NovelToon NovelToon
Sumpah Cinta Matiku

Sumpah Cinta Matiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Duda / Nikah Kontrak
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: dtf_firiya

Destia Ayu Gantari wanita cantik cerdas dan penuh pesona yang hobinya memanah. Tanpa sengaja saat liburan di Jogja dia bertemu pria yang menarik menurutnya yaitu Idrissa Pramudya yang merupakan dosen di kampus yang sama dengan ayahnya.

Idris tak sengaja akan menabrak Tia, saat Tia sedang berjalan di area stasiun. Akhirnya mereka bertemu kembali saat berada di sebuah warung saat sedang sarapan. Mereka semakin dekat seiring waktu sampai akhirnya menikah.

Idris sendiripun merupakan Duda tanpa anak yang sudah bercerai karena dikhianati mantan istirnya tapi Tia belum mengetahui semua itu bahkan sampai mereka menikah.

Saat Idris bertemu wanita masa lalunya Tia mengetahui hal tersebut dari Anggun karyawannya.

Bagaimanakah respon Tia? Apakah akan marah, sedih, kecewa? Atau kepo mungkin? dan ingin cari tahu lebih tentang masa lalu suaminya tersebut dengan hal-hal yang tidak biasa?

Jika ingin tahu terus ikuti kelanjutannya ya guys. Don't forget to keep reading until the end💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtf_firiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Another woman

Idris menghampiri Tia yang sedang berada di depan toilet "Hi sayang you okay?"

"mm hmm i'm okay. Hanya sedikit lelah hari ini, what about you?"

"I'm well. Rasa lelahku terbayar saat melihat wajahmu" Tia terkekeh lalu membawa Idris keluar dari sana.

"Mau cookies?" tanya Tia

"Nope. Aku sudah kenyang sayang, bekal kamu juga udah aku habisin jadi masih kenyang sampai sekarang"

"Good job. Yaudah duduk disini dulu aku mau bikin cookies lagi soalnya masih ada satu pesenan yang belum jadi"

Idris mengangguk, menunggu di kursi yang di sediakan oleh Tia. Ia bisa melihat istrinya bekerja karena dapur pembuatan kue ada di depan.

Ia tersenyum memandangi istrinya yang cantik dengan menggunakan celemek.

"She's prettier than I imagined" batinnya.

Sambil menunggu istrinya selesai berkutat dengan bahan-bahan kue, Idris bermain ponsel.

Ia memposting foto Tia yang berada di dekat motor ke instagram pribadi miliknya.

Tiba-tiba ponselnya bergetar karena ada notifikasi pesan Whatsapp. Entah dari siapa tapi foto profilnya adalah perempuan.

Unknown number :"Dris maaf bisa kita ketemu nanti malam? Aku ingin menyelesaikan semua masalah kita di masa lalu agar sama-sama tenang".

Idris berpikir dalam ketenangan, sesekali ia menoleh ke kanan dan ke kiri.

Tia yang sudah selesai dengan aktivitasnya melihat ke arah Idris yang tengah kebingungan dan terlihat tidak tenang.

Ia melepaskan celemek yang menggantung di tubuhnya lalu berjalan menuju ke arah Idris yang sedang duduk.

Ia berdehem singkat "ehmm kenapa kok kayak kebingungan gitu? Kelihatan banget dari sana" Tunjuk Tia ke arah tempat baking.

Idris menelan saliva dengan gugup. Ia mematikan ponselnya sebelum Tia tahu pesan tersebut, "hmm nggak papa sayang i'm okay. Gimana udah selesai? Tanya Idris

"I'm done, let's go home" ucapnya

"Mau mampir beli sesuatu mungkin sebelum pulang ke rumah?"

"Nggak ada semua kebutuhan juga udah ada di rumah"

Tia menoleh kebelakang "Anggun, Lita aku pulang dulu ya jangan lupa nanti tutup pintu dengan rapat" Lita dan Anggun mengangguk "siap mbak! Hati hati dijalan ya mbak".

Idris dan Tia berjalan bersama ke depan untuk meninggalkan toko.

Tia membuka tasnya "Eh sebentar mas aku lupa kayaknya barangku masih ada yang ketinggalan" tahan Tia saat Idris akan membuka pintu toko.

Idris membiarkan Tia mengambil barangnya terlebih dahulu. Lalu ia mengeluarkan ponselnya dan membalas pesan dari unknown number "Baik kita bertemu di cafe seperti dulu".

Kemudian ia menaruh ponselnya di dalam saku celana "Gimana udah beres? Nggak ada yang ketinggalan lagi kan?" Tia berjalan ke arahnya dan tersenyum manis "Nggak mas udah semuanya kok".

Idris berjalan lebih dulu lalu membuka pintu mobil untuk istri cantiknya itu "Silahkan masuk wifey".

"Thanks mas" Idris tersenyum dan menutup kembali pintu mobilnya.

Mobil Suv milik Idris memecah keheningan malam di kota jakarta. Mobil hitam kinclong yang tampan menurutnya memiliki keindahan yang berbeda dari mobil lain apalagi yang duduk di samping kursi pengemudi adalah seorang wanita cantik yang kini telah menjadi satu kesatuan dengannya, yang menjadi tulang rusuknya, hatinya, cintanya bahkan seluruh hidupnya. Semuanya bergantung pada kebahagiaan istrinya itu.

"Sayang what if i have a past? I mean the woman of the past? are you okay with that?" Tanya Idris.

Tia mengernyit bingung "Why? Kenapa kamu tanya seperti ini? Aku nggak bakal menghakimi kamu kalau punya wanita masa lalu baik itu mantan atau wanita spesial karena semua orang punya masa lalu mas termasuk aku. But I want you to tell me everything about your past with your ex or your special woman"

"Tapi kalau aku belum siap cerita kamu nggak papa kan? Please promise jangan pernah tinggalin aku" pinta Idris. Tangannya memegang tangan Tia, Kedua bola matanya memandang Tia seperti puppy eyes. Bagi tia sangat lucu.

"It's okay kalau belum siap, tapi intinya kamu harus bilang nanti sama aku masa lalu kamu tuh kayak gimana. Apa ada hal yang membuat trauma atau hal bahagia yang pernah kamu rasakan sebelumnya"

"Of course sayang. Just promise me you will never leave me alone"

"I don't know if I can promise or not but I will try"

Setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu panjang akhirnya mereka berdua sampai di depan rumah. Tia turun lebih dulu untuk membuka pagar dan membuka pintu rumah.

Idris memasukkan mobilnya ke dalam garasi setelah Tia membuka pintu gerbang, garasi dan rumahnya. Sebelum membuka pintu rumah yang terkunci mulutnya sedikit terbuka "Mas ini motor yang kemarin kita tumpangi sudah disini mulai kapan?"

"Baru aja tadi siang datangnya terus aku pulang buat ngurus motornya"

"oh i see. Motornya bagus jadi kangen waktu ride night di jogja"

"Mau night ride lagi? Tapi di Jakarta bukan di Jogja" Tanya Idris

"Nggak ah aku mau hibernasi dirumah malam ini, capek banget rasanya"

Idris terkekeh pelan, merangkul Tia. Tia membuka pintu rumah lebih dulu lalu masuk bersama dengan Idris.

Sesampainya di kamar Idris lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi. Ia berendam di bathtub untuk menyegarkan pikiran sejenak.

Pikirannya berkecamuk takut akan ditinggalkan oleh istrinya setelah ia bercerita masa lalu.

Apalagi malam ini Idris akan bertemu lagi dengan seseorang dari masa lalunya. Setelah lama pergi entah bagaimana dia datang lagi.

Tia masuk ke dalam kamar mandi setelah membersihkan wajahnya dengan micellar water. Ia bersandar di pintu memperhatikan Idris yang tengah berendam di bathub.

Menyadari Idris seperti kebanyakan pikiran akhirnya dia berjalan pelan tanpa suara menuju bathtub.

Tia duduk di bawah memandangi Idris yang matanya tengah tertutup. Ia memijat pelan kepala Idris setelahnya.

Idris memegang tangan Tia yang tengah memijat kepalanya "Sayang i'm okay"

Idris setengah terkejut tadi saat tiba-tiba ada yang memijat kepalanya, bagaimana tidak karena Tia datang dalam keadaan senyap.

"Kamu terlihat kelelahan Lebih baik segera basuh tubuhmu di shower lalu pergi tidur" kata Tia.

Idris berdiri "Aku lupa kalau ada yang harus aku beli" Tia menatapnya seakan bertanya "Apa? Harusnya tadi sebelum pulang kamu beli dulu barangnya kalau kayak gini jadinya waktu istirahat kamu berkurang".

"Aku lupa sayang, wajar lupa kan nggak ingat"

Tia berdecak dengan pelan "Aku juga tahu kalau lupa itu nggak ingat"

Idris terkekeh "haha maaf ya aku mandi dulu" , "cup" Idris mengecup kening Tia dan bibirnya sekilas "Kalau kamu mau tidur dulu nggak papa. Aku bawa kunci cadangan soalnya habis ini, habis mandi aku langsung pergi ya sayang" pinta Idris.

"Iya pokoknya kalau ada apa-apa nanti kabarin okay?" Idris tersenyum lalu mencium bibir Tia, kali ini bukan hanya sekedar kecupan tapi juga sedikit lumatan.

1
partini
hah belum siap ,, aneh kali ya kalau masih pacaran ok lah kan dah nikah pasangan yg aneh
partini
salah kamu dris harusnya istrimu di ajak bertemu aihhh malah peluk segala pula ,,semoga sebelum pulang tuh video udah yampe biar berantem salah salah sendiri ga jujur
partini
hemmm so sweet
apa nanti ga ada kata akan prettt pada waktunya 🤭
partini
sinopsisnya di rubah ya Thor
mantan ga ada
dtf_firiya: yes thank you sebentar ya I'll look for a fitting description
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!