggu.

" nggak ada Ra,

Cuman nggak nyangka aja kita bisa terdampar juga di sini.

Aku yakin mereka semua yang datang kemari pasti bersama pasangannya,

ya kan.... " jawab Yoga kemudian.

" dan mereka pikir mungkin kita juga pasangan " jawab Zahra

" hemm...

sudah kamu pesen gih, aku nggak punya cukup banyak waktu.

aku harus cepat kembali " ucap Yoga.

" kok gitu sih bang...?! aku masih pengen maen sama kamu " rengek Zahra

" ngawur,

kamu lupa aku di sini lagi ngapain ?! Aku kerja Ra...." jawab Yoga.

Zahra mengerucutkan bibirnya mendengar jawaban Yoga itu.

Akhirnya Zahra pun memanggil seorang pelayan dan memesan makanan yang mereka inginkan.

Keduanya menunggu pesanan mereka datang sambil berbincang ringan.

Netra Yoga berkali kali terarah kepada Ester yang juga nampak asyik dan berbincang mesra dengan temannya.

Berkali kali pria yang kiara temannya itu nampak melayani Ester dengan mengambilkan makanan atau minuman untuknya.

Yoga menghela nafas, diam ia tertawa di dalam hati.

Hanya karena tragedi pagi tadi kenapa ia jadi tertarik memperhatikan putri majikannya itu.

" Ra...

sebentar aku toilet dulu " pamit Yoga kepada Zahra.

" hemm...

jangan lama lama bang, sebentar pesanannya datang "

" iya " jawab Yoga sambil bangkit, sekali lagi netranya menatap kepada Ester yang saat ini terlihat tengah suap suapan dengan pemuda di depannya itu tanpa sekalipun memperhatikan orang orang di sekitarnya.

Bola mata Yoga sedikit terangkat ke atas melihat hal itu.

( apa mereka pacaran ?! Tidak mungkinkan kalau hanya teman mereka suap suapan begitu....?! ) cicitnya di dalam hati sebelum akhirnya ia memutuskan abai dan segera melangkah mencari toilet yang ia butuhkan.

Sepanjang perjalanan menuju toilet, Yoga terus memikirkan dan terbayang adegan Ester yang sedang suap suapan tadi.

( kenapa aku peduli ?! Itu bukan urusanku....biarkan saja Yoga....

berhenti berpikir tentangnya ) bisiknya di dalam hati.

Toilet yang ia cari ketemu, sangat sepi. Yogapun segera masuk dan menuntaskan keinginannya.

Lega rasanya...

Beberapa menit berada di dalam ia selesai, terakhir ia mencucui kedua tangannya dan memutar kenop untuk keluar.

Tapi...

Baru saja pintu terbuka, seseorang yang sangat ia tahu siapa tiba tiba mendorongnya dengan kasar kembali masuk ke dalam toilet.

Brugh....

Tubuh Yoga terdorong masuj ke dalak toilet dan menabrak dinding dengan kasar.

" hei....apa yang kau lakukan ?! " sentak Yoga kaget karena tak mengira akan menerima perlakuan bar bar seperti ini.

Ester yang adalah seseorang yang mendorongnya dengan kasar itu menendang pintu hingga tertutup.

Setelahnya ia kembali kepada Yoga yang sudah seperti orang bodoh menempel di dinding toilet.

" mau apa kamu ?! " pekik Yoga pelan dengan mata melebar ketika Ester mendekat kepadanya dan mengulurkan lengannya untuk menekan lehernya dengan lengannya itu.

Mata Yoga kian melebar ketika tubuh Ester menghimpit tubuhnya.

Ia bisa saja melepaskan diri dengan mudah dari Ester,

Tapi tiba tiba saja ia menjadi bodoh dan laki laki lemah sekarang.

Yoga memalingkan wajahnya ketika ia merasa wajah Ester begitu dekat dengannya.

" katakan....kau sengaja mengikutiku dan memata mataikukan ?! " sentak Ester sambil melotot kepada Yoga,

Jarak yang begitu dekat membuat Yoga bisa merasakan hembusan nafas gadis itu menerpa wajahnya.

Aroma wangi dan segar menyapa indera penciumannya,

Yoga kian blank.....

" tidak " jawab Yoga cepat sambil menggeleng, ia masih menolehkan wajahnya ketempat lain. Rasanya ia tak sanggup berada sedekat ini dengan putri majikannya yang sekarang ia akui sangat liar itu.

Lihatlah...

Kalau bukan liar, lalu apa namanya seorang perempuan yang berani bersikap seperti itu kepada seorang pria.

" tidak ?! " sentak Ester

" tidak..." Yoga tetap konsisten dengan jawabannya dan posisinya

" jika tidak, lalu kenapa kau bisa berada di sini juga ?! "

" itu hanya kebetulan, anda tidak lihat aku datang bersama siapa ?! "

" aku tidak buta dan tentu aku bisa melihatnya, tapi aku tidak percaya dengan penjilat sepertimu.

lihat saja kelakuanmu itu, gayamu saja sok alim tapi ternyata kelakuanmu sama saja " ejek Yoga.

" aku tidak mengerti maksud anda, sekarang lepaskan aku....

tidak sopan sekali anda yang seorang perempuan bersikap seperti ini kepada seorang pria..." suara Yoga sedikit meninggi, ia merasa wanita di hadapannya itu sudah menuduhnya tanpa alasan yang jelas.

" memangnya kenapa ?! Aku hanya ingin memberimu peringatan,

Jangan berani berani mengatakan apapun tentangku kepada papaku,

Karena jika tidak ?! "

" memperingatkan tidak perlu sampai seperti ini, anda tidak sadar tubuh anda yang mana saja yang sudah anda tempelkan padaku ?! "

" apa kau bilang ?! Maksudku aku menempelkan tubuhku padamu ?! "

" ya,

jika tidak...lalu apa namanya ini ?! " ucap Yoga lagi sambil menatap Ester dari atas kebawah, Ester pun mengikuti tatapan mata Yoga.

Seakan baru tersadar, dengan cepat ia menarik dirinya dari Yoga.

" jaga bicaramu ya, jangan kegeeran ya....

kenapa aku harus menempel padamu, kau itu tidak ada apa apanya dengan pacarku " semprot Ester.

" mana aku tahu....buktinya begitu " jawab Yoga asal sambil mengedikkan pundaknya acuh.

Rasanya kesal juga mendengar gadis di depannya itu membanding bandingkannya dengan pria lain.

" kau....

kau itu memang lancang, awas ya....kalau sampai papa tahu tentang hari ini maka kau orang pertama yang akan aku cari.

Dasar penjilat....sok alim...." ejek Ester sambil menuding Yoga dengan jari telunjuknya.

Setelah itu ia membuka pintu toilet dan keluar dari toilet dengan wajah marah.

Di dalam toilet,

Yoga terdiam mematung. Lagi lagi miliknya bereaksi seperti pagi tadi.

" ckk....." decak pemuda itu menahan kesal.

" perempuan macam apalah dia itu, kenapa kelakuannya sekasar itu.

Apa itu tadi ?!

Apa dia tidak berpikir kalau kelakuannya itu bisa saja membahayakan dirinya sendiri ?!

Bagaimana jika yang ia perlakukan barusan bukan aku,

bisa sajakan dia malah jadi santapan " rutuk Yoga lagi.

Glek....

Yoga tiba tiba menelan ludahnya dan matanya membulat ketika ia membayangkan Ester menjadi santapan laki laki lain karena kelakuannya.

Ia ingin segera beranjak keluar dan mengejar gadis itu,

Tapi langkah dan niatnya terhenti karena ia ingat sesuatu...

Lagi lagi sesuatu harus ia lakukan lebih dulu karena gadis itu.

" ckk....dasar...." rutuknya lagi.

1
Mardia Emailvivo
cepet up nya author kami.... Bu kin penasaran kalau bisa dobel dongg😄😄🙏
Tuti Tyastuti
𝘦𝘪𝘢 𝘺𝘰𝘨𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶 𝘴𝘮 𝘻𝘢𝘩𝘳𝘢
shinta
nahh lho, plot twist apa lagi ini..... aku kirain hubungan mereka bakal cemburu, marah dan mais kemudian... tapi ini, sepertinya ga akan mudah. duh Yoga sabar yah




makasih udah up di hari Minggu ya Kak Thara, aku beneran ga nyangka, love sekebon deh😍😍😍😍
shinta: sama-sama, Kak Thara... semangat terus yah!!
total 2 replies
partini
good story
Tuti Tyastuti
𝘤𝘪𝘦𝘦𝘦 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘨 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶🤭😂😂
shinta
Kamu cemburu dan marah ga dilakuin calon istri ya Esther....
ngakuuuuuuuuuu udah mulai tersepona dan teryoga yoga🤣🤣🤣
shinta
deeuuuhhhh udah nyaman ya Neng...... bentar lagi jatuh cinta deh ke Yoga!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘶" 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘨𝘦𝘯𝘨𝘴𝘪😂
Mega Maharani
ceritanya menarik
shinta
nah lho ... mulai ada titik...titik nihh 😍😍😍
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Mardia Emailvivo
deh penasaran binggit deh kek mana kelanjutan nya,semoga nona muda ini sadar lelaki yg harus dia percaya,,😄😄😄
shinta
waaahhhh harus nunggu besok iniiii, padahal penasaran banget!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘬𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘴𝘪 𝘱𝘪𝘦𝘵
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
shinta
padahal biarin aja tuh Esther makan dulu yoga, biar dia tahu kelicikan Pieter!!
Tuti Tyastuti: 𝘦𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘺𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘱𝘰𝘬 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!