NovelToon NovelToon
Tabib Terhebat Sepanjang Masa

Tabib Terhebat Sepanjang Masa

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Budidaya dan Peningkatan / Dokter Ajaib / Menjadi Pengusaha / Tamat
Popularitas:608.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: To Raja

Linda adalah seorang pengembara dengan ilmu medis dan keterampilan beladiri yang sangat hebat.

Mengalami hilang ingatan membuatnya diperbudak oleh sebuah keluarga yang membutuhkan seorang perawat gratis untuk putra mereka yang sedang sakit.

Sebuah kecelakaan membuat Linda kembali mengingat ingatannya dan kemudian bertemu seorang pria bernama Alaska yang memberinya sebidang tanah.

Dari tanah itu Linda mendapat kesuksesan sebagai seorang perempuan pengusaha tanaman herbal terbaik di desa tersebut.

Kalau kamu sakit, jangan lupa datang ke kebunnya meminta obat herbal, dijamin sembuh!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Bunga dari keluarga Gintara

Di sebuah kediaman yang merupakan kediaman keluarga Gintara, seorang perempuan baru saja menerima sebuah surat dari pelayan pribadinya.

Setelah membuka surat tersebut dan melihat isinya, perempuan bernama Bunga itu langsung meletakkan suratnya di atas meja dan memukul surat itu dengan cukup keras

"Perempuan yang sudah 2 tahun menghilang kini kembali? Kenapa?" Bunga langsung berdiri dan berjalan keluar kamar.

Bunga menatap pelayan pribadinya, "siapkan kereta, kita akan berangkat ke restoran di pusat ibu kota!" Perintah Bunga sambil berjalan ke arah lemari untuk mengganti pakaian.

Bunga memandangi seluruh pakaian yang ada di lemari nya, dia cukup lama memilih pakaian mana yang akan ia gunakan sampai akhirnya pilihannya tertuju pada sebuah gaun berwarna pink cerah.

Gaun tersebut memiliki hiasan Bunga lili dan potongan yang membentuk tubuh, namun begitu, masih sangat sopan digunakan untuk gadis seumurannya.

Setelah mendapatkan pakaian, maka Bunga duduk di depan cermin sambil menggunakan riasan yang membuat wajah cantiknya semakin memperlihatkan keanggunannya.

Tak hanya itu saja, Bunga bahkan membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya saat memilih perhiasan dan menentukan sepatu yang akan dikenakan juga membutuhkan waktu yang cukup lama sampai akhirnya perempuan itu selesai bersiap-siap.

Saat tiba di depan rumah dan hendak menaiki kereta kuda, ayahnya muncul dari dalam.

"Kau mau pergi kemana? Bukankah kau bilang sedang tidak enak badan?" Tanya sang ayah dengan ekspresi Cemas.

"Aku baik-baik saja, mau keluar mencari udara segar," jawab Bunga berjalan menghampiri ayahnya dan memeluk ayahnya dengan hangat.

"Ayah," suara lembut Bunga terdengar dari bibir cantiknya.

"Hm?" Jawab sang ayah sambil memperbaiki rambut Bunga yang sedikit berantakan.

"Apakah ayah masih memerintahkan orang untuk mencari Kakak?" Tanya Bunga.

Raut wajah sang ayah langsung berubah gelap, "sudah 2 tahun sejak terakhir kali kakakmu menghubungi kakekmu, jadi ayah tidak yakin masih bisa menemukannya. Semua tempat juga sudah dijelajahi dan tidak ada satupun pentunjuk mengenai keberadaan kakakmu. Jadi,,, kita harus menerima kenyataan," ucap Sang ayah.

Wajah Bunga menjadi miring, "Kasihan sekali Kakak, tapi aku yakin jika kakak baik-baik saja, dia pasti akan mengirim surat pada kakek," ucap Bunga dengan sedih.

"Hm,, kalau begitu berangkatlah, jangan pulang terlalu malam," ucap sang ayah.

"Baik, ayah," kata Bunga melangkah ke arah kereta.

Begitu duduk di atas kereta yang membawanya ke restoran, Bunga terus memikirkan Linda.

'Pokonya hari ini aku harus memastikannya. Jangan sampai perempuan itu mengatakan yang sebenarnya. Tapi,,, kalau memang Linda masih hidup, kenapa selama 2 tahun terakhir ini dia masih belum pernah menghubungi kakek? Bahkan sudah dua kali ulang tahun kakek dan dia belum pernah pulang, padahal selama dia kabur dari rumah, dia pasti selalu pulang saat hari ulang tahun kakek,' ucap Bunga dalam hati, dia merasa begitu aneh.

"Nona Muda," sang pelayan yang duduk di depan Bunga memberanikan diri berbicara meski melihat suasana hati Bunga sedang tidak baik, "apakah ada sesuatu yang mengganggu Nona?" tanya sang pelayan.

Bunga yang terlihat murung akhirnya mengubah ekspresinya melihat pelayannya, dia tersenyum, "tidak apa-apa, aku hanya,,, ada surat yang datang mengatakan kalau seseorang melihat kakak di restoran di pusat kota, jadi,, aku mau kesana melihatnya. Tadi aku sempat berpikir kalau itu hanya surat iseng saja, tapi aku lalu memikirkan bagaimana kalau seandainya isi surat itu benar dan aku malah mengabaikannya. Lagi Pula selama ini, saat kakak melarikan diri dari rumah, dia hanya terlihat di restoran itu, berbalas surat dengan kakek pun mengalamatkan restoran itu," ucap Bunga.

Wajah sang pelayan langsung meredup mendengar ucapan Nona mudanya, "nona muda terlalu baik! Perempuan itu bahkan selalu menyakiti Nona Muda, tapi kenapa Nona masih terus memperdulikannya? Aku kadang berpikir kalau Nona terlalu bodoh hingga terus menyayangi kakak yang jahat seper--"

"Jangan berkata begitu," Bunga memotong ucapan pelayannya, wajahnya dengan tegas memberi pengingatan pada perempuan di depannya, "bagaimana pun Linda adalah kakakku, meski kami beda ibu, tapi dia adalah kakak kandungku di ayah. Aku ingin kami memiliki huBungan yang baik. Jadi kalau benar Kakak kembali, aku akan melakukan apa pun agar kakak mau melihatku sebagai adik!" tegas Bunga penuh tekad.

Sang pelayan merasa sedih melihat gadis polos di depannya, tapi kemudian dia merubah ekspresi nya, "baiklah, kalau begitu aku pasti akan melakukan apa pun untuk membantu Nona, tapi kalau Linda berusaha menyakiti Nona, maka aku akan--"

"Kakak tidak mungkin melakukannya," ucap Bunga menyela ucapan Pelayannya .

Sang pelayan sangat kesal melihat bagaimana Nona Mudanya begitu percaya pda Linda, padahal beberapa tahun yang lalu Bunga penah terluka karena ulah Linda. Bahkan kejadian itu meninggalkan bekas pada tangan Bunga hingga membuat Bunga tidak bisa memakai baju lengan pendek karena bekas itu .

Tapi meski kesal, pelayan itu tetap menganggukkan kepalanya, "baiklah Nona," ucap sang pelayan.

Maka mereka berbincang ringan dalam kereta hingga akhirnya tiba di restoran tujuan Bunga.

Pelayan pribadi Bunga langsung membantu Bunga turun dari kereta.

Saat Linda turun, semua orang yang ada di sekitar tempat itu langsung melihat ke arah Bunga yang seperti Bunga lili yang mekar di tengah gurun pasir. Keindahannya bahkan menarik kumbang dari belahan bumi lain untuk menikmati keindahannya.

Bunga sudah terbiasa dengan hal sepeti itu, jadi dia tidak berkata apa pun lagi dan hanya memasuki restoran sambil tersenyum.

Indira yang kebetulan keluar dari ruangannya langsung memperlihatkan muka masamnya saat melihat kedatangan Bunga.

"Kenapa perempuan penuh sandiwara itu datang lagi?" gerutu Indira sambil melangkah ke pintu keluar.

Namun ketika Indira berpikir akan keluar dengan tenang tanpa hambatan sedikitpun, Bunga malah menghalangi langkanya.

"Halo," ucap Bunga sambil melemparkan senyuman indahnya pada Indira.

Senyuman seindah angin sejuk di musim panas itu terlihat sangat menenangkan, memikat semua orang yang melihatnya. Didukung dengan wajah yang cantik dan penampilan yang begitu sempurna, siapapun yang mendapat senyuman itu pasti akan merasakan dirinya terhipnotis dan langsung memenuhi keinginan Bunga tanpa berkata apapun lagi.

Tetapi tidak dengan Indira, wajah Indira tetap ketus, sama sekali tidak ada persahabatan di wajahnya itu, dia menatap Bunga dengan ekspresi tidak senang, "Bukankah sudah berkali-kali ku katakan padamu untuk tidak datang kemari? Restoran kami tidak menerima tamu bermuka dua sepertimu!" Gerutu Indira sama sekali tidak bisa menyembunyikan ketidaksenangannya pada perempuan di hadapannya.

Pelayan di samping Bunga sangat kesal mendengar ucapan Indira, dia dengan emosi berkata, "beraninya kau berkata seperti itu pada Nona muda kami yang--"

"Tenanglah," kata Bunga dengan suara yang lembut pada pelayannya.

Sang pelayan mengerucutkan bibirnya, dia tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Indira namun dia juga tidak bisa membantah ucapan Bunga sehingga dia hanya bisa diam saja.

Setelah menyelesaikan urusan pelayanannya, Bunga berbalik menatap Indira, wajahnya masih memperlihatkan ekspresi yang lembut layaknya seorang ibu menatap anaknya yang baru lahir.

Dengan suara yang tenang penuh kelembutan, Bunga berkata, "Seseorang mengirimiku surat, katanya Kakakku muncul di restoran ini, jadi aku buru-buru kemari untuk bertemu dengannya. Aku sangat merindukannya setelah waktu yang cukup lama tidak bertemu dengannya, jadi--"

"Dia tidak di sini!" Indira memotong ucapan Bunga karena merasa ingin muntah mendengar suara perempuan itu.

"Itu tidak benar!" perempuan pemilik toko sebelah yang bernama Tiara memasuki toko dengan melangkah buru-buru.

Indira memijat keningnya, Kenapa perempuan itu harus muncul di saat-saat seperti ini?

Padahal hanya ingin keluar dari toko mencari hadiah untuk Linda, Tapi kenapa harus bertemu dengan....

Hah,, ini melelahkan!

1
Ika Yanti Unyil
ceritanya bagus.cm tentang tabibnya hanya fokus di awal selanjutnya masalah keluarga dan kehidupan sehari2 yang diungkapkan.jadi tentang tabib hebatnya masih kurang thor....
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️
Enna
suka
Bunda Cica
Luar biasa
Memyr 67
𝖺𝗑𝖾𝗅 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗒𝖾𝗌𝖾𝗅 𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆? 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗉𝖺𝗌 𝖻𝖾𝗋𝗅𝗂𝖺𝗇 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝖻𝖺𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗋𝗂𝗄𝗂𝗅
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺 𝗌𝗂𝖺 𝗂𝖻𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗃𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝗉𝖺𝗒𝖺 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝖽𝖺𝗉𝖺𝗍 𝗐𝖺𝗋𝗂𝗌𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗀𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋𝖺, 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗀𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋𝖺.
Memyr 67
𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇? 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺, 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗇 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝗀𝗀𝖺𝗋𝖺, 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺. 𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗄𝖺𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝖽𝖺𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌 𝖽𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗁𝖺𝖽𝗎𝗁 𝗁𝖺𝖽𝗎𝗁
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈 𝖻𝖾𝗋𝗍𝖾𝖻𝖺𝗋𝖺𝗇
Memyr 67
𝗉𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗄𝖺𝖻𝗎𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁. 𝖽𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗍𝗂𝗋𝗂 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝖽𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗎 𝗍𝗂𝗋𝗂. 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗍𝗎 𝖽𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺 𝗂𝗇𝖽𝗂𝗋𝖺 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇𝗅𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗎𝖽𝖺𝗋𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗍𝗂. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝖺𝖽𝖺𝗅𝖺𝗁 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁.
Memyr 67
o𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗌𝖺 𝗄𝗈𝗇𝗈𝗁𝖺 𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗉𝖺𝗉𝗎𝗇 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗎𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝗄𝗁𝖺𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗍𝗈 𝗋𝖺𝗃𝖺. 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗍𝖺𝖻𝗎𝗋𝖺𝗇 𝗍𝗒𝗉𝗈
Memyr 67
𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗄𝗈𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗂𝗇𝗀𝖺𝗍𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗉𝗆 𝗇𝖾𝗀𝗋𝗂 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗇𝗀𝗀𝖺 𝗒𝖺? 𝗇𝖾𝗀𝖺𝗋𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗁𝗂𝗇𝖺 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗌𝖾𝖺𝗇. 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗒𝗀 𝗃𝖾𝗇𝗀𝗄𝖾𝗅 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝗌𝖾𝗅𝗎𝗋𝗎𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗈𝗅𝖺𝗁 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗃𝖾𝗇𝗀𝗄𝖾𝗅𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗂𝖺.
Memyr 67
𝗀𝖺𝗃𝗂? 𝗀𝖺𝗃𝗂 𝗉𝖾𝗅𝖺𝗒𝖺𝗇 𝗉𝖺𝗄𝖾 𝖺𝗉𝖺? 𝖽𝗎𝗂𝗍𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗁 𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗄𝖾 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺
Memyr 67
𝗉𝗎𝖺𝗌𝗒. 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗃𝖺𝖻𝖺𝗍𝖺𝗇, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗄𝖺𝗂 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌. 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗋𝖺𝗌𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗃𝖺𝖽i 𝗒𝗀 𝗍𝖾𝗋𝗍𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺? 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝖺𝗍𝗎𝗋 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺
Memyr 67
𝗉𝖾𝗇𝗀𝖾𝗇 𝗍𝖺𝗎, 𝖺𝗉𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝖺𝗋𝗄𝖺𝗇 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀 𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀?
Memyr 67
𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝗉𝖾𝗋𝖾𝗆𝗉𝗎𝖺𝗇, 𝖾𝗌𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗂𝗍𝗎, 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗄𝗂 𝗅𝖺𝗄𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝖻𝖺𝗍𝗋𝗇𝗀? 𝗆𝗂𝗆𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝖾𝗆𝗂𝗆𝗉𝗂𝗇 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺.
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄
Efa Arfa
sedih dan bahagia jd satu... 😍
Nana Nana
ngolok banget kamu thor🤣🤣 pake kata Konoha. Konoha gak tuhh🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!