Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32.
"Eh .. eh .. Maria" panggil Naura yang merasa aneh. Karena tiba tiba Maria pergi begitu saja. padahal belum menerima telpon. Dan dari kejauhan baru Maria menerima telpon.
Pertandingan Ronald sudah usai dan terlihat gantian Aron yang bertanding gaya bebas.
Naura pun dengan hati hati berjalan ke arah Ronald.
Tiba tiba naura terpeleset dan jatuh di kolam yang Aron gunakan lomba. Kolam renang sedalam 4 meter.
Byur
Naura kesulitan tidak ada yang berani menolong untuk masuk ke kolam renang yang banyak sekali atlit yang berenang itu. Kolam renang yang ada di sebelah kolam renang Ronald.
"Tolong .... " Ucap Naura di dalam air yang mana membuat air memasuki rongga paru paru nya.
Semakin Naura gerak. Semakin dia jatuh ke dasar ari kolam renang. Banyak yang tidak menyadari Naura jatuh. Karena semua fokus melihat atlet. Apalagi Naura jatuh di pinggiran.
Yang tahu Naura jatuh pun juga tidak bisa berbuat banyak. Akhir nya Aron memilih mengalah dan menyelamat kan Naura.
"Liam, tolong gue" batin Naura.
.. akhir nya Liam bisa sampai ke gedung yang di gunakan untuk lomba Naura. Dia segera mencari gedung yang di gunakan untuk renang.
Saat memasuki kolam renang. Dia melongo melihat Aron yang ada di depan nya. Sedang membantu memberikan nafas buatan untuk Naura.
"Elo gak suka penghianat kan, elo gak suka dikhianati dan milik elo di bagi kan" ucap seorang perempuan tepat di telinga Liam.
Liam mengepal kan tangan nya.
*
Sehari sebelum nya.
"Hay Maria" ucap seorang anak perempuan angkuh dengan wajah penuh seringai.
Maria yang di panggil pun hanya bisa menoleh dan menelan ludah nya yang kelu. takut. Sebuah kata yang mewakili perasaan Maria saat ini.
"Cher - Cherly" ucap Maria dengan wajah takut dan juga mulut Ter gagap.
"Elo kenal perempuan yang ada di foto ini" ucap Cherly dengan tatapan tajam. Mana dia langsung duduk di kursi kosong yang ada di depan maria. Maria sebenar nya jengkel dengan Cherly. Yang malah menutup pandangan nya ke arah Ronald yang sedang makan pasta bersama Gie. Ronald begitu terlihat tampan di mata Maria.
"Iya kenal. Dia sahabat gue, emang kenapa?" Tanya Maria bingung. Bagaimana bisa Cherly yang kaya raya mengenal Naura yang tahu sendiri lah kismin.
"Gue mau elo bunuh dia!" ucap Cherly serius dengan wajah sangar.
"Uhhuk uhhuk uhhuk" Maria malah batuk batuk. Karena saat ini dia sedang makan sendiri di sebuah restoran. Ntah ada apa gerangan teman satu SMP nya datang menemui nya.
"Kenapa elo batuk batuk, apa elo gak mau?" Ucap Cherly dengan nada songong mirip seperti seorang psiko.
Masih tanya lagi. Suruh bunuh orang mau apa gak? Mana orang yang suruh untuk di bunuh adalah sahabat orang yang di suruh membunuh. Ha ha ha agak ribet bahasa nya. Gimana sih!
"Gu - Gue ..." ucap maria takut dengan nada terbata bata.
"Kalau elo gak mau. Gue akan telpon Daddy gue. Suruh batalin semua kerja sama. Biar ayah elo itu langsung bangkrut ha ha ha" ucap Cherly dengan tawa jahat untuk mengancam Maria. Yang saat ini perusahaan ayah nya Sedang berada di dalam ambang kebangkrutan. Dan keluarga Cherly lah yang mau membantu keluarga Maria dengan menginvestasikan uang nya di perusahaan di bidang jual beli kayu Ulin Milik keluarga Maria.
"Tolong lah Cherly gue mohon. Bukan kah gue ini sahabat baik elo dari zaman SMP. Jangan elo minta Daddy elo... Dong buat batalin kontak" ucap Maria sedikit takut. Sebenar nya dia menyesal pernah kenal dengan orang psiko seperti Cherly. Sangat bahaya jika tidak mematuhi apa yang Cherly minta. Bisa bisa nyawa Maria sendiri yang akan menjadi taruhan nya.
"Kalau elo gak berani buat bunuh perempuan yang ada di foto ini. Elo harus bantu gue nyakitin perempuan ini pelan pelan. Sampai perempuan ini merasakan sakit yang amat sangat seperti yang gue rasakan. Sampai dia memohon ke pada tuhan. Untuk segera mengambil nyawa nya. Ha ha ha ha ha" ucap Cherly dengan tertawa lepas. Yang malah membuat maria begidik ngeri dengan setiap kata yang Cherly ucap kan.
"Gimana elo mau kan!" Ucap Cherly sembari menarik dagu maria dengan kuku tajam nya. Maria langsung kehilangan nafsu makan. Setelah 2 sendok makanan Italia masuk ke dalam mulut nya.
Tepat nya 3 Minggu lalu Maria benar benar hidup dalam ketidakberdayaan. Karena keluarga nya sedang di Landa Krisis ekonomi yang membuat nya hidup benar benar ber hemat. Semua mobil dan rumah sudah di sita bank. Teman teman nya tidak ada yang menyadari jika selama 3 Minggu. Maria sekolah hanya naik bis. Lalu tiba tiba keluarga Cherly datang memberikan bantuan. Dengan menggelontor kan dana membantu promosi perusahaan ayah Maria. Tapi semua itu tidak lah cuma cuma.
Adam meminta keuntungan 70% dari kerja sama yang di lakukan dengan ayah maria. Tapi walau pun dalam dunia bisnis itu sangat merugikan keluarga Maria. Tapi ayah Maria benar benar tidak berdaya dan memilih menerima tawaran pekerjaan itu.
Niat hati hari ini. Maria di beri kan uang lebih oleh ayah nya. Untuk menyantap makanan favorit nya di restoran Italia. Yang sudah dia idam idam kan sejak lama. Tapi malang dia malah harus bertemu Cherly sang psiko.
"Iyaa ... Gue akan nurutin semua yang elo perintah kan" ucap Maria serius. Dengan menghembus kan nafas dengan kasar.
***
"Uhhuk uhhuk uhhuk" Naura batuk batuk sembari mengeluarkan air kolam renang yang masuk ke dalam mulut nya.
Bukan hanya hati Liam yang sakit. Vince Sampai menangi gaes. Melihat Aron penuh kasih sayang memberikan nafas buatan untuk Naura sebanyak 3 kali.
Saking kaget nya. Kaki Vince sampai gemetar dan dia hanya bisa mematung melihat semua pemandangan yang ada di depan nya.
Semua penonton juga melihat ke arah Aron dan juga Naura. Banyak yang mengabadikan adegan Aron dan juga Naura dengan memfoto dan memvideokan mereka. Tak lupa membagikan video itu di beberapa aplikasi jejaring media sosial.
Liam mengepal kan tangan nya. Sembari melihat ke arah Cherly yang sudah pergi. Dan tak lupa mengejar Cherly.
"Lii .. am" sebuah kata yang di ucap kan Naura. Lalu dia menutup mata nya lagi.
Aron yang panik pun menggendong tubuh Naura ala bridal style. Dan membawa nya ke unit kesehatan yang tersedia di gedung itu. Kita sebut saja UKS ya gaes.
Gilang yang baru datang pun langsung menjatuhkan susu pisang. Yang dia bawa untuk Naura.
Sakit hati Gilang sangat lah sakit melihat pemandangan yang ada di depan nya.