NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Winny adalah seorang gadis preman yang pekerjaannya selalu berhubungan dengan nyawa. Malam itu dia berada di sirkuit balap mobil, ketika dia hendak sampai di garis finis tiba-tiba mobilnya mengeluarkan api di bagian mesin. suara ledakan terdengar begitu keras, cahaya putih tiba-tiba muncul dan membawa Winny pergi ke suatu tempat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pangeran Yun Gao yang pemarah.

*Tempat pelatihan*

Trangg..

Bunyi pedang bersahutan.

"Kamu sangat lembek, pangeran!" ejek seorang putra menteri pajak, Xun Jaek.

"Beraninya kamu menghinaku, Ryu bin!" seru Yan Gao.

"Kamu itu seorang pangeran tapi kamu itu sangat bodoh, pangeran Yan. Kalau kamu pandai kenapa kamu tidak bisa menggunakan pedang dengan baik." Ryu bin mengejek Pangeran Yan dengan semua kata-katanya.

"Kamu jangan membuatku marah, Ryu-bin!" teriak pangeran Yan yang kemudian mengambil pedang dan menyerang Putra menteri Xun Jaek.

Ling Xu-mei dan Zian yang baru datang itu, mereka nampak menata Pangeran Yan yang sudah mengangkat pedang hendak menyerang Ryu-bin. Melihat itu Ling Xu-mei bergegas mendekati Pangeran Yan. "Apa yang kamu lakukan Pangeran?!" seru Ling Xu-mei yang berjalan mendekati pangeran Yan yang bersiap untuk menyerang Ryu-bin.

Pangeran Yan yang hendak menyerang Ryu-bin, pergerakannya langsung terhenti, kemudian dia menoleh, dia menatap ibu sambungnya yang datang bersama dengan adiknya, Pangeran Zian.

"Apa yang kamu lakukan pangeran?" tanya Ling Xu-mei yang kemudian mengambil pedang dari tangan pangeran Yan.

"Kamu jangan ikut campur, ini urusanku dan dia." jawab Pangeran Yan yang tidak memperbolehkan Ling Xu-mei mengambil pedang darinya.

Ling Xu-mei tidak mau tahu, dia merebut pedang yang ada di tangan Pangeran Yan. Setelah itu Ling Xu-mei melempar pedang itu. Sedangkan Ryu-bin yang melihat itu dia tersenyum seolah mengejek Pangeran Yan yang tidak jadi menyerangnya. Salah satu mata Ryu-bin sedikit tergerak, isyarat seolah Dia mengejek Pangeran Yan.

Pangeran Yan yang memang emosian tentu saja dia tidak terima ketika mendapatkan ejekan itu. "Aku pasti akan memberimu pelajaran!" ujarnya.

Melihat kemarahan pangeran Yan yang hendak menyerang temannya itu, seketika tangan Ling Xu-mei tergerak, dia meraih pakaian pangeran Yan kemudian menariknya. "Jangan main-main pangeran." ucapnya.

Pangeran Yan menepis tangan Ling Xu-mei. "Kamu jangan ikut campur, Aku tidak suka ada seseorang yang ikut campur." ujar pangeran Yan yang kemudian menatap Ryu-bin.

Plakk!!

satu tamparan langsung mendekat di wajah Pangeran Yan. Ling Xu-mei menatap sang pangeran dengan tatapan mata yang begitu tajam. Pangeran Zian yang melihat itu dia juga sangat terkejut ketika melihat Ibu sambungnya menampar kakaknya, seorang pemuda yang mempunyai sikap dingin dan terkena sangat arogan.

"Tutup mulutmu itu, Pangeran!" bentak Ling Xu-mei.

Berbeda dengan pangeran Yan yang marah, Ryu-bin yang melihat itu dia malah tersenyum. Dia sangat yakin kalau kekuasaan sang ayah menteri Xun Jaek tidak akan membuatnya dalam masalah, karena tiga menteri yang terkenal ditakuti oleh kaisar salah satunya adalah ayahnya, menteri pajak.

Ling Xu-mei kemudian menoleh, menatap Ryu-bin setelah menampar pangeran Yan, kedua matanya sudah terlihat begitu marah. tangan Ling Xu-mei kemudian terangkat, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun tangan itu kemudian mendarat di kedua pipi Ryu-bin.

"Apa yang sedang kalian lakukan di sini?!" bentak Ling Xu-mei dengan amarah yang menggelegar.

Beberapa prajurit yang ada di tempat itu mereka langsung mematung, mereka tidak ada yang berani bergerak setelah melihat permaisuri kerajaan Qinzu sangat marah.

"Permaisuri, berani sekali kamu menamparku?!" kata Ryu-bin.

Bukannya Ling Xu-mei takut ataupun gentar, dia kemudian memberikan satu tamparan lagi di pipi Ryu-bin. "Kenapa aku tidak berani menamparmu, hah?!" tanyanya dengan nada keras. Ling Xu-mei kemudian mengepalkan tangannya dan siap meninju Putra menteri pajak itu. "Aku tidak pernah takut siapapun, apa yang kalian lakukan? apa yang kamu katakan hingga membuat Pangeran Yan mengangkat pedangnya?" tanya Ling Xu-mei dengan dua mata yang sudah mendelik.

Ryu-bin yang tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu tentu saja dia marah, dia mengepalkan kedua tangannya. "Berani sekali permaisuri melakukan ini."

Ling Xu-mei tersenyum mencemooh. "Memangnya kenapa aku tidak berani menamparmu? aku adalah permaisuri kerajaan ini. Aku adalah pemimpin kedua yang berkuasa di tempat ini," jawab Ling Xu-mei dengan tegas. mendapat bentakan seperti itu tentu saja pemuda berusia 13 tahun itu nampak terdiam Dia kemudian menatap pangeran yang juga mendapatkan satu tamparan.

"Kalian tidak ada yang boleh pergi dari tempat ini." kata Ling Xu-mei.

"Kamu mau apa?" tanya pangeran Yan.

"Tentu saja aku akan menghukum kalian." jawab Ling Xu-mei kembali. di tempat itu Pangeran Zian nampak terdiam, dia baru melihat bagaimana sifat dari ibu sambungnya itu.

"Ternyata Ibunda sangat galak." gumam Pangeran Zian dalam hati yang tidak berani mengatakan apapun.

Ling Xu-mei berdiri tegap di tengah lapangan, matanya menatap tajam kedua pemuda yang berdiri di depannya Pangeran Yan dan Ryu-bin. Suara tegasnya menggema tanpa ampun, “Kalian berdua akan menanggung akibat dari kesalahan ini.” Ada ketegasan yang membara dalam suaranya, seolah tak ada ruang untuk pembelaan atau kompromi.

Ryu-bin menatap balik dengan wajah datar, sedikit mengepalkan tangan, tapi tak sekalipun terlihat takut. “Aku tidak takut pada siapapun,” ucapnya dengan nada dingin, penuh tantangan.

Ling Xu-mei mengernyit, lalu matanya yang tajam semakin menyorot ke arah Ryu-bin. “Jangan kira dengan sikapmu itu, kau bisa lolos begitu saja. Aku tidak akan membiarkan rentetan masalah di depanku terus berlanjut.”

Ketika hukuman diberikan, jelas terlihat Ling Xu-mei lebih berat menimpakan konsekuensi pada Ryu-bin dibanding Pangeran Yan. Namun, kedua pemuda itu tetap menerima bagian hukuman mereka tanpa bisa protes. Ryu-bin menahan rasa sakit dan kemarahan yang bergejolak di dalam hatinya, sementara Pangeran Yan menundukkan kepala, menerima dengan sikap yang lebih dingin.

Setelah hukuman selesai, Pangeran Yan melangkah mundur perlahan, dia kembali dirinya ke tempatnya. Wajahnya masih menunjukkan bekas kelelahan dan sedikit kemarahan, namun sikapnya tetap tenang, menandakan penerimaan atas keputusan Ling Xu-mei. Ling Xu-mei menatap kepergian mereka dengan ekspresi tak tergoyahkan, memastikan bahwa aturan dan keadilan tetap ditegakkan tanpa pandang bulu.

"Lihat saja aku pasti akan membuat wanita itu merasakan hukuman seperti ini." ujar Ryu-bin yang kemudian kembali ke rumahnya.

Ada saja pertikaian antara ketiga pangeran, Ling Xu-mei yang mendapatkan informasi dari beberapa prajurit, akhirnya dia tahu bagaimana kehidupan ketiga pangeran. hidup di istana dengan semua kemewahan namun sayangnya dia benar-benar seperti dibuat bingung sendiri.

"Ini semua benar-benar seperti film yang pernah aku tonton." gumam Ling Xu-mei dalam hati yang kemudian menghela nafas dalam. setelah berbicara dengan beberapa prajurit akhirnya Ling Xu-mei tahu betul bagaimana kondisi ketiga pangeran.

"Perlahan aku harus mengubah semua aturan di istana, ketiga Pangeran tidak boleh dipermainkan seperti ini, mereka adalah penerus dari kerajaan ini." gumam Ling Xu-mei dalam hati yang kemudian meninggalkan arena pelatihan para prajurit.

*bersambung*

1
Nurmalasari
Luar biasa
Suzana Diro
ibunda bar²
Yuliana Tunru
mantap ling basmi.orang2 yg sok dan menindas ank2 mu bisa1 mrķ di tindas padahal ank kaisar ..apa kaisar selama ini tak.oersuli pd ank2 x kaisar bodoh
Yulya Muzwar
keren ceritanya thor ⭐5 untukmu
semangat berkaryaa
Yuliana Tunru
bagus hajqr guru tua tqk tau adab putra kqisar di olok2 tunggu kau akan di gantikan dgn guru laiin silqhkan ajari ank2 pejabat.lain yg bermukq dua
Ma Em
Biarkan permaisuri Ling dgn kaisar Qin saja daripada tinggal di istana Han cuma dihina dan di rendahkan dan juga permaisuri Ling sdh dibuang sama kaisar Han .
Rizky Fathur
Thor itu kaisar seperti orang yang tidak mengenal cinta Thor
Yuliana Tunru
ayo permaisuri hajqr kaisar sok.itu aplg sidampingi selir jalqbg apa hebat x cm di ranjang dan dibibir beracun penuh dusta tak usah oersuli kan cari bahagia mu.klo oerlu hajqr kqisar seperti dia dulu menyiksamu biar kapok
Rizky Fathur
cepat buat cerai dari kaisar itu Thor
kaylla salsabella
aku mampir thor semangat berkarya😍😍
shafrilla
terima kasih kak
Wahyuningsih
q mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!