NovelToon NovelToon
Ditinggal Membuat Tuan Muda Frustasi

Ditinggal Membuat Tuan Muda Frustasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Lari Saat Hamil / Dikelilingi wanita cantik / Pengganti / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:775.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: acih Ningsih

“Tuan, Nyonya mengajukan gugatan cerai pada, Anda!”
“Hah! Apa dia seberani itu?! Biarkan dia melakukan apa yang ingin dia lakukan, kita lihat, pada akhirnya dia akan kembali meminta maaf dan memohon.”

Pada akhir yang sesungguhnya! si Tuan Muda, benar-benar ditinggal pergi tanpa jejak apapun hingga membuatnya menggila dan frustasi. Dan, empat tahun kemudian, di sebuah klub malam Kota Froz, ia di pertemuan dengan seorang wartawan yang sedang menjalankan misi penyamaran, untuk menguak kasus penculikan bayi empat tahun yang lalu, dan wartawan itu adalah wanita yang membuatnya frustasi.
“Dengan kamu pergi begitu saja apa kamu pikir bisa lepas begitu saja! Urusan kita di masa lalu belum selesai, istriku.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Berita Kecelakaan Alea

Berita kecelakaan di Jembatan Merpati, menjadi trending, semua stasiun Tv dan media sosial memberitakan kecelakaan tunggal itu, lebih-lebih karena masih ada korban yang belum ditemukan, memancing publik semakin tertarik untuk mengikutinya perkembangan berita, begitu juga dengan para karyawan di Perusahaan Keluarga Liam.

(Alea Kim, usia 22 Tahun)

Inilah nama korban yang hilang dalam kecelakaan maut beberapa jam yang lalu.

Alea Kim! Apa ada nama Alea lainnya di kota ini? Ini bukan Nyonya Alea, kan!

Sekretaris Lee, yang tidak sengaja mendengar berita di Tv mematung seraya otaknya bekerja, menduga-duga siapa Alea yang diberitakan.

Lelaki ini tersadar saat banyak pasang mata yang juga menyaksikan berita tersebut, ia meraih remote Tv dan langsung mematikan siaran, “Bekerja dengan baik dan fokus! Jangan terus menonton gosip!" Ucapannya yang ditunjukkan pada semua karyawan, yang langsung membuat semuanya bubar kembali ketempat masing-masing.

Jika itu benar Nyonya Alea, tidak boleh sampai tersebar ke publik, pikir Sekretaris Lee, yang berjalan menuju ruang kerjanya. Di sana, lelaki ini mencari berita kecelakaan di jembatan Merpati lewat ponselnya, ia harus memastikannya sendiri, dan alangkah terkejutnya Sekretaris Lee, saat menemukan fakta, Alea Kim yang dimaksud, adalah Nyonya Muda Abraham.

Sama seperti Monica, Sekretaris Lee langsung merasa khawatir dan cemas, tapi yang ia khawatirkan sesungguhnya adalah Abraham, lelaki itu pasti belum tahu berita ini dan akan seperti apa jika Abraham sampai tahu, apakah dia akan sedih karena kehilangan istrinya? Atau justru senang karena wanita yang ia benci, sudah mati!

Bergegas Sekretaris Lee, menghubungi beberapa orang andalannya untuk meredam berita kecelakaan Nyonya Alea, akan banyak kemungkinan buruk jika sampai pesaing perusahaan Keluarga Liam, mengetahuinya.

Kembali pada Monica, sesaat setelah melihat berita, gadis ini langsung menuju kantor polisi. Ia ingin memastikan apakah benar itu Alea, sahabatnya.

Tidak! Nama Alea bukan hanya satu, dan tas itu! Banyak yang memiliki tas seperti itu, aku yakin sangat yakin jika Alea sahabatku baik-baik saja.

“Sa…saya…ingin melihat barang-barang milik korban yang hilang da…. dalam kecelakaan Jembatan Merpati, pak,” kata Monica mengutarakan maksud kedatangannya. Hatinya luar biasa ketakutan, sampai-sampai suaranya bergetar dan terbata-bata.

“Nona keluarga, korban?”

“Iya pak, saya hanya ingin memastikan tapi saya yakin jika itu teman saya.”

Yakin bukan temanya….tapi kenapa datang!

Monica diarahkan pada satu ruangan dimana beberapa barang para korban disimpan.

Kedua lutut Monica lemas, seolah tidak kuat menopang bobot tubuhnya, seluruh badannya bergetar hebat dengan mata yang berkaca-kaca, tapi ia terus menggelengkan kepalanya.

“Jadi, apa Anda mengenali barang-barang ini?” Tanya salah satu petugas.

Monica tidak sanggup menjawab, tapi matanya menatap lekat ponsel dengan softcase karakter Doraemon lengkap dengan gantungan huruf, AB.

Itu ponsel Alea….

Saat yang bersamaan, suara riuh dari langkah kaki terdengar memasuki ruangan, beberapa orang berseragam serba hitam mengambil alih barang-barang yang diduga milik Alea.

Siapa mereka! Apa yang mereka lakukan! Monica berusaha kuat, ia mempertanyakan siapa orang-orang berpakaian gelap itu.

“Jangan ikut campur, jika Anda sudah melihat dan mengenali barang-barang ini, saya sarankan untuk tutup mulut dan melupakannya. Ini demi kebaikan Anda sendiri.” Sebuah peringatan yang berbalut ancaman Monica dapat dari salah satu pria berpakaian hitam itu, saat gadis ini mencoba mencegah mereka yang ingin membawa barang-barang Alea.

“Tidak! Saya tidak akan membiarkan kalian membawanya, kalian ini siapa?” Teriak Monica. Dua petugas kepolisian langsung menahan lengan Monica, “Tenang Nona, mereka hanya ingin melakukan penyelidikan.”

Melihat wajah-wajah menyeramkan orang-orang di sana, Monica melemah. Ia menyelipkan harapan jika mereka benar-benar melakukan penyelidikan dan Alea ditemukan dalam keadaan selamat.

\*\*\*\*

5 jam sebelumnya, saat Monica mendapat pesan dari Alea yang mengatakan sudah sampai halte, ia meminta Alea menunggu di sana.

Karena terkendala cuaca yang saat itu sedang turun hujan deras, Monica sedikit terlambat menjemput temannya, sampai halte ia tidak menemukan Alea atau siapapun, tempat itu sepi bahkan tidak ada satupun orang yang bisa ditanya. Sudah puluhan kali Monica menghubungi Alea awalnya nomor ponsel Alea aktif tapi tidak ada jawaban dan setelah beberapa kali Monica kembali menelpon serta mengirim pesan nomor itu jadi tidak bisa dihubungi lagi.

Monica cemas dan khawatir pastinya. Hingga beberapa jam setelah melewati rasa khawatir, Monica melihat berita di Tv, yang membahas kecelakaan di Jembatan Merpati.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Alea saat ia mencoba menolong wanita dan anak perempuannya, dari perampok?

Apa benar, Alea ada di taksi itu dan turut menjadi korban, dan dinyatakan hilang?

\*\*\*\*

Dengan kekuatan nama Abraham, Sekretaris Lee berhasil menutup akses pencarian tentang Kecelakaan di Jembatan Merpati, stasiun Tv pun sudah tidak ada lagi yang memberitakan kecelakaan yang diduga menimpa Alea.

Dengan langkah kaki yang amat berat seperti terlilit rantai kapal, Sekretaris Lee memasuki ruangan Abraham. Sudah satu minggu ini Abraham uring-uringan dan selalu marah-marah tidak jelas, ia pergi ke kantor hanya untuk memaki puluhan karyawan yang tidak berdosa padanya.

Abraham yang tidak pernah tertarik dengan dunia hiburan jarang sekali membuka media sosial dan menonton televisi. Sudah pasti dia belum mengetahui berita kecelakaan yang menimpa Alea, istrinya yang tunggu-tunggu kepulangannya.

“Tu…. tuan!” Panggil Sekretaris Lee, penuh dengan kehati-hatian. Pada

Abraham yang duduk di kursi kebesarannya, ia menatap kaca jendela besar yang tertutup gorden, tapi entah apa yang sedang Abraham pandangi, mungkin motif bulu Angsa, dari gorden berwarna abu-abu itu yang menarik perhatiannya kedua bola matanya.

Melihat tidak ada respon apapun dari Tuan Muda, Sekretaris Lee berniat mengurungkan niatnya yang ingin menyampaikan kabar buruk pada Abraham, ia pikir ini bukan waktu yang tepat.

Tapi…saat Sekretaris Lee ingin memundurkan langkahnya kakinya, Abraham malah menyahut, “Ada apa!”

Lee terdiam sejenak dan kembali melangkah maju, Abraham masih dengan posisi membelakangi Sekretaris Lee, terlihat lelaki itu tengah mengetuk-ngetuk pulpen di pegangan kursi.

“Tuan, ada yang ingin saya sampaikan pada, Anda.” Kata Sekretaris Lee, yang mencoba rileks.

“Soal pekerjaan?” Tanya Abraham, masih dengan posisi yang sama, agaknya ia lebih tertarik dengan gorden abu-abu dari pada wajah Sekretaris Lee yang sedang mengajaknya berbicara.

“Bu…. bukan, Tuan.” Ini untuk pertama kalinya, Sekretaris Lee terlihat tidak yakin jika semua akan baik-baik saja setelah Abraham mendengar apa yang akan disampaikannya.

“Lalu! Apa!” Tanya Abraham kembali, kali ini dengan suara yang berat.

“Nyonya Alea.”

Saat nama wanita yang ia anggap membangkang disebut, Abraham menghentikan aktivitas tangannya pada pulpen, lalu memutar kursinya.

1
Cicih Sophiana
thor maaf 🙏🏻 gimana klo Arlo panggil papa nya jgn kamu... klo di Indonesia seperti nya kurang sopan anak kecil panggil kamu sama orang tua... apa lg sama ayah ibu atau siapa pun yg lebih tua...
Cicih Sophiana
akhir ibu Sandra dan ibu Vika berdamai sekarang mereka bahagia...
mery harwati
Waah Abraham, kau lelaki sejati, pasti janjimu akan membawa kabar calon adiknya Arlo akan ditagih oleh Arlo 🤭
Chusnul Zazah
Happy honeymoon Alea dan Abraham, semoga hubungan kalian makin intimate , romantis dan harmonis setelah pulang nanti, syukur2 bisa lgsg Hamidun 🤭😂😂😍
vj'z tri
maaf lahir batin ya Thor 🥳
Chusnul Zazah
Alhamdulillah Nyonya Vika bisa diselamatkan dan orang yg terlibat penjualan organ diklinik tsb ditangkap semua, dan akhirnya nyonya Kim & nyonya Sandra tinggal bersama dg Abraham & Alea, mereka senang bisa dekat dengan Arlo cucu kesayangannya 👍👍👍 Wah betul banget Abraham sama Alea sudah saatnya pergi honeymoon, pasti Abraham sangat setuju 🤣🤣🤣😍😍
Nora♡~
Semoga Alea dan Abraham dapat menyelamatkan ibunya dari Klinik Ilegal... dan tempat tersebut dapat di musnahkan... setelah orang ramai mengetahui kejahatan Klinik tersebut... lanjut...
Cicih Sophiana
semoga Abraham berhasil... agar hidup mereka bahagia...
Nani Rodiah
Semoga semuanya selamat dan hidup berbahagia
Chusnul Zazah
Ya Alloh part yg menegangkan semoga saja nyonya Vika mamanya Alea bisa diselamatkan, dan klinik ilegal ini bisa dihancurkan dg semua dokter dan penadah penjual organ manusia dapat ditangkap semuua dan di jebloskan ke penjara?? 🤔😇😇
Cicih Sophiana
tolonglah mereka Alea Abraham... hanya kalian yg dapat menolong ibu Vika dan Axel
Cicih Sophiana
semoga Alea ibu dan adik nya jd kluarga yg bahagia yg saling menyayangi seperti kluarga pada umum nya..
Cicih Sophiana
gimana orang mau percaya nyonya... kelakuan nyonya yg membuat orang tdk percaya
Cicih Sophiana
nyonya Kim hanya butuh duitnya bukan orang nya... dasar ibu matre serakah
Cicih Sophiana
seperti nya Arlo kurang sopan deh sama orang tua nyebut kamu kamu aja... knp gak nyebut papa dan ke diri nyebut nama Arlo kan lebih sopan
Nora♡~
lanjut ke bab2 seterusnya...
vj'z tri
🥹🥹🥹🥹🥹🥹😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭🤧🤧🤧🤧🤧🤧🤧 kenapa kamu buat aku menangis Thor 😭😭😭😭😭😭😭😭
Cicih Sophiana
wow so sweet sekali mereka... semoga ini awal dari bahagianya mereka...🥰😍😍
Cicih Sophiana
apa semua percaya klo Lee memberi resep nasi goreng sedangkan dia tdk bisa memasak 🤣🤣🤣
Achi: Aku sih... tidak yakin 🤭
total 1 replies
Cicih Sophiana
semoga mereka hidup nya bahagia setelah Abraham mengundurkan diri dari perusahaan yg di bangun dgn kerja keras nya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!