NovelToon NovelToon
Transmigrasi Menjadi Figuran Di Novel Sendiri

Transmigrasi Menjadi Figuran Di Novel Sendiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Time Travel / Lari Saat Hamil / Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Masuk ke dalam novel
Popularitas:95k
Nilai: 5
Nama Author: yulia setiani

Ziva adalah seorang penulis novel romantis, tapi walaupun begitu dia tidak pernah sekali pun menjalin hubungan di dunia nyata.

tinggal sendiri tanpa orang tua,membuat dia semakin menutup dirinya tentang cinta, atau mungkin dia lebih ke tidak peka.

Suatu hari salah satu novel nya akan di jadikan sebuah film oleh salah satu sutradara, tapi mereka menyuruh ziva menambah peran figuran tambahan sebagai pemanis cerita.

Sebuah kejadian menimpa nya, dia di nyatakan koma setelah menolong seorang aktris papan atas, yang meninggal kan sebuah tanda tanya di akhir kesadaran ziva.

Keanehan terjadi saat dia bangun dan ternyata masuk ke dalam novel yang dia tulis, dan menajdi figuran menyedihkan yang dia tulis malam hari nya.

Posisi aneh di mana dia malah berpindah di saat sangat figuran telah melakukan malam panas dengan sang antagonis pria.

Bagaimana kelanjutan nya, ikuti kisah nya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulia setiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 32 Bukan hanya taktik belaka

'Siapa?. 'Tanya netta dalam hati.

'Daddy mu nona. 'Ucap Riri.

'Apa! Bagaimana jika dia menyakiti ku. 'Ucap netta takut.

Hey, perlu di ingat kan, di kehidupan nyata nya Ziva tidak pernah mengalami kekerasan fisik, hidup di sendiri saja yang membuat nya tegar.

Tapi setelah masuk ke dalam novel yang sial nya dia tulis ini, ia mengalami kekerasan itu.

Dan dia bukan seorang yang kuat, dia bukan seorang agen rahasia atau pun seorang atlet taekwondo, dia hanya orang biasa? Ingat biasa.

'Menyedihkan aku ingin kembali. 'Ucap Netta merengek.

'Sabar nona, hidup itu harus di jalani. 'Ucap Riri terkekeh.

'Benar, menyebalkan. 'Ucap netta.

'Sekarang bagaimana?. 'Tanya netta sambil mengelus kepala Riri.

'Buat silas pergi dulu dari apartemen ini, dan untuk kelanjutan nya anda sendiri tau bagaimana kan. 'Ucap Riri.

Netta terkekeh pelan mendengar itu, bermodal kan otak encer nya dalam menulis alur novel sekarang dia memiliki rencana.

Netta menatap silas yang sedang memainkan ponsel nya, netta berjalan ke arah silas pelan.

"Itu, silas. " panggil netta.

"Ya." ucap silas.

"Boleh kah aku meminta sesuatu. " ucap Netta memohon.

"Apa." tanya silas sambil menyimpan ponsel nya di Sofa.

"Aku merasa lapar, dan aku ingin ketoprak yang ada di depan gedung, boleh kah kamu membeli nya, aku sangat ingin. " ucap Netta.

"Hanya itu. " tanya silas.

"Sekalian minum nya, apa saja. " ucap Netta tersenyum.

"Baiklah, tunggu di sini ya. " ucap silas tersenyum.

Netta menganggukan kepala nya mendengar itu, melihat silas yang sudah keluar dari apartemen nya netta menghela nafas.

"Sekarang dia di mana. " tanya netta pada Riri.

"Dia sedang naik ke lantai ini nona. " ucap Riri.

"Sial, aku merinding sekarang, mereka seperti psikopat kau tau. " ucap Netta merinding.

"Anda yang menciptakan tokoh nya jika anda lupa nona. " ucap Riri.

"Benar, walaupun aku menciptakan tokoh mereka, naluri ku yang sekarang juga berperan sebagai tokoh jadi merasakan ketegangan nya tau. " ucap netta merenggut.

"Sudah jangan rewel nona, kau akan segera kembali nanti. " ucap Riri jengah.

"Semoga saja. " ucap Netta.

Tepat setelah netta mengucap itu, pintu apartemen nya di ketuk dari luar, netta jelas tau dia siapa.

Mana mungkin dia adalah silas, jelas silas baru pergi beberapa menit yang lalu.

Netta meneguk ludah nya kasar, ia berjalan mendekati pintu dan membuka nya pelan.

"Daddy." ucap netta pelan.

"Akhirnya aku tau di mana kamu sembunyi selama ini. " ucap Tegar datar.

"Apa yang daddy lakukan di sini. " ucap netta.

"Mengunjungi mu tentu saja. " ucap nya menyeringai.

Netta kembali meneguk ludah nya kasar melihat tatapan dari daddy nya saat ini.

Mata nya membulat melihat pria itu membawa cambuk entah dari mana asal nya.

Entah karena memang dasarnya tokoh daddy Netta dia buat jahat, malah sekali nya mereka bertemu pasti akan melukai netta.

"Aku sedang kesal dan butuh pelampiasan. " ucap daddy Netta menyeringai.

'Aku menyesal menciptakan tokoh jahat seperti ini. 'Batin Netta menangis.

***

"Pak ketoprak nya 2 ya. " ucap silas memesan ketoprak yang di inginkan Netta.

Tadi sebelum memesan ketoprak, dia membeli minuman untuk netta, jus buah stroberi kesukaan gadis itu.

"Ini den. " ucap pedagang itu menyerahkan pesanan silas.

Silas menerima nya lalu memberikan uang nya pada pedagang itu, ia tersenyum setelah mendapatkan apa yang di pesan Netta.

"Semoga dia suka. " gumam silas.

Ia melangkah kan kakinya untuk kembali naik ke lantai di mana kamar apartemen netta berada.

Di sisi lain, netta sudah tergeletak dengan badan penuh memar, akibat tamparan dari daddy nya saat ini.

"Jika kami menyuruh mu pulang, maka kau harus pulang Agnetta." ucap Daddy Netta datar.

"Iya, maaf. " ucap Netta pelan.

Air mata nya sudah keluar dari tadi, dalam hati menyumpah serapahi orang yang memukul nya saat ini.

Jika saja ia bisa bela diri, bahkan seorang agen wanita kuat, sudah dia tembak kali orang yang berdiri dengan sombongnya di depannya sekarang ini.

Mata netta meliar menatap ke arah pintu, saat suara riri tiba-tiba terdengar mengatakan jika silas sudah ada di depan pintu masuk apartemen nya.

dan benar saja, di sana silas menatap nya dengan pandangan terkejut, dengan air muka yang awalnya tersenyum berubah menjadi marah.

Netta menggelengkan kepalanya pelan, saat silas yang menatap nya hendak masuk ke dalam apartemen.

Melihat netta yang menggeleng kepalanya, silas tidak jadi melangkah masuk ke dalam dan memilih diam di tempat.

"Dengan tidak apa yang saya ucapkan," betak daddy netta marah.

"Iya,aku dengar dad. " ucap Netta pelan.

"Cih,lemah." ucap daddy netta meremehkan.

Lalu dia menendang tangan netta, lalu melengos keluar dari apartemen netta, silas mengepalkan tangan nya melihat itu.

Jika saja netta tidak melarang nya masuk, ia sudah menghajar pria sialan yang menjabat sebagai ayah dari gadis itu.

Ia menatap tajam Daddy netta yang keluar dari apartemen gadis itu dengan sombongnya.

Silas langsung masuk ke dalam apartemen netta dan menutup pintu apartemen itu.

Ia mendekati netta dan memeluk gadis itu pelan,takut melukai gadis yang terluka itu jika dia peluk erat.

"Kenapa dia melakukan itu? " marah Silas pada Netta.

"Bukan apa apa. " ucap Netta seadanya.

Mana dia tau apa yang membuat daddy nya itu menyerang nya, ah selalu melukai nya jika mereka bertemu.

"Kamu gak papa. " tanya silas sendu.

Ia mengusap lengan gadis itu pelan, yang memar karna tendangan daddy netta tadi.

"Gak papa. " ucap Netta terkekeh.

Ia meringis pelan, saat mencoba berdiri,ia menatap tangan nya yang memar karena bekas cambukan tadi.

Ia menatap Silas yang masih terduduk di lantai,ada bungkusan ketoprak yang mungkin tadi ia pesan di sana.

"Makanan nya kita bawa saja, aku tidak berselera makan sekarang." ucap Netta tersenyum.

Ia dengan langkah pelan mendekati sofa, memakai jaket hoodie nya, lalu membawa tas yang berisi kan keperluan nya itu.

Ia menatap Silas yang menetap Netta dalam diam, entah lah mungkin Silas terkejut melihat penyiksaan yang terjadi padanya atau apa.

"Bisa tolong bawa kandang riri, tangan ku sakit yang sebelah nya. " ucap Netta pada Silas.

"Kamu...kita obati dulu luka mu Netta." ucap Silas sambil mendekati Netta.

"Tidak perlu, aku lelah ingin tidur sekarang. " ucap Netta terkekeh.

"Jangan memandang ku iba seperti itu Silas aku tidak menyukai nya. " ucap Netta.

Silas membawa kandang Riri, dan mengikuti Netta keluar dari apartemen gadis itu dengan langkah pelan.

Ia mengambil tas yang di bawa Netta, membiarkan gadis itu mengunci pintu apartemen nya dan Silas menuntun Netta turun menuju mobil nya.

Netta masuk ke dalam mobil, di ikuti Silas yang sudah menyimpan barang bawaan netta di bagasi.

Netta memejamkan matanya pelan, dan Silas membiarkan gadis itu beristirahat sebentar.

"Aku akan membalas mereka yang menyakiti mu, itu janji ku. " gumam Silas lirih sambil menatap Netta.

'Aku ingin segera kembali. 'Batin Netta lelah.

***

1
dwi
gantung banget kak
sansan
scroll".. Nemu novel baru.. ak mampir Thor..
Misnawi Misnawi
banjir air mata😭😭😭😭
Inay
semangat 💪!
Noor Laila Fatimah
Luar biasa
Asmarni Marni
udh berhari" nunggu author up tapi di up in cuma se umprit😭😭😭😭galau aku thorrr
Misnawi Misnawi
bikin sesek bacanya jadi pingin ikutan nangis 😚😚😚😚🥲🥲🥲🥲🥲🥲🥲
Misnawi Misnawi
setujuuuuu
Yulia Setiani: semoga yaaa
total 1 replies
Misnawi Misnawi
lanjutttt💪💪💪💪💪😑💪💪
Yulia Setiani: makasih sayang
total 1 replies
Asmarni Marni
Crazy up thor 1 bab bahkan udh dua novel sdh ku baca ini saking lamanya...😪
Semangat yo
Yulia Setiani: huhu maaf ya sayang, author usahain yaa
total 1 replies
prily
semangat up nya Thor sehat selalu
Yulia Setiani: makasih ya sayang, author usahain
total 1 replies
Armyati
lanjut kak😍😍 semangat teruss💪💪💪💪❤️
Yulia Setiani: makasih yaaa
total 1 replies
Vinna
bagus
Yulia Setiani: terimakasih 🙏💕
total 1 replies
Misnawi Misnawi
akhirnya terungkap juga, ❤️❤️❤️❤️❤️❤️ semangat up nya Thor💪💪💪💪💪💪💪💪
Yulia Setiani: makasih yaaaa
total 1 replies
Susilowati Jais
m'f thor adiknya netta bukannya nm Geri tp d bab ni ko Jordan, apa ada bab ap sy slh baca y🤔
Yulia Setiani: lah iya kah? lupa author nya, nanti di perbaiki yaa
total 1 replies
Misnawi Misnawi
akhirnya Silas mengakui perasaanya Pada netta,lama banget punya Thor😡😡😡😡😡😡😑😑😑😑😑
Yulia Setiani: hehe sorryyy
total 1 replies
Grey
kan, dari awal udah mencurigakan. setiap si pembersih muka ngomong "keluarga cemara yang bahagia" selalu terselip makna "rasakan penderitaan mu". hadah makhluk pengejar harta orang bener² meresahkan ya bund🤣
Yulia Setiani: aduhh dalem banget
total 1 replies
Grey
curiga aku, kalau ternyata selama ini si pembersih muka ini anaknya si mommy palsunya netnet 🤔
Yulia Setiani: wah hebattt
total 1 replies
Nani Kurniasih
heran jalan ceritanya kayak gimana sih. keluarga neta kayak amnesia berjamaah lupa semuanya
Yulia Setiani: nanti bakal terungkap koo
total 1 replies
Nani Kurniasih
Silas mau disleding gak? disleding gajah
Yulia Setiani: waduh, matii dong
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!