NovelToon NovelToon
The Halycone Code

The Halycone Code

Status: tamat
Genre:Misteri / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Mata-mata/Agen / Action / Tamat
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Elias Alexander Rainer, menyaksikan sendiri bagaimana ibunya dibunuh di apartemen kecil mereka di Brooklyn. Tetapi, karena usianya yang masih kecil, kesaksiannya dianggap tidak benar. Kasus pembunuhan itu akhirnya ditutup sebagai perampokan biasa dan pembunuh ibunya tak pernah ditemukan.

20 tahun kemudian, Elias tumbuh menjadi pria jenius yang sangat berbakat di dunia digital. Ia bertekad untuk menemukan pelaku pembunuhan ibunya dengan menyamar menjadi seorang Programmer IT.

Namun, semakin ia mendekati sang pelaku utama, Elias justru terlibat makin dalam. Yang membuatnya terancam bahaya. Orang-orang dari Zenthera mulai mengejar dan menargetkannya.

Belum lagi, kedatangan seorang agen divisi kejahatan siber ikut memburunya dan mencurigai Elias sebagai pelaku dari skandal jatuhnya beberapa pejabat penting dan tokoh publik terkenal.

Akankah Elias berhasil menemukan pembunuh ibunya? Mampukah Elias membongkar kejahatan-kejahatan yang dilakukan Zenthera Corp?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

THC 32

“Di sinilah kami menyimpan semua data penting Zenthera,” kata Raymond menjelaskan sekaligus memancing Elias. “Bagaimana?”

Elias menoleh, “Apa yang bagaimana, Tuan?” tanyanya dengan sebelah alis terangkat ke atas. “Tempat ini? Tentu saja luar biasa, ini membuatku jadi ingin mencoba bekerja di sini, sepertinya menyenangkan.”

“Sayangnya, tidak semua orang bisa masuk ke sini, Nak.” Raymond kemudian mengajak Elias untuk mengunjungi tempat lainnya.

Sebelum pergi, Elias memandang kembali ke dalam ruangan itu. Jika aku ingin mencari tahu rahasia yang dulu berusaha Ibu bongkar sepertinya aku harus mulai meretas sistem utama mereka, pikir Elias.

“Ayo, aku ajak kau ke atas gedung ini, kau pasti akan terpana dengan pemandangan dari atas sana,” ajaknya lagi. Raymond berjalan lebih dulu, memimpin langkah mereka.

Mereka memasuki lift dan menuju ke bagian teratas gedung yang jarang sekali diketahui orang-orang. Tetapi, entah dengan alasan apa, Raymond tergerak untuk mengajak Elias ke atas gedung itu.

Raymond berdiri tegak dengan tangan terlipat di belakang punggung, tatapannya lurus ke depan. Menatap pintu besi yang akan membawa mereka ke lantai atas.

“Aku jarang mengajak orang ke sini,” ujarnya tanpa menoleh. “Biasanya hanya direksi dan beberapa tamu yang benar-benar menarik perhatianku.”

Elias tersenyum tipis. “Saya merasa tersanjung, Tuan.” Nada suaranya terdengar sopan, tapi tatapan matanya tetap datar, tanpa kilatan rasa kagum yang biasanya diharapkan Raymond.

Ketika pintu lift terbuka, udara dingin yang lebih segar menyambut mereka. Dari puncak gedung Zenthera, Manhattan terbentang bagai lukisan malam. Lampu-lampu kota berkelip seperti bintang, gedung-gedung tinggi tampak lebih memesona dari atas sana.

Raymond melangkah ke pagar pembatas, membiarkan angin malam meniup jasnya. “Lihat itu,” katanya, menunjuk cakrawala.

“Manhattan adalah kota yang bisa dibentuk atau dihancurkan, tergantung siapa yang memegang kendali," katanya penuh teka-teki.

Elias mendekat, memandang pemandangan itu dengan ekspresi yang tak terbaca. “Indah sekali,” komentarnya singkat.

Raymond melirik dari sudut mata, mencari celah, tanda-tanda ambisi, atau ketakutan yang bisa ia manfaatkan. Namun, wajah Elias tetap tenang, terlalu rapi untuk dibaca.

“Kau tahu, Nak?” lanjut Raymond, nada suaranya lebih berat, “Tempat ini bisa menjadi titik awal atau akhir bagi seseorang. Banyak orang akan menunjukkan siapa diri mereka yang sebenarnya saat berdiri di puncak seperti ini.”

Elias hanya mengangkat bahu tipis. “Saya rasa, sebagian orang hanya akan menikmati anginnya.”

Hening sejenak menggantung di antara mereka. Angin yang berhembus menerbangkan beberapa anak rambut Elias yang bebas, tatapannya tidak beranjak dari horizon. Sementara Raymond menegakkan tubuh dengan bibir yang mengerut dan tatapan penuh intimidasi.

Raymond menghela napas, mencoba menyembunyikan rasa frustrasinya. “Sebaiknya kita turun sekarang. Masih banyak hal yang perlu kau lihat di sini.”

Saat mereka kembali ke lift, Raymond tahu satu hal, bahwa Elias Alexander bukanlah pria yang mudah ditembus. Ia mulai meragukan penilaiannya sendiri dan itu membuatnya semakin geram.

Ketika mereka selesai mengunjungi banyak tempat, Elias memilih berpamitan sambil mengucapkan terima kasih dan berjanji akan menyelesaikan project yang diminta Raymond sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Selepas kepergian pria itu, Raymond Knox memanggil salah satu anak buahnya. "Apa kau sudah menyelesaikan tugasmu?" tanyanya serius.

Pria dengan setelan jas serba hitam itu mengangguk, "Sudah, Tuan. Apakah ada perintah lagi?" tanya pria itu sopan.

"Ya, ikuti anak itu. Cari tahu tentang dirinya sebanyak mungkin. Aku perlu menggali dirinya lebih dalam," titah Raymond Knox yang langsung disanggupi oleh anak buahnya.

1
Gintania nia
keren dong
Akhmad Soimun
cerita yg bagus bgttt, dapet smuanya di cerita ini. Pokoknya the best , critanya masuk akal bgt, gak neko² gak berlebihan,gak terlalu halu. masuk akal utk di cerna👍👍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
aku ingin
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pengorbanan seorang ibu yang sangat berat 😭😭😭
yosh—
mantaps, ditutup dgn adegan rumtang dikit, nggak ngaruh. tp si penjahat dapet hadiahnya masing" 😄.
yosh—
luar binasa!😄
entahlah, apa lagi yang harus kubilang, terkadang aku merasa, ko sengaja menulis genre ini, biar aku bisa belajar banyak hal (kepenulisan). Terimakasih, karya yang luar biasa, Thor! 🙆🏻‍♂️
yosh—
apa ini, knox ditahan tanpa penyesalan (tanpa tahu putranya masih hidup). tapi oke sih, plot twist yang sedikit lumayan menguras isi ginjal.
HK: Nanti ada extra part, kalo inget 🥴
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya Elias bertemu ibunya 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
sebelum
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Rumah kelahiranmu 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
itu akan membuatmu menjadi lebih kuat 🥺
HK: Betul, betul, betul
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
memegangi rambutnya kuat
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Walaupun pahit itu kebenarannya 😔
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
lama
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
😭😭😭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ternyata Aliyah dan Anne 🤭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
dimaafkan😜
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
hanya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
orang tua aslinya
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh,apa itu Anne 🤔
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😜😜😜😜 dah keduluan mau jawab itu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!