NovelToon NovelToon
Boy Is My Future Wife

Boy Is My Future Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Kejutan yang Freya siapkan untuk William berubah menjadi mimpi buruk saat ia memergoki pria itu berselingkuh. Tanpa niat melabrak, Freya justru merekam pengkhianatan tersebut dan bersumpah akan membalasnya.
Namun, sebelum rencananya selesai, Freya diculik dan dipaksa menerima perjodohan dengan Steven, pria dingin dan berkuasa.
Menolak tunduk, Freya kabur dan menghancurkan karier William dengan menyebarkan video perselingkuhannya.
Tapi, masalah tidak berhenti di sana. Steven murka karena Freya melarikan diri. Ia mengerahkan anak buah untuk menangkap gadis itu, tanpa menyadari bahwa mereka akan bertemu dengan cara yang tak terduga, yang mana Freya menyamar sebagai laki-laki, dan menjadi bodyguard barunya dengan nama Boy.
Kedekatan mereka memicu konflik yang lebih berbahaya, saat Steven mulai merasakan perasaan terlarang pada sosok yang ia yakini sebagai seorang pria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"A-apa maksud—" Steven tersentak, saat tiba-tiba Freya mendorong bahunya hingga terbaring.

Perlahan, Freya membungkuk, meraih kedua tangannya dan menggenggamnya di sisi kepala.

"Freya, Kau—"

"Takut, hm?" potong Freya cepat. Pandangannya turun, ke bibir Steven lalu mengecupnya singkat. "Kau tahu? Aku belum pernah seberani ini sebelumnya."

"Bahkan dengan William?" tanya Steven.

Freya mengangguk pelan. "Aku yang bodoh karena tidak mendengarkan orang tuaku. Tapi sekarang—" bibir Freya mendekat, tepat di telinga Steven. "Aku tidak akan melepaskan mu." Freya menggigit ujung telinga Steven, lalu turun mencium ke lehernya.

Steven menahan napas, jantungnya berdetak sangat kencang. Kedua tangannya mengepal erat, menahan hasrat yang tertahan.

"Cu-cukup, Freya. A-aku percaya." Napas Steven terengah.

"Terlambat!" Freya menegakkan tubuhnya, membuka Jas dan membuangnya sembarangan. Lalu, tangannya bergerak, membuka satu persatu kancing kemejanya.

Steven memalingkan wajahnya, napasnya terengah. Tapi, Freya tidak berhenti. Dia justru tersenyum, melepaskan kain pengikat dadanya.

"F-Freya, jangan melebihi batas! Aku pria normal, Ak—" Ucapan itu terhenti karena Freya sudah lebih dulu mencium bibirnya. Tangannya bergerak tergesa, membuka kancing kemeja Steven satu persatu, lalu perlahan ia mengusap dada bidang pria itu.

Steven memejamkan matanya, kedua tangannya mengepal erat, mencoba menahan diri. Tapi, ia kalah.

Saat wajah Freya menjauh, Steven justru menarik tengkuknya, kembali mencium bibir Freya, kali ini dengan lembut dan dalam.

Ia mendorong Freya perlahan, hingga posisi mereka bertukaran, tanpa melepas lumatan mesra keduanya.

"Ughm... !" satu erangan lolos dari bibir Freya di sela-sela ciuman mereka, saat tangan Steven menyentuh daerah sensitifnya.

Steven menjauhkan wajahnya, napasnya terengah-engah, dengan mulut yang terbuka.

"Aku tidak ingin kau menyesal," ucap Steven lirih.

Freya tersenyum, kedua tangannya melingkar, memeluk leher pria itu. "Bodoh!" bisiknya. "Aku bersedia, karena aku ingin." Freya mengangkat kepalanya, mengecup bibir Steven.

Steven menahan napas, sambil memejamkan matanya, menikmati permainan bibir Freya. "Baiklah. Aku turuti kemauan mu." Steven menegakkan tubuhnya, membuka kemeja dan membuangnya asal. Ia kembali membungkuk, memberikan ciuman yang lembut, dalam dan menuntut.

Kini, tanpa mereka sadari, mereka sama-sama polos dan, dengan mengikuti naluri, Steven mulai memberikan sentuhan di setiap jengkal tubuh Freya.

Ini pertama kalinya, Steven merasakan getaran aneh yang bergejolak di tubuhnya. Ada sensasi yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Apalagi saat miliknya mulai mencari kehangatan di bagian intim milik Freya. Ia bisa merasakan desiran kenikmatan di dalam tubuhnya.

"Ah..." Satu lenguhan lolos dari bibir Freya setelah mereka berhasil menyatu. Air matanya menetes merasakan perih, tapi juga nikmat.

"A-aku yang pertama?" ucap Steven tidak percaya. Dia menatap Freya yang berada di bawah kendalinya.

Freya mengangguk pelan. "Sudah aku katakan, di hatiku hanya ada kau. Sekarang dan selamanya," lirihnya.

"Freya, aku tidak—"

"Cepat lakukan, Steve!" desis Freya. "Jangan membuatku menunggu."

Bibir Steven tertarik samar. "Baiklah. Tapi, setelah ini aku harap kau tidak menolak lamaranku."

Freya menggigit bibir bawahnya saat Steven mulai menggerakkan pinggulnya, perlahan dan dalam. Tangannya mencengkeram punggungnya erat, menorehkan guratan tajam, bukti pergulatan panas yang mereka lakukan.

Steven meringis pelan, namun ia menikmatinya. Ia tidak ingin menyakiti Freya, tapi hanya ingin memberikan perlakuan yang lembut, membentuk pengalaman indah, kebahagiaan dalam satu hubungan yang jauh lebih dalam.

...----------------...

Keesokan paginya, Steven terbangun lebih dulu.

Ia menoleh ke samping, menatap wajah Freya yang masih terlelap dengan napas teratur dan raut damai.

Senyum tipis terukir di wajah Steven. Ia mengecup kening Freya pelan, lalu turun ke bahu polos wanita itu dengan hati-hati.

"Ini sudah hampir siang," bisiknya lembut. "Apa kau tidak mau bangun, hm?"

Freya hanya bergumam tidak jelas. Tubuhnya bergerak sedikit, lalu ia memiringkan badan, membelakangi Steven sambil menarik selimut lebih erat.

Steven terkekeh pelan. Bukan kesal, justru ada rasa hangat yang menjalar di dadanya. Namun, senyum itu perlahan memudar saat ucapan Freya kembali terlintas di kepalanya.

Tidak hanya tentang William. Tapi juga Denis dan Rena yang tiba-tiba datang ke perusahaannya dan menyinggung soal kekasihnya

Rahang Steven mengeras. Ia menggeram pelan, lalu menyibak selimut dan turun dari ranjang. Tangannya dengan tenang meraih jubah tidur dan memakainya. Sebelum keluar kamar, pandangannya kembali tertuju pada Freya, wajah damai itu membuat amarahnya sedikit tertahan.

"Aku akan membereskan semuanya," gumamnya nyaris tidak terdengar.

Di bawah, Miko sudah menunggu seperti biasa. Namun, tubuhnya tertegun saat melihat Steven turun tanpa setelan kerja, rambut masih sedikit berantakan, namun ekspresinya masih dingin seperti biasa.

"Tuan—"

"Hari ini, aku tidak ke kantor," potong Steven cepat. "Kau tangani semua pekerjaanku untuk sementara."

Miko tertegun sejenak, lalu mengangguk patuh. "Baik, Tuan."

"Tapi sebelum itu... " Steven mengalihkan pandangan ke arah para pelayan yang masih bekerja seperti biasa di mansionnya. Dengan nada suara yang merendah namun, tegas ia melanjutkan, "Aku ingin kau kumpulkan semua pelayan yang ada di sini."

Miko terkejut, tapi tidak berani bertanya lebih jauh.

"Baik, Tuan."

Steven berdiri diam, kedua tangannya terselip di saku jubah. Tatapannya tajam, penuh perhitungan. Jika benar ada mata-mata di dalam mansion ini, maka hari ini, semuanya akan terungkap.

1
yumna
steve ayo lawan merka smeua
+62 al
happy fasting kaka gemoy❤️
🏫⃟Sᵐᵖpocing😹
marhaban ya ramadhan ka thor🙏
🇦 🇵 🇷 🇾👎
penasaran jg
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
np korupsi kau
🇦 🇵 🇷 🇾👎
lp kn boy... skrg freya🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mokondo anjg.. ud lakor.. licik hdp pulak kau babi.... kpn mt ny mrk
🇦 🇵 🇷 🇾👎: ya lh kk🤣
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
kasian
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bnr... jgn biar kn mokondo tu dkt" ayag beibh😡
total 2 replies
yumna
eh jngan sMpe tuh william macam"
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Biar aja dia macem-macem, siapa tahu, Stepen yang untung 😆
total 1 replies
yumna
miko mata"dadynya evelin kah....?
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Hohoho/Applaud//Applaud/
total 1 replies
ana
lanjut thor.bagus
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak 💜
total 1 replies
yumna
jangan sampe yaaa denis rena william ngingau d tempat acra 🤣🤣🤣🤣ngaku freya pacrnya
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Wah, bahaya inih😆
total 1 replies
yumna
jangan berantem xan ber2 yaaa🤭🤭🤭
indriyanii
wah salah paham STEV..tpi itu kan kata Miko..apa Miko kerja sama dengan di rena ya
yumna
miko mta"untk siapa
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next... miko o miko.... jgn"😡
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Jangan-jangan, apa? /Chuckle/
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
miko aq crg jg sm dy
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Miko anak baik😆
total 1 replies
shabiru Al
lhooo miko... ? dia memberi laporan sama siapa ya... jadi miko itu pengkhianat juga apa gimana...
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Tidak mungkin /Scream/
total 1 replies
yumna
surh tlfn rena yg jd mata"nya 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!