NovelToon NovelToon
Skandal Mantan Ipar

Skandal Mantan Ipar

Status: tamat
Genre:Duda / Dikelilingi wanita cantik / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Judul sebelumnya; CASANOVA'S PARTNER

"Maukah kau menikah denganku?"

Glory terus merengek kepada Elang, sampai ada saatnya ketika dia lelah ditertawakan oleh teman ranjangnya.

Glory menghilang dan kembali dengan sejuta rahasia yang pada akhirnya terkuak setelah belasan tahun tersimpan.

Skandal ini, dimulai sebelum mereka menjadi ipar. Dan kisah pun disambung ulang setelah keduanya menjadi mantan ipar.

"Kau gadis 17 tahun itu, Glo?" tukas Elang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melamar [Revisi]

"Aaaaaa!!!" Debur ombak menjadi pelampiasan teriakan wanita itu.

Di belakang tubuhnya, Elang berdiri dengan raut iba, tangan yang semula disimpan ke dalam saku celana, kini keluar. Ingin sekali meraih pucuk kepala Glory tapi enggan, ... hingga tangan itu harus berakhir terkepal.

"Di pengasingan lebih baik, Lang!" Glory kembali berteriak keras. Yah, ... dia lebih suka Dubai, hidup bersama putra putri dan Oliver tanpa diketahui siapa pun.

"Seharusnya kalian tidak berhak mengakui, Noah, di depan banyak orang!" teriaknya lagi, dan kali ini lebih berapi api.

"Tapi Noah butuh pengakuan!" Elang meraih lengan Glory, membalikan tubuh wanita itu agar menghadap padanya. "Noah butuh aku juga, bukan?! Kelak, Chellyn perlu ayah!"

Glory terisak sesak, air mata itu meleleh seketika terpejam. "Mereka sudah bahagia dengan versi hidupnya yang seperti ini! Noah ku sudah cukup bahagia," lirihnya.

Elang tak setuju, karena Noah, Gerald, dan Chellyn masih memerlukan dirinya. Perlu pengakuan identitasnya.

"Bagaimana kalau nanti, di tempat kuliah, Noah, atau bahkan di sekolah Gerald, mereka mendapat cacian dan bully-an?!" sergah Glory dengan ketakutannya.

"Itu hanya pikiran mu saja, Glo!" Elang berusaha meyakinkan wanitanya, mendekati wajah agar lebih intens. "Kamu mengalami trust issue!"

Yah, ... benar memang. Glory mengalami banyak sekali ketakutan, juga ketidak percayaan pada orang lain, termasuk lingkungan baru anak- anaknya.

"Noah lelaki, aku yakin, dia bisa menjalani ini semua tanpa beban. Sementara Gerald, biar aku yang jamin, dia tidak akan pernah mengalami keburukan selama di Jakarta!"

Elang ingin Glory percaya jika dia serius ingin menjadi garda terdepan baginya. "Come on, hidup terus berjalan, Glo!" tuturnya lembut.

Hampir tak terdengar tangis Glory, sebab debur ombak yang membumbung seirama dengan isakannya. Sesekali, Elang sapu pipi wanita itu, jujur dia ikut teriris.

"Aku yakin, sesuatu yang baru dimulai memang akan sulit menyesuaikan diri. Tapi selebihnya, ... biarlah Noah dan Gerald terbiasa dengan hidup baru mereka. Hidup yang sudah lengkap dengan identitas."

Glory tercenung, dia pun ingin pengakuan ini sedari lama, tapi di sisi lain, ia belum siap jika Noah akan merasa tertekan. Kacau, rancu, dia cukup menyesal ketika Alex pamer Noah di hadapan para tamu pesta.

"Percayalah," tambah Elang, "pengakuan ini akan berakhir happy ending."

Keduanya bergeming sejenak, sunyi senyap yang kini melingkupi mereka. Hingga, Elang mulai tahu jika Glory kini merasa lebih baik.

Mungkin karena, Glory sudah cukup paham jika semuanya akan baik baik saja. Bahkan setelah Alex Miller mengumumkan hubungan Noah, Gerald serta Chellyn dan Elang.

Elang menundukkan wajahnya, mencecar bibir plum penuh Glory. Membelai rambut yang sedikit menutupi wajah, agar tak mengganggu pandangannya.

Namun, ketika wajahnya merangsek, Glory mundur seperti hari kemarin. "Aku mau pulang, aku harus bertemu Noah."

Elang mendengus, ternyata masih sulit baginya walau hanya sekedar mendapatkan satu buah kecupan kecil saja. "Will you marry me?"

Elang memang sudah rencanakan ini sedari kemarin. Mencoba melamar serius, dan pantai background yang pas untuk acara ini.

Itulah alasan mengapa Elang membawa mobilnya untuk parkir di sini. Berharap, Glory mau memberikan kesempatan kesekian padanya.

"Aku mau kita menikah, menjadi suami istri sah, dan ayah ibu bagi putra kita, Glo."

Glory terdiam.

"Will you marry me?" ulang Elang.

"Kamu pasti tahu jawabannya." Glory bahkan berjalan ngeluyur menuju pintu mobilnya, dan meraih handle untuk membuka walau mata yang nanar itu terarah pada mata Elang.

"Aku tidak akan menikah, Lang."

"Meskipun aku sangat menginginkan mu?"

"Hanya menginginkan?" sela Glory. Dan Elang tertawa samar, karena sepertinya Glory begitu meremehkan dirinya.

"Aku menginginkan mu karena aku sangat mencintaimu, ... apa sesulit itu untuk percaya jika aku sudah jatuh padamu sejak kau pergi meninggalkan aku, Glory Miller!?"

"Kau menertawakan ku waktu itu!" tukas Glory dengan entengnya menyeletuk.

Elang tentu meredum sendu. "Sampai kapan kau betah untuk terjebak di lingkaran masa lalu, Glory Miller?!"

"Mungkin itu lebih baik," sela lirih Glory. Ia lantas masuk ke dalam mobilnya, dan berceletuk pelan. "Antar aku pulang."

Yah, mau bagaimana lagi? Nyatanya Elang belum bisa meraih Glory. Cukup banyak luka yang tertoreh di hati Glory walau egois yang Elang miliki selalu berkata jika dia tak sengaja ikut menggoreskan kesakitan Glory.

Andai dia tahu dari awal kisah ini dimulai, maka takkan seperti ini jadinya. Tapi ya sudahlah, Elang pun ikut masuk ke dalam kemudinya.

Mobil itu lalu bergerak mundur, dan berputar, sebelum melaju dengan sedang. Elang akan antar Glory pulang sesuai kemauan wanita itu.

Dalam perjalanan, tangan Elang tak pernah berhenti meraih tangan Glory. Sesekali, dia kecup punggung tangan wanita itu dengan serta kedamaian yang dia miliki.

Sejujurnya Glory cukup nyaman, walau pada nyatanya, menikah masih menjadi momok paling menakutkan baginya, kini. Itulah sebab kenapa Glory masih berpikir ribuan kali untuk menerima lamaran Elang malam ini.

Perjalanan sunyi, keduanya tak ada yang membuka obrolan sampai tiba lah mobil hitam itu di kediaman Glory. Elang turun dan membukakan pintu untuk wanitanya.

Glory turun, dia langsung akan pergi, tapi Elang meraih pinggang ramping wanita itu, matanya yang biru kini terpatri pada manik Glory, seolah sedang mengungkungnya agar tak lagi pergi.

"Glo..." Tangan Elang masuk ke saku celananya, meraih kotak biru kecil yang lantas dia buka, tepat di depan tubuh Glory.

"Sudah aku bilang, aku masih akan melamar mu ribuan kali meski kau menolaknya," kata Elang pelan. "Will you marry me?" ucapnya lagi.

Glory mendesah ke udara, sebenarnya dia cukup goyah, tapi lihatlah, Noah bahkan tak pernah menginginkan Elang. "Aku tidak bisa, Lang, karena Noah tidak menginginkan mu."

Elang paham, itu juga yang menjadi halangan dan rintangannya. Tapi, sudah dia katakan jika Glory akhir dari pencariannya. "Apa jika Noah setuju, kau masih mau menerima ku?"

Glory terdiam sejenak, sebelum menghela napas pada akhirnya. "Untuk itu. Mungkin bisa aku pikirkan lagi."

Anggukan Elang pun berlaku meski dirinya belum sepercaya diri itu. "Aku akan taklukan putraku, untuk mu, Glo...," ujarnya.

Glory tersenyum, cukup tipis hingga hampir saja terulas samar. "Selamat berjuang. Dan, selamat pagi," ucapnya menyemangati.

Elang bergeming, menatap nanar punggung Glory dari sisi mobilnya. Walau tak begitu yakin, tapi Elang akan berusaha taklukan sang putra.

1
Ardiansyah Gg
OMG..... Miller banget ini 🤭🤣
Ika Alif
makasihh kakak
Ika Alif
kasihan glory tot
Cheng Nyo
👍👍👍👍
lia rahma
yes tamat lag
lanjut lagi cerita berikutnya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Gerald kelakuan playboy Alex Grandpa mu kok di tiru sih ampun deehh...
moga ga meniru cassanovanya daddymu juga.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hadeuuhh jangan sampai sikap egois Flory menurun pada Maurin buat memiliki laki² yang di sukai.

cukup sepupuan jangan ada ikatan lebih itu lebih aman.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Akhirnya halal juga, selamat Elang Glory untuk pernikahannya.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
benar ga sepenuhnya salah Elang tapi Glory juga Noah dan sekarang waktunya memperbaiki hubungan jangan saling menyalahkan karna semuanya salah karena ke Egoisan masing².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hahh... untung Maurin ga kayak emaknya yang egois tapi bijak, meskipun sulit masih kecil sudah berpikir kritis dan dewasa..

Noah masih butuh waktu Mau karna ga mudah buat dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
selamat berjuang Elang, awas saja Tuh Flory masih rese menghalangi perjuangan Elang buat Glory
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Alex sudah tuir juga masih saja Egois masalahmu urus sendiri lah masa harus Elang juga yang menjembatani, masalah dia saja belum kelar.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hukum alam tabur tuaimu terjadi bukan hanya pada keutuhan rumah tanggamu Lex tapi juga anak²mu terutama Glory yang lebih parah merasakan sakitnya....sakit sendiri tanpa ada pelukan orang tuanya beda dengan Flory.🤧
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Glory benar Alex, Flory maupun Elang dan yang lain Egois... Glory meskipun arogan tapi sifatnya di tunjukan ga munafik kayak Flory yang sok pendiam tapi hanya ingin di mengerti.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Di Skakmat cucu sendiri emang enak Alex.. Bagus Gerald.👍🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm.. ternyata Alex tau semuanya, bener tebakanku karna ga mungkin Alex ga ngawasin Glory kecuali Glory meminta bantuannya baru lah pasti Alex bertindak karna waktu kejadian Flory dengan Elang saja Alex ga ikut campur cuma mengawasi saja selama anak²nya tak meminta bantuannya langsung maka dia ga akan bergerak kecuali sekarang mungkin karna keadaan dan kesempatan Glory yang ga ada perubahan makanya Alex bertindak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Loh jadi yang nyulik sebenarnya Alex apa Lucas.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
buat pelajaran Glo buang egoismu jangan sampai lemah lagi dengan Elang sampe tar hamil lagi kasihan anak²mu kalau harus menanggung malunya sampe harus di bully.. pikirkan mereka juga jangan merasa hanya kamu yang tersakiti.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
sama× salah, Glory yang egois ingin memiliki Elang karna mencintainya dan Elang yang Cuek mencintai Flory adiknya Glory sampai ga mau berkomitmen lagi setelah perceraiannya.. jadi susah kalau keduanya masih mempunyai Ego tinggi, ga akan nemuin jalan keluarnya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Flory egois, kamu cuma mantan Flo sudah ga berhak lagi ngatur² Elang maupun Glory... mau pantas atau tidak itu urusan pribadi mereka jangan seolah² kamu tahu segalanya dan paling sempurna di antara mereka.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!